Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Keefektifan Model Example Non Example dengan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD Negeri Gondoriyo Istiqomah, Arina Nurul; Rizqi, Hesti Yunitiara
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v18i1.18122

Abstract

This research aims to find out how effective the example non example model is with a scientific approach to improve students' problem solving abilities. The subjects in this research were students in classes III A and III B at SDN Gondoriyo. The type of data in this research is quantitative with an experimental method in the form of purposive sampling. Data collection techniques in this research are Test (Pretest and Posttest) and Non Test (Observation, Questionnaire and Documentation). The data analysis techniques in this research are normality test, homogeneity test, hypothesis test in the form of Independent Sample T-test, simple linear regression test, and Paired Sample T-Test. The results of the research show that: (1) There is a difference in the use of the example non example model with a scientific approach towards students' problem solving abilities, as evidenced by the average value of the experimental class being higher than the control class, namely 75.35 62.82 and a significant value in the class. control and experimental class is 0.001 0.05. (2) There is an influence of using the example non example model with a scientific approach on students' problem solving abilities, as evidenced by the significance value of 0.001 0.05. (3) There is an increase in students' problem solving abilities in the example non example model with a scientific approach, as evidenced by the significance value of 0.001 0.05 that there is a real difference between the results of the pretest and posttest and the average results of the pretest and posttest of the experimental class shows 75.35 88.35. So it can be concluded that there is an increase in the Non-Example model with a scientific approach to students' problem solving abilities.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem solving Berbantuan Canva Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD Negeri Ungaran 01 Mekarsariningtyas, Dwi Puji; Rizqi, Hesti Yunitiara
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v18i1.18124

Abstract

Problem solving abilities in learning are based on the fact that some students have not completed problem solving questions, especially those related to daily life and what they have learned. Data analysis in this research is normality test, homogeneity test, hypothesis test in the form of regression test. The results of the research show that (1) There is an average difference in the application of the problem solving learning model assisted by Canva on the problem solving abilities of class III students at SD Negeri Ungaran 01, this is proven by the validator's assessment regarding the development of learning syllabus with an average of 3. 73, RPP with an average of 3.90, LKPD with an average of 3.5, and media with an average of 4.0. (2) There is an influence of the problem solving learning model assisted by Canva on the problem solving abilities of class III students at SD N Ungaran 01, as evidenced by the pre-test, post-test and activity scores showing a sig value of 0.000 0.05. The conclusion of this research is that the problem solving learning model assisted by Canva media on students' problem solving abilities is effective and very influential.
Keefektifan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Monopoli terhadap Kemampuan Berhitung dan Kolaborasi Siswa Kelas 2 SD Sakundari, Kania Indhudewi; Rizqi, Hesti Yunitiara
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6995

Abstract

Salah satu faktor penyebab kurangnya kemampuan berhitung dan kolaborasi siswa adalah kurangnya inovasi dalam pembelajaran seperti minimnya  penggunaan model serta media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat keefektifan serta perbedaan rata-rata penggunaan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan monopoli terhadap kemampuan berhitung dan kolaborasi siswa kelas 2 SD. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Bringin 01 dengan menggunakan desain penelitian quasi experimental dengan pola nonequivalent control group design. Berdasarkan hasil uji Independent Sample T-test nilai signifikansi kemampuan berhitung sebesar 0,001 sedangkan kolaborasi 0,000 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata penggunaan model pembelajaran TGT berbantuan monopoli. Selain itu berdasarkan hasil uji regresi diketahui besar nilai R2 sebesar 0,227 dan nilai sig sebesar 0,001 yang berarti model pembelajaran TGT berbantuan monopoli berpengaruh sebesar 22,7% terhadap kemampuan berhitung. Sedangkan hasil uji regresi kolaborasi menunjukkan nilai R2 sebesar 0,314 dan nilai sig 0,000 yang berarti penggunaan model pembelajaran TGT berbantuan monopoli berpengaruh sebesar 31,4% terhadap kolaborasi. Hasil uji Paired Sample T-test menunjukkan nilai sig sebesar 0,001 untuk kemampuan berhitung dan 0,000 untuk kolaborasi yang berarti terdapat keefektifan penggunaan model pembelajaran TGT berbantuan monopoli. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran TGT berbantuan monopoli efektif terhadap kemampuan berhitung dan kolaborasi.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Berbantuan Komik terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman dan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Lestari, Margareta Tri; Rizqi, Hesti Yunitiara; Suryani, Ela
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8596

