Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pentingnya Edukasi Pemantauan Kehamilan Rutin dan Pencegahan Baby Blues pada Ibu Hamil Mariyati Mardjuky; Syahfitrah Umamity
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i2.2981

Abstract

Masa nifas merupakan periode adaptasi yang kompleks sehingga ibu berisiko mengalami gangguan psikologis, salah satunya baby blues. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemantauan kehamilan rutin (Antenatal Care) dan upaya pencegahan baby blues melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Januari 2026 di Puskesmas Hative Kecil, Kota Ambon, menggunakan metode penyuluhan kesehatan dan diskusi interaktif. Sebanyak 10 ibu hamil mengikuti kegiatan dengan antusias. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata pretest dari 60% menjadi 84% pada posttest. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai gejala awal baby blues, pentingnya kunjungan antenatal secara rutin, dan dukungan keluarga selama masa kehamilan serta nifas. Kegiatan edukasi kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan baby blues. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan dapat mendukung kesehatan mental ibu dan meningkatkan kualitas pengasuhan bayi sejak awal kehidupan.
Pengaruh Metode Hypnobirthing Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Dalam Menghadapi Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Waimital Zubaeda; Syahfitrah Umamity; Asih Dwi Astuti
JURNAL TERAS KESEHATAN Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Al Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38215/w945ec70

Abstract

Background: Pregnancy is a natural physiological process in a woman’s life, beginning with the fertilization of an ovum by a sperm cell and lasting approximately 37 to 40 weeks. As pregnancy enters its final stage, or the third trimester (between the 28th and 37th weeks), most pregnant women tend to experience anxiety. If not properly managed, anxiety may have adverse effects, both physically and psychologically, on the mother and the fetus. One of the interventions that can be applied to reduce anxiety levels in pregnant women is the hypnobirthing method. Objective: This study aims to analyze the effect of the hypnobirthing method on anxiety levels among third-trimester pregnant women in the working area of Waimital Community Health Center. Methods: This research employed a quasi-experimental design with a pre-test and post-test approach. The study sample consisted of 23 primigravida women in their third trimester, selected using a total sampling technique.. Results: The results of the bivariate analysis showed a decrease in anxiety levels after the hypnobirthing intervention, with a p-value of 0.000 < α = 0.05. Conclusion: The hypnobirthing method has a significant effect on reducing anxiety levels among third-trimester pregnant women in the working area of Waimital Community Health Center.
Determinasi Kejadian Pneumonia pada Balita: Tinjauan Faktor Lingkungan Fisik Rumah di Kecamatan Sirimau, Ambon Iswandi Fataruba; Ety Dusra; Maryam Lihi; Cut Bidara Panita Umar; Syahfitrah Umamity; Ilyas Ibrahim
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 2, No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh2101

Abstract

Penyakit pneumonia sampai saat ini masih merupakan penyakit menular infeksi yang menyebabkan kematian balita di Kota Ambon. Rendahnya kualitas faktor lingkungan fisik rumah menjadi salah satu penyebab utama penyakit ini masih menjadi ancaman yang berbahaya bagi balita di Kota Ambon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan fisik rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sirimau Kota Ambon Tahun 2017. Desain studi penelitian ini menggunakan case control (retrospektive study) dengan 62 subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi atau pengamatan langsung dan alat bantu check list. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepadatan hunian (OR=5,133), tingkat kelembaban (OR=5,667), dan intensitas cahaya (OR=9,857) merupakan faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor lingkungan fisik rumah yang meliputi jenis lantai rumah, kondisi dinding rumah, luas ventilasi rumah, tingkat kepadatan hunian, tingkat kelembaban, dan intensitas cahaya memiliki hubungan bermakna dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sirimau Kota Ambon.
Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Status Gizi Kurang pada Anak Usia 2-5 Tahun di Desa Rohmoni Kabupaten Maluku Tengah Maryam Lihi; Muhammad Taufan Umasugi; Ety Dusra; Syahfitrah Umamity
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 2, No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh2102

Abstract

Gizi kurang (malnutrisi) diukur berdasarkan anak yang berkembang dengan kemiskinan, yang merupakan indikator penting untuk memonitoring kesehatan dan status gizi di masyarakat. Pada tahun 2013, 17% atau 98 juta anak di bawah lima tahun di negara berkembang mengalami kurang gizi (berat badan rendah menurut umur berdasarkan standar WHO). Prevalensi tertinggi berada di wilayah Asia Selatan sebesar 30%,diikuti Afrika Barat 21%, Osceania dan Afrika Timur 19%, Asia Tenggara dan Afrika Tengah 16%, dan Afrika Selatan 12%. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahuai hubungan antara pola asuh dengan status gizi kurang pada anak umur 2-5 tahun di Desa Rohmoni, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan metode Simple Random Sampling yang berjumlah 159 responden. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner pengolahan data dengan komputer, menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitianhasil uji statistik pola asuh (p=0,000<0,05). Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan antara pola asuh dengan status gizi kurang.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOMALEHU: PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOMALEHU Syahfitrah Umamity
Journal Kiara : Nursing and Midwifery Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi March - August 2024
Publisher : Kiara Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66453/jknm.v1i1.6

Abstract

ABSTRAK IUD, atau alat kontrasepsi dalam rahim, adalah alat plastik halus yang dibentuk seperti spiral atau desain lain yang ditempatkan ke dalam rahim. Secara global, penggunaan alat kontrasepsi meningkat, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di seluruh dunia, proporsi individu yang menggunakan alat kontrasepsi modern, seperti IUD, meningkat dari 54% pada tahun 1990 menjadi 57,4% pada tahun 2014. Karena kurangnya informasi, pasangan yang berada dalam usia subur (WAU) mungkin tidak mengetahui tentang IUD. Penelitian ini berupaya untuk memastikan bagaimana pasangan usia subur (WAU) memandang pendidikan kesehatan dan IUD dalam kaitannya dengan pekerjaan mereka di Pusat Kesehatan Tomalehu. Penelitian kuasi-eksperimental dilakukan dengan menggunakan teknik kuantitatif. Dalam penelitian ini, desain pretest-posttest digunakan. Di antara 148 populasi yang sudah ada, peneliti memilih sampel sebanyak 50 orang dalam hal ini. Ada kuesioner yang digunakan sebagai alat penelitian. menerapkan uji nonparametrik Menn Whitney sebagai bagian dari pemrosesan data terkomputerisasi. Jika, pada tingkat kepercayaan 0,95%, nilai p kurang dari 0,05, temuan uji statistik dianggap signifikan. P = 0,000 ditemukan sebagai nilai edukasi yang signifikan dalam temuan penelitian. Oleh karena itu, ada hubungan antara edukasi kesehatan dan kontrasepsi intrauterin serta peningkatan tingkat kesadaran di antara PUS di wilayah operasional pusat kesehatan Tomalehu. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran tentang IUD agar orang dapat menggunakan kontrasepsi intrauterin tanpa rasa takut.