Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGENAL PERTOLONGAN PERTAMA : EDUKASI SISWA SD LEWAT KEGIATAN INTERAKTIF Sari, Dessy Erliani Mugita; Zulkarya, Luvita Gabriel; Pujiastuti, Endra; Islamiyati, Ricka; Setyawati, Putri; Dewi, Syawwalina; Hidayah, Siti Nur; Cahyani, Putri Ragita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i4.575

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa, terutama dalam keterampilan pertolongan pertama dasar, sebuah pendekatan edukatif yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Januari 2025 dan melibatkan 60 siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri 2 Kandang Mas. Pertolongan pertama (P3K) merupakan upaya awal yang sangat penting dalam mencegah kondisi korban memburuk sebelum menerima pertolongan medis lebih lanjut. Namun, pemahaman tentang pertolongan pertama di kalangan siswa sekolah dasar masih sangat terbatas, terutama dalam mengenali keadaan darurat ringan dan tindakan awal yang tepat. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya pelatihan atau pendidikan sistematis tentang pertolongan pertama di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama, Kudus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi interaktif bertema "Memahami Pertolongan Pertama" yang ditujukan kepada siswa SD Negeri 02 Kandangmas, Kudus. Kegiatan edukasi dilaksanakan oleh mahasiswa program studi S1-Farmasi Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus melalui serangkaian persiapan survei lokasi, penyiapan materi edukasi, penyediaan alat peraga, media simulasi, dan konsumsi mahasiswa. Tahap pelaksanaan, yang meliputi ceramah interaktif, simulasi langsung tindakan pertolongan pertama seperti penanganan luka ringan, luka bakar, epilepsi, mimisan, pingsan dan tersedak. serta permainan edukatif untuk mempertajam pemahaman mahasiswa. Tahap evaluasi, yang dilaksanakan melalui kuis, tanya jawab, dan observasi langsung keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa yang signifikan, ditandai dengan kemampuan mereka menyebutkan langkah-langkah penanganan luka ringan dan memperagakan teknik dasar pertolongan pertama secara mandiri melalui simulasi.
Peran Edukasi Penggunaan Obat Melalui Kegiatan DAGUSIBU bagi Peningkatan Pengetahuan Siswa MTs Miftahul Ulum Kudus Sukarno, Sukarno; Rahmawaty, Annis; Hidayati, Rakhmi; Sugiarti, Lilis; Islamiyati, Ricka; Pratitis, Mera Putri; Firmansyah, Gunawan; Pujiastuti, Endra; Wachid, Abdul; Annur, Zahroh Sayyidah; Anggorowati, Angelica Dinar; Dhita, Ananda Rahma; Astuti, Enggar Dwi; Revalina, Linda; Azlina, Putri Nirma
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.81

Abstract

Rendahnya tingkat pengetahuan dan literasi masyarakat mengenai penggunaan obat masih menjadi persoalan penting dalam bidang kesehatan. Banyak individu yang belum memahami cara memperoleh obat dengan benar, membaca aturan pakai, menentukan dosis yang tepat, menyimpan obat sesuai standar, maupun membuang obat kedaluwarsa secara aman. Keadaan tersebut tidak hanya berdampak pada keamanan dan efektivitas terapi, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan yang lebih luas, termasuk efek samping, kegagalan pengobatan, hingga pencemaran lingkungan. Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) hadir sebagai upaya untuk memperbaiki perilaku pengelolaan obat melalui peningkatan pengetahuan yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas edukasi DAGUSIBU dalam meningkatkan pengetahuan khususnya Siswa MTs Miftahul Ulum Kudus terhadap penggunaan obat. Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini berupa pemberian edukasi melalui kegiatan DAGUSIBU. materi edukasi DAGUSIBU disajikan dalam bentuk slide dan leaflet. Peningkatan pengetahuan diketahui dari penyebaran instrumen pretest–posttest dalam 3 soal pilihan dan essay singkat yang berisikan pengetahuan dasar mengenai DAGUSIBU. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi DAGUSIBU mampu meningkatkan pengetahuan Siswa MTs Miftahul Ulum Kudus terhadap penggunaan obat. Soal 1 meningkat dari 6 siswa benar menjadi 57 siswa benar, Soal 2 meningkat dari 10 siswa benar menjadi 60 siswa benar dan Soal 3 meningkat dari 0 siswa benar menjadi 63 siswa benar. Kesimpulan edukasi DAGUSIBU menjadi pendekatan yang relevan dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan obat.