Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Diet Hipertensi dan Kecemasan Lansia Dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Posyandu Bahomotefe Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali Yati, Mimi; Pratiwi, Dewi Sari; Armayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v3i2.653

Abstract

Hasil wawancara dengan 10 keluarga lansia yang menderita hipertensi menemukan bahwa pengetahuan keluarga tentang diet hipertensi termasuk dalam kategori miskin, hal ini dapat dilihat bahwa keluarga masih belum dapat mengurangi penggunaan garam dalam makanan yang mereka konsumsi, dan kebiasaan makan mereka masih belum teratur, lansia masih menyukai dan memiliki kebiasaan makan yang masih belum teratur, Para lansia masih suka dan memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan asin. Delapan lansia mengatakan mereka memiliki beban mental (kecemasan) akibat tekanan darah yang terus meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan keluarga tentang diet hipertensi dan kecemasan pada lansia terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Terpadu Bahmotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah total partisipan lansia yang mengunjungi posyandu usia 55-70 tahun ke atas di Bahomotefe Integrated Healthcare Center, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali dengan 165 kasus dengan sampel 54 responden. Berdasarkan hasil uji statistik, diketahui bahwa terdapat hubungan yang kuat antara pengetahuan keluarga dengan tekanan darah dengan nilai X² yang dihitung = 31,704 , terdapat hubungan yang kuat antara kecemasan lansia dengan tekanan darah dengan nilai X² yang dihitung = 12,777. Diharapkan pusat publik health akan selalu berusaha untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien hypertension dan keluarga mereka mengenai manajemen hipertensi.
ANALISIS PERBANDINGAN SEDIMEN KRISTAL ASAM URAT PADA PENDERITA ARTRITIS GOUT YANG OBESITAS DAN BUKAN OBESITAS DI RSUD KOTA KENDARI Titi Purnama; Armayani; Dartin
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 4 No. I (2020): Jurnal MediLab Mandala Waluya
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883./3

Abstract

Artritis gout merupakan kelompok penyakit heterogen sebagai akibat dari deposisi kristal monosodium urat pada jaringan atau akibat supersaturasi asam urat di dalam cairan ekstraseluler. Atritis Gout sering dikaitkan dengan obesitas. Orang dengan kegemukan mempunyai kecenderungan mengalami peningkatan kadar asam urat dalam darah. Sehingga dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah, memicu terjadinya peningkatan kristal asam urat dalam urin.Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah 55 orang penderita artritis gout di RSUD Kota Kendari dengan besar sampel 25. Metode pengambilan sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Metode analisis menggunakan uji statistik Mann Whitney.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita artritis gout yang obesitas sebanyak 2 orang (18%) mempunyai sedimen kristal asam urat normal dan sebanyak 9 orang (82%) mempunyai sedimen kristal asam urat abnormal. Sedangkan penderita artritis gout yang bukan obesitas sebanyak 10 orang (71%) mempunyai sedimen kristal asam urat normal dan hanya sebanyak 4 orang (29%) mempunyai sedimen kristal asam urat abnormal. Sehingga terdapat perbedaan antara penderita artritis gout yang obesitas dan bukan obesitas terhadap sedimen kristal asam urat di RSUD Kota Kendari. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai uji statistik Mann Whitney yang mempunyai nilai signifikan 0,001, dimana sig <0,05 menunjukkan H0 ditolak dan Ha diterima.Dari hasil penelitian ini maka perlu adanya pencegahan obesitas pada penderita artritis gout dan pengaturan pola makan agar dapat mencegah terjadinya peningkatan sedimen kristal dalam urin pada penderita artritis gout
HUBUNGAN HASIL PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT TERHADAP JENIS SEDIMEN URINE PADA LANSIA DI RSAD DR.R. ISMOYO KOTA KENDARI Sanatang; Armayani; Helni
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal MediLab Mandala Waluya
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.5.2.2

Abstract

Asam urat merupakan produk akhir atau produk buangan yang dihasilkan dari metabolisme atau pemecahan purin. Hiperurisemia yaitu suatu peningkatan kadar asam urat serum diatas normal. Sedimen urine adalah unsur-unsur yang tidak larut dalam urine yang berasal dari darah, ginjal, dan saluran kemih seperti eritrosit, leukosit, sel epitel, bakteri, silinder, dan kristal asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan kadar asam urat pada lansia, dan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan jenis sedimen urine pada lansia, juga untuk mengetahui hubungan hasil pemeriksaan kadar asam urat terhadap jenis sedimen urine pada lansia. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel samping purposive, dengan jumlah sampel 14 orang. Metode analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji korelasi pearson. Pemeriksaan kadar asam urat menggunakan alat POCT dan pada pemeriksaan jenis sedimen menggunkan alat mikroskop. Hasil penelitian kadar asam urat abnormal pada lansia berjenis kelamin perempuan (64,3%) dari pada laki-laki (35,7%). Dan pada jenis sedimen urine jumlah eritrosit normal 14 (100%) dan abnormal 0, jumlah leukosit normal 13 (92,9%) dan abnormal 1 (7,%1). Jumlah sel epitel normal 6 (42,9%) dan abnormal 8 (57,1%). Jumlah silinder, bakteri, kristal asam urat normal 14 (100%) dan abnormal 0. Dan juga tidak terdapat hubungan antara hasil pemeriksaan kadar asam urat terhadap jenis sedimen urine pada lansia.
EFEKTIVITAS SENAM ERGONOMIK DAN DANCE LULO TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA LANJUT USIA (MIDDLE AGE)DI PUSKESMAS PUUWATU Erick Erianto Arif; Nur Illah Meldiyanti; Armayani
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL MEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Penyakit asam urat merupakan bentuk artritis yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada persendian, akibat tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Penyakit asam urat merupakan masalah Kesehatan yang banyak dialami yang sudah berusia 60 tahun keatas. Gejala yang ditimbulkan berupa pembengkakan, peradangan, panas, dan kekakuan pada persendian yang membuat penderita kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam ergonomik dan dance lulo terhadap kadar asam urat pada lanjut usia. Jenis penelitian ini bersifat analitik yang dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional untuk menentukan efektivitas senam ergonomik dan dance lulo terhadap kadar asam urat pada lanjut usia middle age di Puskesmas Puuwatu. Jumlah populasi dalam penelitian sebanyak 22 orang, sehingga penentuan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 18 orang. Pengambilan sampel darah digunakan sebagai bahan untuk mengukur kadar asam urat menggunakan metode spektrofotometri. Metode analisis menggunakan uji statistik t independent             Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelompok senam orgonomik dan kelompok lulo pada uji t-test independent di dapat nilai t = 2.280 dengan sig 0,037 < 0,05; maka Ha diterima dan Ho di tolak. Yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara penurunan kadar asam urat pada kelompok senam orgonomik dan dance lulo.Diharapkan untuk peneliti selanjutnya sebaiknya menggunakan metode yang sama pada saat sebelum dan sesudah senam ergonomik dan dance lulo.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Tetenggabo Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan Masira Mardalena Wani; Yusuf Useng; Armayani
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i3.16

