Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Studi Bioinformatika Varian Genetik yang Memengaruhi Tiroiditis Hashimoto dan Pola Sebarannya di Beberapa Benua Salamah, Siti Hajar; Rudi, Nyoman; Santoso, Iwan; Wibowo, Anisa Devi Karisma; Fitri, Dwiki; Sulistiyani, Nanik; Irham, Lalu Muhammad
Indonesian Journal of Clinical Pharmacy Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2023.12.3.48535

Abstract

Penyakit Hashimoto tiroiditis adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar tiroid, menyebabkan peradangan dan kerusakan pada jaringan tiroid. Proses peradangan pada tiroiditis Hashimoto (TH) dipahami sebagai faktor risiko potensial untuk perkembangan kanker tiroid. Sampai saat ini, banyak kemajuan telah dibuat dalam pengetahuan dan pemahaman tentang TH. Namun demikian, mekanisme yang menyebabkan rusaknya toleransi sistem kekebalan tubuh, dengan akibat respon autoimun terhadap kelenjar tiroid dan timbulnya penyakit, masih belum jelas. Pada penelitian ini dengan pendekatan bioinformatika yang kami akses di laboratorium bioinformatika tanggal 5 Juli 2023 menggunakan aplikasi GWAS, Haploreg v4.2, dan GTeX Portal, kami mengidentifikasi varian gen yang berperan dalam TH dan ekspresi gen tersebut dalam jaringan tubuh. Hasilnya diperoleh SNPs rs3184504 yang bersifar missense dengan variasi gen SH2B3. Hasil ekspresi gen SH2B3 dengan menggunakan GTEex Portal di 10 besar jaringan tubuh yaitu pada jaringan limpa, limfoma yang ditransformasikan sel-ebv, paru-paru, fibroblas yang dikultur sel, adiposa-subkutan, adiposa-visceral (omentum), arteri-koroner, tiroid, jaringan payudara-mammae, dan arteri-aorta. Hasil ekspresi SH2B3 di kelenjar tiroid lebih besar pada pria dan wanita. Selain itu dengan menggunakan aplikasi Ensembl kami juga berhasil mengidentifikasi pola sebaran SNPs rs3184504 di beberapa benua yaitu tertinggi (100%) di Asia Timur, selanjutnya di Afrika (98%), Asia Selatan (93%), Amerika (75%) dan terendah di benua Eropa (54%).
Risk Factors Associated with Elderly Diabetes Patients Khuluq, Husnul; Fitri, Dwiki; Miyarso, Condrosuro; Winarno, tunjung
Indonesian Journal of Medicine Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/theijmed.2025.10.3.775

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a chronic disease with increasing global prevalence, including in Indonesia. Among the elderly, its management is more complex due to age-related physiological changes and comorbidities. This study aimed to identify and analyze risk factors associated with diabetes in the elderly population. Subjects and Method: This retrospective cross-sectional study analyzed medical records of 1,634 inpatients with type 2 diabetes mellitus at PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta from January 2021 to July 2023. Total sampling was used. Data on demographics, comorbidities, and laboratory values were analyzed using Chi-square test. Results: Of 1,634 patients, 853 (52.52%) were aged >65 years. Significant risk factors associated with elderly diabetes included elevated erythrocytes (OR= 1.60; 95% CI= 1.32–1.96; p <0.001), urea (OR= 1.51; 95% CI= 1.23–1.86; p <0.001), lymphocytes (OR= 1.26; 95% CI = 1.04–1.53; p= 0.020), hemoglobin (OR= 1.38; 95% CI = 1.14–1.68; p <0.001), systolic blood pressure (OR= 1.33; 95% CI= 1.07–1.65; p= 0.009), stroke (OR= 1.59; 95% CI = 1.09–2.32; p= 0.016), creatinine (OR= 1.24; 95% CI= 1.02–1.51; p= 0.028), and hypertension (OR= 1.29; 95% CI = 1.03–1.63; p= 0.028). Conversely, cholesterol (OR= 0.89; 95% CI= 0.65–1.23; p<0.001), and glucose (OR= 0.65; 95% CI= 0.51–0.83; p <0.001) were inversely associated. Conclusion: Elderly diabetes is significantly associated with multiple clinical and laboratory indicators. These findings highlight the importance of comprehensive monitoring to improve elderly diabetes management.
Identifikasi Variasi dan Ekspresi Gen yang Berhubungan Dengan Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) Menggunakan Pendekatan Bioinformatika Diah Kurniasih; Fitri, Dwiki; Rahmatulloh, Wahyu; Khuluq, Muh Husnul
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 23 No. 2 (2025): Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v23i2.338

