Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Studi Pengaruh Penggunaan Campuran Abu Fiber Kelapa Sawit dan Semen Untuk Stabilisasi Tanah Lempung Mildawati, Roza; Hidayat, Rizqi Wahyu
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v3i2.40

Abstract

Clay soils are susceptible to changes in moisture content, often experience instability in supporting the load above it, and have a large swelling potential. This study aimed to determine the effect of using palm fiber ash and cement for soil stabilization. This research method is divided into 2 processes of preserving test objects: CBR without soaking (unsoaked) for 0 days and 7 days and CBR soaked (soaked) for 4 days. The mixture variations used were 10%, 15%, 20% palm fiber ash and 7.5% cement. The MDD value was 1.468 g and OMC was 22%. The CBR value without soaking the original soil increased from 10.34% to 18.05% at 7 days of curing. The highest CBR value was obtained in a mixture of 10% palm fiber ash and 7.5% cement at 20.30% at 0 days of curing. The highest CBR value was obtained in a mixture of 10% palm fiber ash and 7.5% cement at 57.34% at 7 days of curing. The soaking CBR value tended to increase from 2.21% to 31.02% in the variation of 20% palm fiber ash and 7.5% cement mixture. The swelling potential value tends to decrease from 0.312% to 0.062%.
Stability Analysis of Clay Soil Plus Sand, Cement and DIFA Soil Stabilizer Additives Using Unconfined Compressive Strength (UCS) Testing Mildawati, Roza; Sri Hartati Dewi; Elvi Husnul Hidayah
IJIMCE : International Journal of Innovation in Mechanical Construction and Energy Vol. 2 No. 2 (2025): IJIMCE : International Journal of Innovation in Mechanical Construction and Ene
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanjung pinang City is located in Riau Islands Province, has coral and kelanauan or kelempungan soil types, but in its implementation there is one location point along 50 meters where the subgrade does not reach the minimum standard density. The purpose of the study was to determine the value of soil density in the form of maximum dry weight and free compressive strength values obtained after a mixture variation of sand, cement and DIFA Soil Stabilizer. The research was conducted using experimental method of laboratory testing. Soil stabilization by mixing native soil plus sand, cement and DIFA soil stabilizer. The compositions carried out were native soil plus sand at 0%, 10%, 20% of the dry weight of the soil, cement 8% of the dry weight of soil and sand weight, and DIFA soil stabilizer 2% of the weight of cement. The testing methods were standard proctor and UCS tests to obtain the density value and free compressive strength value of the stabilized soil. The soil density value based on the standard proctor test is the dry weight value of native soil of 1,410 kg/m3, soil mixture plus 0% sand and 8% cement of 1,450 kg/m3, mixture of 10% sand and 8% cement of 1,470 kg/m3, and mixture of 20% sand and 8% cement of 1,490 kg/m3. The UCS test result of the original soil was 291.50 kN/m2. The test result of mixed soil with 0% sand, 8% cement and 2% DIFA soil stabilizer was 991.25 kN/m2. The test result of mixed soil with 10% sand, 8% cement and 2% DIFA soil stabilizer was 1,241.59 kN/m2. The test result of mixed soil with 20% sand, 8% cement and 2% DIFA soil stabilizer was 1,743.63 kN/m2.
UJI SONDIR TANAH DALAM PENDAMPINGAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN MASJID PASIR RAMBAH ROKAN TIMUR ROKAN IV KOTO ROKAN HULU Alwiah, Sy. Sarah; Puri, Anas; Zaenal Muttaqin, Muhammad; Mildawati, Roza; Haratati Dewi, Sri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i10.3843-3851

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung perencanaan pembangunan masjid melalui pelaksanaan uji sondir tanah guna memperoleh data teknis karakteristik tanah di lokasi. Uji sondir dilakukan untuk mengetahui variasi tahanan konus (qc) dan tahanan gesekan selubung (fs) terhadap kedalaman, yang menjadi dasar dalam menentukan jenis dan kedalaman pondasi yang aman dan ekonomis. Metode yang digunakan meliputi koordinasi awal dengan masyarakat dan panitia pembangunan, pelaksanaan pengujian di lapangan, analisis data, serta sosialisasi hasil kepada pihak terkait. Hasil uji menunjukkan stratifikasi tanah yang bervariasi dan mengidentifikasi lapisan tanah keras pada kedalaman tertentu yang dapat mendukung pondasi bangunan. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya investigasi tanah sebelum pembangunan. Dengan demikian, pelaksanaan uji sondir ini berkontribusi secara langsung dalam mendukung keberhasilan pembangunan masjid yang aman, berkelanjutan, dan berbasis pada data lapangan yang akurat
PEMANFAATAN AIR HUJAN SEBAGAI AIR BERSIH DI DESA BINUANG KECAMATAN BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Mildawati, Roza; Agus, Firdaus; Fitrianti, Fitrianti; Hartati Dewi, Sri; Adriati, Yolly; Annisa, Bismi; Cahyaningsih, Carur; Sarah Alwiyah, Sy; Husnul Hidayah, Elvi; Sandi Triyusman, Ibnu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2244-2248

