Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERIANAL ABSES PADA MASA PANDEMI COVID-19: SEBUAH LAPORAN KASUS Krenni Sepa; Agung Bagus Sista Satyarsa
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol 5, No 1 (2022): ILMU KEDOKTERAN
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v5i1.6760

Abstract

Abses adalah kumpulan dari cairan yang terinfeksi. Sekitar 90% dari abses perianal idiopatik terjadi karena infeksi kelenjar kriptoglobular. Sebuah laporan kasus yang kami laporkan adalah dari seorang laki-laki usia 26 tahun datang ke UGD dengan keluhan muncul benjolan di pinggir anus sejak 1 minggu lalu. Benjolan dirasakan nyeri dan bertambah besar. Nyeri juga dirasakan saat buang air besar namun tidak ada buang air besar berdarah. Pasien mengeluhkan sebelumnya sering mengalami konstipasi dan buang air besar yang keras. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum tampak sakit ringan dan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan digital rectal (DRE) didapatkan adanya benjolan padat, permukaan licin, diarah jam 5. Tidak ada tanda perdarahan atau cairan. Penatalaksaan yang dipilih adalah pembedahan berupa incise drainage. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kultur pus dengan hasil terdapat bakteri Escherichia Coli. Evaluasi pasca operasi didapatkan keluhan nyeri minimal, luka operasi baik, dan tidak ada perdarahan.
EFEK PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya Linn.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI TESTIS PADA MENCIT (Mus musculus) JANTAN Anak Agung Gede Fandhiananta Widyanjaya; Agung Bagus Sista Satyarsa; Ni Luh Gede Ayu Candranita Dharmadi; Maura Marda Mayang Sari; Xena Laveda; Bagus Komang Satriyasa
Essence of Scientific Medical Journal Vol 18 No 2 (2020): Volume 18 No. 2 (Juli - Desember 2020) Essential: Essence of Scientific Medical
Publisher : Kelompok Ilmiah Hippocrates Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ESTL.2020.v18.i02.p07

Abstract

Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman yang hampir semua bagiannya dapat digunakan untuk keperluan manusia. Salah satunya adalah biji pepaya yang telah diuji memiliki efek antifertilitas. Kriteria kontrasepsi yang baik yakni mudah digunakan, efektif, efisien, tidak ada efek samping dan bersifat refersibel yang dapat digunakan dalam jangka waktu panjang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek ekstrak biji pepaya terhadap gambaran histologi testis. Penelitian eksperimental ini menggunakan sebanyak dua puluh tujuh ekor mencit jantan fertil. Kelompok kontrol (P0) diberikan akuabides per oral sebanyak 0,5 ml selama 36 hari. Kelompok perlakuan 1 (P1) diberikan ekstrak biji pepaya muda per oral dengan dosis 20 mg/mencit/hari sebanyak 0,5 ml selama 36 hari. Kelompok perlakuan 2 (P2) diberikan ekstrak biji pepaya muda per oral dengan dosis 50 mg/mencit/hari sebanyak 0,5 ml selama 36 hari. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak biji pepaya pada dosis 20 mg dan 50 mg selama 36 hari pada mencit jantan berpengaruh terhadap kerusakan struktur histologi testis. Maka dari itu, biji pepaya dapat menyebabkan infertilitas sehingga dapat dikembangan sebagai bahan kontrasepsi alami pada pria.
RAJA YOGA MEDITATION AS INNOVATION OF PREVENTION AND THERAPY IN PEDOPHILIA Agung Bagus Sista Satyarsa; Sang Ayu Arta Suryantari; Putu Bagus Onicha Baskaranata; Ni Ketut Sri Diniari
Essence of Scientific Medical Journal Vol 16 No 2 (2018): Volume 16 No. 2 (Juli-Desember) : Essence Of Scientific Medical Journal
Publisher : Kelompok Ilmiah Hippocrates Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ESTL.2018.v16.i02.p04

