Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN KERAJINAN DAUR ULANG SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN DI DESA MEKAR DAMAI Ahmadi, Alpan; Nurul Azma; Era Junia; Meta Septiana; Bq. Nuramalina; Miftahul Jannah; Ahmadi; Riska Julianti; Januar
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v3i4.297

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi isu lingkungan yang krusial di berbagai wilayah, termasuk di Desa Mekar Damai. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah menyebabkan penumpukan limbah yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memanfaatkan sampah anorganik menjadi produk kerajinan bernilai guna. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lingkungan, pemberian edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah, serta praktik langsung pembuatan kerajinan dari bahan daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap pengelolaan sampah serta munculnya kreativitas dalam mengolah limbah menjadi produk sederhana yang bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk perilaku peduli lingkungan serta mendorong keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Interaksi Pembaca dan Narasi Interaktif dalam Sastra Digital: Kajian Resepsi pada Aplikasi Webnovel Ahmadi, Alpan; Murtafiah, Wahidatul
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transformation of literature from print to digital platforms has altered the ontology of texts and the position of the reader. The Webnovel application introduces real-time interactivity features, such as paragraph-level comments and voting systems, allowing readers to participate directly in the storytelling process. This study aims to analyze the forms of reader interaction and how such interactivity influences narrative construction in digital literature through the lens of reception aesthetics. This study employs a qualitative approach with digital ethnography. Research data, consisting of reader comments and narrative fragments, were purposively sampled from popular ongoing works on the Webnovel app. Analysis was conducted by applying Wolfgang Iser's reception theory, specifically the concept of "indeterminacy" within the digital space. The findings indicate that reader reception on Webnovel is no longer private but rather performative and collective. Active readers fill narrative gaps instantaneously via comment sections, which in turn function as a "compass" for authors in determining plot direction, character consistency, and conflict resolution. This phenomenon marks a shift in narrative authority from a single author to a collaborative negotiation between the writer and the reader community. Interactivity on digital platforms has birthed a new aesthetic in literature, where the text becomes a fluid entity that is constantly evolving based on social dynamics in cyberspace.
Aspek Sosial Budaya Masyarakat Suku Sasak Lombok dan Nilai Pendidikan Novel Sri Rinjani Karya Eva Nourma (Sebuah Kajian Sosiologi Sastra) Ahmadi, Alpan; Syafutri, Husni Dwi
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v5i1.198

Abstract

Novel merupakan salah satu bentuk karya sastra yang menggambarkan sosial budaya masyarakat di kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan 1) latar belakang sosial budaya pengarang; 2) aspek sosial budaya novel Sri Rinjani; dan 3) nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Sri Rinjani karya Eva Nourma. Penelitian ini merupakan penelitian deskripfif kualitatif. Metode yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu; 1) Secara sosio-historis pengarang, karya Eva Nourma bernuansa kearifan lokal bahkan multikultural dengan menjadikan suku Sasak sebagai ikon penciptaannya; 2) aspek sosial budaya masyarakat Sasak meliputi pekerjaan sebagai petani, nelayan, buruh kasar, pemecah batu, dan pengembala. Tingkat pendidikan dan taraf hidup masyarakat Sasak di pedesaan masih rendah. Adat atau kebiasaan masyarakat Sasak melestarikan budaya Bau Nyale. Masyarakat Sasak mayoritas beragama Islam sebagaimana Lombok diberi gelar Pulau Seribu Masjid dan Serambi Madinah. Dan masyarakat Sasak meyakini bahwa nyale bisa sebagai obat, perekat manusia, azimat, dan mendekatkan jodoh; 3) Nilai pendidikan pada novel Sri Rinjani adalah religius meliputi; pelaksanakan sholat. Nilai sosial meliputi; sikap kepedulian terhadap masyarakat lemah, sikap tolong menolong, dan sikap tanggungjawab. Karakter meliputi; religius, kerja keras, peduli sosial, dan tanggung jawab. Adat/budaya meliputi; kebiasaan masyarakat dalam tradisi Bau Nyale yang mencerminkan perdamaian dan kepedulian terhadap budaya sendiri serta membangun Berugak sebagai tempat menjamu tamu dan bercengkerama dengan keluarga.
PERLAWANAN RAKYAT DALAM PUISI “HARI ITU AKU AKAN BERSIUL-SIUL” KARYA WIJI THUKUL (KAJIAN KRITIK PASCAKOLONIAL) Sifatul Haeriyah; Samsul Hakim; Ahmadi, Alpan
BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begibung.v4i1.325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi “Hari Itu Aku Akan Bersiul-siul” karya Wiji Thukul dengan menggunakan pendekatan pascakolonial Homi K. Bhabha, khususnya konsep mimikri. Puisi ini merepresentasikan kritik terhadap sistem politik Orde Baru yang otoriter serta praktik demokrasi semu yang tidak berpihak pada rakyat kecil. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik membaca tekun (close reading) terhadap teks puisi untuk mengungkap makna tersurat dan tersirat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan-tindakan simbolik dalam puisi, seperti memilih tetap di rumah, melakukan aktivitas domestik, dan menolak memberikan suara, merupakan bentuk perlawanan pasif yang dapat dipahami sebagai praktik mimikri. Dalam perspektif pascakolonial, mimikri tersebut memperlihatkan peniruan sistem demokrasi yang tidak pernah sepenuhnya patuh dan justru bersifat subversif terhadap kekuasaan. Puisi ini menegaskan bahwa kolonialisme modern tidak lagi hadir dalam bentuk penjajahan fisik, melainkan melalui dominasi politik dan ekonomi oleh elite lokal. Dengan demikian, puisi Wiji Thukul berfungsi sebagai media kritik sosial dan sarana resistensi budaya masyarakat pascakolonial.