Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH HIPERTENSI TERHADAP KADAR PROTEIN URINE DAN GLUKOSA URINE IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III PADA INDIKASI PREEKLAMSIA DI PUSKESMAS WONGGEDUKU Erick Erianto Arif; Asni Ramayana Tina; Rasdiana; Juslan
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL MEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/medilab.v9i1.1231

Abstract

Preeklamsia adalah kelainan malfungsi endotel pembuluh darah yang menyebar luas sehingga terjadi vasospasme (penyempitan pembuluh darah) setelah usia kehamilan 20 minggu yang dapat mengakibatkan terjadinya penurunan fungsi organ dan pengaktifan endotel yang menimbulkan terjadinya hipertensi, edema, proteinuria dan glukosa urine. Preeklamsi umumnya terjadi pada usia kehamilan trimester II dan trimester III. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipertensi terhadap kadar protein urine dan glukosa urine ibu hamil trimester II dan III pada indikasi preeklamsia di Puskesmas Wonggeduku. Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik dengan desain Cross-sectional. penelitian ini telah dilaksanakan pada April-Mei 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester II dan trimester III dengan tekanan darah ≥ 140/90 mmHg di wilayah kerja Puskesmas Wonggeduku yang berjumlah 28 orang dengan sampel 28 responden dengan teknik total sampling. Pemeriksaan sampel dilakukan dengan menggunakan alat urine analyser. Metode analisis menggunakan uji statistik Mann Whitney. Berdasarkan hasil penelitian pada uji Mann Whitney. Menunjukkan bahwa ada pengaruh hipertensi terhadap kadar protein urine dan glukosa urine ibu hamil trimester III (protein urine p-value = 0,01, glukosa urine p-value = 0,000) dan tidak terdapat pengaruh hipertensi pada kadar protein uerine dan glukosa urine ibu hamil trimester II (protein urine p-value = 0,169. Glukosa urine p-value = 0,08). Dimana p-value < α menunjukkan ada pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh hipertensi terhadap kadar protein urine dan glukosa urine ibu hamil trimester III. Diharapkan bagi institusi pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang terkait agar melakukan skrining terhadap ibu hamil berupa pemeriksaan protein urine dan glukosa urine guna meminimalisir resiko terjadinya kasus preeklamsia.
The Mobilization Of Metal Elements Against The Incidence Of Dermatitis Is Seen From Community Knowledge In The Mining Circle In Amonggedo Sub-District, Konawe District : Dermatitis Is Seen From Community Knowledge Noviati, Noviati; Ramdan, Muhammad; Sya`ban, Abdul Rahim; Juslan
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 6 No. 1 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol6.Iss1/193

Abstract

Background: Mining activities in Amonggedo sub-district have an impact on public health and environmental conditions, including data on the 10 highest diseases in the Amonggedo Health Center work area after the presence of mining activities showing 2 types of diseases due to metal distribution that have continued to increase in the last 3 years, namely Skin Disease and Underground Tissue. Methods: The study was conducted with the Mix Method, namely descriptive analysis with water and metal quality checks carried out at the Health Laboratory of Southeast Sulawesi province and Cross Sectional research was carried out on the people of Amonggedo District, Konawe Regency. Results: The results showed that the knowledge variable obtained the value of X2 calculated > X2 table (25.235 > 3.841) which means that there is a relationship between knowledge and the incidence of dermatitis in the Working Area of the Amonggedo Health Center, Amonggedo District, Konawe Regency. Conclusions: Metal content in dominant soil elements exceeds the threshold value both at the inlet and outlet, namely Ni, Fe, Mg, Al, Si, Ca, Cr, Metal content in some elements exceeds the threshold value both at the inlet and outlet, namely TSS, Fe, Ni, Co, Pb, There is a moderate relationship between knowledge and the incidence of dermatitis in the Working Area of the Amonggedo Health Center, Amonggedo District, Konawe Regency.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Pesisir Sarti; Sitti Marya Ulva; Juslan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.96