Abstract

Pedophilia is a frequent case in the world including Indonesia. This makes Indonesia a pedophilia emergency. The data on child abuse based on Commission Child Protection Indonesia (KPAI) in 2010-2014 was increased 42-58 percent of pedophilia. Besides, the victims will eventually become pedophiles that are called victim-to-abuser cycles. Recently, it needed the successful key to therapy against dystonic ego of a pedophilia abuser with Raja Yoga meditation. Meditation is a strategy that has been used to control libidinal (id) and self-regulatory (superego) used in mental health counseling and psychiatry because it can decrease arousal, anxiety, depression, and behavioral disorder. One type of meditation is Raja Yoga meditation that has been studied for years of ability to change behavior and self-regulatory. Supported by several studies, this meditation also can repair abnormalities in the limbic system. Raja Yoga meditation is effective therapy and prevention in pedophilia.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MENGENAI PAPARAN SINAR MATAHARI DAN KANKER KULIT PADA MAHASISWA KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS UDAYANA, BALI Sang Ayu Arta Suryantari; agung bagus sista Satyarsa; I Gusti Ayu Tika Indriani; Prima Saraswati Sudarsa; Luh Mas Rusyati; Made Swastika Adiguna
Essence of Scientific Medical Journal Vol 17 No 1 (2019): Volume 17 No. 1 (Januari-Juni 2019) ESSENTIAL: Essence Of Scientific Medical Jou
Publisher : Kelompok Ilmiah Hippocrates Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ESTL.2019.v17.i01.p07

Abstract

Pendahuluan: Mahasiswa yang sering melakukan aktivitas belajar di luar ruangan termasuk kelompok yang berisiko mengalami kanker kulit. Hal tersebut disebabkan karena mereka sering terpapar sinar matahari langsung dengan intensitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana terhadap paparan sinar matahari dan kanker kulit. Metode: Penelitian yang digunakan yaitu analitik cross-sectional yang dilaksanakan pada tanggal 18 Juni – 20 Juni 2018 di Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Bali. Data karakteristik sosiodemografi, tingkat pengetahuan dan sikap diperoleh menggunakan kuesioner yang tervalidasi sebelumnya. Data kemudian dianalisis menggunakan SPSS. Hasil: Terdapat 119 orang responden yang terlibat dalam penelitian ini dengan median usia 20 (16-24) tahun. Sebagian besar responden adalah perempuan (64,7%). Sebanyak 108 orang (90,8%) memiliki pengetahuan yang baik dan sebanyak 60 orang (50,4) memiliki sikap positif. Pembahasan: Terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dan sikap (p=0,047) serta antara tingkat pengetahuan dan sikap (p=0,000). Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan yang baik dan sikap positif cukup tinggi. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan sikap mengenai paparan sinar matahari dan kanker kulit.
Potensi Antibodi Anti-PfRH5 Terkonjugasi Nanopartikel Poly(lactide-co-glycolide) acid (PLGA) sebagai Inovasi Vaksin Malaria Falciparum Gde Adit Putra Deva; Agung Bagus Sista Satyarsa; Sang Ayu Arta Suryantari; I Made Susila Utama
Essence of Scientific Medical Journal Vol 17 No 1 (2019): Volume 17 No. 1 (Januari-Juni 2019) ESSENTIAL: Essence Of Scientific Medical Jou
Publisher : Kelompok Ilmiah Hippocrates Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ESTL.2019.v17.i01.p01

