Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kompetensi Pegawai Dalam Mewujudkan Tertib Administrasi di SDN 2 Kalibening Kabupaten Lampung Timur Amallia, Neysa; Kusumastuti, Henni; Miranda, Zesty; Wardiansyah, Taklika
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.695

Abstract

Kompetensi pegawai tata administrasi sekolah sangat diperlukan bagi kelangsungan mutu sekolah dalam dunia pendidikan. Namun persoalannya dalam penelitian ini terdapat tumpang tindih pekerjaan seperti pegawai tata administrasi di SDN 2 Kalibening Kabupaten Lampung Timur yang merangkap sebagai guru. Selain tumpang tindih pekerjaan, persoalan kompetensi pegawai tata administrasi juga belum mendapat perhatian, seperti pegawai belum pernah mengikuti kegiatan pelatihan administrasi untuk mendukung tugasnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi dan tertib administrasi di SDN 2 Kalibening Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik Pengumpulan Data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pegawai tata administrasi di SDN Negeri 2 Kalibening masih perlu ditingkatkan karena jumlah sumber daya manusia dalam menjalankan tugas masih kurang. Pegawai tata administrasi juga belum dibekali pelatihan administrasi profesional untuk mendukung tugasnya. Kompetensi pegawai tata administrasi perlu terus ditingkatkan karena pekerjaan administrasi di sekolah memerlukan keahlian dan keterampilan yang memadai di bidang ini. Pegawai administrasi harus memiliki kemampuan yang terampil, andal, dan memahami tugas serta tanggung jawab mereka. Dengan demikian, pegawai tata administrasi merupakan bagian penting dalam operasional sekolah, karena keberadaan mereka saling terkait dengan komponen lainnya dalam sistem pendidikan.
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Pelatihan Koperasi di Kelompok Tani Hutan SHK Lestari Desa Cilimus: Women's Economic Empowerment through Cooperative Training at SHK Lestari Forest Farmers Group, Cilimus Village Sasora, Fajar; Nelson, Nelson; Kusumastuti, Henni; Dewi, Lies Kumara; Rauf, Eka Ubaya Taruna
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i3.8704

Abstract

This community service aims to empower women in Cilimus Village, especially members of the SHK Lestari Forest Farmers Group Association, through cooperative training. This activity is expected to increase women's understanding and skills in managing cooperatives as sustainable collective economic platforms. The main focus of the training includes cooperative management, cooperative formation, and effective financial management. With this empowerment, women are expected to have a more significant role in improving family and community welfare, while supporting sustainable forest management. This training is expected to create a model of local economic independence that can strengthen the economic and social resilience of communities in the Cilimus Village area.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KELOMPOK WANITA TANI CAGAR LESTARI MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN USAHA TANI Ubaya Taruna Ruaf, Eka; Wisnaningsih, Wisnaningsih; Kusumastuti, Henni; Juwita, Farida
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jm-pkm.v4i1.2654

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan Kelompok Wanita Tani Cagar Lestari dalam menjalankan usaha pertanian, khususnya melalui penerapan teknologi budidaya aquaponik. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan partisipatif dan pendampingan secara intensif. Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting seperti teknik budidaya dengan sistem aquaponik, pengelolaan keuangan dasar, serta strategi pemasaran hasil pertanian. Selain penyampaian teori, peserta juga dilibatkan dalam praktik langsung, mulai dari tahap penyemaian benih hingga perawatan tanaman dalam instalasi aquaponik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 78% terkait teknologi aquaponik. Pelatihan pengelolaan usaha pertanian juga berdampak positif terhadap kemampuan peserta dalam menyusun pembukuan sederhana, dengan 85% peserta berhasil melakukannya setelah pelatihan. Di samping itu, sebanyak 70% peserta menyatakan ketertarikan untuk mengadopsi teknologi pemasaran digital guna mengembangkan usaha mereka. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pengembangan usaha pertanian yang lebih berkelanjutan dan kompetitif, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan anggota kelompok tani di Desa Sukoharjo III. Kata kunci: kelompok tani, pelatihan, pengetahuan, pertanian
Implementasi Program Pengembangan Keterampilan Bagi Anak Putus Sekolah Di Dinas Sosial Kota Bandar Lampung Kumara Dewi, Lies; Amallia, Neysa; Kusumastuti, Henni; Ardiyanto, Seger
Jurnal STIA Bengkulu Vol 11 No 2 (2025): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v11i2.248

