Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS GERAKAN LITERASI POJOK BACA KELAS TERHADAP EKSISTENSI DAYABACA ANAK DI SEKOLAH DASAR Aswat, Hijrawatil; Nurmaya G, Andi Lely
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.302

Abstract

Program Gerakan Literasi Sekolah Kemendikbud mengartikan kemampuan berliterasi sebagai kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai kegiatan, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan atau berbicara. Salah satu akses literasi ini adalah pojok baca kelas sebagai perpustakaan mini yang dihadirkan dalam kelas sehingga lebih mendekatkan dan mengakrabkan lagi siswa dengan bahan bacaannya. Penelitian ini dilakukan di 3 kecamatan Kota Baubau yang terdiri dari 16 Sekolah Dasar, Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulandata yaitu observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan literasi pojok baca kelas belum terlaksana secara menyeluruh karena hanya ada 3 sekolah yang memiliki pojok baca kelas masing-masing  1 sampai 2 kelas saja pojok bacanya. Padahal seruan ini sudah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun 2015 untuk mengembalikan budaya baca anak, alasan yang mendasar oleh sekolah adalah keterbatasan dana dan minimnya pengalaman dalam mendesain pojok baca kelas. Dilihat dari eksistensi daya baca anak memberikan gambaran bahwa siswa sangat menyambut baik kehadiran pojok baca di kelasnya ditandai dengan aktivitas dan antusias siswa dalam membaca buku bacaan sebelum pelajaran dimulai dan pada saat jam istrahat.
Integrasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) ERA 4.0 Pada Pembelajaran Berbasis Tematik Integratif Di Sekolah Dasar Onde, Mitrakasih La ode; Aswat, Hijrawatil; B, Fitriani; Sari, Eka Rosmitha
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.321

Abstract

Penguatan Pendidikan karakter menjadi perhatian utama di era revolusi industry, dimana dunia anak mulai dipengaruhi oleh tekhnologi yang juga membawa dampak negatif bagi anak jika control guru dan orang tua lepas kendali. Penguatan Pendidikan karakter adalah Gerakan Pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetik), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik). Dimana penguatan Pendidikan karakter ini dilakukan secara terintegrasi kedalam semua mata pelajaran yang disajikan berdasarkan tema dengan menghadirkan nilai-nilai karakter sesuai dengan materi pelajaran yang dipelajari mulai dari kegiatan awal hingga kegiatan akhir pembelajaran. Pada tahap perencanaan dengan mengacu pada perangkat pembelajaran tertuang secara jelas nilai-nilai karakter yang termuat pada KI, KD, dan tahapan pelaksanaan kegiatan. Begitupun pada saat pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada setiap tahapan sudah memunculakn penguatan Pendidikan karakter, meskipun tidak memunculkannya secara keseluruhan namun sudah mewakili beberapa nilai karakter yang diharapkan. Evaluasi penguatan pendidikan karakter dilakukan dengan melihat karakter spiritual siswa dan karakter sosial siswa melalui lembar observasi saat proses pengamatan secara langsung di kelas, catatan penting lainnya, dan protofolio.
Implikasi Distance Learning di Masa Pandemi COVID 19 terhadap Kecerdasan Emosional Anak di Sekolah Dasar Aswat, Hijrawatil; Sari, Ekha Rosmitha; Aprilia, Rahmi; Fadli, Ahmad; Milda, Milda
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.803

