Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Terapi Relaksasi Musik Klasik terhadap Perubahan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi Nisa, Afnita Khoiron; Lase, Diana; Saragih, Loina Maharani; Sihombing, Novida; Radiyanto, Radiyanto; Silalahi, Kristina L
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6545

Abstract

Penyakit hipertensi mengharuskan penderitanya untuk harus senatiasa menjaga dan mengubah gaya atau pola hidup. Penderita hipertensi dapat mengalami kecemasan karena perubahan gaya hidup dan proses perjalanan penyakit serta pengobatan. Menganalisa apakah ada pengaruh pemberian terapi relaksasi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasan penderita hipertensi di Rumah Sakit Umum Royal Prima Royal Prima merupakan tujuan yang ingin dicapai. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Royal Prima dengan desain penelitian ekperimen semu dengan satu kelompok pre-test dan satu kelompok post-test. Penderita hipertensi rawat inap menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 26 orang. melalui teknik accidental smpling. Data hasil penelitian diolah dengan univariat dan bivariat melalui uji Wilcoxon signed rank test. Uji Wilcoxon menjelaskan bahwa adanya sebuah pengaruh terhadap tingkat kecemasan pasien hipertensi setelah dilakukannya pemberian terapi relaksasi musik klasik dengan perolehan nilai Pvalue 0,004 dan Z -3,450. Kesimpulannya adalah ada pengaruh pengaruh pemberian terapi relaksasi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien hipertensi
Efektivitas ROM (Range Of Motion) Aktif terhadap Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Iskemik Kudadiri, Fitria; Silalahi, Kristina L; Padang, Lisnawati; Sitopu, Robin Ferdiansyah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2617

Abstract

Kelemahan otot penderita stroke akan mempengaruhi kontraksi otot. Kontraksi otot dikarenakan berkurangnya suplai darah ke otak, sehingga menghambat syaraf-syaraf utama otak dan medula spuinalis. Terhambatnya oksigen dan nutrisi ke otak menimbulkan masalah kesehatan yang serius karena bisa menimbulkan hemiparese bahkan kematian. Terjadinya gangguan tingkat mobilisasi fisik pasien sering di sebabkan suatuigerakan dalam bentuk tirah baring. Dampak dari suatu melemahnya keadaan otot yangiberhubungan dengan kurangnya aktifitas fisik biasanya tampak dalam beberapa hari. Tujuan umum penelitian ini adalahiuntuk dapat memahami tentang Efektifitas ROM Terhadap Kekuatan otot pada pasien stroke di Rumah Sakit Royal Prima. Jenis Penelitian yang digunakan adalahipenelitian ekperimen semu. Dimana peneliti ingin mengetahui sejauh mana Efektivitas ROM. Terhadap Kekuatan otot pada Pasien Stroke isebelum dilakukan latihan ROM didapatkan mayoritas kekutan responden pada skala 3 sebanyak (67,9%) daniminoritas kekuatan otot padaiskala 4isebanyak (10,7%). Sedangkan sesudah dilakukan latihan ROM (Range Of Motion) didapatkan peningkatan kekuatan otot dimana mayoritas kekuataniotot pada skala 4 sebanyak (45,5) daniminoritas kekuatan otot pasien pada skala 5 sebanyaki (30,0%). Demikian hasil analisa data menggunakan.uji normalitas data diketahui nilai sig untuk nilaiipretest sebesar 0,002 dan nilai posttest 0,007idan ujii Wilcoxon dimanaididapat nilai p value 0,004 ataui< 0,05 dengan nila z tabel 2,887. Maka H0 ditolak dan Ha dterima yang berarti terdapat Efektivitasi ROM (Range Of Motion) Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke diiRumah Sakit Umum Royal Prima Medan. Kesimpulannya yaitu mempunyai efektifitas latihan ROM terhadapikekuatan otot pada pasien strokeidi Rumah Sakit.Umum Royal Prima Medan. Bagi penderita Stroke agar lebih sering Latihan ROM dan manfaat untuk meningkatkan kekuatan otot pada.pasie stroke.
Pengaruh Terapi Foot Massage terhadap Kualitas Tidur Pasien TB Paru Silalahi, Kristina L; Zalukhu, Wiliam Peres; Ndruru, Efi Karianita; Aritonang, Fitri Ayu Natalia
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3012

