Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KKN Tematik sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan dan Lingkungan di Desa Sambara Asi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara Isrul, Muhammad; Pongdatu, Merry; Mauliyana, Andi; Putra, Agus Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i1.1131

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan KKN-T Universitas Mandala Waluya di Desa Sambara Asi, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengelolaan sampah rumah tangga, serta pencegahan penyakit menular seperti ISPA dan TBC. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan, dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat yang signifikan, misalnya pemahaman mengenai TBC meningkat dari rata-rata 11–23% (pre-test) menjadi 42–49% (post-test), sedangkan pengetahuan tentang ISPA meningkat dari 3–15% menjadi 36–50%. Selain itu, masyarakat mulai mempraktikkan PHBS, memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA), serta terlibat dalam pengelolaan sampah melalui ecobrick dan takakura. Dengan pendekatan partisipatif, program KKN-T mampu meningkatkan pengetahuan kesehatan, kesadaran lingkungan, serta kualitas hidup masyarakat.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Lameuru Songke, Audri Sela Salsadila; Sya'ban, Abdul Rahim; Mauliyana, Andi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.427

Abstract

Berdasarkan data dari Puskesmas Lameuru prevalensi kejadian penyakit dermatitis terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2020 sebanyak 179 penderita, tahun 2021 sebanyak 248 penderita, dan pada tahun 2022 sebanyak 256 penderita. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study, populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.678 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 95 orang dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sedang antara pengetahuan dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Lameuru dengan nilai φ = 0,537, ada hubungan kuat antara personal hygiene dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Lameuru dengan nilai φ = 0,614, ada hubungan sedang antara penggunaan APD dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Lameuru nilai φ = 0,550. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, personal hygiene dan penggunaan APD dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Lameuru Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan. Kepada Puskesmas Lameuru diharapkan agar melakukan kegiatan sosialisasi dengan tujuan menerapkan hidup bersih dan sehat dan sadar akan pentingnya alat pelindung diri untuk mencegah kontak langsung terhadap paparan risiko penyakit dermatitis.
Analisis Sanitasi dan Hygiene Pada Kesehatan Balita: Studi Kasus Kejadian Stunting di Lalonggasumeeto Mauliyana, Andi; Aprilia, Novi; Jannah, Besse
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.1119

Abstract

Stunting merupakan kondisi tubuh anak berperawakan pendek yang dibuktikan dengan panjang atau tinggi badannya kurang dari normal jika dibandingkan dengan anak seusianya berdasarkan jenis kelamin. Berdasarkan tinggi badan menurut umur (TB/U), klasifikasi stunting dibagi menjadi 2 yaitu pendek dan sangat pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan personal hygiene ibu dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas lalonggasumeeto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Lalonggasumeeto. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 orang. Data diperoleh dari wawancara dan observasi menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.  Hasil penelitian dengan uji statistik Chi Square pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan dan personal hygiene dengan kejadian stunting dengan nilai p value < 0,05 memiliki hubungan dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Lalonggasumeeto. Bagi Petugas kesehatan khususnya pengelola program kesehatan lingkungan untuk lebih mengintensifkan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih mulai dari memperhatikan dan mesosialisasikan kepada masyarakat tentang sanitasi lingkungan
Pemberdayaan Kader Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Untuk Pencegahan ISPA di Desa Morosi Ulva, Sitti Marya; Mauliyana, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i2.1486

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap dampak kesehatan akibat pengelolaan sampah yang tidak tepat menjadi faktor utama yang perlu diatasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader kesehatan dalam mengelola sampah rumah tangga secara sehat guna mengurangi risiko ISPA. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, forum diskusi kelompok, pelatihan kader, dan demonstrasi praktik pengelolaan sampah menggunakan alat komposter yang diikuti oleh 30 orang kader kesehatan desa. Evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda dengan sistem skoring 0–1 per soal dan kategori penilaian baik (≥80%), cukup (55–79%), dan kurang (<55%). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader, di mana rata-rata skor meningkat dari 11,2 menjadi 17,8 (peningkatan 58,93%) dan proporsi kader dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 10% menjadi 86,67%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek penggunaan alat komposter (109,71%) dan pemahaman dampak pembakaran sampah terhadap ISPA (84,73%). Selain itu, 76,67% kader telah menerapkan pengelolaan sampah yang benar di rumah mereka dan aktif mengedukasi masyarakat sekitar. Pemberdayaan kader melalui pendekatan edukatif dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah rumah tangga serta berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit ISPA di Desa Morosi.