Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KECERDASAN BUDAYA DAN PENYESUAIAN LINTAS BUDAYA PADA EXPATRIATE Nur Faliza; Effan Fahrizal
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 9 No 1 (2022): EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dr Kh Ez Mutaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.734 KB) | DOI: 10.34308/eqien.v9i1.326

Abstract

Economic globalization has made companies become multinational , public and workforce with multi- cultural backgrounds . Its important for individual have of capital competency ( knowledge and skills) to face the challenges of globalization by learning a cross-cultural adjustment for global worker, cultural intelligence can explain how individuals have capability to adaptation to multi- cultural environment . This article purpose to conceptual describe the relationship between the cultural intelligence and cross-cultural adjustment related to worker in a global culture or cross-cultural.
Pengenalan Profesi Arsitek Pada Masyarakat Pelajar Kota Lhokseumawe Hendra; Deni; Bambang Karsono; Muhammad Iqbal; Effan Fahrizal
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i2.104

Abstract

Profesi Arsitek kini tidak dapat lagi hanya ditempuh melalui pendidikan strata satu (S1) program studi ilmu arsitektur, tahap selanjutnya harus menjalani pendidikan satu tahun lagi di program studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr). Dengan adanya perubahan pencapaian profesi arsitek ini terdapat kekhawatiran bahwa akan memperlambat populasi profesi arsitek dalam kapasitas nasional. Profesi arsitek merupakan profesi yang memiliki tanggung jawab terhadap hajat dan kualitas hidup manusia dalam menjawab permasalahan ruang dalam menampung aktivitas yang ada. Dengan lambatnya pertumbuhan profesi ini dikhawatirkan dapat menurunkan hajat dan kualitas hidup manusia. Untuk menjawab permasalahan tersebut, sebagai pendekatan dari pihak akademisi yang memiliki predikat profesi merasa terpanggil untuk membuat kegiatan pengenalan profesi arsitek pada masyarakat pelajar setempat sebagai pemahaman profesi sejak dini bagi mereka. Atas adanya kegiatan ini diharapkan agar pelajar dapat mempersiapkan dirinya sejak dini untuk menjemput profesi arsitek yang mereka tuju. Kegiatan pengabdian masyarakat terbagi dalam dua bagian, pertama yaitu pengenalan kode etik profesi arsitek sebagai instrument kegiatan rancang bangun bangunan secara mendasar untuk diletakkan pemahamannya kepada mental dan intelektual peserta. Kedua, kegiatan pengenalan teknis tentang pertanahan, perencanaan kota, rencana arsitektur, lingkungan dan manajemen proyek dalam lingkup ketetapan tata ruang. Oleh karena pengenalan profesi arsitek secara argumentatif ini masih baru di tingkat intelektual pelajar, namun lambat laun mereka mulai memiliki rasa keingintahuan yang kuat sebagai nilai mental tumbuhnya benih minat mereka dalam bidang Arsitektur. Dampak yang diterima dengan adanya pengenalan profesi arsitek pada masyarakat pelajar Kota Lhokseumawe adalah terlihatnya ketertarikan mereka dalam mengikuti kegiatan dengan fokus, interaktif dan komunikatif dengan harapan bahwa profesi ini dapat menjadi profesi yang mereka tuju di kemudian hari.
TRAINING ON THE PROCEDURES FOR REJUVENATING EGGPLANT PLANTS IN GAMPONG BINJEE, NISAM SUB-DISTRICT Nur Faliza; Effan Fahrizal; Cut Azmah Fitri; Rizki Alamsyah; Fauzan Farhan
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 2, No 2 (2022): Vol 2, No 2, Desember (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v2i2.1506

Abstract

North Aceh has many potential natural resources, one of that is the potential horticultural crops. Apart of being fishermen, people in North Aceh also works as farmers, breeders and gardeners. One of the villages where most of the people work as a gardener is Binjee Village, Nisam Sub-District. One of plants that mostly grown is eggplant. Eggplant is one the superior food ingredients that is easy to grow and the prize is cheap. However, this plant is often being damaged and dies quickly, sometimes also difficult to bear fruit. High consumption of eggplant as a cheap and easy food ingredient makes the gardeners unable to meet the markets need due to the mentioned problems. Based on these problems, its necessary to have an effort to provide an alternative solution that can increase the eggplant productions. One of the solutions is increasing the yield by rejuvenating plants. Rejuvenating aims as a special treatment for old plants to be able to bear the fruits again as well as increasing the yield. The results obtained are media publication, collaboration between Malikussaleh University and Binjee Village, and publication in scientific journals. This community service also positively impacted on the Binjee Village in increasing the eggplant yields. Keywords: Eggplant, Rejuvenating, Gardeners.
VILLAGE AREA MAP MAKING TRAINING IN LANCANG GARAM VILLAGE BASED ON THE GEOSPATIAL DATA USING AUTOCAD SOFTWARE Effan Fahrizal; Soraya Masthura Hassan; Dela Andriani; Andrit Yamesa; Dafa M Nur
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 2, No 2 (2022): Vol 2, No 2, Desember (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v2i2.1512