Abstract

Malaria Falciparum adalah salah satu penyakit infeksi disebabkan oleh parasit protozoa Plasmodium falciparum yang memiliki morbiditas dan mortalitas terbesar kasus malaria pada manusia. Upaya pencegahan dan penanganan malaria falciparum saat ini masih mendapat hambatan dari resistensi terhadap insektisida dan obat anti-malaria. Untuk itu, perlu adanya metode pencegahan parasit yang bersifat lebih spesifik yakni berupa vaksin dengan target protein parasit. Tinjauan pustaka dilakukan berdasarkan literatur seperti jurnal dan website. Dari 60 jurnal yang ditelaah, 46 jurnal ditemukan sesuai dengan topik bahasan dan digunakan sebagai referensi karya ini. Dalam siklus hidup P.falciparum terjadi fase invasi terhadap eritrosit. Plasmodium falciparum Reticulocyte-binding Protein Homologue 5 (PfRH5) dan basigin (BSG) dari eritrosit adalah pasangan ligan-reseptor esensial dalam invasi eritrosit. Tambahan nanopartikel poly(lactide-co-glycolide) acid (PLGA) sangat penting untuk melindungi komponen vaksin antibodi anti-PfRH5 agar tidak mudah mengalami degradasi yang membantu untuk meningkatkan efikasi kerja vaksin dalam menginhibisi proses invasi oleh merozoit. Karena berperan sebagai target yang penting dalam menginhibisi invasi merozoit, potensi PfRH5 sebagai vaksin malaria sangat signifikan dan spesifik. Potensi PfRH5 juga didukung dengan munculnya respon imun alami yang dapat menghambat pertumbuhan parasit. Respon imun tersebut melibatkan IgG spesifik terhadap PfRH5 yang dapat memberikan efek protektif dengan menghambat terjadinya ikatan antara PfRH5-BSG sehingga proses invasi tidak terjadi. Vaksin malaria (antibody anti-PfRH5 terkonjugasi nanopartikel PLGA) yang spesifik pada merozoit merupakan modalitas pencegahan potensial dalam perkembangan vaksin malaria falciparum. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui efikasi dan induksi antibodi pada tubuh oleh anti-PfRH5 masih diperlukan untuk menambah bukti ilmiah.
i-LEPRA: POTENSI MIKROSFER KOMBINASI FUKOIDAN DAN MIP SPESIFIK ANTIGEN ML0405 SEBAGAI INOVASI VAKSIN Mycobacterium leprae Agung Bagus Sista Satyarsa; Haikal Hamas Putra Iqra; Gede Made Cahya Trisna Pratama; Prima Sudarsa; Luh Made Mas Rusyati; I Made Swastika
Essence of Scientific Medical Journal Vol 16 No 2 (2018): Volume 16 No. 2 (Juli-Desember) : Essence Of Scientific Medical Journal
Publisher : Kelompok Ilmiah Hippocrates Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ESTL.2018.v16.i02.p01

Abstract

Introduction: Leprosy is a chronic infectious disease that caused by M. leprae, which has predilections to skin and peripheral nerve. WHO predicts that there are aproximately 12 million people world-wide suffered from leprosy, and almost 80% come from tropical countries. Nowadays, leprosy becomes main problem from medical and social views. Prevention of leprosy appears to be a promising strategy in order to eradicate leprosy. In this case, vaccination is the most suitable strategy. Unfortunately, these day vaccines only have protective efficacy less than 70%. More proactive strategies are necessary in order to develop specific vaccine which enhance immune system against M. leprae.Method: This study used literature reviews, using database from www.pubmed.com and scholar.google.com that met the inclusion criteria. From 108 journals, we obtained 78 journals.Discussion: MIP is well-known to be an effective vaccine that has been through clinical trial test phase III. MIP has shown some cross-reactive component antigen which can enhance T cell response to M. leprae. Furthermore, the combination with fucoidan microsphere and antigen specific ML0405 which has predilection for machrophage and as immunomodulator, can maximize the ability of MIP as vaccine to prevent leprosy. Product of combination MIP specific antigen ML0405 and fucoidan microsphere called i-LEPRA. Conclusion: However, further research is needed to identify i-LEPRA efficacy and efficiency. Therefore, i-LEPRA is expected to be effective and efficient as an innovative vaccine against M. leprae in the future.
LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL SEBAGAI FAKTOR RESIKO INFEKSI VIRUS DENGUE PADA ANAK-ANAK Jefry Gilberth Koibur; Agung Bagus Sista Satyarsa; I Wayan Gustawan; I Gusti Ngurah Sanjaya Putra; I Made Dwi Lingga Utama
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 5, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.184 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v5i1.2984

