Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN GANGGUAN HAID SERTA MENOPAUSE Alfaina Wahyuni; Fitnaningsih Endang Cahyani; Shifa Noor Amalya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9194

Abstract

ABSTRAKMenstruasi merupakan peristiwa yang wajar dan alami, walaupun kenyataannya banyak wanita mengalami masalah menstruasi. Gangguan haid dari sisi jumlah dan lamanya sering terjadi baik pada usia remaja maupun usia menjelang menopause akibat ketidakseimbangan hormon. Penyebab ketidakteraturan haid antara lain disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, efek samping obat, tumor di ovarium, tumor di rahim dan polikistik ovarium sindrom (PCOS). Sebagian besar masih belum memahami bahwa haid yang tidak teratur bisa jadi merupakan gejala awal dari penyakit system reproduksi maupun hubungan antara obesitas dengan gangguan haid. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang gangguan haid, fakta dan mitos seputar gangguan haid, menopause serta permasalahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada hari Jumat, 11 Maret 2022 pukul 15.30-17.30 di Masjid Al Fatah, Bodeh, Ambarketawang, Gamping, Sleman. Metode yang digunakan melalui ceramah secara langsung kepada kader binaan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Ambarketawang. Kegiatan tersebut diikuti oleh 34 peserta, didahului dengan dilakukan pretest dan posttest pada akhir kegiatan. Bentuk pretest dan posttest menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil pretest dan posttest peserta menunjukkan adanya peningkatan, dengan hasil rerata pretest tentang pengetahuan gangguan haid dan menopause 81,74%, dan hasil rerata posttest 87,59%. Disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan sebanyak 5,85%. Kata kunci: gangguan haid; menopause; menstruasi. ABSTRACTMenstruation is a normal and natural occurrence; however, many women experience menstrual problems. The majority of menstrual disorders and conditions that occur during adolescence and before menopause are caused by hormonal imbalances. Menstrual irregularities can be caused by hormonal imbalances, medication side effects, tumors in the ovaries, tumors in the uterus, and polycystic ovary syndrome (PCOS). Most people are still unaware that irregular menstruation can be an early sign of reproductive system disease, or that there is a link between obesity and menstrual disorders. The aim of the community service is to give undersatanding about menstrual disorder counseling, facts and myths about menstrual disorders, menopause, and their problems. On Friday, March 11, 2022, from 15.30-17.30, community service activities will be held at Al Fatah Mosque in Bodeh, Ambarketawang, Gamping, and Sleman. The Aisyiyah Branch Leadership (PRA) Ambarketawang is assisting with direct lectures to cadres. The activity was attended by 34 people, and it was preceded by a pretest and a posttest at the end. A questionnaire is used as a pretest and posttest. Participants improved based on the results of the pretest and posttest, with the average pretest result for knowledge of menstrual disorders and menopause being 81.74 percent and the average posttest result being 87.59 percent. As a result, there is a 5.85 percent increase in knowledge between before and after counseling. Keywords: menstrual disorders; menopause; menstruation
Husband Support Influences Delivery Anxiety In Premigravidal Mothers Primigravida Trimester Iii In The Era Of The Covid-19 Pandemic Enny Fitriahadi; Fitnaningsih Endang Cahyawati; Tri Winarsih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.493 KB)

Abstract

Permasalahan angka kematian maternal di Indonesia masih sangat tinggi, data dari Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2020 mengalami peningkatan yaitu 45/ 100.000 kelahiran hidup menjadi 125/ 100.000 kelahiran hidup. Di kabupaten Sleman Angka Kematian Ibu (AKI) tahun 2020 yaitu 28,0 per 100.000 kelahiran hidup. Kehamilan bagi seorang wanita merupakan hal yang membahagiakan tetapi ada beberapa ibu hamil yang mengalami kecemasan disebabkan karena resiko komplikasi bagi ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan suami dengan tingkat kecemasan menghadapi persalinan pada ibu hamil primigravida trimester III di era pandemic covid-19. Penelitian ini menggunakan studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Responden penelitian ini berjumlah 35 ibu hamil. Dukungan suami dan tingkat kecemasan diukur dengan kuisioner. Analisa data menggunakan uji statistik Chi- Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang mendapat dukungan dari suami yaitu 20 (57,14%) dan yang kurang mendapat dukungan suami terdapat 15 (42, 86%). Terdapat 23 (65,71%) tidak mengalami kecemasan, 12 (34,28%) mengalami kecemasan ringan, tidak ada responden yang mengalami kecemasan sedang dan berat. Hasil analisa Chi- Square didapatkan nilai p value 0,04 < 0,05 dengan taraf signifikan α 5% (0,05) dengan nilai keeratan 0,328. Kesimpulannya ada hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan menghadapi persalinan pada ibu hamil primigravida trimester III di RS PKU Muhammadiyah Gamping Sleman Yogyakarta. Saran diharapkan ibu hamil lebih memperhatikan keadaannya dan suami selalu memberikan dukungan kepada ibu sehingga dapat mengurangi kecemasan saat menghadapi persalinan.
Midwives Complience, Mother And Child Health Book, And Mother’s Health Fitnaningsih Endang Cahyawati; Septiana Nurmalitasari
International Journal of Health Science and Technology Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.468 KB) | DOI: 10.31101/ijhst.v2i2.1846