Abstract

Berdasarkan data kepemilikan jamban sehat yang diperoleh dari Desa Tetenggabo masyarakat dengan sanitasi jamban yang tidak memenuhi syarat kesehatan baru mencapi 20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban yang memenuhi persyaratan kesehatan di Desa Tetenggabo Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah bersifat analitik dengan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 1259 KK, dengan perhitungan sampel sebanyak 58 KK dengan teknik penarikan sampel secara random sampling. Metode analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki nilai p-value=0,000(α<0,05) pendapatan dengan nilai p-value=0,000(α<0,05) dan dukungan aparat Desa yaitu p-value=0,000(α<0,05). Kesimpulannya yaitu bahwa ada hubungan antara pengetahuan, pendapatan dan dukungan aparat Desa terhadap kepemilikan jamban yang memenuhi persyaratan kesehatan di Desa Tetenggabo Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan. Diharapkan bagi pemerintah Desa setempat agar lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat Desa Tetenggabo dengan berbagai macam program dalam rangka menaikan derajat kesehatan masyarakat.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hipertensi pada Masa Covid-19 di Puskesmas Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur Fatma Meliana; Armayani; Kasih, Ridia Utami
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i1.22

Abstract

Hipertensi dinyatakan sebagai penyakit paling berbahaya di masa pandemi Covid-19, karena data terkini penderita Covid-19 menunjukkan hipertensi menjadi komorbid tertinggi dapat memperburuk kondisi penderita Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian Hipertensi pada masa pandemi Covid-19 Puskesmas Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study dimana pengukuran variabel-variabel yang termasuk faktor risiko dan variabel-variabel yang termasuk efek di observasi sekaligus dalam waktu yang sama. Populasi pasien Hipertensi yang berkunjung di puskesmas dalam penelitian ini yaitu responden dan sampel berjumlah 95 responden dengan menggunakan propotional simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian menunjukkan diperoleh ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan dukungan petugas kesehatan dengan kejadian hipertensi pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Tirawuta Kelurahan Rate-Rate Kabupaten Kolaka Timur. Saran yang diberikan adalah diharapkan kepada pihak puskesmas agar mempertahankan dan meningkatkan kinerja tenaga kesehatan yang sudah ada, sehingga pengetahuan pengobatan hipertensi semakin meningkat.
ANALISIS KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DAN POSTPRANDIAL SEBAGAI PREDIKTOR RISIKO DIABETES MELITUS PADAKELOMPOK USIA PRODUKTIF 15-59 TAHUN DI PUSKESMAS MOWEWE Satriani Syarif; Armayani; Nada Adilah Sulistiawati Satho
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL MEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/medilab.v9i2.1421

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang semakin meningkat dan menjadi masalah kesehatan global. Deteksi dini melalui pemeriksaan kadar glukosa darah puasa (GDP) dan glukosa darah 2 jam postprandial (GD2PP) sangat penting, terutama pada kelompok usia produktif yang memiliki risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara GDP dan GD2PP sebagai prediktor risiko diabetes melitus, serta melihat hubungan kategori kadar glukosa darah dengan risiko diabetes pada usia produktif di Puskesmas Mowewe.   Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 33 responden dari populasi 50 orang usia produktif, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui pemeriksaan GDP dan GD2PP menggunakan metode Point of Care Testing (POCT). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman’s rho untuk melihat hubungan antar variabel numerik dan uji Chi-Square untuk melihat hubungan kategori kadar glukosa dengan tingkat risiko diabetes.   Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara GDP dan GD2PP (r = 0,884; p = 0,000). Artinya, semakin tinggi kadar glukosa darah puasa  seseorang,  maka  semakin  tinggi  pula  kadar  glukosa  darah  2  jam  postprandial  dan meningkat pula risiko diabetes melitus.   Selain itu, hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kategori kadar glukosa darah dengan risiko diabetes melitus (p = 0.000), yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kadar gula darah dengan risiko diabetes.   Kesimpulannya, GDP dan GD2PP memiliki keterkaitan erat dan dapat digunakan sebagai prediktor risiko diabetes melitus pada usia produktif. Saran dari penelitian ini adalah agar masyarakat usia produktif melakukan pemeriksaan glukosa darah secara rutin, dan pihak Puskesmas meningkatkan program skrining dini sebagai upaya pencegahan diabetes melitus.