Abstract

Penelitian ini berawal dari temuan penelitian pendahuluan bahwa kemampuan pemahaman bacaan siswa masih kurang (terutama pada kelas IIIB yang rata-rata persentase kemampuan pemahaman bacaan siswa sebesar 49% dan rerata persentase minat belajar siswa sebesar 65,3%). Tujuan penelitian agar diketahuinya pengaruh pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan komik terhadap kemampuan pemahaman bacaan maupun minat belajar siswa SD. Desain penelitian ialah Quasi Experimental berbasis eksperimen kuantitatif. Salah satu temuan penelitian adalah kemampuan pemahaman bacaan siswa berbeda ketika menggunakan pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan komik. Temuan lainnya adalah kemampuan minat belajar siswa berbeda ketika menggunakan model pembelajaran di atas berbantuan komik. (3) Keterampilan pemahaman bacaan siswa dipengaruhi pembelajaran CIRC yang menggunakan komik sebagai alat bantu, dan (4) minat belajar siswa dipengaruhi oleh model yang sama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman bacaan dan minat belajar siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh penggabungan komik ke dalam paradigma pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC).
Pemanfaatan Geogebra Berbasis Android dalam Menanamkan Karakter Kreatif Siswa Hesti Yunitiara Rizqi; Anni Malihatul Hawa
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dilihat dari analisis kebutuhan guru dalam pembelajaran yang dapat menanamkan karakter kreatif siswa SD yaitu dengan memanfaatkan aplikasi Geogebra. Penggunaan Geogebra pada siswa dapat meningkatkan keahliannya dan memperoleh hasil yang lebih baik. Kegiatan yang dilakukan di SDN 01 Ungaran menggunakan metode community development yang terdiri dari persiapan, pengenalan dilakukan sosialisasi, pelatihan penggunaan Geogebra dan menyusun penilaian karakter Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dilihat dari analisis kebutuhan guru dalam pembelajaran yang dapat menanamkan karakter kreatif siswa SD yaitu dengan memanfaatkan aplikasi Geogebra. Penggunaan Geogebra pada siswa dapat meningkatkan keahliannya dan memperoleh hasil yang lebih baik. Kegiatan yang dilakukan di SDN 01 Ungaran menggunakan metode community development yang terdiri dari persiapan, pengenalan dilakukan sosialisasi, pelatihan penggunaan Geogebra dan menyusun penilaian karakter kreatif, pemantauan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini karakter kreatif siswa telah tertanam dengan memanfaatkan Geogebra diperoleh rata-rata 85,08% kategori sangat baik dengan indikator 91,20% siswa mencoba cara-cara baru untuk menyelesaikan suatu permasalahan, 94,30% siswa menggunakan berbagai media/sumber untuk menyelesaikan suatu permasalahan, 83,30% siswa bertanya tentang materi terkait untuk memperoleh ide atau gagasan mereka, 77,50% siswa mempunyai penyelesaian suatu masalah yang berbeda dengan orang lain, dan 79,10% siswa mempunyai banyak gagasan dan usul terhadap suatu permasalahan. Oleh karena itu, hasil dari kegiatan pengabdian dalam pemanfaatan Geogebra berbasis android memberikan pengalaman visual kepada siswa untuk memahami materi geometri sehingga dapat menanamkan karakter kreatif siswa di sekolah dasar.
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH UNTUK MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS NGUDI WALUYO Anni Malihatul Hawa; Ela Suryani; Hesti Yunitiara Rizqi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i1.530

Abstract

Kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan berangkat dari kenyataan bahwa mahasiswa S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ngudi Waluyo pada semester akhir masih kesulitan dalam menulis artikel ilmiah, sedangkan penulisan artikel ilmiah wajib dilaksanakan sebagai salah satu syarat tugas akhir mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk mahasiswa PGSD Universitas Ngudi Waluyo dalam bentuk pelatihan penulisan artikel ilmiah. Metode penelitian deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui studi dokumen dan dengan perhitungan penilaian secara deskriptif kuantitatif. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan tahapan yakni 1) sosialisasi, 2) pendampingan, 3) monitoring dan evaluasi. Peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 45 mahasiswa semester 7 PGSD Universitas Ngudi Waluyo. Hasil dari pelaksanaan pelatihan ini yakni menambah pengetahuan dan keterampilan mahasiswa PGSD Universitas Ngudi Waluyo mengenai penulisan artikel ilmiah yang dapat dilihat dari ketercapaian indikator dalam penulisan artikel yaitu 1) Keefektifan judul artikel mencapai 100%, 2) Pencantuman nama penulis dan lembaga penulis mencapai 100%, 3) Abstrak sebesar 95.5%, 4) Kata kunci mencapai 100%, 5) Sistematika penulisan artikel mencapai 100%, 6) Pemanfaatan instrumen pendukung sebesar 88.8%, 7) Sistem pengacuan pustaka dan pengutipan sebesar 95.5%, 8) Penyusunan daftar pustaka sebesar 91.1%, 9) Penggunaan istilah dan kebahasaan sebesar 84.4%. Namun pelatihan perlu diikuti dengan kegiatan pelatihan yang berkesinambungan untuk mendapatkan hasil penulisan artikel yang lebih baik lagi.
The Effectiveness Of Ethnomathematics-Based Contextual Teaching And Learning (CTL) On The Mathematical Communication Skills Of Elementary School Students Rizqi, Hesti Yunitiara; Hawa, Anni Malihatul
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2) Vol. 1 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jupe2.v1i1.94

