Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : JURNAL KEPERAWATAN

THE EFFECT OF THERAPEUTIC COMMUNICATION TO THE ANXIETY IN FACING RETIREMENT FOR PRE ELDERLY (STUDIED IN THE VILLAGE OF DEMPELAN DISTRICT OF MADIUN, MADIUN REGENCY) Veni Medika Sari; Asrina Pitayanti; Iva Milia Hani Rahmawati
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retirement should make people happy because they can enjoy their elderly. But otherwise retirement is oftenestimated as a reality that can not be satisfied so before the time comes partially the people fell worriedbecause they do not know what kind of life they will face later. The purpose of this research was to know theeffect of therapeutic communication to the elderly anxiety in facing retirement to the pre elderly in the villageof Dempelan district of Madiun Madiun regency.This research design was one group pre test post tetsdesign. The population was all employers who would experience retirement in the village of Dempelandistrict of Madiun Madiun regency was a number of 12 people. The sampling technique used was totalsampling with the sample a number of 12 people. The variable in this research consisted of independentvariable that’s therapeutic communication and the dependent variable was the anxiety in facing retirement tothe pre elderly. The research instrument used questionnaire with data processing by editing, coding, scoring,tabulating and the statistic test used wilcoxon. The research result showed that’s most of anxiety in facingretirement which given therapeutic communication was moderate amounted 7 respondent (58,3%) and mostof anxiety in facing retirement which given therapeutic communication was normal amounted 8 respondent(66,7%). The test of wilcoxon showed that’s the significant value of  = 0,000 <  (0,05), so H0 rejected andH1 accepted. The conclusion is that there’s relation of therapeutic to the elderly anxiety in facing in facingretirement to the pre elderly in the village of Dempelan district of Madiun Madiun regency.
RELATIONSHIP PARENT CHILD SOCIAL INTERACTION WITHSUCCESSIN NURSERY SCHOOL DHARMA WANITA II KEDUNGADEM 2014 Oktavia Eka Muji Rahayu; Asrina Pitayanti; Iva Milia Hani Rahmawati
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Child's social interaction was linked by the role of parents. Each world parent responsible forthe child'ssuccess in social interaction both in the lives of children with the them eas well as interacting with thecommunity at large. Too vercome this, the parents should train their children in order to interact with theirpeers and as atransmitter control functions as well asa reminder of the lessons given in schools in relation tothe interaction with peers. There fore, searchers interested in studying the role of Relationship Parent ChildSocial Interaction Withsuccessin Nursery School Dharma Wanita II Kedungadem 2014.The research design used a cross-sectional survey of analytic models of the kind of research thatemphasizesthe time measurement/observation of the independent and dependent variable data only once at atime, the population in this study were all mother and son who become students in Nursery School DharmaWanita II Kedungadem number 33 people, the samples in this study were 30 mothers and their children aredone with random sampling is random sampling. Measuring instruments used in this study was aquestionnaire.The data is processed through the stages of editing, coding, scoring, tabulating and presented in tables laterin the analysis through the Test Statisticwith Spearmans Correlation (rs) Calculate the value of Spearman'scorrelation (rs) and then compared with Table Spearman (rs table). The decision was taken from thecomparison. If rs >rs table, H0 is rejected and H1 is accepted. Means there is a significant associationbetween the two variables measured, meaning that HO is rejected and H1 is accepted.The results ofthis study concluded that there is a relationship between the role of parent to a child's successin Nursery School social in teraction Dharma Wanita II Kedungadem 2014.Key words: The role ofparents, success, socialinteraction, Children
PENGARUH TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP PERUBAHAN NYERI PUNGGUNG PADA PEKERJA BERAT (PETANI) Eko Dian Purwanto; Marxis Udaya; Iva Milia Hani Rahmawati
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung merupakan sutu masalah yang mengganggu aktifitas serta kenyamanan sehari-hari, sebagian beasar pekerja berat (petani) mengalami masalah nyeri pada punggung yang terjadi karena aktifitas kerja.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bekan basah terhadap pekerja berat (petani) di Dusun Gembrong Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Desain penelitian ini adalah one group pre-post test design, menggunakan uji statistik Wilcoxon, populasinya adalah seluruh pekerja berat (petani) yang mengalami nyeri punggung di Dusun Gembrong Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan random sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner, Varabel independen dalam penelitian ini adalah terapi bekan basah sedangkan variable dependennya adalah nyeri punggung dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri berat terkontrol sebelum diberikan intervensi dan setelah dilakukan intervensi sebagian besar responden mengalami nyeri ringan. Berdasarkan hasil uji analisa Wilcoxon  didapatkan hasil p = 0,006 < α =0.05 artinya H1 diterima yang menunjukkan ada pengaruh bekam basah terhadap peenurunan nyeri pada pekerja berat (petani). Berdasarkan hasilpenelitian tersebut disimpulkan bahwa ada pengaruh bekam basah terhadap perubahan nyeri punggung pada pekerja berat (petani) di Dusun Gembrong Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang.