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai cara pemanfaatan air hujan di Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar sebagai air bersih untuk kebutuhan Masyarakat sehari hari. Pemanfaatan air hujan dengan cara menampung air hujan dengan bak bak penampung yang diletakan pada tiap tiap talang air dirumah Masyarakat karena desai binuang dikeliling oleh Sungai Kampar dimana setiap hujan  secara otomatis air Sungai keruh dan tidak bisa dimanfaatkan. Karena air hujan juga salah satu air bersih yang belum terkontakminasi bisa dimanfaatkan. Masyarakat desa binuang dan aparatur desa bisa membuat bak bak penampung air hujan untuk dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari hari dengan setelah diberikan informasi melalui penyuluhan bagaimana membuat bak penmpung dan posisi letak bak penampung air hujan serta berapa diameternya dan kedalaman yang sederhana menjadi alternatif jika tidak ada air bersih didesa binuang. Dengan cara ini suplai air bersih dari PDAM maupun dari air tanah dapat dihemat dan kelebihan airnya dapat diresapkan di sumur resapan sehingga dapat membantu pengisian kembali air tanah.
PELATIHAN PEMAHAMAN PERATURAN PERTANDINGAN PENCAK SILAT TERBARU TAHUN 2022 PADA KELOMPOK KERJA GURU OLAHRAGA (KKGO) SE KECAMATAN RENGAT BARAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU Kamarudin, Kamarudin; Mildawati, Roza; Sasmarianto, Sasmarianto; Makorohim, M. Fransazeli; Auliyasari, Riska
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42321

Abstract

Perkembangan Pencak Silat dewasa ini adalah sangat pesat sekali, sehingga diperlukan adanya peraturan-peraturan yang akan mengantisipasi segala persoalan-persoalan yang terjadi di dalam pertandingan Pencak Silat. Sebagai induk organisasi Pencak Silat di Indonesia, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) telah berulang kali mengadakan penyempurnaan Peraturan Pertandingan Pencak Silat, sampai akhirnya dalam PERSILAT Tahun 2022 yang diselenggarakan pada tanggal 4 Desember 2016 di Bali dan Rapat Kerja Nasional 2019 telah menetapkan Peraturan Pertandingan Pencak Silat yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua angota Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) beserta seluruh jajarannya. Sementara itu PERSILAT sebagai Perkumpulan Silat Dunia yang merupakan organisasi Pencak Silat tingkat dunia pada tahun 2020 membuat rancangan Perturan Pertandingan Pencak Silat yang akan diberlakukan pada setiap even regional maupun internasional, dan rencana peraturan tersebut akan disyah kan pada Kongres Persilat tahun 2020 yang bertepatan dengan Kejuaraan Dunia di Malaysia, akan tetapi ternyata diundur sampai bulan Juli tahun 2022. Pertandingan Pencak Silat akan terlaksana secara baik dan benar, jika aparat pertandingan yang bertugas dalam pertandingan tersebut dapat bertindak sesuai dengan maksud dan tujuan yang diharapkan oleh peraturan tersebut. Perwasit - Jurian dan pelatih sebagai pelaksanaan dari ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pertandingan harus benar-benar mewujudkan bentuk-bentuk pelaksanaan pertandingan sesuai dengan dasar dan tujuan dari pertandingan itu sendiri. Pengetahuan tentang hasil keputusan PERSILAT tahun 2022 belum sepenuhnya diketahui oleh Guru pendidikan Jasmani terkususnya Kelompok Kerja Guru Olahraga di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu, hal ini disebabkan karena mereka belum pernah mendapatkan sosialisasi tentang hal tersebut. Olehnya itu perlu diperkenalkan tentang perubahan-perubahan peraturan pertandingan IPSI agar nantinya guru pendidikan jasmani mampu mendampingi siswa di ajang O2SN yang merupakan ajang pekan olahraga bagi pelajar sampai ketingkat Nasional.
Handling River Overflows as an Effort to Maintain Community Health in Siabu Village, Kampar Regency, Riau Province: Penanganan Luapan Air Sungai Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Masyarakat Desa Siabu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Mildawati, Roza; Dewi, Sri Hartati; Fitrianti, Fitrianti; Adriati, Yolly; Annisa, Bismi; Anas Puri; Pratama, Rheda; Akbar, Muhammad Farhan
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i3.16631