Abstract

Students' mathematical communication skills are still low because students do not understand the initial concept. The application of ethnomathematics-based contextual teaching and learning (CTL) to obtain better mathematical communication skills. The purpose of this study was to determine the effectiveness of ethnomathematics-based CTL learning on students' mathematical communication skills. The research method uses quantitative research with a quasy experimental design consisting of 2 classes, namely fifth grade students at SDN 01 Ungaran. The instruments used are in the form of essay questions and observations adapted to indicators of mathematical communication ability. The results showed that the mathematical communication skills of students who were given ethnomathematics-based CTL learning were higher than students who were given mobile learning-based learning, students' mathematical communication abilities increased after being given ethnomathematics-based CTL learning, and there was a positive influence of ethnomathematics-based CTL learning on mathematical communication abilities student. So it was concluded that ethnomathematics-based CTL learning is effective when applied to elementary school students and can facilitate students and teachers in the learning process.
Sosialisasi Pentingnya Karakter Disiplin Dalam Pembelajaran Matematika Rizqi, Hesti Yunitiara; Zulmi Roestika Rini
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter disiplin siswa mencerminkan bahwa siswa tersebut tahu akan aturan yang sudah ditetapkan. Namun permasalahan yang sering terjadi yaitu siswa belum sepenuhnya melakukan unsur kedisiplinan yang seharusnya sudah menjadi kewajibannya di sekolah. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait pentingnya karakter disiplin di SD Hj. Isriadi Moenadi dengan sasaran pesertanya adalah siswa. Tujuan dari pengabdian ini yaitu agar karakter disiplin tumbuh dalam diri siswa. Selain itu siswa menyadari bahwa dengan mereka disiplin dalam pembelajaran matematika yang selama ini dianggap sulit akan memperoleh hasil yang optimal. Kegiatan yang dilakukan melalui beberapa tahap, memperoleh hasil sesuai yang ingin capai dari tim. Data yang diperoleh didapatkan melalui hasil observasi siswa saat pembelajaran matematika berlangsung. Adapun hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan karakter disiplin siswa yang semula memeperoleh rata-rata 49% menjadi 91,25%. Dari hasil tersebut merupakan akumulasi dari rata-rata pada masing-masing indikator karakter disiplin. Melalui kegiatan ini guru senantiasa dapat menghimbau siswa dalam menanamkan karakter disiplin dengan berbagai cara sehingga berdampak pada berjalannya proses pembelajaran yang efektif.
Pendampingan Pembuatan Modul Ajar Berbasis Deep Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Putra, Lisa Virdinarti; Hesti Yunitiara Rizqi
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman guru sekolah dasar terhadap integrasi teknologi dalam pembelajaran, dimana hanya 45% guru yang memiliki pemahaman memadai tentang penggunaan artificial intelligence dan deep learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan program pendampingan pembuatan modul ajar berbasis deep learning dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekolah dasar. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, menganalisis publikasi ilmiah dalam rentang waktu 2014-2024 dari berbagai database seperti Google Scholar, ERIC, Scopus, SINTA, dan Garuda. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis konten dengan pendekatan interpretatif, meliputi pengodean, kategorisasi, sintesis, dan interpretasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis deep learning dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran hingga 75% dibandingkan metode konvensional, dengan peningkatan signifikan dalam aspek keterlibatan siswa (36.8%), kemampuan analitis (36.3%), dan kreativitas (37.6%). Program pendampingan yang dikembangkan mencapai tingkat keterlibatan guru 95.5% pada tahap orientasi dengan tingkat kepuasan rata-rata di atas 84%. Kesimpulannya, program pendampingan pembuatan modul ajar berbasis deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru hingga 65% dalam periode enam bulan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan platform pembelajaran digital terintegrasi, penguatan jaringan komunitas praktik, implementasi sistem sertifikasi kompetensi digital, dan pengembangan sistem mentoring terstruktur untuk keberlanjutan program.
Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Seni Musik Suhirno Suhirno; Hesti Yunitiara Rizqi
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 3 (2024): Juli : Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v1i3.180

Abstract

Students who are intelligent and have good character start from the educational process carried out at school. Character education is very important to shape the personality of students so that they have good character in their lives. Character education is integrated in all subjects, especially in music art subjects. Students are expected to have a strong character through music art learning media. The problem in this study is how to implement character education through music art learning. The purpose of this study is to describe the implementation of character education through music art learning. The benefits of this research consist of theoretical and practical benefits, especially for art education practitioners in schools. This study uses qualitative research methods. The research objective is on the implementation of character education in music art learning. The data collection technique was carried out using observation techniques, interviews and documentation studies. The data validity technique uses data triangulation. The data analysis technique uses qualitative data analysis. The result of this study is that the instillation of the values of Cultural Education and Character of the Nation developed in the learning process of music art is not carried out separately, but these values are incorporated into the learning steps. In practice, the steps to learn music arts based on national character education are contained in certain slogans embraced by the school. The suggestion in this study is that teachers or those responsible for the selection process of regional songs and national songs in music ensemble learning should pay attention to the selection of songs so that they are easier to understand and the cultivation of character education can be achieved properly.