Abstract

Penyakit tuberkulosis paru ini juga dapat mengancam kehidupan penderitanya dan dapat menimbulkan perubahan emosional dan perilaku yang lebih luas, seperti ansietas, syok, marah, dan menarik diri. Gangguan seperti inilah yang dapat mengakibatkan gangguan pada pola istrahat pada penderitanya termasuk akan terjadi gangguan pola tidur penderita tuberculosis paru. Terapi foot massage merupakan perlakuan yang dapat merangsang jaringan kulit dengan sentuhan dan tekanan lembut, memberikan sensasi yang menyenangkan bagi pasien setelah dilakukan terapi foot massage memiliki efek peningkatan kualitas tidur. Tujuan penelitan pengaruh terapi foot massage terhadap kualitas tidur pasien tuberkulosis paru di RSU Royal Prima Medan. Jenis Penelitian adalah penelitian ekperimen semu dengan menggunakan rencangan one group pre-test dan post-test design yaitu kelompok dimana subjek diobservasi sebelum dilakukan intervensi. Populasi adalah pasien yang mengalami tuberkulosis paru. Tehnik pengambilan sampel “accidental sampling” yaitu suatu metode penentuan sampel dengan mengambil responden yang kebetulan ada disuatu tempat penelitian sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada pengaruh terapi foot massage terhadap kualitas tidur pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit Royal Prima Medan dengan nilai Pvalue 0,016 dan Z -3,950. Bagi responden agar mampu memanfaatkan dan melakukan terapi foot massage sebagai salah satu alternatif yang bermanfaat bagi kesehatan khususnya untuk meningkatkan kekuatan otot. Kata kunci : foot massage; kualitas tidur; tuberculosis paru
Pengaruh Terapi Relaksasi Slow Deep Breathing terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Silalahi, Kristina L; Zamili, Yolliriah; Giawa, Linusman; Gulo, Nisto Saputra Eli
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3148

Abstract

Pada pasien diabetes melitus tipe 2 sering terjadi peningkatan stres dan depresi yang tinggi sehingga dapat memicu hormon-hormon yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga dapat dilakukan tindakan relaksasi nafas dalam yang akan memunculkan kondisi rileks untuk pasien. Terapi ini juga dianggap sangat efektif untuk meningkatkan rasa nyaman pada pasien sehingga dapat mengurangi stress terutama pada penderita DM tipe 2. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi slow deep breathing terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian ekperimen semu dengan menggunakan rencangan one group pre-test dan post-test design. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh pasien yang menderita diabetes miletus di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan berdaraskan data dari ruangan dan rekam medis. Tehnik pengambilan sampel “accidental sampling”, berdasarkan teknik ini maka jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian pengaruh antara kadar gula darah pre-test dan post-test dengan nilai Z senilai 3.606 dengan nilai p-value sebesar 0,000 pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSU Royal Prima.
Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Artritis Rheumatoid Melalui Aroma Terapi Daun Jeruk di Rumah Sakit Roayal Prima Hasibuan, Wiwik Andayani; Saragih, Mudianti Mayangsari; Silalahi, Kristina L
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 1 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v1i2.20

