Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Studi komparasi antara pembelajaran problem solving dengan discovery learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa Lestari, Dini Anggi; Sormin, Masdelima Azizah; Samosir, Benny Sofyan
Jurnal Pendidik Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidik Indonesia
Publisher : Karoteh Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6129/jpi.v5i2.52

Abstract

This study aims to compare the effects of the Problem Solving and Discovery Learning models on students' mathematical communication skills in grade XI at SMA Aliyah-Washliyah 36 Serbelawan. The sample was randomly selected using random sampling techniques, with class XI MIA I employing the Problem Solving model and class XI MIA II utilizing the Discovery Learning model. Data were collected through observation, documentation, and tests, then analyzed using statistical tests to examine the research hypothesis. The results showed that both learning models had a significant effect on students' mathematical communication skills. The average score for the Problem Solving model was 1.99, while the Discovery Learning model achieved 2.19, indicating a significant difference between the two. This study concludes that both Problem Solving and Discovery Learning are effective in enhancing students' mathematical communication skills, with Discovery Learning yielding slightly better results. These findings recommend teachers select suitable learning models based on students' needs.
Pengaruh pembelajaran drill and practice terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa Tussakynah, Wafiah; Sormin, Masdelima Azizah; Samosir, Benny Sofyan
Jurnal Pendidik Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidik Indonesia
Publisher : Karoteh Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61291/jpi.v5i2.53

Abstract

This study aims to analyze the impact of the Drill and Practice teaching method on students' mathematical problem-solving abilities in quadratic equations and functions in grade XI Perbankan and XI TKR at SMK Negeri 4 Padangsidimpuan. The results show that implementing the Drill and Practice method significantly improved students' mathematical problem-solving abilities. The average initial ability score (pretest) was 59, which was below the mastery level. After learning with the Drill and Practice method, the average score increased to 76, exceeding the mastery level, with an improvement of 17 points. Statistical tests revealed a significant influence of the Drill and Practice method on students' mathematical problem-solving abilities. The t-test calculation produced a tvalue of 26.09, which is greater than the ttable value of 1.70 (tvalue > ttable​). Thus, the hypothesis that the Drill and Practice method positively influences students' mathematical problem-solving abilities is accepted.
PENINGKATKAN KREATIVITAS MATEATIKA SHOLAT SISWA MELALUI PROBING-PROMPTING LEARNING Sormin, Masdelima Azizah; Sormin, Mira Rahmayanti; Sormin, Darliana; Sahara, Nur
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 2 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v7i2.315-319