Abstract

Banjir adalah kondisi meluapnya air dari dalam saluran akibat tidak tertampungnya air atau terhambatnya aliran air. Bencana banjir dapat disebabkan oleh faktor alami dan akibat manusia. Banjir dapat diatasi dengan beberapa cara seperti pembuatan dinding penahan tanah atau turap guna mencegah terjadinya luapan air sungai. Namun dalam pembuatan dinding penahan tanah dan turap perlu adanya perencanaan yang terperinci agar dinding penahan tanah atau turap yang di buat bekerja dengan maksimal. Untuk itu dilakukan penyuluhan mengenai penanganan luapan air sungai sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat Desa Siabu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau guna memberikan informasi kepada masyarakat. Metodologi pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, sosialisasi, implementasi dan evaluasi. Pada tahap Penyuluhan ini peserta pelatihan diberikan materi penanganan luapan air sungai sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat Desa Siabu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Penyuluhan ini juga memberikan test kesehatan gratis kepada masyarakat Desa Siabu. Penyuluhan juga dilakukan dengan sistem pre-test dan post-test digunakan untuk menyelesaikan kegiatan sosial ini yang sebelumnya telah diisi oleh penduduk. Kuesioner yang dibagikan berisi pertanyaan pengetahuan mengenai penanganan luapan air sungai. Dari hasil tes kemampuan pre test umumnya mitra tidak mengetahui terkait penanganan luapan air sungai. Setelah dilakukannya kegiatan sosialisasi berserta diskusi di Desa Siabu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau terjadi peningkatan pengetahuan tentang penanganan luapan air sungai. Dengan dilakukannya penyuluhan ini diharapkan masyarakat Desa Siabu dapat memahami metode penanganan luapan air sungai dan dengan diadakannya tes kesehatan gratis bagi masyarakat diharapkan dapat meingkatkan kesehatan masyarakat Desa Siabu.
Digital Mapping Based on Geographic Information Systems for the Village Apparatus of Siabu: Pemetaan Digital Berbasis Sistem Informasi Geografis Untuk Aparatur Desa Siabu Mildawati, Roza; Dewi, Sri Hartati; Fitrianti, Fitrianti; Adriati, Yolly; Annisa, Bismi; Arizona, Rafil; Astuti, Puji; Anggellika, Revina Evellyn; Febriani, Nadila
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 5 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i5.16980

Abstract

Spatial planning is already a standard government tool that is made periodically at the National, Provincial, District and even Village levels, however, this tool often loses its meaning and function due to inappropriate approaches and manufacturing processes. This is mostly caused by a lack of human resource capacity and skills, and mapping skills that have not been mastered by government officials at the basic level, including at the kelurahan and sub-district levels. It is necessary to present geospatial information using maps and disseminate it from the highest level of government to the lowest village/kelurahan level. As one of the administrative areas of Siabu Village, Salo District, Kampar Regency, it still has problems in conducting administrative mapping of its area due to the absence of competent personnel and the absence of digital mapping skills by utilizing geographic information system technology. This community service activity is to provide counseling regarding digital mapping based on geographic information systems for Siabu Village apparatus. The methodology for implementing this activity consists of the preparation, socialization, implementation and evaluation stages. By carrying out this counseling, it can help the surrounding community as well as provide information in the administrative mapping of the area in Siabu Village. For the next program, it is important to conduct counseling by directly surveying the condition of Siabu Village. Apart from that, the provision of a map of Siabu Village to Siabu Village Apparatuses is expected to help Siabu Village apparatus. By carrying out this counseling, it is hoped that the Siabu Village apparatus can understand digital mapping methods based on geographic information systems that can help the performance of Siabu Village apparatus.
Pengaruh Abu Fiber Kelapa Sawit Pada Campuran Paving Block Sebagai Pengganti Sebagian Semen Terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Air Mildawati, Roza; Dewi, Sri Hartati; Alqudrisyam, Fadel Ibnu Muliya
SAINSTEK Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i2.217

