Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PENGAJUAN DAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF Kurniason, Hugo Theo; ., Halini; Yani, Ahmad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.193 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengajuan dan Pemecahan Masalah terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa SMA Kristen Abdi Wacana pada materi Trigonometri. Penelitian ini berbentuk eksperimen semu dengan rancangan posttest-only control group design. Teknik yang digunakan adalah teknik pengukuran melalui tes tertulis berbentuk essai. Dari hasil posttest diperoleh skor rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen sebesar 10,22 dan skor rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa kelas kontrol sebesar 7,96. Dari hasil perhitungan uji t, diperoleh thitung ttabel atau 2,15 > 2,01 maka terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perhitungan effect size diperoleh sebesar 0,59, sehingga kontribusi penggunaan Pengajuan dan Pemecahan Masalah masuk dalam kriteria sedang. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis Pengajuan dan Pemecahan Masalah berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi Trigonometri di kelas X SMA Kristen Abdi Wacana.   Kata Kunci:   Model Pembelajaran Matematika, Pengajuan dan Pemecahan Masalah, Kemampuan Berpikir Kreatif Abstract: This research is aimed to determine the effect of the Problem Posing and Solving to creative thinking abilities of students of SMA Kristen Abdi Wacana on the Trigonometry’s material. The form of this research is quasi experiment with posttest only control group design. The technique to be used is measurement techniques via written tests in the form of essays. From posttest result is known the average score creative thinking abilities of students of experiment class is 10.22 and the average score creative thinking abilities of students of control class is 7.96. From t test calculation, is known thitung ttabel or 2.15 > 2.01 so there are differences in creative thinking abilities of students of experiment class and control class. Effect size calculation is 0.59, so the contribution of Problem Posing and Solving included in medium criteria. Based on these data we can conclude that the Problem Posing and Solving based learning effect on creative thinking abilities of students on the Trigonometry’s material in tenth grade SMA Kristen Abdi Wacana   Keyword:  Mathematics Learning Model, Problem Posing and Solving, Creative thinking ability
Pengembangan Instrument Tes Berpikir Kritis Gen-Z Dalam Materi Manusia dan Cinta Subandri Simbolon; Hugo Theo Kurniason; Tetty Novitasari Simbolon
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v4i2.1379

Abstract

A close correlation between gadgets and the internet makes it easier for Gen-Z to access information but tends to be low in critical thinking. Regrettably, the must-needed critical thinking process in absorbing information is usually missed as the process of copying or imitating all the information is way much easier to do. This research aims to develop a test instrument that can measure the critical thinking quality of Gen-Z (students at the Pontianak State Catholic High School). The test instrument developed focuses on the topic of humans and love, one of the materials contained in regional culture and multicultural subjects offered in the first semester. The test instrument developed using formative research can measure the quality of students' critical thinking. In addition, the test instrument has a value of validity, reliability, index of difficulty, and distinguishing power as determined.
Pengembangan Media Pop-Up Book dalam Materi Sakramen-Sakramen Gereja pada Siswa Kelas VIII Herkulanus Pongkot; Hugo Theo Kurniason; Apri Kurniawan
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3621

Abstract

This research is research and development. The resulting product is a pop-up book learning media material for the Church's sacraments. The development steps use the modified Borg and Gall, namely potential and problem identification, data collection, information gathering, product design, design validation, design revision, testing, and product revision. Products are validated by media experts and material experts. Material experts give a validation value of 92% which is categorized as very good, while media experts provide a validation value of 93.3% which is categorized as very good. After being validated, the product was tested in class VIII SMP Negeri 07 Tayan Hilir. Students are given a response questionnaire to the pop-up book media to see student responses to the products that have been made. As a result, student responses reached a score of 91.12% which was categorized as very good.
Sosialisasi New Normal Masa Covid-19 di Stasi Santo Fransiskus Assisi Lingga Kurniason, Hugo Theo; Martinus, Martinus; Simbolon, Subandri; Palupi Handayani, Exnasia Retno; Brata Role, Metoddyus Tri; Erika, Teresia Giofani; Erismato, Erismato; Cendana Sari, Theresia Yovita
Amare Vol. 1 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.703 KB) | DOI: 10.52075/ja.v1i1.41

Abstract

The Covid-19 pandemic has brought its own challenges to some aspects of people’s religious life, especially in carrying out worship. People have difficulty understanding the pandemic in relation to the implementation of worship. At St. Francis of Assisi Lingga Station, Catholics have to follow directions from the government and the Church to worship from home. Their problem is the problem of this Community Service, how to deal with covid-19 in the Catholic faith? how to do worship from home? The method used is community service and socialization. The result of this service is that the station community gains a better understanding of the pandemic and gains insight into how to arrange pastoral and catechism activity in the midst of the Covid-19 Pandemic. With this understanding, the people are expected not to become Catholics who confused but to become more alive in the midst of pandemic.
Mendorong Pertobatan Ekologis Berdasarkan Ensiklik Laudato Si Lewat Katekese Ekologis di Paroki Salib Suci Ngabang Keuskupan Agung Pontianak Simbolon, Tetty Novitasari; Simbolon, Subandri; Role, Metoddyus Tri Brata; Kurniawan, Apri; Pongkot, Herkulanus; Kurniason, Hugo Theo
Amare Vol. 2 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/ja.v2i2.185