Abstract

Dunia Pendidikan dihadapkan dengan situasi belajar yang tak biasa, sehingga guru diwajibkan untuk mengelola pembelajaran yang efektif ditengah pandemi Covid-19. Namun situasi saat ini tentu berpengaruh terhadap psikologi siswa dimana Distance Learning menuntut siswa belajar secara mandiri, dan secara sosial membatasi siswa untuk belajar melalui lingkungan sosial. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana implikasi Distance Learning terhadap perkembnagan kecerdasan emosional anak di Sekolah Dasar. Sample penelitian ini merupakan siswa di Sekolah Dasar di Kota Baubau yang tersebar di 3 Kecamatan yakni kecamatan betoambari, murhum, dan wangkanapi yang diambil secara acak dari populasi yang ada. Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat melalui analisis secara langsung terhadap fenomena yang terjadi di lapangan yang diselidiki berdasarkan fakta, sifat-sifat dan gambaran permasalahan. Instrument penelitian yang digunakan ialah melalui observasi, wawancara dan angket yang diisi oleh siswa guna melihat respon siswa terhadap kecerdasan emosionalnya. Temuan atau inovasi yang ditargetkan dalam penelitian ini sebagai bahan acuan dalam melaksanakan pembelajaran ditengah pandemi, dengan tetap memenuhi kebutuhan siswa terkait perkembangan emosional anak. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hambatan perkembangan kecerdasan emosional anak selama pembelajaran jarak jauh dari beberapa aspek perkembangan. Dampak distance learning mengakibatkan kurangnya aktivitas sosial, kejenuhan belajar, tekanan orang tua dalam mendampingi anaknya, proses belajar yang Panjang, penumpukan tugas, dan suasana belajar yang monoton mnjadi salah satu faktor penghambat kecerdasan emosional anak. Secara garis besar perubahan ini terjadi akibat tidak siapnya antara siswa, guru, dan orang tua menghadapi stuasi belajar yang berbeda. Selain itu fokus pencapaian hasil belajar hanya pada ranah kognitif, sehingga penanaman karakter dan kecerdasan emosional hanya didapatkan dari rumah saja tanpa adanya sosialisasi dan dukungan media inovatif penanaman karakter emosional pada siswa.
Analisis Iklim dan Budaya Sekolah di Masa New Normal terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal Po-5 Sejak Dini Aswat, Hijrawatil; B, Fitriani; La Ode Onde, Mitra Kasih; Sari, Eka Rosmitha; Yansen, Wulan Damayanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1897

Abstract

Karakter budaya lokal Po-5 merupakan warisan nilai budaya Kesultanan Buton yang sangat penting untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari yang sangat berkesesuaian dengan nilai-nilai Pancasila dan agama dalam membentuk karakter unggul bermartabat di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran iklim dan budaya sekolah dalam memberikan penguatan karakter berbasis budaya lokal sejak dini. Metode penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan instrument penelitian berupa lembar observasi murid dan guru, daftar ceklis atau catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi, yang dilaksanakan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kota Baubau. subjek dalam penelitian ini adalah 25 peserta didik dan 5 orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim sekolah dari segi desain lingkungan fisik sekolah, sarana dan prasanaran, kurikulum dan desain lingkungan pembelajaran di kelas, tidak menunjukkan terwujudnya iklim sekolah yang berkarakter budaya lokal Po-5. Dari segi budaya sekolah melalui program pengembangan diri, kegiatan kurikuler, ekstrakurikuler dan kokurikuler belum tercantum kedalam visi dan misi kurikulum sekolah sehingga kegiatan ini tidak terarah, konsisten, terstruktur, dan terencana dengan baik sehingga tidak dapat mercapai nilai-nilai karakter yang diharapkan. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pelaksana pendidikan untuk terus berbenah dan berupaya membangkitkan karakter budaya lokal dalam membentuk iklim dan budaya sekolah yang berkarakter.
Eksistensi Peranan Penguatan Pendidikan Karakter terhadap Bentuk Perilaku Bullying di Lingkungan Sekolah Dasar Aswat, Hijrawatil; La Ode Onde, Mitra Kasih; Ayda, Beti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3389

