Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Identifikasi Bakteri Salmonella pada Jajanan Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Klego Virdianita, Alreza; Ristiawati, Ristiawati; Fitriyani, Nur Lu’lu
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 21 No. 2 (2023)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v21i2.256

Abstract

Background: Typhus abdomonalis is an acute infectious disease caused by Salmonella thypi bacteria. The highest prevalence of typhoid fever in the area of Klego Health Center is children at group of 3-19 year old. School-age children tend to pay less attention to personal hygiene because they do not know that snacking carelessly can cause the spread of various diseases. The purpose of this research is to explore salmonella bacteria in school snacks.Methods: This is a descriptive research. The data collection technique was in the form of laboratory observation with the object of research identifying Salmonella in school snacks. The population in this study were school snacks in the working area of the Klego Health Center with the sampling technique using purposive sampling .Results: The results of this study showed that out of 18 samples, 2 samples (S2C and S2D) were positively contaminated with Salmonella bacteria.Conclusion: Out of 18 samples of school snacks, 2 of them were positive for Salmonella bacteria. For this reason, it is necessary to carry out training classes and routine screening of food tests by the Pekalongan City Health Office.  Keywords: Salmonella, school snacks, foodborne illness
Literature Study: Risk Factors for the Incidence of Diabetes Mellitus in Productive Age in Indonesia Dita Ayuningtiyas Tuti; Nur Lu’lu Fitriyani; Jaya Maulana
Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 3 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Studi Islam Sunan Doe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58330/prevenire.v3i3.413

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a type of degenerative disease that has increased continuously from year to year. as well as the occurrence of the biggest global health emergency in the 21st century. The increasing cases of diabetes mellitus every year have a negative impact on Indonesia, especially many diabetics are around productive age. productive age is the age with the highest rate of diabetes mellitus in Indonesia with the following age groups and prevalence: 15-24 years of age by 0.1%, age 25-34 by 0.2%, age 35-44 by 1.1%, and age 45-64 by 6.3%, thus it can be said that the increasing age is increasingly at risk of diabetes mellitus. The purpose of writing a literature review is to find out what risk factors affect the incidence of diabetes mellitus at productive age in Indonesia. The research design in the study uses the Literature Review method. Research journal articles using online database facilities through the Google Scholar page published in the period 2020-2023 (4 years). Based on the results of research from 10 articles, it was found that there was a relationship between family history, diet, sleep patterns, physical activity, obesity, and hypertension with the incidence of leprosy in Indonesia.
Literatur Review: Hubungan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Berdasarkan Kepadatan Penduduk dan Angka Bebas Jentik (ABJ Reza Aini Zahro; Jaya Maulana; Nur Lu’lu Fitriyani
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 1 No. 6 (2023): Desember
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virus dengue adalah agen infeksi yang menyebabkan demam berdarah dengue (DBD), yang merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Menurut Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan RI, terdapat 87.501 kasus demam berdarah dengue di Indonesia secara keseluruhan pada tahun 2022, dengan angka kejadian (IR) sebesar 31,38 per 100.000 penduduk. Tingginya kasus demam berdarah tentu dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya adalah kepadatan penduduk dan angka bebas jentik (ABJ). Tujuan dari tinjauan pustaka ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor kepadatan penduduk dan angka bebas jentik dengan kejadian demam berdarah. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur review yang diperoleh melalui database Google Scholar dan PubMed dengan batasan publikasi 5 tahun terakhir (2019-2023). Temuan tinjauan pustaka menunjukkan bahwa 57% publikasi mengaitkan faktor kepadatan penduduk dengan kejadian demam berdarah dengue, dan 56% menunjukkan hubungan antara kejadian demam berdarah dengue dengan angka bebas jentik. Kesimpulannya demam berdarah dengue (DBD) berkaitan dengan faktor kepadatan penduduk dan angka bebas jentik (ABJ).
Literature Review: Faktor Risiko Lost To Follow Up Pengobatan ARV Pada Penderita HIV/AIDS Lailatul Adni; Jaya Maulana; Nur Lu’lu Fitriyani
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 1 No. 6 (2023): Desember
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(Human Immunodeficiency Virus) HIV merupakan sebuah virus yang bisa menyebabkan infeksi pada sel darah putih dan menurunkan kekebalan imun tubuh pada manusia akibat terinfeksi oleh HIV disebut dengan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko Loss to Follow Up pada pengobatan HIV/AIDS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur. Sumber literatur yang digunakan dalam penyusunan literature review berasal dari jurnal tahun 2019-2023 dengan pencarian di Google Scholar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab LTFU pada Penderita HIV/AIDS seperti :Pengetahuan, jarak dengan pelayanan kesehatan, dan faktor dukungan (keluarga,teman sebaya, dan masyarakat).
Identification of Work Accident Hazards Using The JSA Method In the Weaving Section At Pt X Mulyaningsih, Tri; Ristiawati, Ristiawati; Fitriyani, Nur Lu'lu; Maulana, Jaya
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2024): PENA MEDIKA: JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v14i1.4804