Abstract

Paving block merupakan bahan bangunan yang digunakan sebagai lapisan atas struktur jalan selain aspal atau beton. Pemasangan paving block yang menyisakan celah antara paving block satu dan yang lainnya sehingga mampu meloloskan air sebanyak 30%-50%, dan dapat membuat ketersediaan air tanah tetap terjaga. Berdasarkan penelitian yang dilakukan UPT. Laboratorium Universitas Diponegoro kandungan silika (SiO2) dari Abu fiber kelapa sawit sebesar 38,1957% yang memungkinkannya dapat menjadi bahan subtitusi sebagian semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu fiber sawit sebagai bahan arltermatif pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan dan daya serap air paving block. Penelitian ini dilakukan dengan metode uji kuat tekan dan daya serap air berdasarkan SNI 03-0691-1996. Benda uji berbentuk persegi dengan dimensi 5 cm x 5 cm x 5 cm. Pengujian kuat tekan dan daya serap air dilakukan pada umur 28 hari. Penelitian ini menggunakan komposisi campuran semen dan pasir 1:4. Hasil kuat tekan rata-rata paving block pada variasi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, dan 15% secara berturut-turut adalah 141,40 kg/cm2, 148,20 kg/cm2, 152,28 kg/cm2, 125,08 kg/cm2, 118,29 kg/cm2, 100,61 kg/cm2, dan 80,22 kg/cm2. Sedangkan hasil daya serap air rata-rata paving block pada variasi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, dan 15% secara berturut-turut adalah 7,7%, 7,86%, 8,01%, 8,67%, 9,48%, 10,68% dan 11,11%. Kesimpulannya ialah hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa penggantian semen dengan abu fiber sawit di atas 5% dari volume semen mengalami penurunan. Sedangkan hasil daya serap air menunjukkan bahwa semakin besar variasi penggunaan abu fiber sawit maka semakin besar penyerapan pada paving block.
PENANGANAN GENANGAN SALURAN DRAINASE SEBAGAI UPAYA MENJAGA KESEHATAN MASYARAKAT PERUMAHAN YEPUPA UTAMA PERMAI DI KELURAHAN AIR DINGIN, PEKANBARU Puri, Anas; Mildawati, Roza; Hartati Dewi, Sri; Anggreana, Vella; Fajri, Harits; Dipares, Indra
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1260-1267

Abstract

This community service activities was aimed to give preventive solution due to drainage channel inundation of As-Salaam Utama street in Yepupa Utama Permai housing area, Air Dingin Village, Bukitraya District, Pekanbaru City. Thus preventing the potential area to become a source of disease and a nest of mosquito larvae and can provide residents convenience. There were 3 points of inundation problem, namely Location 1 in the conner of As-Salaam Utama street was resolved by replacing the rectangular culvert and adjusting its elevation. Location 2 was a inundation of As-Salaam IV street was also resolved as Location 1. Location 3 was in the same condition as Loacation 2, and was handled by making a new drainage channel across the road with adjusting its elevation. The results of the activities achieved at Location 1, the inundation of water during heavy rains have been handled quite well because water can flow towards the South quite smoothly. The water flow from the North of the channel can flow smoothly to the South to the outlet after handling Location 2. Location 3 was no more puddles on the road when it rains heavely after handling. The traffic during heavy rains remains smooth and reduces the potential pavement damages.
Edukasi Green Chemistry: Daur Ulang Minyak Jelantah menjadi Sabun sebagai Upaya Pengurangan Limbah Rumah Tangga: Green Chemistry Education: Recycling Used Cooking Oil into Soap as an Effort to Reduce Household Waste Novrianti, Novrianti; Purnamawati, Neneng; Anggreana, Vella; Alwiah, Sy. Sarah; Harmiyati, Harmiyati; Mildawati, Roza
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 11 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i11.10752

Abstract

The increasing household consumption of cooking oil has led to a rise in used cooking oil waste, which, if reused, can endanger health and, if disposed of carelessly, causes environmental pollution. This condition prompted the implementation of a community service program, which involved training women's religious study groups in Bumi Sejahtera Housing, Pekanbaru City, on how to use cooking oil in soap. This activity aimed to enhance community knowledge about the dangers of using used cooking oil, raise environmental awareness, and provide practical skills in processing used cooking oil into soap products that have both functional and economic value. The program was conducted in several stages, including a preliminary survey, material preparation, socialization, soap-making demonstrations, hands-on practice with participants, and post-training evaluation. The results showed high enthusiasm from participants, as reflected in their active involvement during discussions and practical sessions. Participants could produce soap from used cooking oil with good foaming quality and fragrance, making it suitable for household use. In addition, some participants expressed interest in continuing independent soap production by collecting used cooking oil from the surrounding community, thereby opening up opportunities for program sustainability and increasing the economic value of household waste. This program successfully improved community understanding of the impacts of used cooking oil, reduced potential environmental pollution, and provided skills that can be further developed into small-scale businesses.