Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN DETEKSI DINI STROKE PADA KADER LANSIA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STROKE DI DESA PAUH BARAT KOTA PARIAMAN Asmaria, Mike; Hidayati, Hidayati; Sari, Dwi Happy Anggia; Yessi, Hilma; Marni, Linda; Yuderna, Vivi; Armaita, Armaita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2154

Abstract

Data di Desa Pauh Barat menunjukkan sudah adanya posyandu Lansia tetapi belum maksimal dalam mengatasi permasalahan pencegahan stroke. Faktor eksternal yang menyebabkan kejadian stroke di Desa Pauh Barat selama ini belum terkontrolnya pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat. Kader lansia juga belum ada yang bisa melakukan pengkajian dini stroke secara langsung, kader mengatakan belum memiliki panduan yang baku dalam melakukan deteksi stroke.  Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu upaya penanggulangan stroke dengan memberdayakan para kader lansia Desa Pauh Barat. Metode pelaksanaan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan memberikan pelatihan deteksi dini stroke serta memberikan panduan deteksi dini stroke serta leaf let. Peserta pelatihan sebanyak 12 orang yang terdiri dari 10 orang kader lansia dan 2 orang tokoh masyarakat desa Pauh Barat. Hasil pre test menunjukkan bahwa dari 60% kader yang berpengetahuan kurang baik, setelah dilaksanakan pelatihan terjadi peningkatan menjadi baik 100%. Dari pelatihan yang sudah diberikan terjadi peningkatan pengetahuan para kader lansia tentang deteksi dini stroke  dan kegiatan pengabdian ini berkesinambungan secara berkala dengan pendampingan tim pengabdian masyarakat dan bidan desa Pauh Barat .
Penerapan PHBS Kesehatan Gigi Dan Demonstrasi Gosok Gigi yang benar di SDN 17 Tungkal Utara Marni, Linda; Maifita, Yesi; Armaita, Armaita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2530

Abstract

Anak usia sekolah (6-10 tahun) sering munculnya berbagai macam penyakit. Anak usia sekolah sering menderita berbagai penyakit hal ini berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) Anak yang lebih suka mengkonsumsi berbagai makanan yang tidak sehat seperti yang tinggi lemak, tinggi gula, tinggi garam, rendah serat, meningkatkan risiko hipertensi, diabetes mellitus, obesitas dan sebagainya, ini menunjukkan perilaku yang tidak sehat. Dari mengkonsumsi makanan juga ada beberapa perilaku mengenai ketidakdisiplinan dalam menggosok gigi minimal dua kali dalam sehari. Akibat dari ketidakdisiplinan dalam menggosok gigi sehingga mengakibatkan gigi menjadi berlubang. Agar kesehatan anak terjaga perlu adanya suatu pendidikan kesehatan terkait dengan PHBS. Dari hasil survei dan wawancara yang dilakukan pada siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri 17 Tungkal Utara dari 20 siswa-siswi yang diwawancara 15 orang yang tidak mengetahui cara menggosok gigi dengan baik dan benar. . Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan derajat kesehatan siswa siswi di SDN 17 Tungkal Utara. Kegiatan pengabdian masayarakat yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan mengenai cara menggosok gigi yang baik dan benar. Denagn adanya penyuluhan tersebut sehingga berpotensi untuk menerapkan PHBS pada siswa-siswi dalam kehidupan sehari-hari khususnya cara menggosok gigi yang baik dan benar. Kemampuan siswa-siswi untuk menerapkan PHBS tersebut diharapkan juga dapat memberikan contoh pada keluarga sehingga merubah perilaku keluarga dan masyarakat kearah PHBS. Kata Kunci: Gosok Gigi Massal, Kesehatan Gigi, Penyuluhan PHBS
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI GIZI PADA PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN) DI NAGARI HARAU Armaita, Armaita; Marvero, Andre; Meyelsi, Dewinda Irfan; Mutia, Isra; Hawari, M. Gufran; Akmali, Rasyid Hamid
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6230

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih banyak ditemukan di berbagai wilayah pedesaan di Indonesia, termasuk di Nagari Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya pemahaman mengenai gizi seimbang, pola makan sehat, serta pentingnya sanitasi dan lingkungan yang bersih dalam mendukung tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui kegiatan edukasi gizi berbasis pemberdayaan masyarakat. Mitra kegiatan ini adalah masyarakat Nagari Harau yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, ibu balita, kader posyandu, serta remaja putri. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2025 di Balai Posyandu Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode partisipatif melalui kegiatan penyuluhan gizi yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan rutin posyandu. Penyuluhan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok kecil, serta penggunaan media edukatif berupa poster dan leaflet. Materi yang disampaikan meliputi konsep 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), penyebab dan dampak stunting, pola makan bergizi seimbang, serta pentingnya sanitasi dan kebersihan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyebab, dampak, dan langkah pencegahan stunting. Peserta juga menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan gizi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di tingkat komunitas.