Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Flipbook MKU Bahasa Indonesia Berbasis Flip PDF Professional pada Materi Menulis Karya Ilmiah untuk Mahasiswa Prodi TIK STKIP Pesisir Selatan Mayeni, Riska; Amarullah, Taufik Abdul Hasan; Vratiwi, Septiana; Putra, Dino Adi; Rahayu, Intan Dwi; Hidayatullah, Riski Randa
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Sibernetik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i1.80

Abstract

Pembelajaran berbasis digital dapat menarik perhatian dan minat mahasiswa serta mampu memotivasi semangat mahasiswa dan mampu untuk memahami pembelajaran khususnya pembelajaran MKU bahasa Indonesia Materi Menulis karya ilmiah. Akan tetapi penggunaan bahan ajar modul Handout, dan buku kurang menarik minat dan motivasi mahasiswa untuk membaca sehingga mahasiswa kurang memahami materi. Di era Zaman 4.0 ini semua tingkat pendidikan sudah menggunakan media digital sebagai sarana untuk menunjang proses pembelajaran. Salah satunya pembelajaran menggunakan Aplikasi zoom Meeting. Pembelajaran daring menjadi salah satu alternatif dalam mata kuliah MKU Bahasa Indonesia pada Mahasiswa TIK khususnya materi Menulis karya ilmiah. Untuk itu, perlu dilakukan pengembangan modul menjadi E-Modul Flipbook berbasis Flip PDF Professional. Penelitian ini, bertujuan selain untuk mengembangkan produk juga untuk mengetahui kelayakan dan efektivitas produk E-modul berbasis Flip PDF Professional MKU Bahasa Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan atau Research dan Development (R&D). Langkah pengembangan modul pembelajaran dikembangkan menurut Borg dan Gall meliputi 10 langkah , yaitu (1) meneliti dan mengumpulkan informasi, (2) merancang penelitian, (3) mengembangkan desain model, (4) melakukan pengujian permulaan, (5) merevisi desain permulaan, (6) menguji desain di kelas (7) merevisi model yang diuji cobakan di lapangan, 8) menguji layak tidaknya produk, (9) merevisi produk akhir, dan 10) mendesiminasi dan menerapkan hasil final. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket dan tes. Sebagai subjek dari penelitian ini adalah 20 orang mahasiswa TIK dengan menyebarkan angket dan ahli media serta melakukan wawancara dengan dua orang dosen pengampu mata kuliah MKU Bahasa Indonesia. Hasil penelitian dari hasil wawancara dan angket dapat disimpulkan produk E-modul berbasis Flip PDF Professional MKU Bahasa Indonesia layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI LINGKARAN Rahman, Antoni; Sahdia, Rahmi Nur; Mayeni, Riska; Ekaputri, Yanti Nazmai; Sefrinal, Sefrinal
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 3 (2025): September (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i3.859

Abstract

Abstract mathematical concepts, such as the elements of a circle, often pose challenges for students in achieving deep understanding. This study aimed to examine the effect of implementing visual-based learning on students’ learning outcomes in circle material. The research employed a quasi-experimental design with a Pretest-Posttest Control Group Design, involving a population of 63 eighth-grade students at UPT SMPN 3 Ranah Pesisir, with a sample of 42 students divided into experimental and control classes. Data were collected using multiple-choice tests and analyzed with an independent two-sample t-test after confirming data normality and homogeneity. The results indicated a significant difference between the learning outcomes of students who received visual-based learning and those who received conventional instruction, demonstrating that visual-based learning effectively enhances students’ understanding of abstract circle concepts. These findings provide practical implications for teachers in designing more effective, visually-oriented instructional strategies and contribute theoretically by reinforcing evidence that visualization improves the quality of mathematics learning for materials that require concrete and systematic representation.
Peran Perempuan dalam Ekonomi Kreatif: Tantangan dan Peluang di Tengah Masalah Finansial Keluarga Studi Kasus: Nagari Sungai Tunu Barat, Pesisir Selatan, 2024-2025 Handayani, Revi; Mayeni, Riska; Wiwita, Risma; Pratama, Bhaik; Maidani, Vivin; Ningsih, Wahyu
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 7 No. 3 (2025): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v7i3.631

Abstract

This community service program is motivated by the low economic value added and limited marketing of products among groups of women fish vendors in Kanagarian Sungai Tunu Barat, Ranah Pesisir District, Pesisir Selatan Regency. The program aims to improve the partners’ knowledge and skills in processing marine products into frozen food, implementing digital marketing, and conducting simple financial record-keeping as an effort to strengthen creative economy activities based on micro, small, and medium enterprises (MSMEs). The program was implemented under the Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) grant scheme of Kemendiktisaintek 2025 over the period of July–December 2025 with three site visits, using methods of socialization, training, mentoring, discussion, as well as monitoring and evaluation. Data were collected through observation, interviews, pre–post questionnaires, practical assessment sheets, and documentation, and were analyzed descriptively using qualitative and simple quantitative approaches. The results show an increase in participants’ knowledge regarding marine product processing and digital marketing; more than 70% of participants were able to produce fish and shrimp meatballs and nuggets according to the procedures, and approximately 80% of participants began to utilize social media to promote their products. The implementation of financial record-keeping enabled partners to start separating capital from profit, while those who actively produced and marketed processed products experienced an increase in daily income of around 30–40%. It is concluded that this integrated mentoring model is effective in enhancing the capacity of women fish vendors and has the potential to be replicated in other coastal communities with appropriate local contextualization.