Abstract

The Maternal and Child Health Book (MCH Handbook) contains maternal (pregnant, childbirth and postpartum) health records and children (newborns to 6 year old children) as well as various information on how to maintain and care for the health of mothers and children. Based on the 2012 Indonesia Demographic Health Survey (IDHS), the maternal mortality rate (related to pregnancy, childbirth and childbirth) was 359 per 100,000 live births. This study aims to determine the compliance of the MCH handbook by midwives in early detection of high risk of pregnancy in the Kasihan 1 Health Center, Bantul Regency. This study used a descriptive quantitative research design. The variable in this study consisted of one variable, namely compliance with the book of MCH handbook by Midwife in early detection of high risk of pregnancy. The sampling technique in this study was total sampling, with a sample of 9 midwives. The results showed that the compliance of midwives in completing MCH handbooks at the Puskesmas Kasihan 1 Bantul District was mostly obedient with 6 KIA midwives with a percentage of 66.7% and not complying with 3 midwives with a percentage of 33.3%. The suitability of midwives in filling MCH books at the Puskesmas Kasihan 1 Bantul Regency was mostly according to 41 MCH books with a percentage of 68.3% and not according to 19 MCH books with a percentage of 31.7%. The next researcher is expected to be able to conduct a complete research thoroughly the factors that influence the completeness of the MCH handbook by observing and interviewing midwives.
Cardiopulmonary resuscitation knowledge toward motivation of anesthesiology students in providing emergency assistance Fitnaningsih Endang Cahyawati; Maulidah Maulidah; Nur Rah Mulyo
International Journal of Health Science and Technology Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/ijhst.v4i2.2566

Abstract

Emergency conditions can occur in areas far from the presence of health workers. The role of the community or event students to help victims in emergencies becomes very important before being handled by health workers. This study aimed to determine the relationship between knowledge about cardiopulmonary resuscitation and the motivation of anesthesiology students to provide emergency assistance. This research was cross-sectional research at Aisyiyah University, Yogyakarta. The sample in this study was students of anesthesiology of 54 students. There was a relationship between knowledge of cardiopulmonary resuscitation and anesthesiology students' motivation to provide emergency assistance.  
Retrospective study on anemia prevalence of pregnant women during third trimester pregnancy in Yogyakarta 2019 Fitnaningsih Endang Cahyawati; Retno Mawarti; Dyah Ayu Utari; Agus Gunadi
International Journal of Health Science and Technology Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.283 KB) | DOI: 10.31101/ijhst.v3i2.2331

Abstract

Anemia during pregnancy can result in fetal death, abortion, congenital defects, low birth weight, reduced iron reserves in children or children born with malnutrition. This study aimed to describes the anemic incidence in the third trimester of pregnant women at Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta. This research was a descriptive study that used a retrospective time approach. A total of 212 pregnant women in the third trimester met the inclusion criteria, which was pregnant women in the third trimester who had their pregnancy checked at the Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta. The research tool used was a data collection sheet. Data was analyzed in proportion and percentage then using Chi Square analysis to get the correlational value (p0.05). Odds Ratio for Cohort value toward anemic status also was analyzed. The incidence rate of anemia (Hb 11gr%) occurred in 44 (20.8%) mothers aged 20 years and 35 years, 58 (27.4%) mothers with gestational age 37 weeks, 137 (64.6%) mothers with 4 parity, with a pregnancy interval of 24 months from the last child, as many as 141 (66.5%) mothers and 110 (51.9%) mothers with nutritional status based on upper arm circumference 23.5cm. These factors are considered risk factors for causing anemia in pregnant women. Correlation test using Chi Square is known to show p 0.05 for all variables. The highest risk for Anemic Incidence was known to be indicated by the Pregnancy Interval factor, 24 months (p 0.001; OR 9,512) followed by parity 4 (p 0.001; OR 6,679).
Pencegahan Kehamilan Obesitas Melalui Pengaturan Asupan Makanan dan Pemeriksaan Kehamilan Yoni Astuti; Alfaina Wahyuni; Fitnaningsih Endang C; Anna Monita
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1115

