Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Kebijakan PAUD Ke SD Yang Menyenangkan : Keterkaitan Efikasi Diri Dengan Persepsi Saputri, Nike Khintha Rifayanti; Utami, Adnani Budi; Ul Haque, Sayidah Aulia
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i2.11614

Abstract

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menghapus tes membaca, menulis, dan menghitung (calistung) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang Sekolah Dasar (SD) mulai tahun ajaran 2022/2023. Namun, kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan guru yang khawatir akan potensi masalah yang muncul. Sebagai tenaga pendidik, guru diharapkan selalu siap berkembang secara profesional dan memiliki persepsi yang positif terhadap kebijakan ini. Persepsi positif dapat mendorong guru untuk bertindak sesuai dengan keyakinan bahwa individu bisa berhasil, sementara persepsi negatif dapat memicu konflik dan ketidakpercayaan. Persepsi guru terkait erat dengan efikasi diri individu; guru dengan efikasi diri tinggi cenderung memiliki persepsi positif dan optimis terhadap kesuksesan, sedangkan yang memiliki efikasi diri rendah mungkin bersikap pesimis. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik sampling yang akan digunakan di penelitian ini adalah cluster random sampling. Partisipan atau sampel yang akan peneliti gunakan mempunyai karakteristik guru kelas 1 SD di Surabaya sebanyak 82 Responden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis korelasional. Teknik analisis data menggunakan korelasi Spearman Brown. Berdasarkan hasil uji hipotesis, di dapatkan nilai signifikasi (1-Tailed) sebesar 0.000 dengan nilai spearman correlation (r) sebesar 0,868. Karena nilai p=0,000 (p<0,01), maka dapat disimpulkan hasil tersebut sangat signifikan. Dapat diartikan dalam penelitian ini terdapat korelasi positif antara efikasi diri dan persepsi pada guru kelas 1 SD di Surabaya sehingga hipotesis dari penelitian ini diterima. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang sangat signifikan antara efikasi diri dan persepsi pada guru kelas 1 SD di Surabaya.
Peran Social Comparison dalam Membentuk Body Dissatisfaction pada Ibu-Ibu Pasca Melahirkan Amalia, Vita; Noviekayati, IGAA; Utami, Adnani Budi
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 2 No 04 (2024): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v2i04.12486

Abstract

Ibu – Ibu yang sering membandingkan diri sendiri terhadap orang lain karena berbagai paparan dari media, lingkungan, dan keluarga mereka. Kemungkinan ketidakpuasan tubuh dapat meningkat sebagai akibat dari perbandingan sosial ini. Dalam penelitian ini, ketidakpuasan tubuh pada ibu dimaksudkan untuk diperiksa dalam kaitannya dengan perbandingan sosial. Perbandingan sosial dan ketidakpuasan tubuh adalah variabel yang tergantung dan independen yang digunakan dalam penyelidikan. Penelitian ini melibatkan 140 Ibu - Ibu sebagai responden, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi dikombinasikan dengan strategi sampling jenuh. Dua komponen dari alat penelitian adalah skala ketidakpuasan tubuh dan perbandingan sosial. Menggunakan perangkat lunak SPSS versi 16.0 untuk Windows, data diperiksa oleh tes korelasi Spearman Rho. Koefisien korelasi ditemukan dalam hasil analisis sebesar 0.646 . Semakin tinggi perbandingan sosial, maka semakin tinggi ketidakpuasan tubuh, begitupun sebaliknya.
Hubungan antara Stereotip Gender dengan Hostile Seksisme pada Perempuan dalam Budaya Patriarki Amalia, Rizqi; Noviekayati, I Gusti Ayu Agung; Utami, Adnani Budi
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Stereotip Gender Dengan Hostile Seksisme Pada Perempuan Dalam Budaya Patriarki. Seksisme yang mengacu pada pandangan negatif terhadap individu yang melanggar peran gender. Pandangan negatif ini sering ditujukan khususnya untuk perempuan yang dapat mendorong kepercayaan bahwa perempuan lebih rendah (inferior) daripada laki-laki, tidak kompeten, dan memiliki kecerdasan (intelegensi) yang rendah. Stereotip gender mengacu pada kecendrungan untuk mengembangkan dan mempertahankan pandangan tetap dari gender dan menggunakan pandangan ini untuk mengevaluasi anggota kelompok terlepas dari katakteristik pribadi mereka yang unik. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif kepada 122 subjek penelitian dengan kriteria perempuan usia 22-35 tahun yang sudah menikah. Hasil uji hipotesis yang digunakan yaitu Korelasi Pearson Product Moment yang dibantu oleh program Statictic Package for Social Science (SPSS) versi 16.0 for windows dengan hasil analisis yang diperoleh nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 dan nilai Pearson Correlation yaitu 0,552 dengan ketentuan dasar pengambilan keputusan signifikansi kurang dari 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara hostile seksisme dengan stereotip gender pada perempuan. Dari hasil uji terdapat hubungan positif yang signifikan antara stereotip gender dapat mempengaruhi hostile seksisme.
Peran Self-Efficacy dalam Mengatasi Academic Burnout pada Siswa SD Fullday Indaka, Rezqika Allaya; Utami, Adnani Budi; Haque, Sayidah Aulia'ul
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12822

