Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis kesalahan dalam tulisan mahasiswa dan faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan tersebut. Peneliti menggunakan metode deskriptif analitis untuk mengumpulkan data, yaitu dengan melakukan tes tertulis yang melibatkan seluruh mahasiswa yang mempelajari keterampilan menulis (Maharah Kitabah) pada tahun 2025, yang berjumlah 44 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai kesalahan bahasa Arab dalam tulisan mahasiswa. Sebagian besar kesalahan tersebut adalah kesalahan Nahwu (sintaksis) yang mencapai 53,33%, diikuti oleh kesalahan Fonologi (bunyi) sebesar 24,44%, kesalahan Imla (ejaan) sebesar 21,11%, dan kesalahan Morfologi (sharaf) sebesar 1,11%. Beberapa faktor yang menyebabkan kesalahan ini adalah ketidaktahuan tentang kaidah tata bahasa, kurangnya perhatian mahasiswa terhadap tata bahasa saat menulis, serta adanya interferensi (pengaruh) bahasa ibu terhadap bahasa Arab. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengajar bahasa Arab, khususnya di UIN Ar-Raniry, untuk memprioritaskan penguatan kaidah Nahwu dalam materi Maharah Kitabah serta merancang strategi pembelajaran yang mampu meminimalisir interferensi bahasa Indonesia dalam tulisan mahasiswa.