Abstract

Demam Berdarah Dengue adalah penyakit disebabkan oleh virus dengue yang berkembang pesat di negara dengan iklim tropis seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko infeksi virus dengue pada anak-anak di wilayah kerja Puskesmas Denpasar Selatan. Penelitian merupakan penelitian observasional analitikal dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari jawaban reponden terhadap kuesioner yang telah tervalidasi sebelumnya dan selanjutnya data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan aplikasi statistik yakni SPSS. Terdapat 75 responden yang mengikuti penelitian ini dengan rerata usia yakni 12±3,094 tahun. Karakteristik responden didominasi oleh anak laki-laki (73,3%) dan domisili di perkotaan (68%). Anak-anak lebih banyak tinggal di daerah yang padat penduduk (66,6%) dengan sanitasi lingkungan memadai hanya 45,3% dari total responden. Ditambah lagi, anak-anak memiliki risiko terinfeksi virus dengue dan mengalami demam berdarah pada lingkungan tempat tinggal di perkotaan dengan mobilitas penduduk yang padat (PR: 2,716; IK95%: 2,047-18,067; p: 0,011). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa lingkungan tempat tinggal menjadi faktor risiko terhadap infeksi virus dengue pada anak-anak, sehingga diperlukan upaya preventif yang terfokus untuk mencegah infeksi virus dengue
EFFECTIVENESS OF ANTIBACTERIAL EXTRACT OF KENOP (GOMPHRENA GLOBOSA) FLOWER EXTRACT AGAINST GROWTH OF PROPIONIBACTERIUM ACNES BACTERIA Elvina Veronica; Sang Ayu Arta Suyantari; Widia Danis Swari; Ni Made Ari Purwaningrum; agung bagus sista satyarsa; i made jawi; Prima S. Sudarsa
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.773 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v4i2.2620

Abstract

Acne is a chronic inflammation of the pilosebaceous tissue caused by the bacterium Propionibacterium acne (P.acnes) which often experiences antibiotic resistance. Research on the benefits of herbal plants in dealing with acne is still needed, one of which is the use of Knobs flowers (Gomphrena globosa) which is easily found and has potential as an antioxidant and antibacterial. This study aims to determine the effectiveness of the extract of the flower knob in inhibiting the growth of P.acnes bacteria. The design of this study was purely experimental with the Kirby-Bauer method using MHA (Mueller Hinton Agar) media. A positive control using clindamycin antibiotics and negative control using aquadest. The treatment group consisted of 25%, 50%, 75%, and 100% knob methanol extract with 3 replications. Data analysis using One Way ANOVA to find out the average difference between treatment groups. Based on the results of the study, it was found that the higher the concentration of the extract, the greater the inhibitory power as long as the extract had not reached saturated concentration (p 0.05). There is a decrease in the inhibition zone diameter at 100% concentration because it is influenced by the diffusion rate of a compound and other factors.
THE ROLE OF MICRORNA-200C IN CHEMORESISTANT BREAST CANCER Agung Bagus Sista Satyarsa; IGP Supadmanaba; PAT Adiputra
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.266 KB) | DOI: 10.24269/ijhs.v4i2.2423

Abstract

Breast cancer is a non-communicable diseases and also major health problem in the world. Based on data from WHO in 2012, the incidence of breast cancer reported as 1.67 million cases. One cause of highest morbidity and mortality in breast cancer is chemoresistancy. Many pathways could cause chemoresistant in breast cancer. The one of pathways are from genetic such as miR-200c. Base on the other study, mir-200c act an apoptosis inducer and inhibit metastasis in chemoresistant breast cancer cells. The mir-200c act the role in specific target cells in chemoresistant breast cancer. Meanwhile, the expression of miR-200c induces Mesenchymal Epithelial Transition (MET) by inhibits ZEB 1 or 2 and TGF-β2 as anti-metastases in chemoresistant breast cancer. miR-200c has a promising potential as a new treatment for chemoresistant breast cancer, because of its potent pro-apoptotic and anti-metastatic properties.
Potensi FuMA stem cells, kombinasi fukoidan dan Bone Marrow Stem Cells (BMSCs), sebagai penatalaksanaan mutakhir pada Infark Miokard Akut Agung Bagus Sista Satyarsa; Sang Ayu Arta Suryantari; Putu Gupta Arya Gumilang; Ni Nyoman Ayu Dewi
Intisari Sains Medis Vol. 10 No. 1 (2019): (Available online 1 April 2019)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.161 KB) | DOI: 10.15562/ism.v10i1.300

