Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KAJIAN POTENSI DAN PENGELOLAAN BERKELANJUTAN EKOSISTEM MANGROVE PULAU PANNIKIANG, KABUPATEN BARRU, SULAWESI SELATAN Rusdi, Rismawaty; Setyobudiandi, Isdrajad; Damar, Ario
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.863 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v12i1.26065

Abstract

The best planning and management can be fulfilled if complete and accurate information is available. This research generally aims to examine the potential of mangrove ecosystems on Pannikiang Island in terms of ecological conditions and economic value to assess sustainability status and determine mangrove ecosystem management recommendations. Ecological data collection was carried out by observation, interviews with purposive sampling method, and literature review. Ecological analysis used an important value index, economic analysis used consumer surplus, replacement cost, contingent value, and sustainability analysis used a modification of Rapid Appraisal for Fisheries (RAPFISH) software. The mangrove species that identified were Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera sexangula, Ceriops tagal, Sonneratia alba, Xylocarpus granatum, Xylocarpus moluccensis, Aegiceras corniculatum, Lumnitzera racemosa and Avicennia marina. The results analysis of the total economic value of mangrove ecosystem on Pannikiang Island with an area obout 86.31 ha was Rp5.050.275.373,00 /year or an average was Rp58.513.212,00 /ha/year. The sustainability status of the mangrove ecosystem on Pannikiang Island based on multidimensional analysis is still relatively unsustainable. Therefore, some strategy recommendations are rehabilitation of mangrove vegetation; controlling the utilization of mangrove ecosystems carried out by community, especially exploitative uses; involve community in mangrove ecosystems management; make formal regulation related to management of mangrove ecosystems.
ANALISIS HUBUNGAN PANJANG-BERAT BENIH IKAN NILA (Orechromis niloticus) SEBAGAI BIOINDIKATOR PERTUMBUHAN PADA TAHAP PEMELIHARAAN AWAL Rismawaty Rusdi; Nurul Agustin Link Link; Rachmawati Syakur
Journal of Fish Nutrition Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v5i2.8917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan panjang berat benih ikan nila (Oreochromis niloticus), khususnya nila hitam dan nila merah, sebagai bioindikator pertumbuhan pada tahap pemeliharaan awal. Hubungan panjang berat dianalisis menggunakan model alometrik, selain itu juga dilakukan analisis perbandingan laju pertumbuhan mutlak dan spesifik serta rasio konversi pakan antar kedua strain. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Balai Benih Ikan Kota Bontang, Kalimantan Timur, dengan benih yang dipelihara selama 30 hari pada kolam terpal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih nila hitam memiliki hubungan panjang berat yang lebih kuat dibandingkan nila merah, dengan pola pertumbuhan alometrik negatif pada kedua strain. Benih nila hitam menunjukkan laju pertumbuhan mutlak yang lebih tinggi, sementara nila merah memiliki laju pertumbuhan spesifik yang lebih tinggi. Rasio konversi pakan menunjukkan efisiensi pakan yang lebih baik pada nila merah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk manajemen budidaya ikan nila, khususnya pada fase benih, dengan mempertimbangkan perbedaan strain dan efisiensi pemanfaatan pakan