Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Senam Hamil untuk Mengurangi Nyeri Punggung Wilujeng, Ayu Rosanti; Roza, Nelli; Arianggara, Andi Wilda; Margiyanti, Norma Jeepi; Sari, Desi Pramita; Tarigan, Renny Adelia; Handayani, Trisna Yuni; Velangi, Sevia Naldi; Ritonga, Tria Aprilda
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 2 No. 2 (2022): Dedikasi Sains dan Teknologi : Volume 2 Nomor 2, Nopember 2022
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v2i2.1725

Abstract

Nyeri pungung saat kehamilan mencapai puncak pada minggu ke-24 sampai dengan minggu ke-28, tepat sebelum pertumbuhan abdomen mencapai titik maksimum. Nyeri punggung pada ibu hamil dapat menyebabkan spasme pada otot yang menimbulkan rasa nyeri. Untuk mengurangi nyeri punggung bawah dan panggul terkait kehamilan dengan senam hamil di Posyandu Tanjung Uma. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Baja, tepatnya di Posyandu Tanjung Uma, pada tanggal 4-25 April 2022. Sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil usia kehamilan 20 – 35 minggu dengan nyeri punggung bawah berjumlah 4 ibu hamil. Nyeri punggung yang dirasakan ibu hamil dapat berkurang secara bertahap selama 4 minggu dengan melakukan gerakan gerakan senam yang diajarkan oleh bidan. Senam hamil dapat menurunkan intensitas nyeri punggung dalam kehamilan.
Faktor–Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini Perempuan Pada Masyarakat Hinterland Di Kota Batam Tarigan, Renny Adelia; Rosanti, Ayu; Roza, Nelli
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v2i1.134

Abstract

Pernikahan merupakan suatu hal yang dinantikan dalam kehidupan manusia karena melalui sebuah pernikahan dapat terbentuk sebuah keluarga yang akan dapat dilanjutkan dengan memiliki keturunan. Jumlah kasus pernikahan dini di Indonesia mencapai 50 juta penduduk dengan rata-rata usia perkawinan 19,1 tahun. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan mendekripsikan faktor-faktor penyebab maraknya pernikahan usia dini pada masyarakat Hinterland. Penelitian ini melibatkan tiga informan perempuan yang sudah menikah dengan usia dini. Wawancara yang peneliti lakukan sebanyak empat kali. Hasil penelitian ini menemukan factor – factor penyebab pernikahan usia dini perempuan pada masyarakat hinterland yaitu rendahnya tingkat ekonomi, budaya, rendahanya tingkat Pendidikan. hasil penelitian ini diharapkan dapat di gunakan bagi tenaga kesehatan sebagai educator dan konselor sebagai edukasi pada masyarakat beserta dengan tokoh adat tentang Kesehatan reproduksi pada perempuan dan dampak pernikahan usia dini.
KONSUMSI KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA) TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA REMAJA DENGAN ANEMIA Trisna Yuni Handayani; Desi Pramita Sari; Renny Adelia Tarigan
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v15i1.422