Abstract

Currently, the development of technology has been very fast. In the digital era, many humans jobs have been replaced by the technology. One of the most widely used today is the use of the computer software in a variety humans work, ranging from simple levels of work to complex levels. Making regional maps for various purposes will be easier by using a computerized system. One of the widely used computer software to help map area is AutoCAD. The method used is the Tracing Method in AutoCAD using Geospatial data available on Google Earth. The target of this community service is the government of Lancang Garam Village. The aim is to introduce and train AutoCAD as a computer software that can be used in making the village map. The results obtained in this study were in the form of knowledge of community and the officials in Lancang Garam Village related on the use of AutoCAD Software, especially in map making. Keywords: Map Making, AutoCAD, Geospatial
EVALUASI PENATAAN RUANG LUAR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) SOLOK SELATAN Syukria Dista Alfigusti; Effan Fahrizal; Fidyati
Rumoh Journal of Architecture Vol. 12 No. 2 (2022): Rumoh: Journal of Architecture
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/rumoh.v12i2.216

Abstract

Regional Public Hospital of Solok Selatan is the only hospital in South Solok which has quite complete facilities, making thishospital visited by various levels of society. This hospital has a large building with minimal open areas, also the mass of thebuilding and the irregular layout plan cause poor circulation and the formation of dead (negative) outer space. Elements ofoutdoor space design consist of space divider/mass composition, green layout and circulation. The purpose of this studywas to define whether the results of the outer space arrangement evaluation of Regional Public Hospital Solok Selatan hadmet the standard. The type of research conducted in the study area was descriptive research with a qualitative approach.The qualitative approach was made through data collection activities, data compilation, data analysis, and study literature asa research reference. The results showed that the arrangement of the outer space in the outdoor layout, the circulation ofthe walkway, and the emergency route did not meet the standards, while in contrast, the circulation of the entrances andexits had met the standards.
Pelatihan Teknologi Smart Home Berbasis Ramah Lingkungan Nasution, Fakhruddin Ahmad; Eri Saputra; Rinaldi Mirsa; Soraya Masthura Hassan; Effan Fahrizal; Athiyatul Ulya
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.22355

Abstract

Teknologi Smart Home berbasis ramah lingkungan adalah inovasi yang mengintegrasikan perangkat pintar dengan prinsip keberlanjutan dan efisiensi energi. Desain Rumah Ramah Lingkungan melalui pendekatan pembangunan hunian yang bertujuan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara efisien. Desain rumah ramah lingkungan seperti Penggunaan Material Ramah Lingkungan, Desain Hemat Energi untuk Mengoptimalkan pencahayaan alami dan ventilasi silang untuk mengurangi konsumsi listrik dan pendingin udara. Integrasi Teknologi Energi Terbarukan dan Pengelolaan Air. Terakhir tata Letak dan Orientasi yang menyesuaikan posisi dan orientasi rumah agar mendapatkan cahaya matahari yang optimal dan sirkulasi udara yang baik. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi konsumsi energi dan dampak lingkungan melalui penggunaan sensor cerdas, sistem otomatisasi, dan sumber energi terbarukan. Adapun teknologi yang berbasis ramah lingkungan seperti sistem pencahayaan otomatis yang menyesuaikan kebutuhan cahaya alami, pengaturan suhu temperature yang efisien, serta penggunaan panel surya dan baterai hemat energi. Dengan memanfaatkan teknologi ini, rumah menjadi lebih efisien, nyaman, dan berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. hasil pengabdian dapat melakukan pengembangan teknologi smart home yang fokus pada efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. Potensi smart home sebagai solusi yang ramah lingkungan yang dapat diterapkan secara luas untuk mendukung keberlanjutan dan penghematan energi di masa depan
PkM Penerapan Desain Bangunan dan Rancang Bangun Ruang Pengering Jagung Hemat Energi Pratama, Angga; Soraya Masthura Hassan; Cut Azmah Fitri; Lis Ayu Widari; Rinaldi Mirsa; Effan Fahrizal
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25192

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menerapkan desain bangunan dan rancang bangun ruang pengering jagung hemat energi di Gampong Kec kuta makmur, Kecamatan Muara Satu, Aceh utara. Lokasi dipilih karena dusun gampong sido mulyo potensi produksi jagung yang tinggi, ketersediaan bahan bangunan lokal, dan dukungan aktif masyarakat. Pelaksanaan dilakukan melalui lima tahap terintegrasi: survei dan perencanaan, desain teknis, pembangunan dan instalasi, pelatihan serta transfer teknologi, dan evaluasi uji coba. Pendekatan partisipatif melibatkan petani, aparatur gampong, dan mahasiswa dalam seluruh proses, sehingga masyarakat memiliki pemahaman teknis dan keterampilan operasional sistem pengering. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi pengeringan, pemanfaatan energi lebih hemat, dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengoperasikan serta merawat sistem pengering jagung. Selain dampak teknis, kegiatan ini memperkuat kerja kolektif, solidaritas, dan kesadaran masyarakat terhadap praktik pertanian berkelanjutan. Hasil pengabdian juga desain ruang pengering yang ergonomis dan ramah lingkungan mampu menjaga kualitas jagung kering, mempercepat waktu pengeringan, serta meningkatkan produktivitas petani. Penerapan teknologi hemat energi ini juga berdampak positif terhadap pengurangan biaya operasional dan emisi karbon, sehingga mendukung tercapainya pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan efisien. Integrasi teknologi tepat guna berbasis energi surya dan biomassa lokal membuktikan strategi efektif untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, dan kemandirian teknologi komunitas.