Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Masa Pandemi Covid-19 di SDN 4 Bendungan Wates Kulon Progo Fuadah, Riqotul; Soleha, Maratus; Zulfikar, Muhammad; Hayani, Aida
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2022.22-01

Abstract

Pada saat ini seluruh negara dilanda pandemi Covid-19, hal ini juga telah mengubah kebiasaan masyarakat sehingga dengan adanya pandemi mempengaruhi dunia pendidikan, tidak terkecuali dengan pembelajan PAI. Pembelajaran PAI mempunyai peran yang penting untuk para siswa saat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Karena pada hakikatnya bahwa PAI merupakan pelajaran yang mengajarkan tentang keimanan, pemahaman, penghayatan, dan juga pengalaman para siswa tentang agama islam. Tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui bagaimana perencanaan pembelajaran PAI pada saat pandemi Covid-19, kondisi pembelajaran PAI pada saat pandemi Covid-19, dan juga problematika pembelajaran PAI pada saat pandemi Covid-19 di SDN 4 Bendungan. Dari hal tersebut, terdapat beberapa implikasi diantaranya adalah dampak BDR terhadap sekolah, pengajar, murid, dan wali murid. Sehingga terdapat beberapa narasumber yang mewakilkan sekolah, pengajar, murid, dan wali murid di SD Negeri 4 Bendungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian kualitatif pengumpulan data dilakukan pada natural setting (kondisi yang alamiah). Data dikumpulkan menggunakan wawancara yang bersifat terbuka. Wawancara pada wali murid melalui aplikasi WhatsApp terkait dengan kendala yang terlihat saat pembelajaran di masa pandemi. Sehingga dari pembahasan tersebut, kita dapat mengetahui problematika yang dialami oleh sekolah, pengajar, murid dan wali murid di SD Negeri 4 Bendungan Responden penelitian ini adalah guru PAI, kepala sekolah, wali murid dan dua orang siswa SD Negeri 4 Bendungan.
Sosialisasi Cegah Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita di Desa Bojong, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang Cahya, Rahmawati Dwi; Rosnaeni, Febriana; Safitri, Safitri; Sandi, Amalia; Zulyarti, Zulyarti; Sukmaningtias, Nanda; Soleha, Maratus; Idayanti, Idayanti; Titasari, Ilma Silvia; Muqoddas, Muhammad Faqih; Rafly, M.; Pasha, Aldi Hakim; Salim, Ahmad
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(2).77-82

Abstract

Stunting atau pendek merupakan suatu kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekuranan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK) sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Prevalensi stunting di indonesia sebanyak 21,6%. Target penurunan stunting di Indonesia ditetapkan sebesar 14% pada tahun 2024. Salah satu upaya penanggulangan stunting pada balita adalah dengan edukasi kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pencegahan stunting, serta edukasi dalam pemberian makanan tambahan (PMT) dengan memanfaatkan bahan makanan berasal dari lokal, metode yang digunakan adalah ceamah dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Keberhasilan kegiatan sosialisasi terlihat dari antusiasme dari peserta yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi. Masyarakat di Desa Bojong aktif berpartisipasi dalan kegiatan yang dilakukan yang mana peserta melakukan feedback (diskusi tanya jawab) terkait dengan materi yang telah disampaikan oleh narasumber. Kata kunci: Sosialisasi, Stunting, PMT
OPTIMALISASI BANK SAMPAH, KELOMPOK WANITA TANI, DAN POS PEMBINAAN TERPADU DENGAN PERSPEKTIF AL-ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN Soleha, Maratus; Maeda, Serly; Fitriyani, Fitriyani; Asy-Syifa, Zahwa Zia; Nurhidayati, Aulia; Putri, Dhea Ananda; Rahman, Ibadu; Mardani, Muhammad; Muthmainnah, Yulianti; Hastomo, Widi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29739

Abstract

Abstrak: Pengelolaan sampah dan ketahanan pangan berbasis komunitas masih menghadapi tantangan seperti rendahnya kesadaran masyarakat, minimnya pemanfaatan teknologi, serta kurangnya integrasi nilai-nilai Islam dalam praktik lingkungan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah serta pertanian berkelanjutan melalui pendekatan berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Metode yang digunakan yaitu Participatory Action Research, serta implementasi sistem digital pada bank sampah dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Program ini melibatkan 85 peserta dari RW 08 Cirendeu, Ciputat Timur, yang terdiri dari pengurus bank sampah dan anggota KWT. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui survei pre-test dan post-test, wawancara mendalam, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat sebesar 70%, peningkatan pendapatan anggota KWT sebesar 25%, serta penurunan volume sampah tidak terkelola sebesar 35%. Selain itu, 80% anggota KWT mulai menggunakan pupuk organik dan 75% peserta memahami konsep AIK dalam pengelolaan lingkungan. Dengan strategi keberlanjutan yang mencakup kemitraan dengan lembaga Muhammadiyah dan sistem insentif digital, program ini diharapkan dapat terus berjalan secara mandiri dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyaraka.Abstract: Community-based waste management and food security continue to face challenges such as low public awareness, limited use of technology, and lack of integration of Islamic values into environmental practices. This program aims to enhance community understanding and skills in waste management and sustainable agriculture through an Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK)-based approach. The methodology employed is Participatory Action Research (PAR), combined with the implementation of a digital system for the waste bank and Women's Farming Group (KWT). The program involved 85 participants from RW 08 Cirendeu, Ciputat Timur, including waste bank administrators and KWT members. Success was evaluated through pre-test and post-test surveys, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGD). The evaluation results showed a 70% increase in community awareness and participation, a 25% rise in KWT members' income, and a 35% reduction in unmanaged waste volume. Additionally, 80% of KWT members adopted organic fertilizers, and 75% of participants gained a deeper understanding of AIK concepts in environmental management. With sustainability strategies that include partnerships with Muhammadiyah institutions and a digital incentive system, this program is expected to continue independently and create a lasting positive impact on the community.