Abstract

Tingkat bullying yang terjadi di lingkungan Sekolah melibatkan beberapa siswa dan beberapa kasus yang berulang. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana Penguatan Pendidikan Karakter ditanamkan di Sekolah Dasar untuk menghalau bentuk-bentuk perilaku bullying di sekitar lingkungan belajar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualiatatif dengan metode teknik pengumpulan data observasi non partisipatif, angket, wawancara mendalam (in depth interview), dokumen pendukung lainnya seperti catatan kasus, riwayat prestasi belajar korban maupun pelaku, dan catatan lapangan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bentuk perilaku bullying ini bersifat langsung (direct bullying) yang berbentuk bullying verbal, fisik, dan psikologis. Faktor yang menyebabkan terjadinya kasus ini dipengaruhi oleh gaya parenting, lingkungan bermain, pergaulan, dan media massa. Sehingga akibat perlakuan tersebut berdampak pada perilaku korban yang trauma, menarik diri, pendiam, tidak percaya diri, stress, perasaan takut, panik, gelisah, kesakitan, membolos, hingga putus sekolah. Kasus tersebut terus terjadi di beberapa siswa di lingkungan sekolah karena keberfungsian program penguatan karakter dalam bentuk pengembangan diri, program budaya sekolah, kurikuler, ekstrakurikuler dan kokurikuler kurang berperan dalam menghalau aksi-aksi kekerasan di lingkungan sekolah. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengembangkan berbagai kegiatan dalam program penguatan Pendidikan karakter yang tentunya dapat mendidik dan melahirkan generasi yang bermoral, bermartabat, dan cinta damai.
Pelibatan Model Projek Based Learning pada Pembelajaran Ilmi Pengetahuan Sosial (IPS) Menuju Pelajar Pancasila pada Jenjang Sekolah Dasar Faslia, Faslia; Aswat, Hijrawatil; Aminu, Nurmin
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan Model Project-Based Learning (PjBL) pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di jenjang Sekolah Dasar terhadap pembentukan karakter Pelajar Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur, merupakan suatu pendekatan yang mendalam dan sistematis untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesis informasi dari berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pelibatan model Project-Based Learning dapat dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter Pelajar Pancasila di tingkat Sekolah Dasar. Rekomendasi perbaikan dan pengembangan dapat diarahkan pada optimalisasi implementasi PjBL dan integrasi nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek pembelajaran IPS. Dengan demikian, pendekatan ini dapat terus menjadi pilihan yang relevan dan berkualitas untuk mencapai tujuan pendidikan yang holistik dalam mewujudkan pelajar Pancasila.
Kualitas Instrumen Penilaian Remodeling Penguatan Pendidikan Karakter Pelajar Pancasila Berdasarkan Validitas Isi Aswat, Hijrawatil; Manaf, Abdul; Aminu, Nurmin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 6 (2024): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i6.7679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas isi dari instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai remodeling penguatan karakter profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang melibatkan proses validasi oleh tujuh pakar Pendidikan, meliputi dari akademisi senbagai ahli evaluasi, manajemen sekolah, karakter, kurikulum, serta melibatkan praktisi dalam hal ini adalah guru penggerak dan kepala sekolah. Instrument penelitian berupa angket dengan skala Penilaian 1 hingga 4. Data hasil validasi ahli dianalisis untuk menguji validasi isi menggunakan rumus Aiken. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55 item dalam instrument memiliki nilai koefisien Aiken ≥ 0,3, dengan validitas keseluruhan sebesar 0,857. Hal ini mengindikasikan bahwa semua aspek instrument, termasuk perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi, dinyatakan valid. Instrument ini mampu secara efektif mengukur remodeling penguatan karakter pelajar Pancasila, meskipun memerlukan beberapa penyempurnaan dalam struktur kalimat dan penyederhanaan Bahasa, agar lebih mudah dipahami. Oleh karena itu, instrument ini layak untuk diuji coba di lapangan, diikuti dengan evaluasi hasil uji coba, guna menyempurnakan instrument menjadi lebih efektif
Efektivitas Model Pembelajaran Memori terhadap Daya Ingat dan Imajinasi Siswa dalam Materi Pelajaran Sains di Sekolah Dasar Aswat, Hijrawatil; Safiuddin, Safiuddin; B, Fitriani; Manan, Manan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.5879

