Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemberdayaan Literasi Al-Qur’an Melalui Program Mengaji Berbasis Metode Tartil di Lingkungan Masyarakat Desa Matawia Aminu, Nurmin; Kamarudin; Aswat, Hijrawatil; Purnamasari, Wa Ode Dian; Suarti
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3861

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an melalui penerapan metode tartil pada kegiatan mengaji di lingkungan masyarakat Desa Matawia. Permasalahan rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an, terutama terkait ketepatan makhraj, panjang pendek bacaan, dan penguasaan kaidah tajwid, masih menjadi tantangan di berbagai kelompok usia sehingga diperlukan sebuah pendekatan pembelajaran yang sistematis, mudah dipahami, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan. Melalui program ini, peserta dibimbing secara bertahap mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, perbaikan bacaan melalui tahsin, penguatan pemahaman tajwid, hingga praktik tilawah yang dilakukan secara terstruktur sesuai kemampuan masing-masing. Proses pelatihan dilengkapi dengan pendampingan intensif dalam kelompok kecil, yang memungkinkan tutor memberikan koreksi langsung dan mendorong pembelajaran kolaboratif melalui model peer learning. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui observasi bacaan dan tes prapost untuk mengetahui perkembangan kemampuan peserta secara objektif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kelancaran membaca, ketepatan dalam menerapkan tajwid, serta meningkatnya rasa percaya diri peserta dalam membaca Al-Qur’an di hadapan pembimbing maupun kelompoknya. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa metode tartil tidak hanya efektif dalam memperkuat literasi Al-Qur’an, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan budaya keagamaan masyarakat melalui pembiasaan belajar yang terarah, terpadu, dan berkesinambungan.
Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS di sekolah Dasar Negeri Topa Kota Baubau B, Fitriani.; Onde , Mitrakasih La Ode; Aswat, Hijrawatil
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2298

Abstract

Kajian ini difokuskan pada pelaksanaan kurikulum Merdeka dalam pembelajaaran IPAS di Kelas IV Negeri Topa , Kota Baubau. Lingkup penelitian meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran di kelas, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, mekanisme asesmen pembelajaran, serta analisis terhadap faktor-faktor yang memfasilitasi dan menghambat keberhasilan implementasi kurikulum Merdeka.. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan melibatkan kepala sekolah, guru kelas IV, dan peserta didik sebagai dubjek penelitian. Tehnik pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur dan observasi pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum Merdeka di SD Negeri Topa berlangsung secara sistematis, yang tercermin dalam pengembangan perangkat pembelajaran yang mengacu pada capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran IPAS dilakukan secara kontekstual dengan memadukan pendekatan inkuiri, diskusi, dan proyek sederhana, disertai penerapan diferensiasi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan peserta didik. Asesmen pembelajaran dilaksanakan secara holistik dengan  mengintegrasikan asesmen formatif, asesmen sumatif, dan asesmen berbasis proyek. Kendati demikian, implementasi kurikulum masih dihadapkan pada beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber belajar IPAS, keterbatasan waktu dalam pengembangan perangkat ajar, serta proses penyesuaian peserta didik terhadap model pembelajaran aktif. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS d=sangat bergantung pada dukungan kepemimpinan sekolah, kesiapan professional guru, serta adanya pendamping berkelanjutan guna mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik secara optimal.