Articles
Pengaruh Media Pembelajaran Game Edukasi Berbasis Construct terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar Siswa
Lia Budi Tristanti;
Sodi Akbar;
Widya Ana Rahayu
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (110.785 KB)
|
DOI: 10.31980/mosharafa.v10i1.873
AbstrakTujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan pengaruh media pembelajaran game edukasi berbasis construct terhadap kemampuan pemecahan masalah, dan terhadap hasil belajar logika matematika di SMK PGRI 1 JOMBANG. Siswa yang terlibat sebanyak 31. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu. Adapun jenis desain yang digunakan adalah quasi experiment dengan one–group pretest-posttest design. Teknik pemilihan subjek penelitian yang digunakan adalah teknik simple random sampling. Intrumen penelitian berupa tes. Sebelum melaksanakan penelitian ini, media game edukasi berbasis construct ini telah divalidasi dan direvisi sesuai dengan validator Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh media game edukasi berbasis construct terhadap kemampuan penyelesaian masalah siswa. Selain itu, diperoleh pula ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar Pretest dengan Posttest yang artinya ada pengaruh penggunaan media game edukasi berbasis Construct dalam meningkatkan hasil belajar materi logika matematika. The Effect of Construct -Based Educational Game Learning Media on Student Problem Solving Ability and Learning Outcomes AbstractThe purpose of this study is to describe the effect of construct-based educational game learning media on problem-solving abilities, and on the learning outcomes of mathematics logic at SMK PGRI 1 jombang. Students involved were 31. The research method used a quasi-experimental. The type of design used was a quasi-experiment with a one-group pretest-posttest design. The research subject selection technique used was a simple random sampling technique. The research instrument was a test. Before carrying out this research, this construct-based educational game media has been validated and revised according to the validator. The results of this study indicate that first, there is an effect of construct-based educational game media on students' problem-solving abilities. Also, it was concluded that there was an average difference between the pretest and posttest learning outcomes, which meant that there was an effect of using Construct-based educational game media in improving the learning outcomes of students.
Penguatan Motivasi Siswa dalam Menyelesaikan Soal Bilangan Bulat Melalui Game Wordwall di MTsN 9 Jombang
Nur Alawi H, Umi Sa'adah;
Umi Sa`dah;
Nurwiani;
Lia Budi Tristanti
Community Education Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/ceej.v4i2.10006
Motivasi siswa MTsN 9 Jombang dalam belajar matematika tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang kurang menarik, siswa merasa kesulitan dalam memahami materi, sehingga nilai pengetahuan menjadi rendah, belum ada media pembelajaran yang tepat untuk memahami konsep dan latihan soal yang bisa memotivasi siswa dalam mengerjakan soal tersebut. Berdasarkan analisis situasi dan permasalahan tersebut, maka tim pengabdi menerapkan solusi alternatif yaitu menginovasi kegiatan pembelajaran matematika di kelas melalui penggunaan media pembelajaran yang efektif berupa game wordwall. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu memberikan materi bilangan bulat dan latihan soal melalui wordwall. Tahapan pengabdian ini meliputi persiapan awal, pelaksanaan, evaluasi dan penulisan laporan. Penerapan media pembelajaran game wordwall menunjukkan hasil peningkatan nilai pengetahuan siswa pada materi bilangan bulat. Pada pretest, hanya 2 dari 10 siswa yang nilainya berada di atas KKM (70). Sedangkan pada posttes, prosentase ketuntasan pada sub game match up sebesar 80% dengan nilai rata-rata 74; prosentase ketuntasan pada sub game open the box sebesar 100% dengan nilai rata-rata 83; prosentase ketuntasan pada sub game quiz sebesar 100% dengan nilai rata-rata 87. Dari keseluruhan data tersebut, pengabdi menarik kesimpulan proses pembelajaran matematika dengan menggunakan game Wordwall yang telah dilaksanakan di kelas VIII A MTsN 9 Jombang dapat meningkatkan motivasi siswa dalam menyelesaikan soal bilangan bulat.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mendesain Tugas Berbasis Masalah
Sri Suryanti;
Yudhi Arifani;
Lia Budi Tristanti;
Nur Khomariyah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.12601