Abstract

Program pengembangan keterampilan bagi anak putus sekolah oleh Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dilakukan untuk mengatasi masalah anak putus sekolah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan anak putus sekolah. Dalam implementasinya, berbagai keterampilan yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan anak putus sekolah dan lapangan kerja antara lain tata boga, bakery, menjahit, otomotif dan barista. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yag menjadi tantangan dalam pelaksanaannya yaitu keterbatasan sumber daya manusia atau instruktur yang professional dan ahli dalam bidangnya, sarana dan prasarana pelatihan yang kurang memadai, dan kurangnya dana untuk kesinambungan program. Hasil penelitian menunjukan implementasi program pengembangan keterampilan bagi anak putus sekolah di Dinas Sosial Kota Bandar Lampung telah berjalan dengan baik dengan menerapkan beberapa strategi yaitu berkoordinasi dengan lembaga terkait, memberikan sosialisasi terhadap masyarakat serta menjalin kemitraan dengan lembaga pelatihan dan dunia kerja. Agar program tersebut terlaksana dengan optimal, Dinas sosial Kota Bandar Lampung perlu memperluas sosialisasi program pengembangan keterampilan melalui berbagai media sosial, website maupun aplikasi digital agar informasi dapat menjangkau lebih banyak anak putus sekolah, meningkatkan ketersediaan kapasitas sumber daya manusia, fasilitas sarana prasarana pelatihan, serta melakukan kolaborasi dengan pihak swasta, CSR perusahaan dan lembaga non-pemerintah untuk mendapatkan dukungan dana tambahan sehingga program pengembangan keterampilan dapat berjalan secara konsisten dan berkesinambungan dan adapt memberikan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan anak putus sekolah.
Partisipasi Masyarakat Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Pekon Sidorejo Kabupaten Tanggamus Kumara Dewi, Lies Kumara Dewi; Amallia, Neysa; Kusumastuti, Henni; Sasora, Fajar
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v4i2.247

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik di Pekon Sidorejo, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus. Latar belakang pengabdian masyarakat ini didasarkan pada keterlibatan masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Pelaksanaan yang digunakan yaitu melalui ceramah, tanya jawab dan diskusi.Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan semakin meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik dengan dibentuknya wadah formal seperti musyawarah pekon dan Lembaga Himpun Pekon (LHP). Aktivitas pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam pengabdian ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran warga serta membuka ruang dialog antara masyarakat dan aparatur pekon. Keberhasilan pengabdian didukung oleh kekuatan internal seperti komitmen pelaksana dan dukungan tokoh lokal, serta kesempatan eksternal berupa regulasi nasional dan keterbukaan informasi. Namun demikian, masih terdapat kelemahan internal seperti keterbatasan sumber daya dan hambatan eksternal berupa rendahnya literasi masyarakat dan budaya sungkan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat dan pendampingan berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengawasan pelayanan publik yang lebih partisipatif dan efektif.
Transformasi Digital dan Penerapan Teknologi Terbarukan di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung Rauf, Eka Ubaya Taruna; Wisnaningsih, Wisnaningsih; Kusumastuti, Henni; Dewi, Lies Kumara
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jm-pkm.v4i2.3105

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan penerapan teknologi terbarukan di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam administrasi, kegiatan ekonomi lokal, dan minimnya pemahaman mengenai energi terbarukan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi digital, seperti pengelolaan administrasi berbasis aplikasi dan pemasaran produk UMKM melalui media sosial. Selain itu, program percontohan penggunaan panel surya serta penguatan bank sampah digital mampu meningkatkan kesadaran lingkungan. Kegiatan ini diharapkan berlanjut dengan dukungan pemerintah dan perguruan tinggi untuk membentuk masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Analisis Gaya Kepemimpinan Perempuan Dalam Pengelolaan Sumber Daya Manusia Pada Sekolah SMP Kristen 1 Kota Metro Cahyadi, Fradia Rostiana; Kusumastuti, Henni; Amallia, Neysa
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 11 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, November 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i11.1309

Abstract

Peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam menciptakan manajemen sekolah yang efektif dan efisien, khususnya dalam konteks kepemimpinan perempuan yang kerap menghadapi tantangan ganda dalam peran sosial dan profesionalnya. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan kepala sekolah perempuan dalam pengelolaan sumber daya manusia di SMP Kristen 1 Kota Metro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan kepala sekolah menggunakan pendekatan yang membuat para staf baik yang lebih senior maupun junior merasa dihargai dan nyaman bekerja. Dalam menjalankan tugasnya kepala sekolah tidak hanya memberi instruksi, tetapi juga terlibat langsung dalam pelaksanaan tugas bersama staf. SMP Kristen 1 Kota Metro sedang berupaya untuk beralih ke sistem digital. Kesiapan individu dalam hal pembelajaran dan adaptasi teknologi terus didorong kepala sekolah. Penempatan sumber daya manusia sebagai pengelola perpustakaan akan dilakukan oleh pustakawan professional bukan sekadar guru merangkap. Dapat disimpulkan gaya kepemimpinan perempuan yang diterapkan Kepala Sekolah SMP Kristen 1 Kota Metro dikategorikan sebagai kepemimpinan androgini yang memadukan karakteristik maskulin dan feminin, serta mengintegrasikan pendekatan transformasional dan transaksional. Pengelolaan sumber daya manusia di SMP Kristen 1 Kota Metro belum seluruhnya tercapai secara efektif, dan sitem administrasi yang berbasis digital masih dalam tahap pengembangan.