Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Paket Wisata Eco-Tainment Berbasis Kearifan Lokal di Pokdarwis Desa Wisata Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Asril, Silvia; Fedrina, Rezka; Hasan, Rinie Octaviany; Erfinda, Yosi; Yusuf, Farah Nurhaliza Arif; Setiawan, Indra; Rafael, Riza
Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/mp.v6i2.2185

Abstract

Desa Wisata Pulau Harapan yang terletak di kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata bahari berbasis ekowisata. Namun, desa ini mengalami stagnasi perkembangan pariwisata yang disebabkan oleh kurangnya inovasi dalam penyusunan paket wisata, minimnya pemanfaatan kearifan lokal, serta rendahnya kapasitas manajerial pelaku wisata setempat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui pendampingan penyusunan paket wisata eco-tainment berbasis kearifan lokal. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan manajerial POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling), dengan kegiatan utama berupa pelatihan, simulasi, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penyusunan paket wisata dari skor rata-rata pre-test sebesar 38 menjadi 78 pada post-test. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru kepada Pokdarwis, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat secara kolaboratif untuk menciptakan model wisata berkelanjutan yang unik dan berbasis lokal. Kata kunci: Desa wisata, eco-tainment, kearifan lokal, Pulau Harapan, Kepulauan Seribu
Quality Visitor Experience On Post Pandemic Event: Evidence From The Event Of Jakarta Biennale 2021 Gunadi, I Made Adhi; Erfinda, Yosi
Jurnal Penelitian Pariwisata Vol 7 No 1 (2023): (TRJ) Tourism Research Journal
Publisher : Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/trj.v7i1.188

Abstract

The Covid-19 pandemic that hit the world at the beginning of 2020 has dealt a heavy impact on tourism activities globally, including the limitation of tourism events such as festivals or exhibitions. An adaptation step in organizing events by implementing added health and CHSE protocols create different visitor experience. This research then aims to examine the quality of the visitor experience at the Jakarta Biennale 2021 event as the first major art exhibition event to be held offline with the CHSE protocol. The quality of the visitor experience is reviewed in 7 qualitative descriptive dimensions of memorable tourism experiences, then the analysis is carried out using gap analysis. The findings show that the implementation of the CHSE protocol resulted in gaps in two dimensions of visitor experience (which are involvement and refreshment), but in general, does not reduce the quality of the visitor experience at the Jakarta Biennale event. As an implication, the implementation of the CHSE protocol can be continued and applied in the organizing of other events with some improvement. Keywords: Quality Visitor Experience, Tourism Experience, CHSE Protocol, Event Organizing, Post-Pandemic Event