Abstract

Hipertensi sebagai salah satu penyakit degenerative perlu mendapatkan perhatian. Data hipertensi di Puskesmas Marobo tahun 2019 432 kasus, tahun 2020 meningkat sebesar 453 kasus dan tahun 2021 sebesar 468 kasus. Desa Tapi-tapi menjadi desa dengan masyarakat terbanyak yang mengidap penyakit hipertensi sebesar 216 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubugan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir di Desa Tapi-Tapi Kecamatan Marobo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan crosss secional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 713 KK, dengan Sampel 88 KK menggunakan teknik Simple Random Sampling. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square dan phi. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (X²hitung = 6,851; φ = 0,405), pola makan (X²hitung = 9,864; φ=0,460), kebiasaan merokok (X²hitung = 7,842; φ= 0,425) dengan kejadian hipertensi. Simpulan penelitian yaitu ada hubungan sedang antara pengetahuan, pola makan, dan kebiasaan merokok dengan kejadia hipertensi di Desa Tapi-Tapi. Disarankan Bagi masyarakat pesisir di Desa Tapi-Tapi Kecamatan Marobo agar mencari informasi tentang pentingnya pencegahan penyakit hipertensi melalui media eletronik, media digital serta mengikuti penyuluhan kesehatan.
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Abeli Kota Kendari Agmi Kurniati Ningsih; La Ode Hamiru; Juslan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i1.41

Abstract

Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh pada balita (bayi <5 tahun). Data Puskesmas Abeli menunjukkan kejadian stunting pada tahun 2018 berjumlah 12 kasus, tahun 2019 meningkat menjadi 13 kasus, tahun 2021 berjumlah 12 meningkat menjadi 17 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Abeli Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Case Control Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang berkunjung di Puskesmas Abeli, sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 responden, terdiri atas 17 responden sampel kasus dan 17 responden sampel kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil nilai uji Odds Ratio pada variabel pendidikan menunjukkan nilai OR= 3,429, menurut pendapatan diperoleh nilai OR= 0,393, menurut riwayat BBLR diperoleh nilai OR= 5,250, menurut status pemberian ASI eksklusif diperoleh nilai OR= 52,000, Berdasarkan Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pendididkan, pendapatan, riwayat BBLR dan status pemberian ASI ekslusif merupakan faktor risiko terhadap kejadian stunting diwilayah Puskesmas Abeli Kota Kendari. Disarankan Bagi Pihak Puskesmas Abeli dapat mengupayakan Program Pencegahan Stunting secara intensif, melalui penyuluhan promosi kesehatan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Tanjung Batu Rusdianto, Rusdianto; Risky, Sartini; Juslan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.437

Abstract

Pengelolaan sampah adalah semua kegiatan atau aktivitas yang dilakukan untuk menangani sampah mulai dari sejak ditimbulkan sampah sampai dengan pembuangan akhir dari sampah tersebut seperti pengumpulan, pengangkatan, pemprosesan, pendaurulang sampah tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan sampah rumah tangga, yang di laksanakan di Desa Tanjung Batu Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan pada bulan Agustus. Peneltian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross -Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh (KK) dengan jumlah 204. Teknik pengambilan sampel random sampling yaitu sebanyak 55 sampel. Dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan pengetahuan (X2 hitung = 20,354 dengan phi = 0,648). pendidikan (X2 hitung = 20,584 dengan phi = 0,651), sarana prasarana (X2 hitung = 17,884 dengan phi = 0,610) dengan pengelolaan sampah. Ada hubungan kuat antara pengetahuan, pendidikan, dan sarana prasarana dengan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Tanjung Batu Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diharapkan bagi seluruh masyarakat Desa Tanjung Batu selalu menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat mengurangi risiko kejadian penyakit yang bersumber dari sampah sehingga mengurangi berkembangbiaknya vektor penyakit.