Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Genangan Pasang dan Naungan pada Substrat Sedimen Berbeda Terhadap Pertumbuhan Anakan Mangrove Rizophora mucronata dalam Pengelolaan Sumber Daya Perairan Pantai Kabupaten Sinjai Yunus, Budiman; Parawansa, Basse Siang
Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan Vol. 10 (2023): PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL X KELAUTAN DAN PERIKANAN UNHAS
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urgensi vegetasi mangrove bagi sumberdaya perairan pantai di Indonesia sudah saatnya menjadi perhatian serius dalam merehabilitasi ekosistem mangrove yang semakin mengalami degradasi akibat eksploitasi berat selama tiga dekade terakhir. Di beberapa wilayah pesisir Indonesia yang populasi penduduknya padat, vegetasi mangrove dan wilayah estuaria telah berubah menjadi lokasi pemukiman dan industri, areal pertanian, pusat-pusat rekreasi dan dermaga pelabuhan. Akibat semua ini menimbulkan dampak negative yang sudah tidak mampu diimbangi oleh pertumbuhan alami mangrove itu sendiri. Berdasarkan permasalahan lingkungan tersebut diperlukan penelitian substrat sedimen, lama penggenangan dan naungan, serta pengaruhnya terhadap pertunasan dan pertambahan tinggi anakan, serta kelangsungan hidup Rhizophora mucronata. Dari penelitian ini, dengan menggunakan analisis rancangan kelompok faktorial diperoleh hasil bahwa anakan semai R. mucronata menunjukkan persentase pertunasan, pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang lebih baik pada kondisi media substrat lempung-liat dengan naungan dan penggenangan 7 jam/hari, sedangkan pada substrat pasir berlempung tanpa naungan dengan penggenangan 3 jam/hari menunjukkan tingkat pertunasan dan pertumbuhan serta kelagsungan hidup yang rendah. Hasil penelitian ini menjadi informasi penting dalam pengelolaan ekosistem mangrove terutama dalam seleksi bibit mangrove pada pengelolaan tambak silvofishery di wilayah pesisir pantai timur Kabupaten Sinjai.
Ichthyofauna of Lake Buaya, South Sulawesi: Iktiofauna Danau Buaya, Sulawesi Selatan Andy Omar, Sharifuddin; Parore, Rostiani; Rahim, Sri Wahyuni; Parawansa, Basse Siang; Umar, Moh. Tauhid
Habitus Aquatica Vol 1 No 2 (2020): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.1.2.21

Abstract

Lake Buaya is one of the lakes located in the central part of South Sulawesi. Information about ichthyofauna biodiversity in this lake does not yet exist. Therefore, this study was conducted to analyze species composition, relative abundance, diversity index, evenness index, and dominance index, fish caught in the waters of Lake Buaya. This research was conducted in March to May 2019. Sampling was carried out four times over two months using a fishing gear with a mesh size of 2 inches. Sample analysis was carried out at the Fisheries Biology Laboratory, Faculty of Marine Sciences and Fisheries, Hasanuddin University. During the study 328 fish were found that belong to 12 species and 9 families. The highest abundance of individuals and relative fish abundance was found in Trichopodus pectoralis (snakeskin gourami). The range of diversity index, evenness index, and dominance index were 2,11–2,35, 0,85–0,95, and 0,10–0,15, respectively.
KERAGAMAN GENETIK IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer Bloch, 1790) TIPE LIAR DAN DOMESTIKASI MENGGUNAKAN METODE Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) ., Irmawati; Parawansa, Basse Siang; A.R Tassakka, Asmi Citra Malina; Baharuddin, Ma’rifa; Larekeng, Siti Halimah
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.15