Abstract

Latar belakang: Penyakit artritis reumatoid merupakan salah satu penyakit masalah kesehatan yang sering dialami oleh orang dewasa saat ini. Penyakit artritis reumatoid ditandai dengan adanya peradangan pada tendon yang mengakibatkan kerusakan tulang rawan dan erosi tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan skala nyeri pada pasien artritis rheumatoid melalui aroma terapi. Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa quasy experiment dengan rancangan non randomized pretest-posttest without control group design. Lokasi penelitian dilakukan di Rumah Sakit Royal Prima mulai Mei - September 2023. Subjek penelitian ini adalah seluruh pasien yang menderita rheumatoid arthritis yang menjalani perawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Royal Prima sebanyak 225 orang pada bulan Mei 2023. Besar sampel diperoleh sebanyak 30 orang dengan teknik purposive sampling. Analisis data penelitian menggunakan uji uji t-berpasangan. Hasil: Rerata skala nyeri pasien pada tahap pretest sebesar 3,33 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,802. Tahap postest, rerata skala nyeri pasien sebesar 2,17 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,379. Terdapat perbedaan skala nyeri pasien artritis reumatoid sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa aroma terapi daun jeruk (p = <0,001;95%CI 0,826-1,508). Kesimpulan: Pemberian aroma terapi daun jeruk efektif terhadap penurunan skala nyeri artritis reumatoid.
Penyuluhan Pencegahan Penyakit Asam Lambung (GERD) Gastro Esofangeal Reflux Desease Di SMP Negeri 19 Medan Anggeria, Elis; Nababan, Tiarnida; Kaban, Karmila Br; Nurhayati, Eva Latifah; Sunarti, Sunarti; Silalahi, Kristina L; Gulo, Legisnaria; Gulo, Agnes; Laoly, Marnesry Rahmat Kristin; Hutagaol, Priscillia Margaretta; Sihombing, Agustina; Triono, Heru Bambang; Brahmana, Elkana Pramujaya
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan gaya hidup di masyarakat, seperti kebiasaan merokok, konsumsi junk food, dan kafein, meningkatkan risiko penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). GERD adalah kondisi refluks asam lambung ke esofagus yang menimbulkan gejala seperti heartburn, regurgitasi, dan mual. Edukasi tentang pencegahan GERD sangat penting, terutama di kalangan remaja yang mulai menunjukkan pola makan tidak sehat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMP Negeri 19 Medan tentang pencegahan GERD. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan ceramah menggunakan media presentasi PowerPoint, leaflet, dan video ilustrasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan observasi awal dan persiapan yang melibatkan pihak sekolah. Hasil menunjukkan bahwa siswa-siswi sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Mereka mampu memahami materi tentang penyebab, gejala, dan cara pencegahan GERD. Diskusi dan sesi tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang GERD, sehingga mereka dapat mengelola kondisi ini dengan lebih baik dan mengadopsi pola hidup yang lebih sehat
Facebook Addiction, Game online, Physical Health Among Indonesian Students Hutapea, Dwight Mahaputera Marulitua; Sitopu, Robin Ferdiansyah; Silalahi, Kristina L; Halawa, Afeus; Munthe, Dewi Sartika; Siregar, Ryskina Fatimah
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i1.4732

Abstract

This study is essential for students to know about Facebook addiction, Game online, and physical health. The study aims to describe the level of Facebook addiction, play online, and physical health and examine their relationship. The total sample was 206 people selected using the purposive sampling method. The research design was correlational; two hundred-six participants joined this study. Each participant filled out all of the questionnaires (demographic data, the Bergen Facebook Addiction (BFAS), Game Addiction (GAS), and Physical Questionnaire (PHQ). All questionnaires were taken from the previous research and validated; the reliability test was high. Based on the Pearson correlation tests, relationships were shown between Facebook addiction, games online, and physical health. There is a significant positive correlation between Facebook addiction and physical health and games online and physical health. Facebook addiction has a positive impact on physical health. Facebook addiction will impact a student's physical health. This study findings that Facebook addiction is low level, game online moderate level, and moderate level of physical fitness. The best way to prevent students from Facebook addiction is to make them busy with school activities. Games online also have a positive impact on physical health. The longer we play the Game online, the more physical health problems we will have. Say no to Facebook addiction and games online.