Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Contribution Independent Curriculum on Improving Morals and Understanding of Islamic Religious Education for Madrasah Aliyah Students Wahyuni, Sri; Giantara, Febri; Nasution, Baktiar; Rahman, Abdul; Rafiqah, Lailan
Abdurrauf Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2024): Abdurrauf Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf Aceh Singkil, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58824/arjis.v3i3.181

Abstract

This study discusses the Implementation of the Independent Curriculum to Improve Moral Understanding in Islamic Religious Education at Madrasah Aliyah Diniyah Puteri Pekanbaru. Frequent changes in the curriculum usually occur due to the change of the Minister of Education which has an impact on the unclear quality of education. The problems of the world of education that occur in Indonesia do not only occur in the quality of students due to frequent curriculum changes. So as to see the effectiveness of the implications of this Independent curriculum in forming students who are of high value with good morals. As the goal of education is to create faithful and pious humans who have good morals and ethics. This study aims to see the process of the Independent Curriculum at MA Diniyah Puteri Pekanbaru in implementing the Independent Curriculum to improve the quality of Indonesian Education. The research method used is a mixed method with Sequential Exploratory Design, a mixed approach with qualitative and quantitative research, with an Exploratory design. Data were collected from 58 out of 60 grade X and XI students who used the Independent Curriculum at MA Diniyah Puteri Pekanbaru. This study successfully formulated that the Independent Curriculum, morals and Islamic religious education are running as they should. In addition, it is supported by the results of interviews with Akidah Akhlak teachers. The results were evaluated with an authentic approach. This finding shows that the implementation of the Independent Curriculum is 55.9% of the influence of the Independent Curriculum on moral understanding of students. Supported by a superior program, namely a program for habituating polite attitudes that are instilled in students through spiritual activities, such as Tahsin, Tahfiz, and Sunnah Worship and reading al-Quran for two hours at the beginning of the learning process. [Penelitian ini membahas mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Pemahaman Moral Dalam Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah Diniyah Puteri Pekanbaru. Seringnya terjadi perubahan kurikulum biasanya terjadi karena pergantian Menteri Pendidikan yang berdampak pada mutu Pendidikan yang tidak jelas. Permasalahan dunia pendidikan yang terjadi di Indonesia bukan hanya terjadi pada kualitas peserta didik akibat perubahan kurikulum yang sering terjadi. Sehingga untuk melihat keefektivan dalam implikasi kurikulum Merdeka ini dalam membentuk peserta didik yang bernilai tinggi dengan moral yang baik. Sebagaimana tujuan Pendidikan adalah menjadikan manusia yang beriman dan bertakwa yang memiliki moral dan akhlak yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses Kurikulum Merdeka di MA Diniyah Puteri Pekanbaru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan metode campuran dengan Sequential Exploratory Design, pendekatan campuran dengan penelitian kualitatif dan kuantitatif, dengan desain Eksploratory. Data dikumpulkan 58 dari 60 siswa kelas X dan XI yang menggunakan Kurikulum Merdeka di MA Diniyah Puteri Pekanbaru. Penelitian ini berhasil merumuskan bahwa Kurikulum Merdeka, moral dan Pendidikan agama islam berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu didukung oleh hasil wawancara terhadap guru Akidah Akhlak. Hasilnya dievaluasi dengan pendekatan otentik. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka sebesar 55,9% adanya pengaruh Kurikulum Merdeka dalam pemahaman moral terhadap peserta didik. Didukung dengan program unggulan yaitu program pembiasaan sikap sopan santun yang ditanamkan kepada siswa melalui kegiatan kerohanian, seperti Tahsin, Tahfiz dan Ibadah Sunnah serta membaca al-Quran dua jam di awal proses memulai pembelajaran].
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nasution, Baktiar; Sa'diyah, Sa'diyah; Firmansyah, Firmansyah; Abimayu, Muhammad Erikko
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v4i2.94

