Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISA KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE ASPHALT INSTITUTE DAN INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (STUDI KASUS : JALAN NASIR PAMUNCAK, KOTA SOLOK) Eltika, Rifa; Utama, Rizky Indra; Patriotika, Fithriyah; Arbi, Yaumal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.139383

Abstract

Jalan Nasir Pamuncak adalah ruas jalan nasional yang vital di Kota Solok dan mengalami berbagai kerusakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerusakan dan kondisi jalan untuk menentukan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dua pendekatan yaitu metode Asphalt Institute untuk menilai jenis serta luas kerusakan secara visual dan metode International Roughness Index (IRI) menggunakan aplikasi RoadLab Pro untuk mengukur ketidakrataan permukaan. Berdasarkan hasil analisis metode Asphalt Institute diperoleh total kerusakan sebesar 10,665% dengan nilai kondisi perkerasan sebesar 89,334% yang menunjukkan bahwa kondisi jalan tergolong baik dan memerlukan pemeliharaan rutin. Sementara itu, hasil pengukuran menggunakan metode IRI menunjukkan nilai rata-rata sebesar 4,58 m/km yang mengindikasikan bahwa kondisi jalan termasuk dalam kategori sedang dan memerlukan pemeliharaan berkala. Perbedaan hasil antara kedua metode menunjukkan pentingnya penggunaan pendekatan ganda untuk memperoleh gambaran kondisi jalan yang lebih komprehensif serta menentukan jenis penanganan yang tepat agar kinerja jalan tetap optimal.
LEVEL OF SERVICE (LOS) SIMPANG POLTEKKES KEMENKES SITEBA Utama, Rizky Indra; wawan, wawan
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.1404

Abstract

Persimpangan merupakan elemen penting dalam sistem jaringan jalan yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) pada simpang tak bersinyal Poltekkes Kemenkes Siteba yang berada pada kawasan komersial serta berfungsi sebagai akses utama menuju kawasan pendidikan. Studi ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan simpang dalam melayani arus lalu lintas berdasarkan kondisi eksisting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui survei volume lalu lintas menggunakan traffic counter selama tiga hari pengamatan pada periode pagi, siang, dan sore. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kecamatan Nanggalo. Analisis kinerja simpang dilakukan dengan mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada jam puncak sore hari Senin pukul 16.00–17.00 WIB sebesar 6.833,25 smp/jam. Simpang Poltekkes Kemenkes Siteba diklasifikasikan sebagai simpang tipe 422 dengan empat lengan dan memiliki tingkat pelayanan E, yang ditandai dengan volume lalu lintas mendekati atau berada pada kapasitas, arus tidak stabil, kecepatan terkadang berhenti serta derajat kejenuhan sebesar 0,93.
KINERJA RUAS JALAN BUKITINGGI – PADANG KM 12 (STUDI KASUS: PASAR KOTO BARU) Utama, Rizky Indra; Warditama, Raihan
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i4.1411

Abstract

Ruas Jalan Bukittinggi–Padang merupakan koridor transportasi penting yang mendukung kegiatan perekonomian, khususnya sektor perdagangan. Namun demikian, kinerja ruas jalan ini kerap terganggu oleh kemacetan yang dipicu oleh aktivitas pasar, seperti pemanfaatan badan jalan untuk kegiatan berdagang dan parkir kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas pada Ruas Jalan Bukittinggi–Padang KM 12. Tahapan penelitian diawali dengan pelaksanaan survei langsung di lapangan menggunakan traffic counter untuk memperoleh data volume lalu lintas, yang selanjutnya dilengkapi dengan kajian pustaka sebagai data pendukung. Data hasil survei kemudian diolah dan dianalisis guna menentukan tingkat pelayanan ruas jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi lalu lintas terpadat terjadi pada hari Senin dengan volume sebesar 1.043 skr/jam, nilai derajat kejenuhan 0,46, dan tingkat pelayanan C. Sementara itu, pada hari Minggu tercatat volume lalu lintas sebesar 621,7 skr/jam dengan derajat kejenuhan 0,27 dan tingkat pelayanan B, serta pada hari Sabtu sebesar 587,6 skr/jam dengan derajat kejenuhan 0,26 dan tingkat pelayanan B. Temuan penelitian ini menggambarkan kondisi lalu lintas eksisting yang dapat dijadikan dasar dalam upaya evaluasi serta peningkatan kinerja ruas Jalan Bukittinggi–Padang.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Plastik Terpadu di Nagari Batu Basa Haq, Syaiful; Hidayat, Hendra; Yuvenda, Dori; Fikri, Ryan; Utama, Rizky Indra; Kurniawan, Rizal; Muji, Anggarda
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmittc.v5i1.4327

Abstract

Environmental problems caused by suboptimal waste management have become a major issue in Nagari Batu Basa, particularly the habit of residents disposing of waste into rivers. This condition worsens during the dry season, as waste accumulation generates unpleasant odors and poses health risks, especially from plastic waste that is difficult to decompose and has even contributed to malaria cases among some community members. This community service activity aims to increase public awareness of integrated plastic waste management and to discourage residents from disposing of waste into rivers. The methods employed consist of four approaches. The first approach involves the provision of educational waste posts as an initial effort to prevent indiscriminate waste disposal. The second approach is the construction of an integrated plastic waste collection facility at the nagari office, equipped with dry waste sorting facilities. In addition, the community was provided with training on ecobrick production, which could be exchanged for incentives. The fourth approach applies a door-to-door collection method through the involvement of KKN students from Universitas Negeri Padang (UNP), who collected waste that had been gathered by the community from shops, schools, and mosques. The results of the community service activities indicate positive community engagement, as evidenced by the successful production of 300 ecobricks by the community in collaboration with KKN UNP students, of which 260 were branded as Nagari Batu Basa ecobricks. This activity contributes significantly to building community awareness of household-level waste segregation and supports the creation of a healthier and more sustainable nagari environment.