Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MSI Transaction on Education

Kontribusi Kebiasaan Belajar Peserta Didik Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor Pada Kelas XII di SMK Negeri 1 Sumatera Barat Ulum, Miftahul; Maksum, Hasan; Rifdarmon, Rifdarmon; Saputra, Hendra Dani
MSI Transaction on Education Vol 5 No 2 (2024): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v5i2.127

Abstract

Kebiasaan belajar adalah salah satu faktor yang mempengaruhi siswa dalam proses belajar untuk mendapatkan hasil belajar yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kebiasaan Belajar dalam mata pelajaran pemeliharaan mesin sepeda motor terhadap Prestasi Belajar Kelas XII TBSM SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Sampel penelitian berjumlah 28 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan metode dokumentasi. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif, yaitu regresi linier dengan Correlation Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig.) yang sebesar 0.000, lebih kecil dari tingkat signifikansi (α) 0.05. Koefisien korelasi pearson sebesar 0.642 menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan berada pada taraf korelasi yang kuat. Serta, kebiasaan belajar memberikan kontribusi sebesar 41% terhadap hasil belajar.
Metode Pembelajaran Diferensiasi untuk Meningkatkan Capaian Belajar Siswa Kelas XI TKR SMK Muhammadiyah 1 Padang Nora, Febia; Nasir, M.; Maksum, Hasan; Rifdarmon, Rifdarmon
MSI Transaction on Education Vol 5 No 1 (2024): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v5i1.137

Abstract

SMK Muhammadiyah 1 Padang menghadapi variasi tingkat pemahaman dan kecepatan belajar siswa. Sebagian menyelesaikan pembelajaran lebih cepat sementara yang lain memerlukan waktu lebih lama. Permasalahan yang muncul adalah variasi tingkat pemahaman dan kecepatan belajar siswa di SMK Muhammadiyah 1 Padang, memerlukan metode pembelajaran yang responsif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa. Hal ini mendorong penelitian efektivitas metode pembelajaran diferensiasi pada Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan. Dengan pendekatan penelitian tindakan kelas selama dua siklus di mana subjek penelitian ini adalah 22 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa dari Siklus I posttest rata-rata 75,0 ke Siklus II posttest rata-rata 78,6, bersamaan dengan peningkatan keterlibatan siswa dari 77% menjadi 88%. Pembelajaran diferensiasi terbukti efektif meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa di lingkungan SMK. Saran penelitian selanjutnya mencakup pemahaman lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi metode tersebut dan pengembangan perencanaan pembelajaran yang terstruktur, untuk mendukung adaptasi kurikulum secara menyeluruh. SMK Muhammadiyah 1 Padang faces variations in students' level of understanding and learning speed. Some complete learning faster while others take longer. The problem that arises is the variation in the level of understanding and learning speed of students at SMK Muhammadiyah 1 Padang, requiring responsive learning methods to improve learning outcomes and student engagement. This encourages research into the effectiveness of differentiation learning methods in Light Vehicle Engine Maintenance. With a classroom action research approach for two cycles where the subjects of this study are 22 students of class XI Light Vehicle Engineering. Results showed a significant improvement in student understanding from Cycle I posttest average 75.0 to Cycle II posttest average 78.6, along with increased student engagement from 77% to 88%. Differentiation learning is proven to be effective in improving learning outcomes and student involvement in the vocational environment. Further research suggestions include a deeper understanding of the factors influencing the method and the development of structured lesson planning, to support overall curriculum adaptation.