Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Gambaran lingkar perut, indeks massa tubuh dan kadar asam urat : - Yasri, dwiyulia; Ramadhani, Khairini; Fasrini, Ulya Uti; Desmawati; Yusri, Elfira
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 8 No 1 (2023): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v8i1.1056

Abstract

Introduction: Increasing levels of uric acid (hyperuricemia) are associated with the incidence of obesity. Abdominal circumference and body mass index are commonly used indicators for obesity. This study aims to determine the description of abdominal circumference, body mass index, and uric acid levels in the staff of the Faculty of Medicine, Andalas University. Methods: This descriptive study used a cross-sectional design. A total of 41 research subjects from the secondary data obtained were staff at the Faculty of Medicine, Andalas University. The data consisted of age, sex, abdominal circumference, height, weight, and uric acid. The data was processed to see the frequency distribution of the research variables using univariate analysis. Results: The results of this study found that more than half of the research subjects were female, namely 28 (68.3%), and were in the age range of 26-45 years (65.9%). The study subjects who were categorized as central obesity and overweight were 65.85% and 73.17%, respectively. However, most of the research subjects had normal uric acid levels (82.93%).
Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Berorganisasi pada Siswa SMAN 11 Pekanbaru Deswarta Des; Sanusi Ariyanto; Desmawati
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT: IJTIMA' Vol. 1 No. 1 (2024): Apr 2024
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ijtima.2024.16767

Abstract

Sekolah memiliki tanggung jawab penuh dalam membekali siswa dengan nilai-nilai sesuai kebutuhan dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja. Untuk dapat berorganisasi dan bekerja sesuai kebutuhan dunia kerja, selain penguasaan hard skill, juga penguasaan soft skill, Pada jenjang pendidikan tinggi dalam pembentukan karakter perlu diberikan pengetahuan dan pendidikan yang memadai melalui pengabdian ini dengan program pelatihan kepemimpinan dan manajemen organisasi ini diharapkan dapat membentuk karakter dan sikap pentingnya memahami program dan lingkungan sekolah dan menjadi motivasi tersendiri pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertempat Di SMAN 11 Pekanbaru. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Siswa SMAN 11 Pekanbaru yang aktif organisasi. Adapun Permasalahan yang ada yaitu banyaknya siswa yang belum memahami pentingnya kepemimpinan dan manajemen berorganisasi. Banyak yang hanya belajar disekolah saja kemudian pulang kerumah. Maka perlu untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi dengan pelatihan ini. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan siswa terkait kepemimpinan dan manajemen organisasi. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan ini adalah membuat rencana kegiatan pengabdian pada masyarakat yang meliputi tahap persiapan, perencanaan dan pelaksanaan. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bisa membantu para siswa dalam meningkatkan pengetahuan mengenai manajemen dan kepemimpinan sehingga bisa memberikan manfaat didunia kerja nantinya
Breastfeeding Patterns in Stunted and Not Stunted Toddlers Using Infant Feeding Area Graphs in the Working Area of the Pagambiran Health Center, Padang Sari, Maharani Permata; Yusrawati; Afdal; Desmawati; Arni Amir; Finny Fitry Yani
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 3 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v3i3.8469

Abstract

One of the nutritional problems of children in Indonesia is stunting. Fulfillment of nutrition in the first 1,000 days of life is related to stunting. WHO recommends breastfeeding and breastfeeding as a method of feeding babies to achieve optimal growth and development. This descriptive study aims to provide an overview of the feeding practices of stunted and non-stunting toddlers as seen in the feeding history included in the Toddler Feeding Area Chart from 0-6 months of age. This research found that giving breast milk alone to stunted toddlers (52.17%) was lower than non-stunting toddlers (66.67%), and the most common feeding pattern for stunted toddlers was formula milk.
Gambaran lingkar perut, indeks massa tubuh dan kadar asam urat : - Yasri, dwiyulia; Ramadhani, Khairini; Fasrini, Ulya Uti; Desmawati; Yusri, Elfira
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 8 No 1 (2023): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v8i1.1056

Abstract

Introduction: Increasing levels of uric acid (hyperuricemia) are associated with the incidence of obesity. Abdominal circumference and body mass index are commonly used indicators for obesity. This study aims to determine the description of abdominal circumference, body mass index, and uric acid levels in the staff of the Faculty of Medicine, Andalas University. Methods: This descriptive study used a cross-sectional design. A total of 41 research subjects from the secondary data obtained were staff at the Faculty of Medicine, Andalas University. The data consisted of age, sex, abdominal circumference, height, weight, and uric acid. The data was processed to see the frequency distribution of the research variables using univariate analysis. Results: The results of this study found that more than half of the research subjects were female, namely 28 (68.3%), and were in the age range of 26-45 years (65.9%). The study subjects who were categorized as central obesity and overweight were 65.85% and 73.17%, respectively. However, most of the research subjects had normal uric acid levels (82.93%).
Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Berorganisasi pada Siswa SMAN 11 Pekanbaru Des, Deswarta; Ariyanto, Sanusi; Desmawati
IJTIMA': JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ijtima.2024.16767