Abstract

Introduction: Acute myocardial infarction (AMI) is the leading cause of death worldwide. One of the causes of high morbidity and mortality is progressive and irreversible nature of the disease and current treatments are still not optimal in resolving these problems. Thus, this paper aims to describe the potential effect of combination of fucoidan and bone marrow stem cells (namely FuMA stem cells) as the novel management of AMI.Method: The method used in our paper was literature searching by including the keywords of AMI, BMSCs, and fucoidan.Result: Fucoidan from brown seaweed has shown a great potential effect as anti-inflammatory, anti-coagulant, anti-atherogenic, anti-oxidant, and anti-fibrotic. It limits the infarct area and increases SDF-1, CXCR4 and Akt expression as well as LVEF. However, fucoidan has not been able to regenerate cardiomyocyte cells in AMI. It takes a combination of BMSCs that have been shown to prevent the expansion of infarction area and improve post-infarction function.Conclusion: Thus, FuMA stem cells hold a great potential novel therapy for AMI. Further studies are needed to unveil the potential of FuMA stem cells in AMI management.
Co-Authors Adityawarma, Anak Agung Ngurah Agung Harawikrama Anak Agung Gede Fandhiananta Widyanjaya Bagus Komang Satriyasa Bangun, Kristian Gerry Raymond Sinarta Chriswidarma, Dewa Gede Cindy Liora Driansha Dewa Ngurah Suprapta Dewa Putu Wisnu Wardhana Dewi, Ni Wayan Sucindra Dharmaputra, Gde Arisetyawan Dian Reginalda Kusuma Driansha, Cindy Liora Dwi Kristian Adi Putra Elvina Veronica Elvina Veronica Feliani Sanjaya Gde Adit Putra Deva Gde Arisetyawan Dharmaputra Gede Made Cahya Trisna Pratama Gitari, Ni Made Haikal Hamas Putra Iqra Haikal Hamas Putra Iqra I G. P. Supadmanaba I Gede Rama Pradnyana Anugrahanta I Gusti Ayu Tika Indriani I Gusti Ngurah Sanjaya Putra I Ketut R Ardiana I Komang Weka I Made Jawi I Made Susila Utama I Made Swastika I Nyoman Gede Budiana I Putu Eka Widyadharma I Putu Gede Putra Darmawan I Wayan Gustawan I Wayan Niryana Isnaeni, Aulia Rahma Jefry Gilberth Koibur K.W.M. Kenwa Kadek Tresna Yuwana Krenni Sepa Krenni Sepa L.H. Wirahartato L.P.D. Virayanti Lauren, Christopher Lestari, Khairani Ayu Luh Made Mas Rusyati Made Gede Dwi Lingga Utama Made Swastika Adiguna Made VW Yani Maura Marda Mayang Sari Ni Ketut Sri Diniari Ni Luh Gede Ayu Candranita Dharmadi Ni Made Ari Purwaningrum Ni Made Ari Suryathi Ni Made Gitari Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Shinta Prasista Sari Ni Wayan Sucindra Dewi P.A.T. Adiputra PAT Adiputra Permana, Padma Prima S. Sudarsa Prima Saraswati Sanjiwani Sudarsa Prima Sudarsa Putu Anda Tusta Adiputra Putu Aryani Putu AT Adiputra Putu Bagus Onicha Baskaranata Putu Dhanu Aryawangsa Putu Gupta Arya Gumilang Putu Gupta Arya Gumilang Putu Pramana Suarjaya Raka-Sudewi A. A. Sang Ayu Arta Suyantari Sanjaya, Feliani Sinta Wiranata Soetomo, Cindy Thiovany Sri Maliawan Thomas Eko Purwata Tjokorda Gde Bagus Mahadewa Veronica, Elvina Widia Danis Swari Xena Laveda Yapanto, Alvian Mohamad