Abstract

Pentingnya pendidikan matematika bukan hanya di sekolah umum tetapi di sekolah pesantren juga perlu mempelajari matematika. Salah satunya pelajaran ibadah materi sholat, ternyata di dalam setiap gerakan sholat ada nilai-nilai matematika. Dimana, gerakan dalam sholat terdiri dari berdiri tegak lurus dan takbiaratul ihram, rukuk, i’tidal, sujud, duduk, dan salam. Gerakan Sholat ini sendiri bila diperhatikan memiliki bentuk-bentuk sudut pada mata pelajaran trigonometri. Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui Peningkatkan Kreativitas Matematika Sholat Siswa melalui Probing-Prompting Learning.  Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di MAS Pondok Pesantren K. H. Ahmad Dahlan Sipirok. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAS Pondok Pesantren K. H. Ahmad Dahlan Sipirok yang berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, angket dan observasi, alat pengumpulan data yaitu lembar tes, lembar angket dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah analisis data tes, analisis angket, analisis hasil observasi aktivitas siswa, dan analisis hasil observasi kinerja guru. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan terdapat hasil angket kreativitas siswa pada siklus I dengan rata-rata persentase sebesar 59,70% sedangkan rata-rata persentase siklus II sebesar 81,50% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 21,80%. Dilihat dari hasil tes kemampuan kreativitas matematika siswa pada siklus I dengan persentase 70,64% sedangkan siklus II persentase sebesar 87,20% dengan peningkatan persentase sebesar 16,56%. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I rata-rata persentase sebesar 69,50% sedangkan rata-rata persentase siklus II sebesar 80,60% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 11,10%. Hasil observasi kinerja guru pada siklus I rata-rata persentase sebesar 67,05% sedangkan pada siklus II rata-rata persentase sebesar 89,77% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 22,72%. Luaran penelitian ini terdiri dari: Publikasi Ilmiah Jurnal Nasional ber ISSN.
Peningkatkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Pada Materi Matematika Ekonomi di Desa Manunggang Jae Sormin, Masdelima Azizah; Baroroh, Riski; Ginting, Nurmaini; Novitasari, Wiwik; Umar, Kholid; Dalimunthe, Rani Annisa
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 8 No 2 (2025): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian mengidentifikasi peningkatkan ekonomi kreatif masyarakat melalui penerapan materiMatematika Ekonomi di Desa Manunggang Jae. Ekonomi kreatif merupakan sektor yang memiliki potensibesar dalam mengembangkan perekonomian masyarakat, terutama di desa yang memiliki sumber dayaalam dan budaya yang kaya. Salah satu cara untuk meningkatkan ekonomi kreatif adalah denganmengintegrasikan konsep-konsep matematika ekonomi yang dapat membantu masyarakat dalamperencanaan dan pengelolaan usaha kreatif mereka. Jenis penelitian PTK dan Subjeknya masyarakat desamanunggang jae. Teknik pengumpulan data hanya sampai dua siklus. Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa penerapan materi matematika ekonomi dapat memberikan dampak positif terhadappeningkatan pengetahuan ekonomi masyarakat, sehingga mampu memperkuat ekonomi kreatif di DesaManunggang Jae. Dibuktikan dengan hasil pada siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 66,4% dansiklus II sebesar 84,6% dan peningkatan nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 18,2%.Dan berdasarkan observasi langsung kreatif masyarakat mengalami peningkatan dimana siklus Imemperoleh nilai rata-rata 60,71% dan siklus II memperoleh nilai rata-rata sebesar 95% dan peningkatannilai rata-rata sebesar 34,29%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa denganmenerapkan materi matematika ekonomi dapat meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat khususnya didesa manunggang jae kota padangsidimpuan.
Penerapan Metode Learning Start with A Question dalam Meningkatkan Kreativitas Matematika Siswa Sormin, Masdelima Azizah; Siregar, Yulla Anita; Fitriani; Samosir, Benny Sofyan; Novitasari, Wiwik
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v6i1.66678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas matematika siswa melalui penerapan metode Learning Start with A Question (LSQ). Metode LSQ dipilih karena kemampuannya dalam merangsang rasa ingin tahu dan partisipasi aktif siswa melalui pengajuan pertanyaan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus, di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa MTs. Muhammadiyah 29 Kota Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, angket dan observasi, alat pengumpulan data yaitu lembar tes, lembar angket dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah analisis data tes, analisis angket, analisis hasil observasi aktivitas siswa, dan analisis hasil observasi kinerja guru. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan terdapat hasil angket kreativitas belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata persentase sebesar 59,70% sedangkan rata-rata persentase siklus II sebesar 81,50% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 21,80%. Dilihat dari hasil tes belajar matematika pada siklus I dengan persentase 70,64% sedangkan siklus II persentase sebesar 87,20% dengan peningkatan persentase sebesar 16,56%. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I rata-rata persentase sebesar 69,50% sedangkan rata-rata persentase siklus II sebesar 80,60% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 11,10%. Hasil observasi kinerja guru pada siklus I rata-rata persentase sebesar 67,05% sedangkan pada siklus II rata-rata persentase sebesar 89,77% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 22,72%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode LSQ efektif dalam meningkatkan kreativitas matematika siswa, terbukti dari kenaikan signifikan dari Siklus 1 ke Siklus 2. Oleh karena itu, disarankan agar guru mempertimbangkan penggunaan LSQ sebagai alternatif dalam pembelajaran matematika untuk mengembangkan kreativitas siswa. 
Desain LKPD Pendekatan Saintifik Dengan Permainan Teka-Teki Silang Barisan dan Deret Sormin, Masdelima Azizah; Harahap, Kholid Umar; Angraini, Widya Diningrat Sri; Harahap, Amir Solihin
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 5 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i5.3981