Abstract

Work accidents are incidents related to work and the company. Work accidents occur due to uncontrolled events caused by several factors. According to data from the International Labor Organization (ILO), almost every day people die due to work accidents and work-related diseases at a rate of 2,78 million every year. The preliminary study that has been carried out shows that work accidents occurred in the weaving production section of PT X. The research aims to identify hazards using the Job Safety Analysis (JSA) method. This research uses descriptive research using observational descriptive methods. The sampling technique in this research was purposive, with as many as 4 respondents. This research instrument uses an interview guide and Job Safety Analysis (JSA) table which is analyzed using univariate analysis. The results of this research show that several stages of work in the weaving section have dangers such as being pinched, hammered, cut, hit by a beam, falling or slipping, and electrical short circuits which cause minor injuries, cuts leg fractures, bruises, aches, headaches and fires, machine
Faktor Risiko Kejadian Kusta di Indonesia: Literature Review: Risk Factors for Leprosy in Indonesia: Literature Review Ratu Annisa Dyah Bestari; Jaya Maulana; Nur Lu’lu Fitriyani; Hairil Akbar
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2: DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i2.4492

Abstract

Latar belakang: Kusta (morbus hansen) ialah kondisi infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycrobacterium leprae (M.leprae). Penyakit ini menyerang berbagai bagian tubuh termasuk saraf dan kulit. WHO melaporkan bahwa Indonesia menduduki posisi nomor 3 di dunia dalam penyumbang kasus kusta setelah India dan Brazil. Menurut data Kemenkes, prevalensi kasus kusta di Indonesia naik sebesar 0,55 per 10.000 penduduk pada tahun 2022. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian kusta di Indonesia. Guna membantu capaian target eliminasi kusta di Indonesia pada tahun 2024 diperlukan pengetahuan mengenai faktor apa sajakah yang memengaruhi kejadian kusta agar dapat melakukan pengendalian dengan baik. Tujuan: Tujuan dari penulisan literature review ini yaitu untuk mengetahui faktor risiko apa sajakah yang memengaruhi kejadian kusta di Indonesia. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menggunakan strategi sistematis, seperti pencarian artikel dalam database jurnal penelitian, pencarian melalui internet, dan tinjauan ulang artikel. Database yang digunakan yaitu google scholar. Hasil: Hasil dari analisis literature review didapatkan bahwa terdapat hubungan antara personal hygiene (OR=0.192-7.667), riwayat kontak (OR=0.475-38.5), lingkungan fisik rumah (OR=4.988), pengetahuan (OR=2.927-3.636) dengan kejadian kusta di Indonesia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dari 10 artikel didapatkan bahwa terdapat hubungan antara personal hygiene, riwayat kontak, lingkungan fisik rumah, dan pengetahuan dengan kejadian kusta di Indonesia.
Efektivitas Spray Insektisida Nabati Terhadap Nyamuk Aedes aegypti: Literature Review: Efectiveness of Bioinsecticide Spray Against Aedes aegypti Mosquitoes: Literature Review Labibah Fara Anindya; Fitriyani, Nur Lu’lu; Jaya Maulana; Hairil Akbar
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2: DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i2.4543

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia hingga saat ini. Upaya pencegahan dan pengendalian perlu dilakukan untuk mengontrol penyebaran DBD. Upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue yang sering dilakukan masyarakat dan dinilai efektif yaitu pengendalian secara kimiawi berupa penggunaan insektisida. Namun penggunaan insektisida yang berulang akan menimbulkan efek resistensi pada nyamuk dan berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan. Penggunaan bahan-bahan alam sebagai insektisida nabati perlu dikembangkan. Tujuan: Literature review ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tanaman di Indonesia yang memiliki potensi sebagai bioinsektisida nyamuk Aedes aegypti. Metode: metode yang digunakan adalah literature review dengan mencari jurnal nasional yang memenuhi kriteria batasan publikasi 5 tahun terakhir (2019 – 2023). Literatur didapatkan melalui database google scholar dengan kata kunci efektivitas insektisida alami dalam bentuk sediaan spray terhadap mortalitas nyamuk Aedes aegypti. Hasil: Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tanaman yang memiliki efektivitas tertinggi terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti adalah daun mengkudu dengan konsentrasi 25%. Daun mengkudu mampu membunuh 72% nyamuk uji atau sebanyak 18 ekor nyamuk pada konsentrasi 25% dan dapat memenuhi LC50 pada menit ke-15. Daun mengkudu mengandung senyawa kimia aktif seperti alkaloid, triterpenoid, saponin, tanin dan flavonoid yang dapat membunuh nyamuk Aedes aegypti. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pembahasan disimpulkan bahwa daun mengkudu pada konsentrasi 25% memiliki efektivitas terbaik sebagai insektisida nabati dalam sediaan spray untuk mengendalikan nyamuk Aedes aegypti.
Analisis Faktor Host dan Sosial Budaya dengan Kejadian Hipertensi pada Usia Produktif (15-64 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Wiradesa: nalysis of Host and Socio-Cultural Factors with the Incident of Hypertension in the Productive Age (15-64 Years) in the Wiradesa Community Health Center Working Area Ratu Annisa Dyah Bestari; Jaya Maulana; Nur Lulu Fitriyani; Hairil Akbar
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 1: JUNE 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i1.5438