Abstract

Persoalan lingkungan hidup masih tetap menjadi isu penting untuk direspon baik oleh pemerintah, masyarakat, pemilik modal maupun akademisi. Laporan penelitian yang digawangai oleh Living Planet menegaskan bahwa penyebab utama kerusakan lingkungan adalah aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan. Agama-agama pun tidak luput dari gerakan ini dengan memberikan penafsiran ulang atas teks-teks suci yang mendorong perubahan masyarakat dan aktifitas bersama menjaga lingkungan. Salah satunya adalah Ensiklik Paus Fransiskus yang sangat terkenal itu, Laudato Si. Metode yang digunakan dalam Pengabdian ini adalah dengan melaksanakan sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi bersama dengan Umat, Pastor dan Pelayan Pastoral di wilayah Paroki Salib Suci Ngabang Keuskupan Agung Pontianak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengetahui pandangan umat, pastor dan juga pelayan pastoral lainnya akan kondisi lingkungan yang ada di sekitar mereka. Pengabdian ini juga diharapkan dapat berdampak dalam menciptakan respon terhadap persoalan lingkungan hidup dan mendorong pertobatan ekologis untuk melakukan pertobatan ekologis dan agar Umat, Pastor dan Pelayan Pastoral di wilayah Paroki Salib Suci Ngabang Keuskupan Agung Pontianak dapat dan mampu menyebarluaskan hasil kegiatan pada khalayak sasaran yang lain.
PELATIHAN RAGAM MODEL PEMBELAJARAN BAGI GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK PADA JENJANG SEKOLAH DASAR DI KOTA PONTIANAK Hariyanto, Gustaf; Sutami, Florensius; Kurniason, Hugo Theo; Florentina, Florentina; Sinulingga, Aldi Afrianza
Amare Vol. 3 No. 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/ja.v3i2.499

Abstract

Di era komunikasi digital saat ini tantangan bagi para pendidik Pendidikan Agama Katolik (PAK) semakin berat. Peran guru PAK menjadi kompleks dan strategis dalam membangun religiusitas dan budi pekerti siswa. Ini juga berarti mengandaikan penguasaan dalam menggunakan beragam model pembelajaran untuk menstimulasi keinginan belajar siswanya. Oleh sebab itu, dianggap perlu diadakan suatu pelatihan model pembelajaran. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penguasaan model pembelajaran. Oleh sebab itu, pelatihan dipandang sangat penting, dan menjadi fokus pengabdian masyarakat ini. Pelatihan ini diadakan di Kota Pontianak yang ditujukan bagi sejumlah guru PAK pada jenjang SD. Metode kegiatan meliputi pelatihan oleh narasumber di bidangnya, berikut dengan sesi diskusi antara pelatih dan para partisipan pelatihan. Hasilnya memperlihatkan kemajuan yang berarti mengenai penggunaan model-model pembelajaran seturut kebutuhan siswa: dari yang sebelumnya kurang memahami menjadi lebih memahami keberagaman model. Berbagai model ini pada prinsipnya ditata seturut kebutuhan praktis terkait bagi tenaga pendidik yang belum memahami penggunaan model pembelajaran. Spesifikasi pembelajaran dapat meningkat bersamaan keperluan pembelajar yang bersifat beragam seturut berjalannya waktu. Perlunya penguasaan atas beragam model seperti tersebut adalah untuk merespon berbagai transformasi dalam pendidikan.
Pengembangan Instrumen Tes Pendidikan Agama Katolik Kelas VIII Materi Sakramen Berbasis HOTS di Kabupaten Landak Apri Kurniawan; Herkulanus Pongkot; Hugo Theo Kurniason
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7297

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D) yang menghasilkan instrumen tes Pendidikan Agama Katolik untuk kelas VIII mengenai materi Sakramen, yang berfokus pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Kabupaten Landak. Proses pengembangan mengikuti langkah-langkah yang dimodifikasi dari Borg and Gall, yaitu identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba, dan revisi produk. Validasi dilakukan oleh ahli bahasa dan ahli materi, di mana ahli bahasa memberikan nilai 91% (sangat baik) dan ahli media memberikan nilai 94% (sangat baik). Setelah tahap validasi, produk diuji coba di SMP Negeri 3 Banyuke Hulu. Hasil ujicoba kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, indeks kesukaran, dan daya beda. Dari 30 soal yang diuji, ditemukan 12 soal yang valid, sedangkan sisanya perlu direvisi.