Abstract

Kegiatan pembesaran ikan kakap putih di beberapa Kabupaten di Sulawesi Selatan yang menggunakan benih yang diproduksi dari balai perikanan di Sulawesi Selatan dan Ambon telah berkembang selama beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, benih yang dihasilkan dari kegiatan pembenihan tersebut memiliki kualitas yang masih rendah yang diduga karena keragaman genetik yang rendah. Penelitian ini menggunakan metode Random Amplified Polymorphic DNA, RAPD untuk menganalisis variasi genetik ikan kakap putih tipe liar dari Bulungan Kalimantan Utara dan ikan hasil domestikasi dari panti pembenihan di Ambon yang dibesarkan di tambak rakyat di Desa Borongkalukua Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kakap putih tipe liar memiliki nilai heterozigositas yang lebih tinggi dibandingkan dengan ikan kakap putih hasil domestikasi. Jarak genetik antar individu-individu di dalam populasi tipe liar lebih tinggi dibandingkan dengan jarak genetik individu-individu hasil domestikasi. Dendogram dan pohon filogenetik yang dibentuk berdasarkan evolutionary dissimilarity menunjukkan bahwa pada tingkat ketidakmiripan 10% ikan kakap putih tipe liar dari Bulungan Kalimantan Timur membentuk klaster yang terpisah dengan ikan kakap putih hasil domestikasi dari Ambon yang dipelihara di tambak Dusun Borongkalukua Kabupaten Maros. Keragaman genetik ikan hasil domestikasi lebih rendah dibandingkan ikan tipe liar dan menunjukkan pola evolusi yang pholyphyly Hasil yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa marka RAPD dapat digunakan untuk menganalisis perubahan keragaman genetik antara populasi ikan kakap putih tipe liar dan hasil domestikasi serta bermanfaat sebagai informasi dalam menyusun strategi pemanfaatan wild population sebagai sumber induk dan konservasi plasma nutfah ikan kakap putih.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK RUMPUT LAUT: STUDI KASUS DI DUSUN BORONGKALUKUA, SULAWESI SELATAN Rahim, Sri Wahyuni; Yanti, Asri; Istnaeni, Zabhika Dinda; Andy Omar, Sharifuddin Bin; Tresnati, Joeharnani; Yaqin, Khusnul; Nadiarti, Nadiarti; Rukminasari, Nita; Parawansa, Basse Siang; Umar, Moh. Tauhid; Kudsiah, Hadiratul; Suwarni, Suwarni; Moka, Wilma Joanna Carolina; Putri, Amanda Pricella; Haerul, Andi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i2.67549

Abstract

Seaweed is one of the leading fishery commodities in the coastal areas of South Sulawesi, with high economic potential. However, its utilization is still predominantly limited to the sale of raw products, resulting in limited economic value added for local communities. This Community Service Program was conducted to promote seaweed product diversification through the development of value-added food products, namely seaweed-based noodles and nuggets. The activity was carried out on May 10, 2025, in Borongkalukua Hamlet, Borimasunggu Village, Maros Baru District, Maros Regency, involving coastal communities as the main participants. The implementation methods included educational sessions, demonstrations and hands-on processing practices, as well as product packaging training. Evaluation was conducted using pretest and posttest approaches to describe changes in participants' responses regarding their knowledge, technical understanding of processing, and motivation. The results showed an increase in the percentage of positive responses across most measured indicators. Participants' knowledge increased from 5–15% before the training to 60–80% after the training, while motivation increased from 45–65% to 75–93%. Overall, the program indicated an improvement in the community's understanding of utilizing seaweed as a value-added product and increased participants' interest in developing local resource-based economic activities. This program has the potential to support capacity strengthening among coastal communities and promote the more sustainable utilization of marine resources.Rumput laut merupakan komoditas perikanan unggulan di wilayah pesisir Sulawesi Selatan yang memiliki potensi ekonomi tinggi, namun pemanfaatannya masih didominasi oleh penjualan dalam bentuk mentah sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh masyarakat masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya mendorong diversifikasi produk rumput laut melalui pengolahan menjadi produk pangan bernilai tambah berupa mie dan nugget. Kegiatan berlangsung pada tanggal 10 Mei 2025 di Dusun Borongkalukua, Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, dengan melibatkan masyarakat pesisir sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi dan praktik langsung pengolahan, serta pelatihan pengemasan produk. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk menggambarkan perubahan respons peserta pada aspek pengetahuan, pemahaman teknis pengolahan, dan motivasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan persentase respons positif pada sebagian besar indikator yang diukur. Pengetahuan peserta meningkat dari 5–15% sebelum pelatihan menjadi 60–80% setelah pelatihan, sedangkan motivasi meningkat dari 45–65% menjadi 75–93%. Secara umum, kegiatan ini mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan rumput laut menjadi produk bernilai tambah serta meningkatnya ketertarikan peserta untuk mengembangkan aktivitas ekonomi berbasis sumber daya lokal. Program ini berpotensi mendukung penguatan kapasitas masyarakat pesisir dan pemanfaatan sumber daya laut secara lebih berkelanjutan.