Abstract

Anemia pada remaja merupakan keadaan dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah pada remaja <12 gr/dl. Remaja yang mengalami anemia dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksinya. Penatalaksanaan anemia remaja dapat dilakukan dengan pemberian tablet Fe dan meningkatkan asupan gizi dari makanan seperti asupan kurma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja. Desain penelitian ini adalah quasy eksperiment dengan 2 grup pre post design dengan jumlah sampel 30 remaja dengan anemia di Kota Batam. Penelitian dilakukan dengan pemberian kurma ajwa 100 gr perhari selama 4 minggu kepada kelompok intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar Hb pada kelompok intervensi sebesar 0,89 gr/dl yaitu dari 11,13 gr/dl (sebelum pemberian buah kurma) meningkat menjadi 12,02 gr/dl (setelah pemberian kurma). Hasil analisis bivariat dengan uji T didapatkan p value = 0,000 artinya secara statistik ada perbedaan yang signifikan rata-rata kadar hemoglobin antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Diharapkan remaja dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya sehingga remaja tidak mengalami anemia.Kata Kunci: Anemia, Remaja, KurmaAbstract Anemia in adolescents is a condition which the hemoglobin level in the blood of adolescent is <12 gr/dl. Adolescents who experience anemia can affect the growth and development of their reproductive organs. The intevention of anemia’s adolescent can be done by administering Fe tablets and increasing nutritional intake from foods such as dates. The aim of this study was to determine the effect of consuming dates to increasing hemoglobin levels in adolescents with anemia. The research design is quasi-experimental with 2 pre-post design groups with a sample size of 30 adolescents with anemia. The research was conducted by giving 100 grams of  ajwa’s dates per day for 1 month to the intervention group. The results of the research showed that there was an increase in hemoglobin levels in the intervention group 0.89 gr/dl, namely from 11.13 gr/dl (before giving dates) increased to 12.02 gr/dl (after giving dates). The results of  bivariat analysis usethe T test showed p value = 0.000, meaning that statistically there was a significant difference in the average hemoglobin levels between the intervention group and the control group. It is hoped that adolescent can fulfil their nutritional intake so the adolescentdo not suffer anemia.Keywords: Anemia, Adolescent, Dates
The Relationship between Husband's Support and Sociocultural Factors with Low Utilization of IUD Contraception in the Work Area of Tanjung Buntung Health Center Gusmaita Gusmaita; Renny Adelia Tarigan; Huzaima Huzaima
MEDICA (International Medical Scientific Journal) Vol. 6 No. 1 (2024): MEDICA (International Medical Scientific Journal)
Publisher : Borneo Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/medica.v6i1.229

Abstract

One strategy in implementing family planning programs is to increase the use of long-acting contraceptives, considered the most effective way to control population growth. The Intra Uterine Device (IUD) is an effective contraceptive method for preventing or delaying pregnancy. Despite the government's target coverage for all contraceptive methods in Batam City, only 4% use IUD, falling short of the 15.9% target. This study aims to explore the relationship between husband support, sociocultural factors, and the low utilization of IUD contraception. The research employed an analytical observational method with a cross-sectional approach, involving 70 respondents, representing the entire fertile-age couples population. Chi-square test results indicated a significant relationship between independent variables—husband support (p-value = 0.001) and sociocultural factors (p-value = 0.002)—and the use of IUD contraception among fertile-age couples. In conclusion, husband support and sociocultural factors influence the utilization of IUD contraception. Recommendations include encouraging fertile-age couples to enhance their knowledge of family planning, particularly focusing on effective methods, to raise awareness of the importance of contraception. This, in turn, can motivate individuals to manage and plan for an ideal number of children, ensuring their well-being and quality of life.
Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Ibu Hamil dengan Hipertensi Gestasional Desviola Ariani; Renny Adelia Tarigan; Savitri Gemini
Inovasi Kesehatan Global Vol. 3 No. 2 (2026): Mei : Inovasi Kesehatan Global
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ikg.v3i2.3075

Abstract

Gestational hypertension is one of the leading causes of maternal mortality in Indonesia. Non-pharmacological interventions such as lavender aromatherapy have gained attention as complementary therapies due to their natural properties and minimal side effects. This study aims to evaluate the effect of lavender aromatherapy on blood pressure among pregnant women with gestational hypertension. The research employed a quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. A total of 15 participants meeting the inclusion criteria received an intervention consisting of lavender aromatherapy inhalation for 10–15 minutes. The results showed a decrease in mean systolic blood pressure from 141.53 mmHg before the intervention to 139.27 mmHg after the intervention. However, the mean diastolic blood pressure slightly increased from 90.20 mmHg to 90.27 mmHg. The reduction in systolic pressure indicates a potential relaxation effect of lavender, likely mediated through parasympathetic nervous system stimulation. Although the change in diastolic pressure was minimal and not clinically significant, these findings support the use of lavender aromatherapy as a supportive approach in managing blood pressure in pregnant women with gestational hypertension. This complementary therapy is expected to enhance maternal healthcare, particularly in improving comfort and reducing stress during pregnancy.