Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Di Kelompok B TK AT-TIIN Perumnas Helvetia Medan T.P 2020/2021 Dabukke, Barita Esman; Laia, Asa’ro; Rumahorbo, Uly Yustia
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase di TK AT-TIIN Perumnas Helvetia Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Populasi penelitian adalah seluruh anak di kelompok B TK AT-TIIN Perumnas Helvetia Medan dan Sampel penelitian adalah 18 anak. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriftif kualitatif dan kuantitatif. Prosedur pada penelitian ini terdiri dari empat tahapan yaitu Perencanaan, Penerapan, Observasi dan dan Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak. Pada pertemuan I siklus I sebesar 43.88% meningkat menjadi 51,53%, pada pertemuan II siklus I. Pada Siklus II meningkat menjadi 80,42%. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase dapat meningkatkan motorik halus anak.
EFEKTIVITAS PENERAPAN STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN SEKOLAH DASAR Dabukke, Barita Esman; Ayu Setiawaty, Nanda; Siahaan, Sri Yuliana
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PKn. hal ini disebabkan kurangnya penggunaan Strategi, pemahaman dan pengajaran terhadap pembelajaran pendidikan kewarganegaraan (PKn).Dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah efektivitas penerapan Strategi Contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan (PKn)sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (Studi Literature). sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder yang diambil dari berbagai literature yang ada seperti buku, jurnal online, internet dan kepustakaan lainnya.Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan data Model Milles dan Heberman.Hasil penelitian  kepustakaan (Studi Literature) dengan efektivitas penerapan Strategi Contextual teaching and learning (CTL) menunjukan bahwa hasil belajar siswa mata pelajaran PKn mengalami peningkatan. hasil belajar yang diterapkan dengan menggunakan strategi CTL lebih baik dari pada hasil belajar tanpa menggunakan Straregi CTL. Dengan demikian efektivitas strategiContextual teaching and learning (CTL) efektif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn sekolah dasar.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI SDN 017989 MANIS KABUPATEN ASAHAN Laia, Asaaro; Dabukke, Barita Esman; Lestari, Fuzi
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan revolusi 4.0 di SDN 017989 Manis Kabupaten Asahan dan apa kendala dan solusi yang dihadapi guru dalam menerapkan pendidikan revolusi industri 4.0 di SDN 017989 Manis Kabupaten Asahan. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain. Data di analisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan empat proses yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwadi dalam pengimplementasian pendidikan revolusi industri 4.0 di SDN 017989 Manis Kabupaten Asahan sudah diterapkan. Namun pada pelaksanaannya belum maksimal. Pelaksanaannya hanya sebatas penggunaan laptop, dan infokus padahal pada hakikatnya pendidikan revolusi industry 4.0 melibatkan kompetensi pendidik sebagai guru yang harus memahami kurikulum, model pembelajaran, kompetensi siswa dengan menggunakan bantuan alat teknologi.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn DI SEKOLAH DASAR Dabukke, Barita Esman; Setiawaty, Nanda Ayu; Simangunsong, Rudi Heryanto
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka (library research). Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang diambildari berbagai literatur seperti buku, e-book dan jurnal penelitian terdahulu mulai tahun 2013 sampai tahun 2019. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data Miles and Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa sekolah dasar dengan menerapkan tindakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan tahapan pra siklus, siklus I, siklus II, dan seterusnya dimana hasil belajar IPA siswa dengan rata-rata tingkat ketuntasan belajar pra siklus 40%, siklus I meningkat dengan persentase ketuntasan 70,12%, selanjutnya dilakukan perbaikan pada siklus II rata-rata tingkat ketuntasan belajar meningkat menjadi 91,66%. Begitupun perlakuan eskperimen yang signifikan dapat dilihat dari hasil nilai posttest siswa lebih meningkat dibanding hasil nilai pretest siswa dengan rata-rata skor pretest mencapai 53,10 sedangkan posttest mencapai 78,81. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan manual diperoleh thitung = 3,675 > ttabel= 2,021 yang menandakan bahwa tingkat kebermaknaannya signifikan dan Ha dinyatakan diterima. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar PKn siswa Sekolah Dasar.
Implementasi Literasi Melalui Pembelajaran Ipas Berbasis Permainan Puzzle Untuk Siswa Sekolah Dasar Nanda Ayu Setiawati; Dabukke, Barita Esman; Robinson Hutagoal
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop the literacy skills of elementary school students through Science and Social Studies (IPAS) learning based on puzzle games. This research uses a qualitative descriptive method to analyze and describe the improvement in students' literacy skills after the implementation of puzzle-based learning media. The subjects of the study were fifth-grade students at an elementary school in Medan. Data collection was carried out through observation, interviews, and document analysis. The results of the study show that the use of puzzle games in IPAS learning can improve students' literacy skills, particularly in reading, understanding concepts, and problem-solving. Students demonstrated increased interest and motivation in learning, as well as the ability to think critically and creatively. Additionally, interactions among students during the puzzle games also contributed to the development of social skills and cooperation. The conclusion of this study is that IPAS learning based on puzzle games is an effective method to enhance elementary school students' literacy skills. It is hoped that the results of this study can serve as a reference for teachers and educators in developing innovative and enjoyable learning strategies.