Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Cyberspace dalam Meningkatan Pola Hidup Sehat Lansia Diabetes Mellitus Parlaungan, Jansen; Tambunan, Sulastri GP.; Purnamawati, Dewi; Muhtar, Muhtar; Hasbi, Muhammad
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i1.1426

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lansia ini akan berdampak terhadap berbagai kehidupan. Makin bertambah usia, makin besar kemungkinan seseorang mengalami permasalahan fisik, jiwa, spiritual, ekonomi dan sosial. Salah satu permasalahan yang sangat mendasar pada lanjut usia adalah masalah kesehatan akibat proses degeneratif, hal ini ditunjukkan oleh data pola penyakit pada lanjut usia penyakit terbanyak pada lanjut usia terutama adalah penyakit tidak menular antara lain hipertensi, osteo artritis, masalah gigi-mulut, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dan Diabetes Mellitus (DM).  Tujuan penelitian ini untuk meningkatan pengetahuan menggunkan promosi kesehatan cyberspace dalam meningkatkan pola hidup sehat pada lansia  Diabetes Mellitus di Puskesmas Remu Kota Sorong Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen  dengan menggunakan rancangan kelas pembanding one group pretest-posttest design dengan menggunakan teknik pengembilan sampel Non Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden lansia  Diabetes Mellitus di Puskesmas Remu Kota Sorong yang menjadi kelompok intervensi. Intervensi yang digunakan adalah media promosi kesehatan cyberspace. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) pengetahuan lansia 0,012 < 0,05 maka dapat disimpulkan ada pengaruh metode Cyberspace media komunikasi kesehatan dalam penerapan pola hidup sehat lansia tentang Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Remu Tahun 2023. Pemanfaatan teknologi berupa media sosial dapat memicu peningkatan pengetahuan masyarakat tentang preventif penyakit, pemanfaatan akses kesehatan, perilaku patuh terhadap pengobatan dan partisipasi dalam menentukan keputusan kesehatannya. Penggunaan media dunia maya mampu meningkatkan social support serta berbagi dukungan dengan orang lain sehingga masyarakat dengan sadar secara spontan berbagi hal yang baik sekaitan dengan perubahan perilaku untuk menjadi sehat yang dialaminya.
Edukasi Cerdik sebagai upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat Klasaman Kota Sorong Parlaungan, Jansen; Fabanyo, Rizqi Alvian; Mustamu, Alva Cherry
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.16911

Abstract

ABSTRAK Prevalensi Penyakit Tidak Menular di Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan dan menjadi salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi. Salah satu upaya pencegahan penyakit tidak menular adalah dengan menerapkan perilaku CERDIK dalam kehidupan sehari-hari. CERDIK adalah sebuah program pemerintah melalui Kemenkes yang merupakan singkatan dari Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Klasaman tentang Pencegahan Penyakit Tidak Menular dengan penerapan perilaku CERDIK. Edukasi kesehatan dengan pre-post test pengetahuan. Jumlah peserta kegiatan yang hadir sebanyak 35 orang masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Klasaman. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan. Edukasi kesehatan yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah edukasi dimana sebelum edukasi sebanyak 35 responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang. Sedangkan setelah edukasi sebagian besar responden dengan tingkat pengetahuan baik sebanyak 20 responden (57,1%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 15 responden (42,9%), dan tidak ada responden dengan tingkat pengetahuan kurang. Edukasi  kesehatan yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Pencegahan Penyakit Tidak Menular dengan penerapan perilaku CERDIK. Disarankan untuk keberlanjutan program dapat dilakukan upaya-upaya pendekatan lainnya atau pendampingan secara berkelanjutan terkait penerapan perilaku CERDIK pada masyarakat sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular. Kata Kunci: Edukasi CERDIK, Upaya Pencegahan, Penyakit Tidak Menular  ABSTRACT The prevalence of Non-Communicable Diseases in Indonesia continues to increase from year to year and is one of the leading causes of death. One of the efforts to prevent non-communicable diseases is to implement CERDIK behavior in everyday life. CERDIK is a government program through the Ministry of Health which stands for Regular health checks, Eliminate cigarette smoke, Diligent physical activity, Balanced diet, Adequate rest, and Manage stress. To increase public knowledge in the Klasaman Health Center work area about the Prevention of Non-Communicable Diseases by implementing CERDIK behavior. Health education with pre-post knowledge test. The number of participants who attended the activity was 35 people in the Klasaman Health Center work area. This community service activity went well and was in accordance with the objectives. The health education provided can increase public knowledge before and after education where before education 35 respondents (100%) had a low level of knowledge. Meanwhile, after education, most respondents had a good level of knowledge of 20 respondents (57.1%), a sufficient level of knowledge of 15 respondents (42.9%), and no respondents had a low level of knowledge. Health education provided can increase public knowledge about Prevention of Non-Communicable Diseases by implementing CERDIK behavior. It is recommended that for the sustainability of the program, other approaches or ongoing assistance can be carried out related to the implementation of CERDIK behavior in the community as an effort to prevent non-communicable diseases. Keywords: CERDIK Education, Prevention Efforts, Non-Communicable Diseases