Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Desain Monitoring Sistem pada Tungku Pembakaran dengan Pendekatan Multi-level Digital Twin Taryana, Galih Purnama; Prasetio, Murman Dwi; Astuti, Murni Dwi; Ayudita Oktafiani; Budiasih, Endang; Wiyono
Jurnal Sistem Cerdas Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : APIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37396/jsc.v6i1.284

Abstract

Abstract-Industry 4.0 discusses concepts related to intelligent systems. There are many concepts related to intelligent systems, one of which is the digital twin concept. The digital twin concept as a data acquisition tool is used to build digital information for a physical system. The company is a producer of murando glazed tiles. in the roof tile production process at the company, there are defective rooftiles produced by the company, namely white stone defects and cracked roof tiles. Cracked roof tiles are caused by inappropriate temperatures during the firing process. With a temperature monitoring system in the roof tiles furnace, combustion temperatures can be monitored in real-time. Monitoring system design using a multi-level approach can describe in detail the architecture of the monitoring system based on the digital twin concept. The website is designed using the Human Centered Design method so can produce a website user interface that is in line with the goals and needs of the user. The monitoring system can provide real-time information on the temperature of the roof tiled anywhere with a design that suits the user's needs.
Perancangan Sistem Kanban untuk Mengurangi Keterlambatan Komponen Rear Spar Niken Ayu Pramudita; Prasetio, Murman Dwi; Suryadhini, Pratya Poeri
Jurnal Sistem Cerdas Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : APIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37396/jsc.v6i3.339

Abstract

Kanban literally means a visual note that usually takes the form of a card placed in a rectangular vinyl envelope and containing part information sent from one process to the previous process. The application of kanban is believed to optimize the production process. In this study, the kanban system was designed to reduce delays in Rear Spar components at PT. XYZ, a manufacturing company that produces aircraft, such as NC212 aircraft. The Rear Spar component on NC212 aircraft is often delayed. The main cause of Rear Spar delays is the unclear information and material flow so that operators on the Fabrication Line do not know when parts must be in the Assembly Line so that there is no priority for part work and some parts are late to be delivered to the Assembly Line. The design of the kanban system is carried out using the Constant-Quantity Withdrawal System method which consists of four stages, namely: calculating the lead time, calculating the necessary number of parts during the lead time, calculating safety inventory, and calculating the number of kanban cards. After calculating the number of kanban cards, the number of Assembly Line kanban cards to the Assembly Store is one sheet of production kanban and one sheet of withdrawal kanban. As for the number of Assembly Store kanban cards to the Fabrication Line is one sheet of production kanban for each part. The design of the kanban system is continued with the design of the kanban card, kanban mechanism, and kanban post position. The results obtained after simulating the design results using the simulation scenario made by the author are that the part making process is reduced by 41 minutes.
Analisis Efektivitas Proses Inspeksi Genting dengan Sistem Integrasi Conveyor dan Operator Manusia Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada PT XYZ Purnomo, Anggie Shefira Novian; Prasetio, Murman Dwi; Suryadhini , Pratya Poeri
