Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Mental Health Nursing: Pengaruh Edukasi Dengan Media Video Terhadap Kedaruratan Self Harm Pada Remaja Di Kabupaten Ponorogo Sukamto, Filia Icha; Nasriati, Ririn; Munawaroh, Siti; Dwi Rahayu, Yayuk
Nursing Sciences Journal Vol 8 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v8i2.6038

Abstract

Self Harm is a behavior that tends to harm oneself to overcome the pain experienced emotionally due to psychological problems and pressures that can lead to suicide and can cause death. Adolescents tend to do self harm as an effort to overcome various emotional pressures they experience. The purpose of this study was to determine the effect of education with video media on self-harm behavior in adolescents. The design of this study used pre-experimental research, one group pretest and post-test. The sample of this study was adolescents in Koripan Village, Bungkal District, Ponorogo with a total of 43 people taken using purposive sampling techniques. Data analysis used the Wilcoxon Sign Rank test. The results of the statistical test obtained a significance value (p value = 0.340 <a = 0.05, so it can be concluded that there is no effect of education with videos on self-harm behavior in adolescents. The results of this study indicate that to change self-harm behavior in adolescents is not effective enough to use educational videos alone but requires other interventions.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Sexual Abuse di Panti Asuhan Verawati, Metti; Purwanti, Lina Ema; Ernawati, Hery; Sukamto, Filia Icha
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17126

Abstract

Background: Masalah kesehatan reproduksi remaja meningkat setiap tahun, termasuk remaja yang tinggal di panti asuhan. Remaja ini rentan mengalami sexual abuse. Santri perlu dikenalkan tentang bagaimana menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah adanya penyimpangan seksual pada remaja. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan informasi dan mengidentifikasi pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja. Metode: Kegiatan ini diawali dengan edukasi menggunakan metode tanya jawab. Edukasi dilakukan oleh tim pengabdian dari Fakultas Ilmu Kesehatan. Selanjutnya mengisi kuesioner setelah edukasi, dan dianalisis. Kuesioner diisi oleh remaja penghuni panti dan pengasuhnya. Hasil: Didapatkan peningkatan pengetahuan remaja dan pengasuh di panti tentang kesehatan reproduksi pada remaja yang meliputi: manajemen hygiene menstruasi dan pelecehan seksual pada remaja di panti asuhan. Kesimpulan: Perilaku kewaspadaan terhadap kondisi yang dapat menyebabkan gangguan reproduksi pada usia remaja dan tindak kriminal pelecahan seksual pada remaja di lingkungan panti asuhan sangat penting. Untuk itu, perlu tersedianya informasi yang membantu penghuni panti dan pengasuh tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan pelecehan seksual pada remaja dilingkungan panti asuhan Payamuba.
EFEKTIFITAS PENERAPAN KOMPRES HANGAT DALAM PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN HIPERTENSI Muslimah, Vanesya Isnaya; Nurhidayat, Saiful; Sukamto, Filia Icha
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Health Science Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i1.3449

Abstract

Terdapat beberapa tanda gejala yang dialami penderita hipertensi, salah satunya adalah nyeri. Nyeri yang muncul biasanya dirasakan pada tengkuk dan kepala. Perubahan pada struktur aliran darah dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, yang mengakibatkan penurunan distribusi oksigen ke otak. Hal ini menyebabkan dinding pembuluh darah menekan serabut saraf pada otot leher, sehingga menimbulkan rasa nyeri di tengkuk dan kepala. Studi ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut di Ruang Aster RSUD Dr. Harjono Ponorogo.. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan pada pasien hipertensi yang mengalami nyeri akut, yang mencakup pengkajian, perumusan diagnosis, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Asuhan keperawatan dilakukan selama 6 hari, mulai dari tanggal 21 hingga 26 Mei 2024. Implementasi yang dilakukan meliputi penerapan kompres hangat untuk mengurangi nyeri pada pasien hipertensi, yang diberikan selama 5 hari dengan frekuensi satu kali sehari. Dari proses keperawatan ini, data pengkajian menunjukkan bahwa skala nyeri awal klien adalah 5. Setelah dilakukan kompres hangat selama 5 hari, nyeri yang dirasakan klien berangsur-angsur berkurang. Hal ini ditunjukkan dari data subjektif seperti klien yang melaporkan bahwa nyeri telah berkurang, dengan skala nyeri menurun menjadi 1, nafsu makan membaik, dan pola tidur menjadi lebih baik. Asuhan keperawatan pada klien hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut diharapkan dapat menjadi gambaran bagi penderita hipertensi khususnya dengan nyeri akut agar dapat menerapkan kompres hangat secara mandiri ketika nyeri tersebut timbul
Pelatihan Siswa Tanggap Bencana sebagai Upaya Mitigasi Bencana di Ponorogo: Training of Disaster Responsive Students as Disaster Mitigation Efforts in Ponorogo Sukamto, Filia Icha; Nurhidayat, Saiful; Verawati, Metti
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 2 No. 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v2i1.178