Background: Terdapat ketimpangan antara pembiasaan yang dilakukan oleh guru kepada siswa dengan tuntutan kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh siswa pada abad 21. Guru cenderung memberikan tugas/soal matematika yang bersifat procedural dibandingkan dengan tugas yang menuntut penalaran siswa. Berdasarkan hasil wawancara terhadap guru MTs N 4 Jombang, mereka selalu menggunakan buku dan LKS yang disediakan oleh pemerintah atau penerbit, yang sebagian besar penugasan yang ada tidak mendukung terhadap pemikiran siswa. Selain itu, berdasarkan hasil isian kuesioner yang dilakukan oleh guru, mereka penunjukkan pemahaman yang salah terhadap karakteristik tugas yang mampu mendorong pemikiran siswa. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam mendesain tugas berbasis masalah yang mampu mendorong pemikiran siswa. Metode: Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah guru-guru kelas 7 MTsN 4 Jombang, sebanyak 39 guru. Program tersebut dilaksanakan melalui tahapan: 1) Penguatan konsep tugas berbasis masalah melalui aktivitas recognising dan analyzing; 2) Workshop mengembangkan tugas berbasis masalah melalui aktivitas prototyping; 3) Implementasi dan evaluasi secara mandiri melalui aktivitas implementing dan evaluating. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan 100% guru setuju bahwa tugas yang diberikan kepada siswa sebaiknya tidak sama dengan yang telah dicontohkan oleh guru. Selanjutnya terkait dengan kemampuan guru dalam mendesain tugas, 85% guru mampu mendesain tugas berbasis masalah dalam kategori baik, sedangkan sisanya dalam kategori cukup baik. Program pengembangan kompetensi guru dalam mendesain tugas yang tepat untuk siswa perlu untuk terus dilakukan secara kontinu, agar terjadi peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mendesain Tugas Berbasis Masalah
Sri Suryanti;
Yudhi Arifani;
Lia Budi Tristanti;
Nur Khomariyah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.12601
Background: Terdapat ketimpangan antara pembiasaan yang dilakukan oleh guru kepada siswa dengan tuntutan kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh siswa pada abad 21. Guru cenderung memberikan tugas/soal matematika yang bersifat procedural dibandingkan dengan tugas yang menuntut penalaran siswa. Berdasarkan hasil wawancara terhadap guru MTs N 4 Jombang, mereka selalu menggunakan buku dan LKS yang disediakan oleh pemerintah atau penerbit, yang sebagian besar penugasan yang ada tidak mendukung terhadap pemikiran siswa. Selain itu, berdasarkan hasil isian kuesioner yang dilakukan oleh guru, mereka penunjukkan pemahaman yang salah terhadap karakteristik tugas yang mampu mendorong pemikiran siswa. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam mendesain tugas berbasis masalah yang mampu mendorong pemikiran siswa. Metode: Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah guru-guru kelas 7 MTsN 4 Jombang, sebanyak 39 guru. Program tersebut dilaksanakan melalui tahapan: 1) Penguatan konsep tugas berbasis masalah melalui aktivitas recognising dan analyzing; 2) Workshop mengembangkan tugas berbasis masalah melalui aktivitas prototyping; 3) Implementasi dan evaluasi secara mandiri melalui aktivitas implementing dan evaluating. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan 100% guru setuju bahwa tugas yang diberikan kepada siswa sebaiknya tidak sama dengan yang telah dicontohkan oleh guru. Selanjutnya terkait dengan kemampuan guru dalam mendesain tugas, 85% guru mampu mendesain tugas berbasis masalah dalam kategori baik, sedangkan sisanya dalam kategori cukup baik. Program pengembangan kompetensi guru dalam mendesain tugas yang tepat untuk siswa perlu untuk terus dilakukan secara kontinu, agar terjadi peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan
Describing prospective teacher’s promote action In online mathematics learning
Iffah, Jauhara Dian Nurul;
Tristanti, Lia Budi
JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Volume 7 Issue 3 July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jramathedu.v7i3.17258