Abstract

Pembatasan aktivitas di luar ruangan yang diterapkan selama pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan gaya hidup masyarakat berupa penurunan partisipasi dalam aktivitas fisik dan perubahan pola makan. Sehingga risiko peningkatan berat badan sampai obesitas merupakan hal yang niscaya. Peningkatan berat badan pada wanita usia reproduktif berdampak buruk pada kesehatan secara umum. Ibu hamil yang mengalami obesitas juga akan menimbulkan dampak bagi kesehatan ibu maupun tumbuh kembang janinnya. Tujuan pengabdian ini memberikan pelatihan untuk menyusun menu dan mengukur asupan sesuai dengan kebutuhan sendiri dan pemeriksaan kehamilan serta deteksi perkembangan janin. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, pemeriksaan kehamilan, dan praktek membuat menu dan asupan sesuai kebutuhan. Hasil kegiatan menunjukkan gambaran umur kehamilan dari 15 peserta aktif adalah 3 orang trimester I, 13 orang trimester II dan satu orang trimester 3, Sebagian besar kehamilan multigravida (73,33 %) , satu orang grandemultigravida dengan obesitas. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan secara umum kondisi ibu, letak janin, jumlah air ketuban maupun berat janin dalamkondisi baik dan sesuai usia kehamilan. Namun terdapat satu orang diduga kista ovarium kiri ukuran 5,1cm. Hasil praktek penyajian asupan makanan tiga waktu sudah banyak yang sesuai dengan gambaran isi piringku namun masih ada yang belum sesuai. Hasil rerata pretest tentang pengetahuan pencegahan kehamilan obesitas melalui pengaturan asupan makanan 75.5, dan hasil rerata posttest 82%. Kesimpulan pengabdian ini terlaksana dengan baik, lancar sesuai rencana. Di temukan satu ibu hamil dengan risiko multigravida obesitas dan satu peserta mengidap kista ovarium kiri. Penyuluhan tentang asupan gizi untuk mencegah obesitas meningkatkan pengetahuan sebanyak 6,5 %.
Mobilisasi Dini Pada Ibu Postpartum Dengan Sectio Caesarea terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Luka Operasi Fitnaningsih Endang Cahyawati; Aas Wahyuni
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i1.951

Abstract

Nyeri paska operasi didefinisikan sebagai nyeri yang dialami setelah intervensi bedah. Jika nyeri tidak dikendalikan, hal tersebut memperpanjang proses penyembuhan dengan menyebabkan komplikasi pernafasan, ekskresi, peredaran darah, dan sistemik lainnya. Sebagai akibatnya, beberapa pasien meninggal, kualitas hidup dan kepuasan pasien menurun, lamanya tinggal di rumah sakit meningkat dan biaya perawatan juga meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini pada ibu postpartum dengan sectio caesarea terhadap penurunan intensitas nyeri luka operasi di RSIA Nuraida Bogor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Responden penelitian ini 20 orang ibu postpartum dengan sectio caesarea. Intensitas nyeri diukur dengan menggunakan pengukuran skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji statistic Wilcoxon. Intervensi mobilisasi dini dilakukan mulai dari menekuk kaki, miring ke kanan dan ke kiri, duduk dan kemudian belajar jalan. Mobilisasi dini mulai dilakukan pada 6 jam post operasi. Mobilisasi dibantu oleh petugas kesehatan Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value pada 6 jam, 10 jam, dan 24 jam post operasi adalah 0,000 < α (0,05) yang artinya ada pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan intensitas nyeri luka operasi. Mobilisasi dini berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri luka operasi
Pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Anak TK ABA An-Nur Farida Kartini; M. Hakimi; Fitnaningsih Endang Cahyawati; Christiana, Indah; Siti Nurul Fadhilah Sari; Okta Zenita Siti Fatimah; Ana Rofika
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.391