Abstract

This study aims to develop Learner Worksheets (LKPD) based on a scientific approach with crossword puzzles on the material of rows and series for class VIII students of SMP Negeri 1 Sipirok. The research used the Research and Development (R&D) method with the subject of class VIII students. The validity test was carried out by three validators consisting of two Mathematics Education lecturers and one junior high school mathematics teacher. The instrument used was a validation questionnaire which included three aspects, namely material, media, and language. Material validation assesses the suitability of LKPD content with the material and approach used, media validation assesses the display component and images, while language validation assesses the suitability of language with EYD rules. The validation results showed a percentage of 87.5% for material aspects, 93.75% for media aspects, and 82.5% for language aspects, all of which were in the “Very Valid” category. Overall, the validity level of the LKPD reached 87.92% (Very Valid), so it was declared feasible to use as teaching material. Overall, the validity level of the LKPD reached 87.92% (Very Valid), so it was declared feasible to use as teaching material. The practicality test was conducted through a questionnaire to students to find out the ease of use of the LKPD. The results showed a percentage of 79.65% with the category “Practical”, which means that the LKPD is easy to use in the learning process. This finding shows that the LKPD based on a scientific approach with a crossword puzzle game on the material of rows and series can increase student involvement and understanding of the material of rows and series.
Analisis Kemampuan Identifikasi Masalah Matematika Mahasiswa PPG Dalam Jabatan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Siregar, Yulia Anita; Fitriani, Fitriani; Lubis, Ainun Mardiyah; Sormin, Masdelima Azizah; Khairunnisah, Khairunnisah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1562

Abstract

Identifikasi masalah merupakan kegiatan awal yang dilakukan dalam proses mencari dan menemukan sumber masalah, dimana seorang guru dituntut mampu melakukan identifikasi masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana mahasiswa PPG dalam jabatan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan mengidentifikasi masalah matematika. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan dokumen hasil penilaian di LMS Space PPG Daljab 2023. Tagihan identifikasi masalah pada siklus 1 dan 2 diunggah ke LMS. Penilaian menggunakan rubrik yang ada di LMS Space PPG Daljab 2023. Seluruh mahasiswa PPG Daljab angkatan 3 matematika tahun 2023 dari Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan adalah subjek dari penelitian ini. Analisis dilakukan menggunakan statistik kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan identifikasi masalah mahasiswa termasuk dalam kategori baik, dimana mahasiswa memberikan solusi terhadap masalah matematika yang terjadi dalam kehidupannya.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DALAM KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR BERHITUNG PADA TINGKAT ANAK SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN PANCURAN PINANG KOTA SIBOLGA Sormin, Masdelima Azizah; Sakinah, Wafiahtus; Nurhasanah, Nurhasanah; Pardede, Janna Khairani
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 7, No 3 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v7i3.418-423

Abstract

The aims of the research are: 1) the beginning of mathematics for elementary school children before tutoring is held, 2) Implementation of tutoring in Pancuran Pinang Village, Sibolga City, 3) Mathematics Learning Results for elementary school children after tutoring for arithmetic is carried out. Classroom Action Research (PTK) with 20 elementary school children as subjects. The object of the research is improving mathematics learning outcomes for elementary level children in numeracy tutoring activities. In this case, the data collection technique used is essay questions and documentation in the form of photos. The data analysis technique is quantitative. Based on calculations after carrying out tutoring for elementary level students in Pancuran Pinang Village, Sibolga City, the results of children's mathematics learning tests were obtained. After giving the test to 20 people at the end of the meeting, cycle I obtained an average score of 70.64 or a percentage of 70.64% and as many as 12 people. Continuing in cycle 2, the results were 80%, namely 87.20% and as many as 19 students. So the increase in children's mathematics learning test results was 16.56%.
PEMBUATAN ALAT PERAGA MATEMATIKA DARI LIMBAH BAHAN ALAM DI DESA SIALOGO KABUPATEN TAPANULI SELATAN Sormin, Masdelima Azizah; Lubis, Jumaita Nopriani; Batubara, Melvariani Syari; Dalimunthe, Lia Rosliana; Sakti, Bima; Manullang, Sakila
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5416