Abstract

This study aims to determine the relationship between self efficacy and academic burnout in fullday school elementary school students in Gresik. This study uses a correlational quantitative method using a sampling technique, namely cluster random sampling. The population of this study were all fullday school elementary school students in Gresik and the sample used was 384 students who were represented from grades 4, 5, and 6. Hypothesis test analysis using product moment correlation. The results of this study showed a correlation coefficient (rxy) of - 0.431 with a significance of 0.000 (p,0.001), indicating that there is a very significant relationship between self efficacy and academic burnout in fullday school students in Gresik. This indicates that the higher the self-efficacy possessed, the lower the academic burnout experienced, on the contrary, the lower the self-efficacy possessed, the higher the academic burnout experienced.
Kecemasan Bebicara di Depan Umum: Bagaimana Peranan Self Efficacy dan Social Support? Sukmarani, Audyta Nabila; Utami, Adnani Budi; Ramadhani, Hetti Sari
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12828

Abstract

Mahasiswa psikologi yang sedang menyusun skripsi akan melakukan presentasi saat bimbingan, seminar proposal, hingga sidang akhir dan nantinya sebagai ilmuwan psikologi akan selalu berhubungan dengan komunikasi seperti menjadi pembicara, konselor, dan lainnya. Salah satu faktor ketidakberhasilan dalam presentasi adalah kecemasan berbicara di depan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dan dukungan sosial dengan kecemasan berbicara di depan umum pada siswa yang sedang menyusun skripsi, menggunakan teknik cluster random sampling sejumlah 234 partisipan, menggunakan skala kecemasan berbicara di depan umum, skala efikasi diri, dan skala dukungan sosial. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan kecemasan berbicara di depan umum,terdapat hubungan negatif antara efikasi diri dengan kecemasan berbicara di depan umum, dan tidak terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial dengan kecemasan berbicara di depan umum. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, penulis, serta pembaca mengenai pengaruh efikasi diri dan dukungan sosial terhadap kecemasan berbicara di depan umum.
Budaya K-Pop sebagai Pemicu Perilaku Konsumtif: Peran Kontrol Diri dan Konformitas Jati Pertiwi, Fanny Anggraini; Utami, Adnani Budi; Ramadhani, Hetti Sari
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12829

Abstract

Popularitas K-Pop semakin meningkat di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda, telah menyebabkan munculnya beberapa tren konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kontrol diri dan konformitas dengan perilaku konsumen di kalangan penggemar K-Pop di Surabaya. Penelitian ini melibatkan 249 partisipan yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Skala Konformitas (32 item), Skala Kontrol Diri (13 item), dan Skala Perilaku Konsumtif (15 item). Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol diri dan konformitas terhadap perilaku konsumtif penggemar K-Pop di Surabaya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pengetahuan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen, khususnya di kalangan penggemar K-Pop, serta menjadi referensi bagi para peneliti dan praktisi di bidang psikologi dan perilaku konsumen.
How School Climate and Prosocial Behavior Relate to Bullying Among Junior High School Students in Sorong Lusiagama, Sabila Bening; Utami, Adnani Budi; Haque, Sayidah Aulia Ul
Psikoislamika: Jurnal Psikologi Islam Vol 22, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/psikoislamika.v22i1.33386

Abstract

The study investigated the influence of school climate and prosocial behavior on bullying tendencies among junior high school students in Sorong City. A total of 370 participants were selected using cluster random sampling. The research applied a quantitative correlational approach, and data were analyzed using multiple regression techniques. Results from the coefficient of determination test revealed that school climate and prosocial behavior collectively explained 35.9% of the variance in bullying tendency (R² = 0.359). The F-test showed a significant joint effect of the two independent variables on bullying tendency (F = 102.589, p 0.01), indicating a strong overall model fit. Partial regression analysis (t-test) further confirmed that both predictors significantly influenced bullying tendency. School climate (β = –0.510, p 0.01) and prosocial behavior (β = –0.196, p 0.01) negatively and significantly predicted bullying behavior. These results suggest that students who perceive a more positive school environment and demonstrate higher levels of prosocial behavior tend to exhibit lower levels of bullying. The findings support the importance of fostering positive social environments and enhancing prosocial values in school-based interventions to effectively reduce bullying behavior.
Kasus Kecenderungan Depresi Mayor pada Ibu Rumah Tangga: Studi Kasus di Layanan Kesehatan Puskesmas Lavender Shintya, Eka; Utami, Adnani Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi kasus ini mengeksplorasi dan menangani masalah depresi mayor yang dialami seorang ibu rumah tangga (50 tahun) yang telah berlangsung kronis selama lebih dari 10 tahun. Klien datang dengan keluhan dominan berupa anhedonia, kelelahan emosional, kesulitan tidur, kehilangan minat beraktivitas, hingga muncul ide bunuh diri. Keluhan ini dipicu oleh relasi pernikahan yang disfungsional dan beban pengasuhan yang soliter. Tujuannya adalah untuk menganalisis dinamika psikologis, menegakkan diagnosis klinis, dan memberikan intervensi yang relevan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan tes psikologis (DASS-42, BDI, WAIS, Tes Grafis, CAQ). Hasil asesmen menunjukkan klien berada pada kategori depresi sangat parah (DASS-42 skor 31) dan depresi berat (BDI skor 33). Dinamika psikologis mengindikasikan adanya kecenderungan supresi emosi yang diperparah oleh stressor relasional, sehingga diagnosis ditegakkan sebagai Kecenderungan Gangguan Depresi Mayor, Berulang, Sedang. Intervensi berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) yang berfokus pada pelatihan regulasi emosi, modifikasi automatic thoughts negatif, dan penguatan coping adaptif menunjukkan efektivitas awal dengan penurunan intensitas pikiran negatif dan peningkatan pemahaman diri klien, namun direkomendasikan tindak lanjut berkelanjutan dengan psikolog klinis untuk penanganan yang lebih spesifik.