Abstract

Around 40.9 million Indonesians live in landslide prone areas. In the Ponorogo regency of the East Java province, there are 9 sub-districts that have been designated as landslide prone areas with the mild to severe category. One of the villages has experienced landslides in 2017, Banaran village of Pulung district, which 28 villagers became victim and 23 houses buried. Children are virtually one of the most vulnerable groups to being affected by disasters. The vulnerability of children to disasters is triggered by a limited risk understanding which results in a lack of preparedness in facing disasters. Achieving school preparedness is very important considering that Indonesia is a country with a high risk of disasters. It is very important to raise awareness of disasters as early as possible to minimize the impact of disaster risks. The preparedness of the school component is still below expectations, the regulations formed by providing education and simulations to students about disaster response and the impact of disasters are able to reduce disaster risk considering that children are one of the vulnerable groups. We counseled students of SDN Bekiring in Ponorogo to instill their understanding about landslide disaster mitigation. Sekitar 40,9 juta penduduk Indonesia tinggal di daerah rawan longsor. Di Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur, terdapat 9 kecamatan yang telah ditetapkan sebagai daerah rawan longsor dengan kategori ringan sampai berat. Salah satu desa yang pernah mengalami longsor pada tahun 2017 adalah Desa Banaran Kecamatan Pulung yang mengakibatkan 28 warga menjadi korban dan 23 rumah tertimbun. Anak-anak sebenarnya merupakan salah satu kelompok yang paling rentan terkena bencana. Kerentanan anak terhadap bencana dipicu oleh pemahaman risiko yang terbatas yang berakibat pada kurangnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Mewujudkan kesiapsiagaan sekolah menjadi sangat penting mengingat Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana yang tinggi. Sangat penting untuk meningkatkan kesadaran bencana sedini mungkin untuk meminimalkan dampak risiko bencana. Kesiapsiagaan komponen sekolah masih dibawah ekspektasi, regulasi yang dibentuk dengan memberikan edukasi dan simulasi kepada siswa tentang tanggap bencana dan dampak bencana mampu mengurangi risiko bencana mengingat anak merupakan salah satu kelompok rentan. Kami mendampingi siswa SDN Bekiring di Ponorogo untuk menanamkan pemahaman tentang mitigasi bencana longsor.
Optimalisasi Kinerja Pengrajin Disabilitas melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Proses Produksi Batik Ciprat Purnomo, Rochmat Aldy; Hartono, Sri; Sukamto, Filia Icha; Wardhani, Diana Pramudya; Ismail, Kamariah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20430

Abstract

Background: Produksi batik ciprat di Karangpatihan masih terkendala aspek K3. Pengrajin disabilitas rawan risiko kerja, hasil jauh di bawah permintaan. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kuantitas dan kualitas produksi batik ciprat Karangpatihan dengan cara meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra, khususnya pengrajin disabilitas, dalam menerapkan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama proses produksi. Melalui pelatihan berbasis K3, diharapkan pengrajin dapat bekerja dengan lebih aman, nyaman, dan efisien, sehingga produktivitas meningkat dan kapasitas produksi mampu menjawab tingginya permintaan pasar. Metode: Program Pemberdayaan Kepada Masyarakat UMPO, UNTIDAR dan Universiti Teknologi Brunei (Maret–Desember 2025) bersama Rumah Harapan Mulya melatih 50 pengrajin batik disabilitas melalui observasi, sosialisasi, pelatihan K3, serta monitoring-evaluasi. Hasil: Program meningkatkan pemahaman K3: awalnya 78% belum paham, pasca pelatihan 90% mampu mengenali bahaya, gunakan APD, dan terapkan kerja aman. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan mitra dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan produksi batik ciprat, sebagai upaya strategis dalam meningkatkan produktivitas dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, terutama bagi pengrajin disabilitas di Karangpatihan.