Promoted action is an activity offered by the teacher to students so that they can develop new knowledge or experience. The promoted action chosen by the teacher will depend on the knowledge possessed by the teacher. It is commonly referred to as pedagogical content knowledge (PCK). In addition, to become a professional teacher with a well-measured PCK, the prospective teacher has been trained since the lecturing process. This study aims to describe promoting the actions of prospective teacher students in learning mathematics online. It is descriptive qualitative research on the subject of four students who take the peer teaching program. Subject selection was based on the PCK criteria of subjects with categories 0-0, 0-1, 1-0, and 1-1, which indicated the order of levels of pedagogical knowledge- content knowledge. Data collection methods are tests to determine the PCK of prospective subjects, observation of the learning process, and documentation of learning records. The triangulation used to see the credibility of the data is time triangulation. The results showed that all subjects elicited promoted actions in motivation, concentration, processing, and exploration phases. The four students have different ways of bringing up encouraging action based on their ability criteria.
Students' Creative Thinking in Solving Numeracy Problems Based on Cognitive Style
Alfillaili, Efi;
Tristanti, Lia Budi;
Nurwiani, Nurwiani
Jurnal VARIDIKA Volume 35, No 2 December 2023
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/varidika.v35i2.23262
The research aims to describe the character of solving numeracy problems based on students' cognitive styles. Research instruments include teacher questionnaires, cognitive style test instruments, numeracy problem-solving test instruments, interview guides, and documentation. Data from cognitive style tests and interviews are explained descriptively to select research subjects. The subjects of this research were 32 students in class VIII of state junior high schools in Jombang. Data from numeracy tests, interviews, and documentation were analyzed to describe the subject's creative thinking abilities. The results of the research show that field-independent students think of more than one answer in a variety of ways, and succeed in breaking down the details of an idea object into different ways or methods. It also fulfills the creative thinking indicators of novelty and provides a new art in solving numeracy problems that is pure. Meanwhile, field-dependent students have not provided different ideas or ideas as a form of process for solving numeracy problems in different ways. Even though the field-dependent student provided a correct solution to the problem, it did not meet the novelty indicator.
Analisis Berpikir Kritis Guru Bersertifikasi Dalam Mengkonstruksi Media Pembelajaran Matematika
Hidayat, Mokhamad Farid;
Hidayati, Wiwin Sri;
Tristanti, Lia Budi
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 1 (2024): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/jpmipa.v12i1.4886
Abstract:Certified teachers already have professional abilities and can construct learning media. This study describes the critical thinking process of certified teachers in constructing learning media based on critical thinking theory from Ennis, and student learning outcomes after using learning media from teachers. This research is combined research in sequential form, namely researchers using qualitative research and then continuing with quantitative research. Data collection is done through observation, interviews, test questions, and documentation. Data validity using time triangulation. The results showed that teachers have succeeded in constructing learning media through the critical thinking process in Trigonometry learning using PPT Hyperlink media. Student learning outcomes tend to be homogeneous compared to previous meetings with an average learning outcome of 79.00. This research can still be developed by increasing the number of research subjects with different sexes to facilitate the influence of gender differences in classroom learning activities. Abstrak:Guru bersertifikasi telah memiliki kemampuan profesional dan mampu mengkonstruksi media pembelajaran. Penelitian ini mendeskripsikan proses berpikir kritis guru bersertifikasi dalam mengkonstruksi media pembelajaran berdasarkan teori berpikir kritis dari Ennis, hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran dari guru. Penelitian ini merupakan penelitian gabungan dalam bentuk sekuensial yaitu peneliti menggunakan penelitian kualitatif kemudian dilanjutkan dengan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, soal tes dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan guru telah berhasil mengkonstruksi media pembelajaran melalui proses berpikir kritis dalam pembelajaran Trigonometri menggunakan media PPT Hyperlink. Hasil belajar siswa cenderung homogen dibanding pertemuan sebelumnya dengan rata-rata hasil belajar 79,00. Penelitian ini masih dapat dikembangkan dengan menambah jumlah subjek penelitian dengan jenis kelamin yang berbeda untuk memfasilitasi pengaruh perbedaan gender dalam kegiatan pembelajaran di kelas.