Abstract

Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) merupakan penyakit neurodegeneratif yang menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan gangguan pada fungsi motorik. Kondisi tersebut bersifat progresif dan fatal, ditandai dengan adanya degenerasi neuron motoric yang mengakibatkan kelemahan otot hingga kelumpuhan total. Dengan mengidentifikasi variasi genetic terkait dengan penyakit tersebut untuk menentukan kerentanan dengan menggunakan database. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan pendekatan bioinformatika dengan memanfaatkan database katalog GWAS, HaploReg V4.2, GTEx portal dan ensembl genome. Hasil penelitian ini diperoleh 354 SNP pada katalog GWAS dan yang memenuhi kriteria p-value 1x10-8 diperoleh 51 SNP hanya 4 SNP yang tervalidasi kriteria missense diantaranya rs80265967, rs75087725, rs113247976, dan rs8141797,dengan gencode SOD1, KIF5A, C21ORF, dan SUSD2. Lalu Analisis eQTLs menggunakan database GTEx mengungkapkan bahwa variasi genetik tertentu, seperti alel minor pada SOD1, KIF5A, dan SUSD2 yang memiliki hubungan dengan ekspresi gen yang berbeda di berbagai jaringan terkait ALS termasuk otak, otot rangka, esofagus, dan paru-paru. Frekuensi alel terkait yang lebih tinggi yaitu pada (A) rs80265967, (C) rs75087725, (C) rs113247976 dan (A) rs8141797, populasi pada Benua Afrika dan Asia Timur jauh lebih tinggi dibandingkan pada populasi Benua Amerika, Eropa dan Asia Selatan.
Penyuluhan Pemanfaatan TOGA dan Cara Memilih Obat Tradisional yang Baik dan Benar Intiyani, Rafila; Fitriyati, Laeli; Fitri, Dwiki; Alifah, Dika
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v7i1.3660

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki begitu banyak tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat. Tanaman obat keluarga (TOGA) dapat dijadikan sebagai obat yang aman, tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya, harganya murah, serta mudah didapatkan masyarakat. TOGA sering digunakan masyarakat selain untuk mencegah atau menyembuhkan penyakit juga banyak digunakan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mengembalikan kesegaran tubuh yang berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Pendidikan Masyarakat dan Pelatihan. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini terdiri dari 2 macam kegiatan yaitu Penyuluhan Pemanfaatan TOGA Dan Cara Memilih Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar. Kegiatan PkM dilakukan di Balai Desa Giyanti, Rowokele, Kebumen. Rata-rata hasil dari pretest sebelum dilakukan sosialisasi mengenai pemanfaatan TOGA yaitu 56,7 sedangkan nilai postest setelah dilakukan sosialisasi yaitu sehingga 93,33. Rata-rata hasil dari pretest sebelum dilakukan sosialisasi mengenai cara memilih obat tradisional yang aman adalah 58,4 sedangkan nilai postest setelah dilakukan sosialisasi yaitu 89,6. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang besar terhadap pemberian sosialisasi mengenai pemanfaatan TOGA dan sosialisasi mengenai cara memilih obat tradisional yang aman diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan TOGA yang ada dilingkungan desa Giyanti.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN METODE ATC/DDD DAN DU 90% DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM PURBOWANGI PERIODE TAHUN 2020-2022 Zahra, Nabila Luthfia; Yuniarti, Endang; Ainni, Ayu Nissa; Fitri, Dwiki
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i4.169

