Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Sosialisasi Warisan Budaya dan Batik Lampung Di Malaysia Ali, Karnila; Lelawati, Nina; Fitriani, Fitriani; Darmayanti, Elmira Febri
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4363

Abstract

Perbedaan paling mendasar antara batik Malaysia dan Indonesia dapat dilihat dari sejarahnya. Jika melihat dari beberapa referensi, batik Malaysia merupakan karya seni. Asal usul batik Malaysia sendiri dikatakan sebagai karya seni yang berasal dari wilayah pesisir timur Malaysia. Perbedaan lainnya antara batik Malaysia dan juga batik Indonesia terletak pada teknik pembuatan batiknya. Jika di Indonesia kita mengenal dua teknik pembuatan batik yaitu menggunakan cap dan juga tulis. Pada batik tulis pengrajin batik akan membuat pola dan corak batik menggunakan canting dan juga lilin. Lain halnya dengan batik Malaysia, teknik pembuatan batik menggunakan cara melukis dengan istilah mencolet dimana corak dibuat dengan menggunakan kuas pada sebuah kain. Branding membantu batik Lampung menciptakan identitas yang unik dan mudah dikenali oleh konsumen di Malaysia. Dengan branding yang kuat, produk batik Lampung akan memiliki ciri khas yang membedakan mereka dari batik Malaysia. Branding Batik Lampung dapat dilihat dari simbol berupa desain motif, warna maupun kemasan yang menjadi ciri khas.Namun, meskipun batik Lampung memiliki ciri khas tersendiri, pengembangan dan pemanfaatan batik sebagai produk unggulan daerah masih terbatas, baik dari sisi produksi, kualitas, maupun pemasaran.. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk mensosialisasikan dan mengoptimalkan potensi batik Lampung melalui program pengabdian kepada masyarakat ini yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM batik Lapung dalam menghasilkan batik yang berkualitas, sekaligus memperkenalkan budaya dan produk batik Lampung ke pasar Internasional. Kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai budaya, kain tapis dan batik yang ada di Lampung dipasar Internasional
Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual terhadap Loyalitas Nasabah pada KCP Bank Syariah Indonesia di Kota Metro - Lampung Fitriani, Fitriani; Lelawati, Nina
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v2i09.421

Abstract

Nasabah di era saat ini sangat mengharapakan Bank yang sungguh-sungguh berperan sebagai rekan dan penasehat yang dapat melayani nasabahnya secara tepat, akurat dan baik. Tujuan dari penelitian ini, ialah 1) untuk mengetahui kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan loyalitas nasabah pada KCP Bank Syariah Indonesia di Kota Metro-Lampung. 2) untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intelektual terhadap kecerdasan spiritual. 3) untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap loyalitas nasabah. 4) untuk mengetahui pengaruh loyalitas nasabah terhadap kecerdasan spiritual. 5) untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kecerdasan spiritual. 6) untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap loyalitas pada nasabah KCP Bank Syariah Indonesia di Kota Metro-Lampung. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan menggunakan metode survey dan mengumpulkan data primer dari nasabah. Pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan sampel yang diketahui variabel manifes serta rancangan instalasi skala likert untuk 350 nasabah yang berkunjung di KCP Bank Syariah Indonesia Kota Metro- Lampung. Persayaratan pengujian analisis meliputi uji normalitas liliefors, uji homogenitas dan uji linieritas. Data tersebut dianalisis menggunakan model persamaan struktural, yaitu pemodelan persamaan struktural. Simpulan menunjukkan bahwa dari variabel eksogen kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional mempunyai pengaruh langsung dan positif terhadap variabel endogen yaitu kecerdasan spiritual dengan loyalitas nasabah.
STRENGTHENING FINANCIAL LITERACY FOR INDONESIAN MIGRANT WORKERS IN MALAYSIA: "A STRATEGY TOWARDS FINANCIAL INDEPENDENCEā€ Ali, Karnila; Dacholfany, Muhammad Ihsan; Fitriani, Fitriani; Darmayanti, Elmira Febri; Lelawati, Nina; Rolia, Eva
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4988

Abstract

Malaysia was the most frequently chosen country by Indonesian Migrant Workers (IMW) in 2024. Education on the importance of financial management for IMW is crucial. This is because the majority of IMW lack adequate knowledge of financial management. Observations through various media sources concluded that many IMW still lack adequate knowledge and understanding of financial literacy. This education is delivered through training aimed at teaching IMW the importance of financial planning. The materials provided include budgeting, saving, using digital financial applications and online banking services to facilitate transactions and money transfers, and investing, which are essential for effective personal financial management. Management Science University (MSU) Malaysia is a popular destination for Indonesians seeking further education and employment in the formal sector. According to MSU, approximately 200 Indonesian students are currently studying at MSU, with approximately 25 formal migrant workers employed on campus as lecturers and staff and informal workers around Shah Alam. This community service activity is an international collaboration between the Management Science University (MSU) Malaysia Lecturers and the Universitas Muhammadiyah Metro Lecturers. The community service activity takes the form of financial planning training, which is expected to equip Indonesian migrant workers (IMW) working around the MSU campus in Shah Alam with the knowledge necessary for proper financial management. Providing training and reinforcement regarding financial management and digital banking services will be effective in improving the financial literacy of formal and informal IMW working at MSU Malaysia campus and its surroundings.The implementation method for this training consists of four stages: planning, preparation, implementation, and evaluation. The short-term goal of this program is to successfully implement this community service activity, which is expected to serve as an alternative activity to strengthen the literacy of Indonesian migrant workers still working in MalaysiaKeywords: Training, Financial Literacy, Investment, Indonesian Migrant Workers