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT XYZ merupakan salah satu industrimanufaktur genting di Jatiwangi, Majalengka. Dalam prosesproduksi genting mengalami penurunan jumlah pekerja setiaptahun, yang berdampak pada kemampuan perusahaan dalammemenuhi permintaan pasar. Karena proses produksi rata-ratamasih dilakukan secara manual, maka diberikan solusi yaitumelakukan otomatisasi. Otomatisasi yang dilakukan yaitudengan membuat perancangan sistem integrasi conveyor yangdiharapkan dapat mengatasi permasalahan kekurangan tenagakerja dalam perusahaan. Sistem ini diterapkan dalam prosesinspeksi genting karena proses ini merupakan yang palingpenting untuk menilai kualitas genting. Oleh karena itu,dilakukan perhitungan efektivitas dalam inspeksi genting padakondisi awal dan kondisi usulan. Pada kondisi awal, inspeksidilakukan secara manual oleh operator menggunakan tenagamanusia, sementara dalam kondisi usulan, digunakan sistemintegrasi conveyor dengan tiga kecepatan berbeda: 420 rpm,600 rpm, dan 750 rpm. Perbandingan efektivitas antara kondisiawal dan usulan dilakukan menggunakan metode OverallEquipment Effectiveness (OEE), dengan hasil OEE kondisi awal84% dan OEE kondisi usulan masing-masing 41,17%, 42,62%,dan 41,78%. Selain itu, dilakukan juga perhitungan biayamenggunakan metode Life Cycle Cost (LCC) mencakup biayapembuatan alat, biaya operasional, dan biaya pemeliharaanalat. Hasil analisis OEE dan LCC ini akan digunakan olehstakeholder untuk pengambilan keputusan lebih lanjut. Kata kunci—Overall Equipment Effectiveness (OEE), LifeCycle Cost (LCC), Sistem Integrasi Conveyor, Tenaga Kerja, Kualitas
Pemodelan Matematika Pada Parameter Proses Vertical Direct Chill (Vdc) Casting Aluminium Billet Dengan Menggunakan Regresi Linear Berganda Usman , Nurfadiyah Farhani; Prasetio , Murman Dwi; Sjafrizal , Teddy
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Vertical direct chill (VDC) casting memegangperanan penting dalam menentukan keberhasilan dan efisiensiproduksi aluminium billet. Pengendalian parameter proses,khususnya suhu, sangat penting untuk memastikan konsistensidalam proses casting. Suhu yang terlalu tinggi dapatmemperlambat proses pendinginan sehingga menyebabkanketidakseimbangan pada proses pendinginan dalam aluminium.Ketidakseimbangan ini penting karena pendinginan yang terlalulambat atau tidak merata dapat memengaruhi keseragamanstruktur mikro. Studi ini memanfaatkan model matematikauntuk menggambarkan hubungan parameter seperti waterflow,gas pocket flow, level metal, billet length, dan casting speedterhadap suhu. Model regresi linear berganda dibangunmenggunakan parameter yang paling berkorelasi terhadap suhu.Hasil korelasi menunjukkan bahwa level metal dan gas pocketflow memiliki hubungan paling kuat dengan suhu dibandingkanparameter lainnya. Evaluasi model memberikan nilai kesalahanRoot Mean Squared Error (RMSE) sebesar 37,24, Mean AbsoluteError (MAE) sebesar 27,90 dan R-squared sebear 0,82, yangmenunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 82% darivariabilitas dalam data suhu. Namun, meskipun modelmenunjukkan bahwa regresi linear berganda mampumemberikan pemahaman mengenai pengaruh level metalterhadap suhu, hasil untuk gas pocket flow menunjukkan adanyaketidaksesuaian. Kata kunci— Suhu, Aluminium billet, Korelasi, RegresiLinear Berganda, Vertical Direct Chill Casting
Pengembangan Model Machine Learning Parameter Mesin Terhadap Temperatur Pada Mesin Sir Degasser Di Pt Xyz Menggunakan Extreme Gradient Boosting Idham, Alvito Ahmad Cannavaro; Prasetio , Murman Dwi; Sjafrizal, Teddy