Abstract

Abstract: This Community Service (PKM) focuses on efforts to improve the quality of mathematics learning in Sialogo Village, South Tapanuli Regency, through the utilization of natural waste materials. The aim of this activity is to empower teachers and parents in creating affordable, creative, and contextual mathematics teaching aids by utilizing neglected local resources. The implementation method includes three main stages: (1) Identification and socialization, namely a needs survey and introduction to the concept of teaching aids from waste; (2) Training and mentoring, where participants are invited to directly design and make teaching aids such as "Fraction Boards from Areca Nut Trunks", "Counting Boards from Salak Seeds", and "Geoboards from Used Wood"; and (3) Implementation and evaluation, in the form of simulations of the use of teaching aids in the classroom and reflection discussions. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of the importance of learning media. This was proven by the creation of 15 types of innovative teaching aids that could be directly applied. The enthusiasm of teachers and parents was very high, which was marked by their commitment to continue developing and using these teaching aids. This activity not only provides practical solutions to limited learning facilities but also instills environmental values and local wisdom through waste utilization.            Keywords: Teaching Aids, Natural Waste, Mathematics, Community Empowerment, Contextual Learning. Abstrak: Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada upaya peningkatan kualitas pembelajaran matematika di Desa Sialogo, Kabupaten Tapanuli Selatan, melalui pemanfaatan limbah bahan alam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan guru dan orang tua dalam menciptakan alat peraga matematika yang murah, kreatif, dan kontekstual dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang terabaikan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap utama: (1) Identifikasi dan sosialisasi, yaitu survey kebutuhan dan pengenalan konsep alat peraga dari limbah; (2) Pelatihan dan pendampingan, di mana peserta diajak secara langsung merancang dan membuat alat peraga seperti "Papan Pecahan dari Batang Pinang", "Papan Hitung dari Bijih Salak", dan "Geoboard dari Kayu Bekas"; serta (3) Implementasi dan evaluasi, berupa simulasi penggunaan alat peraga di kelas dan diskusi refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta tentang pentingnya media pembelajaran. Terbukti dengan terciptanya 15 jenis alat peraga inovatif yang langsung dapat diaplikasikan. Antusiasme guru dan orang tua sangat tinggi, yang ditandai dengan komitmen mereka untuk terus mengembangkan dan menggunakan alat peraga tersebut. Kegiatan ini tidak hanya menyediakan solusi praktis untuk keterbatasan sarana belajar tetapi juga menanamkan nilai cinta lingkungan dan kearifan lokal melalui pemanfaatan limbah.Kata kunci: Alat Peraga, Limbah Alam, Matematika, Pemberdayaan Masyarakat, Pembelajaran Kontekstual.
WORKSHOP PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MATEMATIKA Panggabean, Nur Sahara; Sormin, Masdelima Azizah; Agustina, Lisna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v2i1.40-44

Abstract

Paradigma terhadap sulitnya belajar matematika seolah menjadi kelaziman bagi siswa dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas. Kreativitas guru dalam melaksanakan pembelajaran dikelas sangat menentukan terhadap pencapaian keberhasilan siswa dalam menerima materi yang diajarkan. Sebagai guru yang kreatif tentunya harus memiliki skill di bidangnya agar siswa yang diajarkan berhasil guna dalam proses pembelajarannya. Pemanfaatan media pembelajaran dalam matematika tentunya menjadi sebuah kreativitas yang harus dimiliki oleh guru matematika sebab dengan penguasaan dan penggunaan media tersebut diharapkan siswa merasa ikut memiliki pelajaran yang disampaikan oleh guru. Saat ini, program computer dalam pembelajaran matematika merupakan keniscayaan. Salah satu program computer yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika adalah GeoGebra. GeoGebra adalah program dinamis yang dengan beragam fasilitasnya dapat dimanfaatkan sebagi media pembelajaran matematika untuk mendemonstrasikan atau memvisualisasikan konsep – konsp matematika serta sebagi alat bantu untuk mengkonstruksi konsep – konsep matemtika. Namun, tidak semua guru matematika mampu dan cakap dalam memanfaatkan media pembelajaran GeoGebra. GeoGebra merupakan aplikasi yang mudah untuk dipahami oleh siswa dan dapat digunakan hampir untuk semua materi yang ada dalam matematika sehingga dengan menggunakan aplikasi ini siswa tidak merasa monoton dalam proses belajar mengajar di kelas. Anggapan siswa tehadap matematika yang sulit akan hilang seiring dengan skill yang akan mereka miliki dengan pemanfaatan GeoGebra ini.   Artikel ini menyajikan uraian bagaimana pengabdi menerapkan GeoGebra dalam setiap pembelaran matematika.Target kegiatan ini adalah guru-guru matematika di Tapanuli Selatan. Jumlah peserta workshop sebanyak 16 orang. Tempat pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sipirok. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode  eksperimental dan pendampingan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu memberi informasi dan pengetahuan bagaimana memanfaatkan media pembelajaran matematika sehingga menjadi sebuah pelajaran yang menyenangkan bagi guru dalam membelajarkannya.Kata Kunci : GeoGebra, Matematika