Abstract

Keberagaman karakteristik peserta didik menjadi salah satu tantangan bagi pendidik dalam melaksanakan pembelajaran. Kemampuan pendidik dalam mengakomodasi keberagaman karakteristik dan minat peserta didik adalah kunci keberhasilan proses pembelajaran itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama islam di MTs Diniyah Puteri Pekanbaru. Yang mana pembelajaran Berdiferensiasi merupakan upaya adaptasi di dalam kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Oleh karena itu, ingin dikaji lebih lanjut bagaimana pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi pada pembelajaran pendidikan agama Islam, serta bagaimana dampak Pembelajaran Berdiferensiasi pada pembelajaran pendidikan agama islam untuk peserta didik di MTs Diniyah Puteri Pekanbaru. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sehingga instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar pedoman wawancara, panduan observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data yang terdiri dari Data reduction (reduksi data), Data Display (Penyajian data), dan conclusion drawing/ Verification (Verifikasi). Penelitian ini nantik akan menunjukkan hasil: Bagaimana implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka pada pendidikan agama Islam.
The Impact of Active Learning and the Recitation Method on Student Learning Outcomes in Islamic Education: A Case Study at Integrated Islamic Junior High School? Sainab, Sainab; Nasution, Baktiar; Rahman, Abdul
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v14i2.17736

Abstract

This study investigated the impact of active learning and the recitation method on student learning outcomes in Islamic education at Integrated Islamic Junior High School Humairoh Siak Hulu. The research aimed to determine whether these instructional strategies significantly improved student achievement compared to conventional teaching approaches. A quantitative experimental design was employed with 74 students from two classes. The students were assigned to experimental groups using active learning and the recitation method, and their performance was measured through pre-test and post-test assessments. Data analysis using an independent samples t-test and analysis of variance (ANOVA) revealed significant differences in learning outcomes between students taught with active learning and the recitation method and those taught with traditional approaches (p < .05). The findings indicate that both active learning and the recitation method positively influence students' comprehension and retention in Islamic education. These results suggest that interactive and participatory learning methods can enhance academic performance and foster deeper engagement with religious content. The study highlights the importance of innovative pedagogical strategies in Islamic schools to strengthen student-centered learning and improve educational quality.
Peranan Baznas dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat 3T di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau Nasution, Baktiar; Herlina, Herlina; Abdullah, Abdullah; Trimono, Trimono; Rafiqah, Lailan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i3.14718

Abstract

Kesmiskinan merupakan persoalan krusial yang menjadi pusat perhatian pemerintah. Salah satu aspek yang terpenting dalam menanggulangi kemiskinan dengan adanya data Untuk melakukan pengukuran tingkat kemiskinan disetiap kabupaten kota diseluruh indonesia. Beradasarkan data dari badan pusat statistik provinsi riau kabupaten kepulauan meranti berada pada kategori tinggi untuk tingkat kemiskinan pada angka 25.68%. Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat 3 T Di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau melalui program baznas. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif dengan jenis studi kasus untuk menjabarkan secara rinci sesuai keadaan dilapangan. Dengan adanya pemberdayaan masyarakat mengarah pada perubahan sosial ekonomi sehingga masyarakat mampu dan mempunyai pengetahuan serta keterampilan dalam menjalani kehidupan untuk meningkatkan pendapatan, memecahkan permasalahan yang dihadapi, dan mengembangkan cara untuk menjangkau sumber daya yang diperlukan.
Strategies to Strengthen Islamic Character through Islamic Education Learning Based on Artificial Intelligence Rahman, Abdul; Nasution, Baktiar
DAYAH: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): DAYAH: Journal of Islamic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jie.v8i2.33627

Abstract

The development of digital technology, especially in the field of artificial intelligence (AI), has created new opportunities to improve the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning. One important opportunity in the use of AI for PAI learning is strengthening students’ Islamic character. This study aims to formulate AI-based PAI learning strategies to instill Islamic values such as honesty (ṣidq), faith (īmān), responsibility (amānah), and social attention (khidmah). The method used in this study is qualitative through a literature review approach based on various academic sources that discuss the use of AI in education and the formation of Islamic character. The data were analyzed descriptively to identify the forms, strategies, and implications of AI integration in PAI learning activities. The results of the literature review indicate that AI can support the development of learning media and learning services in PAI, including AI-assisted presentations and visual materials as well as AI-supported learning interactions. The use of AI-based media enables teachers to deliver Islamic moral and spiritual values through presentations, infographics, visual narratives, and reflective videos that are more engaging and easier for students to understand. In addition, AI has the potential to facilitate learning that is more adaptive and can be adjusted to students’ needs and characteristics. In conclusion, integrating AI in PAI learning, particularly to support the development of learning media and adaptive learning experiences, has the potential to strengthen students’ Islamic character. At the same time, implementation still requires adequate infrastructure and stakeholder readiness so that AI functions as a supportive tool and does not replace moral guidance in Islamic education.