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Proses degassing penting dalam pembuatan billetalumunium untuk menghilangkan pori yang dapat mengurangiproperti mekanik. Mesin degasser penting dalam proses iniuntuk menyuntikan gas argon dan mengaduk alumunium cairuntuk menghilangkan gelembung gas terperangkap. Kontrolsuhu penting dalam proses degassing yang lancar sehinggasebuah model yang memberikan perkiraan nilai suhu dapatmembantu penyesuaian langsung pada parameter mesin untukmenjaga suhu. Pemodelan aspek-aspek proses menggunakanmesin atau juga dikenal sebagai machine learning semakinmarak digunakan dalam industri. Studi ini akan menggunakankonsep dalam machine learning yang disebut sebagai extremegradient boosting. dan memberikan hasil terbaik ketika semuavariabel, yaitu torsi rotor, penggunaan ejektor, dan tekananudara, menjadi variabel input. Model ini dapat membantuseorang operator dalam melakukan penyesuaian langsungterhadap tekanan udara, penggunaan ejektor, dan torsi rotoruntuk menjaga suhu tetap optimal. Model yang dihasilkanmemberikan kesalahan rata-rata atau MAE sebesar 13.06Cdan rata-rata kesalahan relatif atau MAPE sebesar 2.523%. Kata kunci— suhu, machine learning, degassing, rotor, tekanan
Perancangan Sistem Integrasi Conveyor Dengan Sensor Kualitas Pada Pt Xyz Untuk Menghitung Kuantitas Produksi Genting Dengan Pendekatan Multi Layer Rizaldi, Muhammad Yusuf; Prasetio, Murman Dwi; Suryadhini, Pratya Poeri
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT XYZ merupakan perusahan yangmemproduksi genting yang terletak di Jatiwangi, Majalengka,Jawa Barat. Pada proses perpindahan genting dari prosespembakaran ke proses inspeksi hingga ke tempat penyimpananpada proses produksi dilakukan secara manual oleh operatoryang bisa mengakibatkan genting jatuh. Pada saat perpindahangenting tersebut terdapat genting yang jatuh mengakibatkangenting tersebut mengalami defect. Selain itu Pada PT XYZterjadi perbedaan data hasil produksi genting yang berada diaktual lapangan dengan yang ada di pencatatan pembukuanhasil produksi. Dalam menyelesaikan permasalahan yangterdapat pada PT XYZ tersebut pada Tugas Akhir inimenggunakan pendekatan multi-layer pada digital Twin. Prosesperancangan sistem integrasi conveyor dengan sensor kualitas inidirancang dengan berdasarkan tiga lapisan utama dalampendekatan multi-layer pada digital twin yaitu model, signal, daninterfaces. Setelah dilakukan perancangan sistem integrasiconveyor dengan sesor kualitas dengan pendekata multi-layerpada digital twin maka diperoleh hasil kekakuratan dataproduksi genting menjadi 100%. Selain itu dengan melakukanperancangan ini proses perpeindahan genting dari prosespembakaran ke proses inspeksi hingga ke tempat penyimpananbisa dilakukan secara otomatis menggunakan conveyor sehinggamenurunkan defect genting yang diakibatkan jatuhnya gentingpada proses perpindahan. Kata kunci — [Digital Twin, Multi-layer, Akurasi Data, Proses Perpindahan, Defect ]
Pengendalian Variasi Proses Produksi Frame Dengan Metode Statistical Quality Control Untuk Menurunkan Defect Rate Pada Industri Fabrikasi Karoseri Kendaraan Fauzi, Muhammad Rizky; Prasetio, Murman Dwi; Rachmat, Haris
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab cacat (defect), menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi cacat, dan mengevaluasi bagaimana penerapan metode Statistical Quality Control dapat membantu menurunkan defect rate pada produksi frame di industri fabrikasi karoseri kendaraan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data internal dalam periode 24 pekan yang dianalisis dengan menggunakan peta kendali untuk memantau stabilitas proses yang diteliti, analisis korelasi untuk memahami korelasi antar variabel independen, dan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh dan signifikansi variabel independen, yaitu keuausan roda potong, kecepatan mesin, dan ketebalan roda potong. Hasil simulasi regresi menujukkan bahwa defect rate pada proses pemotongan frame bisa diturunkan dengan mengendalikan variabel independen tersebut pada titik peningkatan (improvement point). Meski hasil simulasi menunjukkan potensi penurunan defect rate sebesar 42.7% terhadap kinerja dasar sistem produksi, hasil simulasi dengan persamaan regresi masih belum mencapai target toleransi defect rate sebesar 5%, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat stabilitas dan kapabilitas proses. Kata Kunci: Defect rate, DMAIC, Statistical Quality control.
