Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENDELEGASIAN TUGAS DAN WEWENANG DALAM PENDIDIKAN ISLAM Supradi, Bambang; Nasution, Baktiar
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol 10 No 1 (2021): Kreatifitas: Jurnal Imiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.447 KB) | DOI: 10.46781/kreatifitas.v10i1.292

Abstract

Organisasi merupakan sekumpulan orang dengan sistem kerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam sistem kerja sama secara jelas diatur siapa dan menjalankan apa, siapa bertanggung, arus komunikasi, dan memfokuskan sumber daya pada tujuan. Pengorganisasian dapat diartikan sebagai sumber proses membagi kerja ke dalam tugas-tugas yang lebih kecil membebankan tugas-tugas itu kepada orang yang sesuai dengan kemampuannya, dan mengalokasikan sumber daya serta mengkoordinasikannya dalam rangka efektifitas pencapaian tujuan organisasi. Dalam realitanya, ternyata dalam melaksanakan tugas dari organisai tersebut tidaklah mudah dan semuanya terkadang tidak bisa berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Ada beberapa hal yang seringkali tidak bisa diatasi. Untuk itu dibutuhkan semacam alat bantu dalam menyelesaikan tugas-tugas dari organisai tersebut. Dan di antara alat-alat bantu tersebut yaitu delegasi.
Contribution Independent Curriculum on Improving Morals and Understanding of Islamic Religious Education for Madrasah Aliyah Students Wahyuni, Sri; Giantara, Febri; Nasution, Baktiar; Rahman, Abdul; Rafiqah, Lailan
Abdurrauf Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2024): Abdurrauf Journal of Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf Aceh Singkil, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58824/arjis.v3i3.181

Abstract

This study discusses the Implementation of the Independent Curriculum to Improve Moral Understanding in Islamic Religious Education at Madrasah Aliyah Diniyah Puteri Pekanbaru. Frequent changes in the curriculum usually occur due to the change of the Minister of Education which has an impact on the unclear quality of education. The problems of the world of education that occur in Indonesia do not only occur in the quality of students due to frequent curriculum changes. So as to see the effectiveness of the implications of this Independent curriculum in forming students who are of high value with good morals. As the goal of education is to create faithful and pious humans who have good morals and ethics. This study aims to see the process of the Independent Curriculum at MA Diniyah Puteri Pekanbaru in implementing the Independent Curriculum to improve the quality of Indonesian Education. The research method used is a mixed method with Sequential Exploratory Design, a mixed approach with qualitative and quantitative research, with an Exploratory design. Data were collected from 58 out of 60 grade X and XI students who used the Independent Curriculum at MA Diniyah Puteri Pekanbaru. This study successfully formulated that the Independent Curriculum, morals and Islamic religious education are running as they should. In addition, it is supported by the results of interviews with Akidah Akhlak teachers. The results were evaluated with an authentic approach. This finding shows that the implementation of the Independent Curriculum is 55.9% of the influence of the Independent Curriculum on moral understanding of students. Supported by a superior program, namely a program for habituating polite attitudes that are instilled in students through spiritual activities, such as Tahsin, Tahfiz, and Sunnah Worship and reading al-Quran for two hours at the beginning of the learning process. [Penelitian ini membahas mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Pemahaman Moral Dalam Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah Diniyah Puteri Pekanbaru. Seringnya terjadi perubahan kurikulum biasanya terjadi karena pergantian Menteri Pendidikan yang berdampak pada mutu Pendidikan yang tidak jelas. Permasalahan dunia pendidikan yang terjadi di Indonesia bukan hanya terjadi pada kualitas peserta didik akibat perubahan kurikulum yang sering terjadi. Sehingga untuk melihat keefektivan dalam implikasi kurikulum Merdeka ini dalam membentuk peserta didik yang bernilai tinggi dengan moral yang baik. Sebagaimana tujuan Pendidikan adalah menjadikan manusia yang beriman dan bertakwa yang memiliki moral dan akhlak yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses Kurikulum Merdeka di MA Diniyah Puteri Pekanbaru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan metode campuran dengan Sequential Exploratory Design, pendekatan campuran dengan penelitian kualitatif dan kuantitatif, dengan desain Eksploratory. Data dikumpulkan 58 dari 60 siswa kelas X dan XI yang menggunakan Kurikulum Merdeka di MA Diniyah Puteri Pekanbaru. Penelitian ini berhasil merumuskan bahwa Kurikulum Merdeka, moral dan Pendidikan agama islam berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu didukung oleh hasil wawancara terhadap guru Akidah Akhlak. Hasilnya dievaluasi dengan pendekatan otentik. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka sebesar 55,9% adanya pengaruh Kurikulum Merdeka dalam pemahaman moral terhadap peserta didik. Didukung dengan program unggulan yaitu program pembiasaan sikap sopan santun yang ditanamkan kepada siswa melalui kegiatan kerohanian, seperti Tahsin, Tahfiz dan Ibadah Sunnah serta membaca al-Quran dua jam di awal proses memulai pembelajaran].
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nasution, Baktiar; Sa'diyah, Sa'diyah; Firmansyah, Firmansyah; Abimayu, Muhammad Erikko
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v4i2.94