Abstract

Pneumonia disebabkan infeksi akut pada paru, menyebabkan peradangan dan keterbatasan oksigen. Terapi utama pengatasan pneumonia adalah antibiotik. Penggunaan antibibiotik yang kurang tepat perlu dilakukan evaluasi untuk mencegah pengobatan kurang efektif dan timbulnya resisten. Tujuan penelitian untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia di rawat inap RSU Purbowangi periode tahun 2020–2022 dengan cara mengevaluasi penggunaan antibiotik menggunakan metode ATC/DDD dan DU 90%. Metode penelitian deskriptif dengan metode pengambilan data rekam medis pasien pneumonia dari tahun 2020-2022. Hasil penelitian, antibiotik yang digunakan pada pasien pneumonia rawat inap Rumah Sakit Umum Purbowangi periode tahun 2020-2022 meliputi ceftriakson, levofloksasin, dan meropenem. Nilai DDD ceftriakson sebesar 58,5 DDD/100 patient-days pada tahun 2020; 30,3 DDD/100 patient-days pada tahun 2021; 53,1 DDD/100 patient-days pada tahun 2022. Nilai DDD levofloksasin sebesar 20 DDD/100 patient-days pada tahun 2020; 8,4 DDD/100 patient-days pada tahun 2021; 21,2 DDD/100 patient-days pada tahun 2022. Nilai DDD meropenem sebesar 3,3 DDD/100 patient-days pada tahu 2020; 14,9 DDD/100 patient-days pada tahun 2021; 21,4 DDD/100 patient-days pada tahun 2022. Antibiotik yang termasuk ke dalam segmen DU 90% yaitu ceftriakson dan levofloksasin. Sedangkan, yang masuk ke dalam segmen DU 10% adalah meropenem. Kesimpulannya sebagian besar pasien pneumonia di rawat inap Rumah Sakit Umum Purbowangi menerima satu dosis harian ceftriakson setiap harinya yaitu sebanyak 58,5% pada tahun 2020; 30,3% pada tahun 2021; 53,1% pada tahun 2022. Rekomendasi sebaiknya dilakukan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode gyssens di rumah sakit dan penyakit yang sama.
THE TREND OF STUDIES RELATED TO MYASTHENIA GRAVIS AND GENETICS IN VARIOUS POPULATIONS AROUND THE WORLD Fitri, Dwiki; Irham, Lalu Muhammad; Sulistyani, Nanik; Adikusuma, Wirawan; Sianu, Rahman S; Ma’ruf, Muhammad
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i2.1944

Abstract

Myasthenia gravis (MG) is an autoimmune disease involving the neuromuscular junction, mainly influenced by antibodies to acetylcholine receptors. In addition, antibodies to Muscle-Specific Kinase (MUSK), Low-Density Lipoprotein Receptor-Related Protein 4 (LRP4). It is essential to determine publication trends regarding Myasthenia gravis because, currently, there are no studies that describe Myasthenia gravis publication trends related to genes in this field of study. Bibliometric analysis is used to see research trends, including frequently used keywords, most published journals, most cited publishers, author agencies, and collaboration between authors depicted in visualization using the VOSViewer application. Bibliometric analysis shows that the research trend is increasing from 1969 to 2023. The most frequently used keywords are myasthenia gravis, human, autoimmune disease, genetics, and article. The leading information related to the data is that the average annual publication is 5.89%, and the average citation for documents is 13.9%. Indonesia, as one of the countries experiencing Myasthenia gravis, has excellent potential to increase the number of research articles, which can be a means of exchanging knowledge, ideas, and technology and also has the potential for collaboration with other countries