Abstract

Model pembelajaran memori adalah pola pembelajaran yang tujuannya adalah untuk mengembangkan kemampuan menyerap informasi, mengingat, dan mengingat kembali informasi yang telah disimpan. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran memori terhadap memori dan imajinasi siswa dalam materi pelajaran IPA di Sekolah Dasar. Desain penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen murni antar kelompok dengan jenis penelitian kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 responden dengan teknik analisis data berupa uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis berupa Skor N-Gain dan nilai persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kelas eksperimen, persentase menerima dan mengingat informasi lebih baik, persentase siswa menjawab pertanyaan dengan benar dari pretest ke posttest meningkat dari kelas kontrol. Kemudian rata-rata kelas eksperimen N-Gain Score dan kelas kontrol sama-sama masuk dalam kategori sedang dalam hal efektivitas peningkatan hasil belajar. Peneliti juga membahas tentang kekuatan imajinasi siswa ketika berpartisipasi dalam pembelajaran. Dalam kategori mengingat objek berdasarkan sifatnya, mengingat perubahan bentuk objek dan perasaan lucu ketika membayangkan objek/peristiwa tersebut, kelas eksperimen efektif, sedangkan kelas kontrol kurang efektif. Dari beberapa indikator tersebut, diketahui bahwa efektivitas model pembelajaran memori terhadap daya ingat dan imajinasi siswa.
Evaluation of Tolerance Character of Elementary School Students Based on Gender Through Network Analysis: Efforts to Strengthen Responsive Character Education Aswat, Hijrawatil; Manaf, Abdul; Aminu, Nurmin; Rizkayati, Anisa; Yusril Dati, Ali; Nurbaiti, Septi
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 6 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jet.v6i2.645

Abstract

This study aims to evaluate the character values of tolerance of elementary school students based on gender, as well as formulate strategies to strengthen responsive character education. This study uses a quantitative approach with an exploratory descriptive survey design. The sample consisted of 688 students, 72 students were used for instrument quality testing and 616 students for tolerance character value analysis. First, the test results of the instrument with the Rasch model show high reliability of people and items. Second, the descriptive analysis showed that the tolerance levels of male and female students were relatively balanced, with significant differences only in the higher aspect of respect for other people's peers in female students. Third, network analysis revealed that male students' tolerance values were centered around dominant nodes (key indicators), whereas female students formed a more evenly distributed and interconnected value network. Fourth, the implications of these findings highlight the importance of character education strategies that are data-driven, differentiated, and contextual. These strategies are directed at teachers to strengthen classroom instruction by focusing on reinforcing weaker tolerance indicators, at curriculum developers to integrate tolerance values into cross-theme lessons, and at policymakers to design gender responsive training programs.
The Influence of Parenting Styles on Children’s Character Development: A Gender-Based Analysis Aminu, Nurmin; Aswat, Hijrawatil; Nurastuti, Nurastuti; Sinta, Dewi; Manaf, Abdul; Ahmad, Abdul Kadir
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i1.pp289-314

Abstract

The Influence of Parenting Styles on Children’s Character Development: A Gender-Based Analysis. Objectives: Character quality is one of the skills that children must have in the 21st century. The character formed in children is influenced by their parents' parenting, so the purpose of this study is to analyse the character of male and female based on parenting. Methods: The research approach used was quantitative with a survey type. The sample was 60 children from Halimombo and Bonatiro villages, Buton Regency, Southeast Sulawesi Province, Indonesia. The data collection instrument used a questionnaire containing 29 statement items to measure the characters of honesty, responsibility, discipline, religion, and hard work. The questionnaire met the valid and reliable criteria. The collected data were analysed using descriptive statistical analysis and network analysis. Findings: The findings of this study indicate that there is no significant difference (tvalue < 1.96 and Sig > 0.05) in the character of honesty, responsibility, discipline, religion, and hard work in male and female based on parental patterns. Honest character in male (JI, J5) and female (J1, J25) has a strong density and correlation. The character of responsibility in male (T15, T18) and female (T4, T24) has a strong density and correlation. Discipline characters in male (D20, D21) and female (D8, D21) have strong density and correlation. Religious characters in male (R6, R11) and female (R6, R29) have strong density and correlation. The character of hard work in male and female (K9, K28) has a strong density and correlation. Conclusion: Parenting is very important in the formation of children's character. Good parenting has a positive impact on the formation of children's character. So the factors of child character formation based on gender are very important for parents to know.Keywords: character, parenting, gender, parents, children.