Profil Pemecahan Masalah Matematika Siswa MA Salafiyah Menganti Ditinjau Dari Tipe Kepribadian
Stani, Dwinta;
Tristanti, Lia Budi;
Iffah, Jauhara Dian Nurul
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/jmen.v10i2.22310
The purpose of this study was to describe the math problem solving profile of MA Salafiyah Menganti students in terms of introverted personality type and extroverted personality type. This research method uses descriptive qualitative. The results showed (1) introverted students in identifying known data, asked by being silent first, writing symbols according to what they understand, when making a mathematical model the subject pays attention to the problem given, writing the method used using elimination followed by substituting, the subject is seen solving the problem in detail and structured, solving the problem looks focused and working sequentially according to the steps, (2) extroverted students in identifying known and questionable data, by notwriting sentences, but only circling the problem and reading aloud, the subject spontaneously wrote symbols in the form of variables, the subject made a mathematical model by writing the equation, the subject revealed thestrategy by substitution, in applying the strategy.
Describing prospective teachers’ promote action in online mathematics learning
Iffah, Jauhara Dian Nurul;
Tristanti, Lia Budi
JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Volume 7 Issue 3 July 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jramathedu.v7i3.17258
Promoted action is an activity offered by the teacher to students so that they can develop new knowledge or experience. The promoted action chosen by the teacher will depend on the knowledge possessed by the teacher. It is commonly referred to as pedagogical content knowledge (PCK). In addition, to become a professional teacher with a well-measured PCK, the prospective teacher has been trained since the lecturing process. This study aims to describe promoting the actions of prospective teacher students in learning mathematics online. It is descriptive qualitative research on the subject of four students who take the peer teaching program. Subject selection was based on the PCK criteria of subjects with categories 0-0, 0-1, 1-0, and 1-1, which indicated the order of levels of pedagogical knowledge- content knowledge. Data collection methods are tests to determine the PCK of prospective subjects, observation of the learning process, and documentation of learning records. The triangulation used to see the credibility of the data is time triangulation. The results showed that all subjects elicited promoted actions in motivation, concentration, processing, and exploration phases. The four students have different ways of bringing up encouraging action based on their ability criteria.
PENGARUH KECEMASAN STATISTIK TERHADAP BERPIKIR LITERASI STATISTIS MAHASISWA STKIP PGRI JOMBANG
Rengga Adi Setyabekti;
Nurwiani;
Lia Budi Tristanti
Edumath : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15 No 1 (2023): Edumath Volume 15 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32682/4nvfsb25
Pentingnya literasi statistik bagi mahasiswa memiliki dampak baru pada kecemasan dalam statistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecemasan statistik terhadap kemampuan literasi statistik pada 52 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan regresi linier sederhana untuk menganalisis pengaruh variabel kecemasan statistik terhadap kemampuan literasi statistik siswa. Selain itu, regresi linier berganda juga digunakan untuk menganalisis pengaruh masing-masing konstruk variabel kecemasan statistik secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kecemasan statistik terhadap kemampuan literasi statistik siswa. Sebanyak 36,1% variabel kemampuan literasi statistik siswa disumbang oleh variabel kecemasan belajar statistik. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan upaya serius dari dosen statistika untuk mengurangi kecemasan mahasiswa