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Hal tersebut dapat terjadi karena jantung bekerja lebih keras memompa darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2018 prevalensi hipertensi di dunia sebesar 26.4% atau 972 juta orang terkena penyakit hipertensi, angka ini mengalami peningkatan di tahun 2021 menjadi 29,2%. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar orang yang terkena hipertensi. Tujuan: Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk mengetahui faktor apa sajakah yang memengaruhi kerjadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wiradesa. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode case control dengan total 60 responden. Hasil: Hasil dari analisis analisis chi square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara ekonomi (OR: 0,434), status gizi (OR: 4,125), dan stres (OR: 10,545) dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wiradesa. Kesimpulan: Hasil uji bivariat dengan uji chi square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara ekonomi, status gizi, dan stres terhadap kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wiradesa.
Strategies To Accelerate The Reduction Of Stunting Prevalence Through Mapping The Physical, Biological And Socio-Cultural Environment At Risk With The Trias Epidemiology Approach Maulana, Jaya; Fitriyani, Nur Lulu; Nugroho, Santoso Tri; Pangestu, M. Luhur
Journal of Public Health Indonesian Vol. 1 No. 5 (2025): JANUARY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/msnj2g74

Abstract

Stunting is a serious problem that must be addressed because it has an impact on the quality of human resources that will be dated. The prevalence of stunting cases in Indonesia in 2022 has decreased compared to 2021, which was 21.6%. However, this figure is still above the government's expectations which determine a decrease of up to 14% in 2024. This determination requires comprehensive handling from various parties in reducing the incidence of stunting and preparing a better next generation. This study aims to determine environmental factors that are risk factors for stunting in Pekalongan City through the trias epidemiological approach. This study is a mixed methods study  using an explanatory sequential design with a case control approach. The independent variables to be studied include host and environment variables. The data obtained will be analyzed bivariate and multivalent with data reduction and drawing conclusions from qualitative data. Furthermore, the results of the mix methods analysis  will be included in the SWOT analysis to formulate a strategy to accelerate the reduction of stunting prevalence in Pekalongan City.
Faktor resiko kejadian diabetes melitus (DM) pada tingkatan usia produktif (15-60 Tahun) Maulida, Anisah; Maulana, Jaya; Fitriyani, Nur Lulu; Akbar, Hairil
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.330

Abstract

Diabetes Melitus meupakan penyakit degeneratif yang disebabkan oleh adanya perubahan fungsi organ dan gangguan pelepasan hormon. Selain itu, jenis penyakit diabetes melitus cakupan penderita mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2015 Indonesia berdiri pada posisi ketujuh dengan jumlah penderita sebanyak 10 juta jiwa. Jumlah penderita DM ini diperkirakan akan meningkat pada tahun 2040, yaitu sebanyak 16,2 juta jiwa penderita, dapat diartikan bahwa akan terjadi suatu peningkatan penderita yang dapat dihitung sebanyak 56,2% pada periode tahun 2015 – 2040 dan kian tahun mulai menyerang pada generasi lebih muda atau usia produktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari, mengetahui dan menelaah artikel penelitian yang kemudian dilakukan studi literrature review, sehingga dapat disebut dengan kajian litterature review. Hasil kajian literrature review dapat ditemukan mengenai faktor resiko kejadian diabetes melitus seperti, obesitas, stress, aktivitas fisik, kebiasaan makan fast – food (pola makan), IMT, dan kebiasaan merokok. Hal tersebut merupakan faktor – faktor yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan menganggu efektivitas hormon insulin sehingga timbulah penyakit diabetes melitus. Selain itu juga terdapat faktor alami yang tidak dapat diubah seperti, genetik ataupun keturunan dari orang tua yang memiliki riwayat penyakit diabetes.