Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Nahdlatul Tujjar Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Studi Pada Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng Adim, Fauzan; Sopingi, Imam; Hidayati, Athi'
JIES : Journal of Islamic Economics Studies Vol. 6 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jies.v6i2.9148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai Nahdlatul Tujjar dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program-program Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT). Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memahami peran LSPT dalam pengelolaan zakat produktif, pengembangan UMKM, dan optimalisasi wakaf produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LSPT berhasil mengimplementasikan prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan, amanah, dan keberkahan dalam aktivitas pemberdayaan ekonomi. Program-program LSPT memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat sekitar pesantren, menciptakan ekosistem usaha berbasis pesantren yang berkelanjutan, serta memperkuat posisi pesantren sebagai pusat pemberdayaan umat. Temuan ini menunjukkan bahwa semangat Nahdlatul Tujjar masih relevan dan mampu menjawab tantangan ekonomi umat di era modern.
Islamic Corporate Governance in Social Fund Management Center (PUSPAS): Modernization of Waqf Social Fund Management Hidayah Islamiah, Makrufah; Qomar, Moh. Nurul; Harahap, Arridha; Hidayati, Athi'
Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA) Vol. 4 No. 2 (2023): Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mzw.2023.4.2.186-199

Abstract

Nowadays, problems of social organization include; weaknesses of management and professionalism, operational cost is low, some people consider it is not a good job, and many more. The gap between expectations and the reality of fund management in social organization requires innovative breakthroughs in the governance system with the implementation of Sharia values in it. In this case, the existence of the Social Fund Management Center (PUSPAS) Airlangga University is needed to maintain the pillars of the economy. This research make an analysis of the practice of Islamic Corporate Governance (ICG) at the Social Fund Management Center (PUSPAS) Airlangga University Surabaya. This research used quasi-qualitative methods. This method became part of post-positivism. Result of this research practice of Islamic Corporate Governance in Ailangga University Surabaya had been used tawhid, syura’, ‘adalah, ihtisab, and universality. For futher research, research can investigate in other public or private facility such as ministry office or corporate.
EDUKASI LITERASI HALAL PADA WIRAUSAHA GEN Z Haryanti, Peni; Sopingi, Imam; Hidayati, Athi'; Yuni K, Kusnul Cipta Nila; Musfiroh, Anita; Santoso, Rohmad Prio; Ali, Muhammad Haidar
ABIDUMASY 2024: ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v1i1.7966

Abstract

The number of Gen Z entrepreneurs in the 2024 KDLK Entrepreneurship Program at Unhasy who hold halal certification is less than half of the total participants. Additionally, their knowledge and understanding of halal assurance are limited. To address this issue, the Community Service Team from the Islamic Economics Study Program, Faculty of Economics at Unhasy, conducted a halal literacy education program for Gen Z entrepreneurs participating in the KDLK Entrepreneurship Program. Prior to this, the participants had never received similar halal literacy training. The program aims to enhance the quality of Gen Z entrepreneurs' products in the future through halal certification, enabling them to sustain and compete in the modern world. The activity also supports students without halal certification to independently register their businesses using the self-declare halal certification mechanism, facilitated by the community service team. The results show that all students in the KDLK Entrepreneurship Program successfully registered halal certification for their businesses.
Screening Artificial Intelligence (AI) Menurut Hadrotus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari: Telaah Kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim Aisyah; Sopingi, Imam; Hidayati, Athi'
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2025): THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/tjpi.v8i1.1508

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) as a modern technology has significantly facilitated the process of acquiring, managing, and disseminating knowledge, including within the context of Islamic education. However, such advancement also brings critical ethical, spiritual, and academic challenges. This article aims to explore the use of AI through the lens of Islamic scholarly ethics, referring specifically to Adabul ‘Alim wal Muta’allim, a classical work by Hadrotus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari. Using a qualitative approach and library research method, the study investigates key concepts such as sincerity in learning, respect for teachers, the importance of scholarly transmission (sanad), and the moral responsibility of knowledge dissemination. The findings reveal that while AI offers practical benefits, it must be critically filtered using Islamic ethical standards. Unrestricted use of AI in education may lead to intellectual decay, plagiarism, and the erosion of spiritual integrity in the learning process. Therefore, students and educators must not solely rely on AI, but instead uphold Islamic values and scholarly etiquette. This article recommends positioning AI strictly as a supporting tool—never as a primary authority in religious or academic discourse. Proper guidance, verification, and ethical awareness are essential to ensure that the integration of AI contributes positively to Islamic education. In this way, AI can be harnessed to enhance educational quality while preserving the ethical and spiritual foundations that are central to the Islamic intellectual tradition
PENINGKATAN LITERASI PERBANKAN SYARIAH BERBASIS DIGITAL PLATFORM DI SMK PERGURUAN MUALLIMAT CUKIR JOMBANG Haryanti, Peni; Hidayati, Athi'; Sopingi, Imam; Ciptanila Yuni K, Kusnul; Yulia Roman, Riris; Nurhayati, Dede
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2562-2568

Abstract

Tingkat literasi keuangan yang tinggi  merupakan salah satu indikator akan maksimalnya pemahaman masyarakat akan literasi di bidang keuangan. Salah satu dampak dari tingginya tingkat literasi keuangan adalah pesatnya perkembangan produk dan jasa keuangan. Namun, kenyataannya di Indonesia tingkat literasi keuangan masih rendah sehingga berdampak pada kurangnya minat masyarakat akan produk dan layanan keuangan khususnya diperbankan. Banyak masyarakat khususnya masyarakat pinggiran yang masih enggan untuk menggunakan produk dan layanan perbankan khususnya perbankan Syariah yang notabene nya masih tergolong baru. Dengan adanya permasalahan tersebut perlunya adanya peningkatan literasi keuangan di kalangan masyarakat. Tim PKM dari Unhasy mengadakan pelatihan Peningkatan Literasi Perbankan Syariah Berbasis Digital Platform di SMK Perguruan Muallimat Cukir dengan tujuan untuk mengedukasi tentang produk dan layanan di perbankan Syariah, penghitungan pembiayaan dengan akad murabahah menggunakan penghitungan manual dan menggunakan aplikasi Kalkulator Syariah berbasis digital platform. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkat literasi dibidang keuangan Syariah khususnya untuk generasi muda. Hasil pelatihan adalah adanya peningkatan pengetahuan yang dibuktikan dengan semakin banyaknya jawaban yang benar saat post-test dibandingkan dengan jawaban pre-test