Abstract

Keberagaman karakteristik peserta didik menjadi salah satu tantangan bagi pendidik dalam melaksanakan pembelajaran. Kemampuan pendidik dalam mengakomodasi keberagaman karakteristik dan minat peserta didik adalah kunci keberhasilan proses pembelajaran itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama islam di MTs Diniyah Puteri Pekanbaru. Yang mana pembelajaran Berdiferensiasi merupakan upaya adaptasi di dalam kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Oleh karena itu, ingin dikaji lebih lanjut bagaimana pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi pada pembelajaran pendidikan agama Islam, serta bagaimana dampak Pembelajaran Berdiferensiasi pada pembelajaran pendidikan agama islam untuk peserta didik di MTs Diniyah Puteri Pekanbaru. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sehingga instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar pedoman wawancara, panduan observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data yang terdiri dari Data reduction (reduksi data), Data Display (Penyajian data), dan conclusion drawing/ Verification (Verifikasi). Penelitian ini nantik akan menunjukkan hasil: Bagaimana implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka pada pendidikan agama Islam.
Deep Learning Opportunities in Progressive Islamic Education Nasution, Baktiar; Prasetyo, Adirasa Hadi; Jibril, Ayuba Olaniyi; Saputra, Decky
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 12 No 1 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i2.10002

Abstract

Internalization of Islamic teachings must be carried out by educators to students in a deep and meaningful way. This meaningful learning process must be able to present a process that is enjoyable for students. This study aims to find a correlation between the concept of Deep Learning and its application to Islamic education materials. This research method uses Literature Review with the help of the Harzing Publish or Perish application. There are 10 articles on Deep Learning that are relevant and can be applied to Islamic religious education. The main findings of this study state that Deep Learning is very suitable for application in Islamic religious education which has heterogeneous and varied fields of study. The significance of this research is to provide additional new knowledge for academics and education practitioners, especially in the field of Islamic education, to apply deep learning in a meaningful and joyful in the learning process.
Deep Learning Opportunities in Progressive Islamic Education Nasution, Baktiar; Prasetyo, Adirasa Hadi; Jibril, Ayuba Olaniyi; Saputra, Decky
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 12 No 1 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i2.10002

