Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK BERITA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PROYEKTOR PADA SISWA KELAS X SMA SWASTA KAMPUS TELUKDALAM TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014. Anita Zagoto
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.386 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menyimak berita melalui penggunaan media proyektor di SMA Swasta Kampus Telukdalam Tahun Pembelajaran 2013/2014. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-A Semester I SMA Swasta Kampus Telukdalam Tahun Pembelajaran 2013/2014 yang berjumlah 50 orang dan terdiri dari 21 orang laki-laki dan 29 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan berbagai instrumen yaitu, lembar observasi, tes menyimak berita dan angket.Hasil penelitian yang diperoleh pada siklus I adalah 48% siswa yang tidak terlibat aktif pada pertemuan pertama dan 30% pada pertemuan kedua. Siswa yang terlibat aktif dalam pembelajaran pada pertemuan pertama 76,87% sedangkan pada pertemuan kedua adalah 82,50%. Hasil pengamatan untuk peneliti adalah 85.71% pada pertemuan pertama dan 92,85% pada pertemuan kedua. Rata-rata nilai siswa pada tes menyimak berita pada siklus I ini adalah 65,46 dengan persentase 87,45%. Pada siklus II siswa yang tidak terlibat aktif dalam pembelajaran adalah 16 % pada pertemuan pertama dan 6 % pada pertemuan kedua. Persentase siswa yang terlibat aktif dalam pembelajaran adalah 86.75% pada pertemuan pertama dan 89,87% pada pertemuan kedua. Rata-rata nilai siswa pada tes menyimak adalah 88,28 dengan persentase ketuntasan 92%. Hasil angket pada akhir siklus II berkategori sangat baik dengan persentase 90,17%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan proyektor dalam pembelajaran maka keterampilan siswa menyimak berita dapat meningkat serta menciptakan pembelajaran yangberkualitas. Sebaiknya guru dapat menguasai media yang digunakan dalam pembelajaran agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar sehingga tercipta suasana yang menyenangkan.
PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP ETOS KERJA GURU DI SMA SWASTA KAMPUS TELUKDALAM. Anita Zagoto
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.273 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap etos kerja guru di SMA Swasta Kampus Telukdalam. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Kampus Telukdalam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar di SMA Swasta Kampus Telukdalam yang berjumlah 20 orang dan dijadikan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner (angket) dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini menyimpulkan (1). Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel kompensasi (X1) terhadap etos kerja (Y), dengan nilai koefisien korelasi determinasi sebesar 0.362 atau 36,2%, (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel motivasi (X2) terhadap etos kerja (Y) dengan nilai koefisien korelasi determinasi sebesar 0.462 atau 46,2%, (3). Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel kompensasi dan motivasi secara bersama-sama terhadap etos kerja. Dengan nilai korelasi sebesar 0.463 atau 46,3%.
ANALISIS MAKNA UNGKAPAN DALAM BAHASA GAUL DI BUNGKUSAN PERMEN “KIS” Anita Zagoto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.068 KB)

Abstract

This research is motivated by the uniqueness found among teenagers and the expressions in the kis candy package, which are often used by teenagers to represent their feelings. which is a concern for various phenomena starting from the smallest things such as the expression contained in the kis candy package. Small things but can give meaning to others. Therefore, researchers conducted a study to find out what meanings contained in the kis candy package. With the aim of research to describe the meaning in slang contained in the kis candy package. By using a descriptive approach and method. The results of this study have been found by researchers that have data as many as 70 expressions contained in the candy kis package where the expressions are divided into several types of meanings, namely: (1) the emotive meaning contained in the candy package as many as 26 expressions (2) the pictorial meaning contained in the candy package. in the candy kis package as many as 26 expressions (3) the central meaning contained in the kis candy package as many as 18 expressions. Results Based on the research, it is recommended to: (1) It is recommended that today's teenagers understand a slang expression contained in candy packages and be able to give meaning according to the context. (2) It is suggested to the reader to understand the meaning of the word. (3) It is recommended to kis candy product companies that the expressions contained in the candy packages should not be the same in every single package.
PELESTARIAN BAHASA NIAS SEBAGAI PILAR EKONOMI: PERAN DIALEK LI NIHA RAYA DALAM KONJUNGSI KOORDINATIF, SUBORDINATIF, PADA KEARIFAN LOKAL NIAS SELATAN Zagoto, Anita; Sarumaha, Murnihati; Zagoto, Hemat; Trielman Lature, Raihfan; Karia Buulolo, Niscaya Putri; Laia, Maria Septyani
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa daerah merupakan pilar penting dalam pelestarian budaya dan identitas suatu komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dialek Li Niha Raya dalam penggunaan konjungsi koordinatif dan subordinatif sebagai media penyampai nilai-nilai kearifan lokal di Nias Selatan, serta hubungannya dengan penguatan ekonomi berbasis budaya. Fokus penelitian ini terletak pada bagaimana struktur kalimat, khususnya penggunaan konjungsi seperti “dan”, “atau”, “karena”, dan “agar”, mengandung makna sosial dan ekonomi dalam narasi masyarakat lokal, terutama dalam praktik gotong royong (möi mamasua ba laza), pembagian hasil panen, dan komunikasi adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta dokumentasi teks lisan dan tulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konjungsi dalam dialek Nias tidak hanya membentuk struktur kalimat, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan penyampaian nilai-nilai seperti solidaritas, keadilan, dan tujuan bersama yang menjadi fondasi ekonomi lokal. Selain itu, bahasa daerah juga terbukti memiliki peran dalam promosi pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya. Oleh karena itu, pelestarian dialek Li Niha Raya tidak hanya menjadi tanggung jawab linguistik, tetapi juga strategi penguatan ekonomi lokal melalui edukasi, digitalisasi, dan pengembangan potensi pariwisata budaya di Nias Selatan.