Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Employee Performance Terhadap Career Growth Pada Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Kota Utara Amanah Yassin Rizkia; Herlina Jusuf; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8753

Abstract

Tenaga kesehatan berperan penting dalam sektor kesehatan, bertanggung jawab atas keselamatan dan kesejahteraan pasien. Masalah kinerja di puskesmas meliputi beban kerja tinggi akibat jumlah tenaga kesehatan yang terbatas, sehingga tidak seimbang dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, perkembangan karir terhambat oleh sistem promosi yang terbatas, kurangnya kesempatan maju, serta dukungan finansial dan waktu untuk pelatihan. Hal ini dapat menurunkan motivasi kerja dan menyebabkan frustrasi serta kelelahan fisik dan mental. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh employee performance terhadap career growth pada tenaga kesehatan di puskesmas Kota Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan di puskesmas Kota Utara, kemudian sampel ini menggunakan total sampling , jadi sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 44 orang tenaga kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa employee performance berpengaruh signifikan terhadap career growth pada tenaga kesehatan di puskesmas Kota Utara dengan nilai uji statistik yang di dapatkan p-value = 0,003 ?=0,05. Dapat disimpulkan bahwa employee performance berpengaruh signifikan terhadap career growth pada tenaga kesehatan. Disarankan puskesmas meningkatkan program pengembangan karir atau memberikan penghargaan pada kinerja tenaga kesehatan.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Menggunakan Metode Hazard And Operability Study (HAZOP) Dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Pada Bagian Produksi Di Surabaya Jaya Mebe: Analysis Of Occupational Accident Risk Using Hazard And Operability Study (HAZOP) Method And Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) In The Production Departmen At Surabaya Jaya Furniture Wia Amalia Kartika; Herlina Jusuf; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8815

Abstract

Analisis risiko merupakan suatu proses evaluasi risiko yang ditimbulkan dari bahaya-bahaya yang ada dan memberi pengendalian yang memadai atau sesuai atas pengendalian yang telah ada. Pelaksanaan K3 di Surabaya Jaya Mebel sama sekali belum di terapkan sehingga masih banyak risiko kecelakaan kerja yang ditemui, para pekerja tidak menggunakan APD dan kurang ketelitian saat melakukan pekerjaan sehingga menyebabkan terjadi kegagalan atau kecelakaan kerja di mebel tersebut. Rumusan Masalah bagaimana analisis risiko kecelakaan kerja di Surabaya Jaya Mebel dengan menggunakan metode HAZOP dan FMEA. Tujuan Penelitian untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja menggunakan metode Hazard And Operability Study (HAZOP) dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Pada Bagian Produksi Di Surabaya Jaya Mebel. Jenis penelitian ini kualitatif. Sumber informasi dari informan kunci dan informan biasa. Pengumpulan data melalui observasi pada bagian produksi dengan melakukan wawancara mendalam kepada informan. Hasil penelitian yang didapatkan hasil analisis dengan menggunakan metode HAZOP dan FMEA terdapat 17 potensi bahaya dengan nilai tertinggi terjadi pada pekerjaan bagian pengamplasan terkena mesin gurinda yang mengakibatkan luka hingga mengalami pendarahan. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk penelitian-penelitian selanjutnya dalam menentukan rancangan perbaikan K3 dengan menambahkan metode-metode yang lebih terbaru untuk bisa menghasilkan sebuah penelitian yang baru lagi.
Hubungan pola makan, tingkat stres, dan konsumsi kopi dengan kejadian gastritis pada pasien di poli penyakit dalam Tatu, Muslima S.; Kadir, Sunarto; Abudi, Ramly
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 5 (2025): October Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i5.1729

Abstract

Background: Gastritis is a health disorder related to the digestive process, especially the stomach. Frequently emptying the stomach can cause damage, as the stomach wall is compressed, causing abrasions and ulcers. These ulcers can lead to inflammation. Purpose: To determine the relationship between diet, stress levels, and coffee consumption and the incidence of gastritis in patients attending the internal medicine clinic. Method: This study was quantitative, with a cross-sectional approach. The population was 60 patients and the sample size was 52 patients, using a purposive sampling technique. Data were analyzed using the chi-square test. Results: Univariate testing revealed that the most common dietary pattern was poor (23 respondents (44.2%), the most common stress level was severe (16 respondents (30.8%), and the most common coffee consumption was poor (36 respondents (69.2%). Bivariate results showed an association between dietary patterns and the incidence of gastritis (p-value = 0.024 <0.005), stress levels with the incidence of gastritis (p-value = 0.001 <0.005), and coffee consumption with the incidence of gastritis (p-value = 0.000 <0.005). Conclusion: There is a relationship between dietary patterns, stress levels, and coffee consumption with the incidence of gastritis in patients in the internal medicine clinic.   Keywords: Coffee Consumption; Diet; Gastritis Incidence; Stress Level.   Pendahuluan: Gastritis merupakan gangguan kesehatan terkait proses pencernaan terutama lambung. Lambung bisa mengalami kerusakan jika sering kosong, karena lambung akan meremas hingga dinding lambung lecet dan luka, dengan adanya luka tersebut lambung akan mengalami proses inflamasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola makan, tingkat stres, dan konsumsi kopi dengan kejadian Gastritis pada pasien di poli penyakit dalam. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif, pendekatan cross-sectional, populasi penelitian berjumlah 60 pasien, sampel penelitian berjumlah 52 pasien, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data uji chi-square. Hasil: Pengujian univariat menunjukkan pola makan pasien terbanyak pola makan kurang 23 responden (44.2%), tingkat stres pasien terbanyak stres berat 16 responden (30.8%), konsumsi kopi terbanyak konsumsi kopi buruk 36 responden (69,2%). Hasil bivariat menunjukkan pola makan dengan kejadian Gastritis (p-value = 0,024<0,005), tingkat stres dengan kejadian Gastritis (p-value = 0,001<0,005), konsumsi kopi dengan kejadian Gastritis (p-value = 0,000<0,005). Simpulan: Ada hubungan pola makan, tingkat stres dan konsumsi kopi dengan kejadian Gastritis pada pasien di poli penyakit dalam.   Kata Kunci: Kejadian Gastritis; Konsumsi Kopi; Pola Makan; Tingkat Stres.