Abstract

Internalization of Islamic teachings must be carried out by educators to students in a deep and meaningful way. This meaningful learning process must be able to present a process that is enjoyable for students. This study aims to find a correlation between the concept of Deep Learning and its application to Islamic education materials. This research method uses Literature Review with the help of the Harzing Publish or Perish application. There are 10 articles on Deep Learning that are relevant and can be applied to Islamic religious education. The main findings of this study state that Deep Learning is very suitable for application in Islamic religious education which has heterogeneous and varied fields of study. The significance of this research is to provide additional new knowledge for academics and education practitioners, especially in the field of Islamic education, to apply deep learning in a meaningful and joyful in the learning process.
The Impact of Active Learning and the Recitation Method on Student Learning Outcomes in Islamic Education: A Case Study at Integrated Islamic Junior High School? Sainab, Sainab; Nasution, Baktiar; Rahman, Abdul
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v14i2.17736

Abstract

This study investigated the impact of active learning and the recitation method on student learning outcomes in Islamic education at Integrated Islamic Junior High School Humairoh Siak Hulu. The research aimed to determine whether these instructional strategies significantly improved student achievement compared to conventional teaching approaches. A quantitative experimental design was employed with 74 students from two classes. The students were assigned to experimental groups using active learning and the recitation method, and their performance was measured through pre-test and post-test assessments. Data analysis using an independent samples t-test and analysis of variance (ANOVA) revealed significant differences in learning outcomes between students taught with active learning and the recitation method and those taught with traditional approaches (p < .05). The findings indicate that both active learning and the recitation method positively influence students' comprehension and retention in Islamic education. These results suggest that interactive and participatory learning methods can enhance academic performance and foster deeper engagement with religious content. The study highlights the importance of innovative pedagogical strategies in Islamic schools to strengthen student-centered learning and improve educational quality.
Peranan Baznas dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat 3T di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau Nasution, Baktiar; Herlina, Herlina; Abdullah, Abdullah; Trimono, Trimono; Rafiqah, Lailan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i3.14718

Abstract

Kesmiskinan merupakan persoalan krusial yang menjadi pusat perhatian pemerintah. Salah satu aspek yang terpenting dalam menanggulangi kemiskinan dengan adanya data Untuk melakukan pengukuran tingkat kemiskinan disetiap kabupaten kota diseluruh indonesia. Beradasarkan data dari badan pusat statistik provinsi riau kabupaten kepulauan meranti berada pada kategori tinggi untuk tingkat kemiskinan pada angka 25.68%. Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat 3 T Di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau melalui program baznas. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif dengan jenis studi kasus untuk menjabarkan secara rinci sesuai keadaan dilapangan. Dengan adanya pemberdayaan masyarakat mengarah pada perubahan sosial ekonomi sehingga masyarakat mampu dan mempunyai pengetahuan serta keterampilan dalam menjalani kehidupan untuk meningkatkan pendapatan, memecahkan permasalahan yang dihadapi, dan mengembangkan cara untuk menjangkau sumber daya yang diperlukan.
Literasi dan Transformasi Pendidikan Islam dalam Penguatan Identitas Keislaman di Tengah Modernitasi Nasution, Baktiar
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3122

Abstract

Di era modernisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan globalisasi, pendidikan Islam menghadapi tantangan dalam mempertahankan identitas keislaman. Artikel ini mengeksplorasi literasi dan transformasi pendidikan Islam sebagai alat untuk memperkuat identitas keislaman di tengah arus modernisasi. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai aspek literasi Islam, termasuk literasi agama, budaya, dan digital, serta bagaimana literasi ini diterapkan dalam kurikulum pendidikan Islam. Transformasi pendidikan Islam dibahas dalam konteks pembaruan metode pengajaran, integrasi teknologi, dan penyesuaian kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa mengorbankan nilai-nilai dasar Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi dan transformasi pendidikan Islam yang terencana dan terarah dapat menjadi kunci dalam menjaga dan memperkuat identitas keislaman di tengah pengaruh modernitas. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara dinamis dan relevan di era modern. Artikel ini menyimpulkan bahwa sinergi antara literasi dan transformasi pendidikan Islam merupakan strategi efektif untuk membangun generasi Muslim yang kokoh dalam identitas keislaman sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.