Abstract

Sekolah memiliki tanggung jawab penuh dalam membekali siswa dengan nilai-nilai sesuai kebutuhan dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja. Untuk dapat berorganisasi dan bekerja sesuai kebutuhan dunia kerja, selain penguasaan hard skill, juga penguasaan soft skill, Pada jenjang pendidikan tinggi dalam pembentukan karakter perlu diberikan pengetahuan dan pendidikan yang memadai melalui pengabdian ini dengan program pelatihan kepemimpinan dan manajemen organisasi ini diharapkan dapat membentuk karakter dan sikap pentingnya memahami program dan lingkungan sekolah dan menjadi motivasi tersendiri pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertempat Di SMAN 11 Pekanbaru. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Siswa SMAN 11 Pekanbaru yang aktif organisasi. Adapun Permasalahan yang ada yaitu banyaknya siswa yang belum memahami pentingnya kepemimpinan dan manajemen berorganisasi. Banyak yang hanya belajar disekolah saja kemudian pulang kerumah. Maka perlu untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi dengan pelatihan ini. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan siswa terkait kepemimpinan dan manajemen organisasi. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan ini adalah membuat rencana kegiatan pengabdian pada masyarakat yang meliputi tahap persiapan, perencanaan dan pelaksanaan. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bisa membantu para siswa dalam meningkatkan pengetahuan mengenai manajemen dan kepemimpinan sehingga bisa memberikan manfaat didunia kerja nantinya
Evaluasi Total Quality Management Perspektif Deming, Juran, dan Crosby dalam Pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Desmawati; Subandi Subandi; Deden Makbuloh; Ahmad Fauzan
SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): January - March | SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/sakalima.v3i1.510

Abstract

This study aims to evaluate Total Quality Management (TQM) from the perspectives of Deming, Juran, and Crosby in improving educational quality at Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). The urgency of this study is grounded in the need for PKBM, as a community-based non-formal education institution, to strengthen service quality, institutional accountability, tutor competence, stakeholder participation, and continuous improvement culture. This study employed a qualitative literature review with an evaluative-conceptual approach by synthesizing theoretical works, empirical studies, and policy-oriented literature related to TQM, quality assurance, non-formal education, and Community Learning Centres. The analysis was conducted through thematic synthesis by mapping Deming’s principles of systemic leadership and continuous improvement, Juran’s quality trilogy of planning, control, and improvement, and Crosby’s principles of conformance to requirements, prevention, and zero defects. The findings indicate that the three perspectives offer complementary contributions to PKBM quality improvement. Deming strengthens process orientation and sustainable quality culture; Juran provides a structured mechanism for quality planning, monitoring, and institutional improvement; while Crosby reinforces service consistency, administrative accuracy, and prevention of quality failure. This study concludes that TQM can serve as a contextual evaluation framework for improving PKBM governance, learning services, tutor professionalism, learner satisfaction, and stakeholder trust. The implication of this study is that PKBM managers and policymakers need to develop clearer quality standards, strengthen internal evaluation, improve tutor capacity, and institutionalize continuous improvement as the basis of non-formal education quality management.
Manajemen Strategis Berbasis Data dan Transformasi Digital dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan: Systematic Literature Review Desmawati; Erlian Eka Damayanti; Evi Gusliana; Nirva Diana; Aan Komariah; Badrudin
SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): January - March | SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/sakalima.v3i1.584

Abstract

This study aims to synthesize the literature on data-driven strategic management and digital transformation in improving educational quality. This review is important because educational institutions are increasingly required to make evidence-based decisions, integrate information systems, and transform data into impactful improvement strategies. The method employed was a Systematic Literature Review by adapting PRISMA 2020 and PRISMA-S. The literature search was conducted through Scopus, Web of Science, ERIC, DOAJ, Crossref, Google Scholar, Garuda/SINTA, and official Indonesian policy sources using keywords related to data-driven decision making, data-based planning, strategic educational management, digital transformation, Rapor Pendidikan, and educational quality. From 773 initial records, 153 duplicates were removed, 620 documents were screened, 144 full-text documents were assessed for eligibility, and 35 core documents were thematically analyzed. The findings indicate that data-driven educational quality improvement requires the integration of quality diagnosis, data interpretation, strategy formulation, digital program implementation, impact evaluation, and continuous correction. Key enabling factors include digital leadership, teachers’ data literacy, collaborative culture, data validity, technological infrastructure, and policy support. The main barriers include administrative orientation, fragmentation of information systems, gaps in analytical capacity, organizational resistance, and data ethics risks. This review proposes the SIGAP-DIGITAL model as a conceptual contribution to evidence-based educational quality governance.