Pendampingan Penggunaan Alat Pemotong Singkong Otomatis dan Sosialisasi K3 di Desa Sukapura Caesaron, Dino; Prasetio, Murman Dwi; Salma, Sheila Amalia; Husaini, Luthfi Romiz
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja merupakan asset utama dalam suatu industri/usaha. Baik itu usaha kecil, menengah, maupun besar. Peran pekerja tidak bisa digantikan serta merta oleh mesin, sehingga Kesehatan dan Keselamatan Kerja mereka perlu dijaga agar tercipata suasana enak, nyaman, aman, sehat, efektif, efisien (ENASE) demi terwujudnya produktivitas yang erat kaitannya dengan output produksi. Desa Sukapura memiliki usaha kecil keripik singkong, yang digawangi oleh Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Industri kecil ini dimulai di tahun 2021 awal, dimana saat itu proses pemotongan singkong untuk menjadi keripik menggunakan pemotongan secara manual. Sebelumnya, awal tahun 2022, Fakultas Rekayasa Industri mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan output pengadaan mesin potong singkong otomatis. Dengan adanya mesin ini, kapasitas pemotongan meningkat menjadi kurang lebih 1kg/menit. Pada Pengabdian kepada Masyarakat kali ini, tim yang sama mengadakan pendampingan penggunaan alat, dengan fokus pada optimalisasi penggunaan mesin dan sosialisasi bentuk Kesehatan dan Keselamatan Kerja, diantaranya pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan, alat Pertolongan Pertama pada Kecelakaan, dan beberapa petunjuk teknis penggunaan alat. Dari kegiatan kali ini, diharapkan pengguna mesin dapat menyadari pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja khususnya saat menggunakan alat tersebut.
An Approaching Machine Learning Model: Tile Inspection Case Study indrayani, rina; Prasetio, Murman Dwi
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 4 No. 1 (2020): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clothing, food, and shelter are three basic types of needs in our lives. If one of the basic needs is not met then there can be an imbalance in our lives. One of the basic needs is to build a house. House needs a tile or roof to cover of a building that can protect all weather influences. One company in Majalengka only uses fleeting vision in inspection process. This can result in a decrease in work productivity. This paper proposed an approach machine learning model for classification of defects was carried out in the inspection process. Feature extraction was performed using the Local Binary Pattern (LBP) method to obtain training features. The next stage is training (training) to the characteristics of training that has been obtained. Furthermore, the database obtained from the training results will be used to classify tile image test data using the Support Vector Machine (SVM) method. From the test results, the system is made capable of classifying defects of a maximum accuracy value of 63.21%. The results obtained are the best accuracy value generated is 76.67% with LBP parameters used are 256 × 256 cell size and radius 2. While for SVM parameters use Polynomial kernel type or RBF with OAA multiclass
Usulan Penerapan Aktivitas 5S Untuk Mengurangi Waste Motion Pada Proses Produksi Kelambu Tidur di PT. XYZ dengan Pendekatan Lean Manufacturing Fitra, Puput Auditya; Suryadhini, Pratya Poeri; Prasetio, Murman Dwi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang Tekstil dan Produk Tekstil. Salah satu produk yang dihasilkan oleh PT. XYZ adalah kelambu tidur yang akan menjadi objek penelitian tugas akhir ini. Berdasarkan data historis perusahaan, terdapat jumlah gap dari ketidaktercapaian produksi pada bulan September 2021 – Desember 2021. Ketidaktercapaian produksi diindikasi karena adanya waste yang terjadi sepanjang proses produksi kelambu tidur. Oleh karena itu, dengan pendekatan lean manufacturing akan dilakukan identifikasi jenis dan penyebab waste yang terjadi. Dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) akan diketahui total waktu lead time, aktivitas Non-Value-Added (NVA), serta jenis waste yang teridentifikasi. Didapatkan lead time proses produksi kelambu tidur selama 32378,34 detik. Tugas akhir ini akan difokuskan pada waste motion karena memiliki persentase terbanyak diantara waste lainnya yaitu sebesar 63,02%. Selanjutnya akan dilakukan analisis menggunakan metode 5 Whys untuk mengetahui akar penyebab aktivitas yang menimbulkan waste motion. Dari permasalahan yang ada, dilakukan perancangan penerapan aktivitas 5S untuk meminimasi waste motion. Usulan penerapan aktivitas 5S terdiri dari kegiatan seiri, seiton, seiso, seiketsu dan shitsuke. Hasil yang didapatkan adalah total lead time dapat berkurang sampai dengan 599,64 detik disertai dengan penerapan kaizen untuk mencapai hasil maksimal.Kata kunci— lean manufacturing, waste, 5S, PAM, VSM.