Abstract

Mengajarkan cara-cara untuk menjaga kebersihan diri dan menjaga kesehatan harus dimulai sejak kecil. Membiasakan anak untuk selalu melakukan hal-hal positif terutama yang berkaitan dengan menjaga kebersihan diri nantinya akan menjadikan suatu hebit yang baik di masa mendatang. Oleh karenanya, untuk membiasakan perilaku tersebut, cara yang dapat dilakukan yakni memberikan pendidikan personal hygiene pada anak prasekolah. Pendidikan prasekolah ini dimaksudkan untuk mengajarkan anak prasekolah/Taman Kanak-kanak (TK) bagaimana cara melakukan personal hygiene. Pada kegiatan tersebut materi-materi yang akan disampaikan adalah apa itu thoharoh, menjaga kebersihan diri sehari-hari. Dengan diketahuinya kedua hal tersebut diharapkan anak-anak sudah sejak kecil menjaga kebersihan dirinya sehingga meminimalisir untuk terjadinya sakit. Solusi yang ditawarkan adalah membekali anak-anak TK mengenai tata cara thoharoh (wudlu, cara membersihkan diri dengan mencuci tangan). Hal tersebut dirasa sangat perlu diajarkan pada anak-anak TK mengingat agar tumbuh hebit yang baik dalam diri anak dimasa yang akan datang. TK yang akan menjadi mitra dalam PkM ini adalah TK ABA AN-Nur. Luaran adalah transfer pengetahuan dan keterampilan mengenai thoharoh dan tata cara menjaga personal hygiene sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dibidang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Factors influencing exclusive breastfeeding practice in Sleman, Yogyakarta Alfun Dhiya An; Alfaina Wahyuni; Fitnaningsih Endang Cahyawati; Nurul Izzah Azzahari; Shobiqo Ramdani Putri; Maharani Dyahayu Prameswari; Shoofwah Salsabila Rosas
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 9, No 2 (2024): June
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v9i2.1629

Abstract

The determinant of children’s nutritional problems in Indonesia is exclusive breastfeeding practice. Sleman Regency has a prevalence of stunting that is higher than the target to achieve in 2024, and the number of exclusive breastfeeding coverage is still low. This study aimed to analyze the factors influencing the success of exclusive breastfeeding in Sleman Yogyakarta. Method, analytical cross-sectional research was conducted under the area of Gamping I Community Health Center, Sleman Regency, in June 2023. The participants were selected using a purposive sampling technique. Chi-square analysis was performed to determine the association and odds ratios between the two variables. Results, from the 100 participants who met the inclusion criteria, this study found that three factors that influenced exclusive breastfeeding practice were the history of Initiation of Early Breastfeeding (IEB) (p = 0,001), mothers’ knowledge level (p = 0,000), and mothers’ lactation management skills (p = 0,000). Mothers who previously had IEB, good knowledge, and good lactation management were more likely to exclusively breastfeed, respectively. Conclusions, IEB improves mothers’ confidence and fosters positive perceptions of breastfeeding. Having good knowledge and good lactating management enhances mothers’ ability to handle breastfeeding challenges and prevent breastfeeding dropout before the baby reaches six months of age. 
Application of Squishy Intervention With Combination Active ROM To Increase Muscle Strength Hands On Stroke Patient Irgi Biantara; Arif Wahyu Setyo Budi; Nurchayati Nurchayati; Puspitowarno Puspitowarno; Fitnaningsih Endang Cahyawati
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Mei : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v2i2.1322

Abstract

Introduction– Stroke is a non-communicable disease that has an impact on the loss of motor skills in the extremities. One intervention that can overcome this problem is the application of squishy with a combination of active ROM. Purpose– The purpose of this case study was to conduct nursing care on the application of squishy intervention to increase hand muscle strength in stroke patients. Methodology/Approach – The method used in writing is a case report which was carried out for 6 days with Active ROM combination squishy intervention. Findings– The results of this scientific work show that with the active ROM combination squishy intervention for 6 days, there is a significant increase in muscle strength in the right upper extremity before the intervention is worth 2 and after the intervention is worth 4. Conclusion– The effectiveness of the application of nursing care standards in increasing muscle strength given to patients shows a change in muscle strength on the third day to the fifth day with a muscle strength value of 3 and the sixth day with a muscle strength value of 4.