PEER GROUP SUPPORT DENGAN PERILAKU MEMILIH JAJANAN PADA ANAK USIA SEKOLAH (Studi pada Anak Kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Ngoro Jombang) Iva Milia Hani Rahmawati; Ifa Nita Safitri
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : perilaku anak usia sekolah cenderung belum bisa memilah dan memilih mana jajanan sehat dan tidak sehat. Saat anak disekolah, teman berperan penting dalam pemilihan jajanan. Tujuan penelitian: menganalisis hubungan peer group support dengan perilaku memilih jajanan pada anak usia sekolah kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Ngoro Jombang. Metode penelitian: analitik cross sectional. Populasi seluruh siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Ngoro Jombang sebanyak 69 siswa. Teknik pengambilan sampel proporsional random sampling dengan sampel sebanyak 59 siswa dari kelas IV semangat dan giat. Instrument penelitian variabel peer group support dan perilaku memilih jajanan menggunakan lembar kuesioner. Pengelolaan data editing, coding, skoring, dan tabulating. Analisa data dengan uji statistik Chi Square. Pembahasan: menunjukkan dari 59 responden hampir seluruh responden mempunyai support positif sebanyak 47 (79,7%), support negatif sebanyak 12 (20,3%) dan hampir seluruh responden mempunyai perilaku positif sebanyak 45 (76,3%), perilaku negatif sebanyak 14 (23,7%). Hasil penelitian: p value = 0,017 < 0,05 yang berarti H1 diterima. Kesimpulan: ada hubungan peer group support dengan perilaku memilih jajanan pada anak usia sekolah. Saran: anak usia sekolah diharapkan dapat mempertahankan perilaku sehat mereka dalam memilih jajanan.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN CARE GIVER DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PERAWATAN DIRI (Studi di Desa Carangrejo, Kesamben, Jombang) Iva Milia Hani Rahmawati
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan No. 15 No.1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan kelompok khusus yang membutuhkan perhatian lebih dalam banyak asepek kehidupan, salah satunya perhatian dalam kemandirian oleh yang merawat. Kemunduran kemandirian yang dialami salah satunya kemampuan merawat diri, yang dapat menyulitkan kehidupan pribadi, keluarga dan care giver. Tujuan penelitian ini untuk  menganalisa hubungan tingkat pendidikan care giver dengan kemandirian lansia dalam perawatan diri di Desa Carangrejo, Kesamben, Jombang.Rancangan penelitian yang digunakan observasi model Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh care giver yang merawat lansia di Desa Carangrejo, Kesamben, Jombang. Teknik sampling menggunakan Simpel Random Sampling dengan sampel berjumlah 31 orang. Data dikumpulkan dengan membagikan kuesioner kepada responden dan menggunakan uji statistic Spearman-Rho dengan kemaknaan α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan dari 31 responden, sebagian besar responden berpendidikan SD 16 orang (51,6%),  dan sebagian besar dari lansia mengalami kemandirian ketergantungantungan sedang dalam perawatan diri 15 orang (48,4%), berdasarkan  hasil  uji  statistic Spearman-Rho didapatkan  hasil p-value =  0.006 (<0,05), berarti ada hubungan  tingkat pendidikan care giver dengan kemandirian lansia dalam perawatan diri. Kesimpulan penelitian ada hubungan antara tingkat pendidikan care giver dengan kemandirian lansia dalam perawatan diri.
Pengaruh metode Applied Behaviour Analysis (ABA) terhadap kemampuan interaksi sosial anak autis Agung Joko Sugiarto; Iva Milia Hani Rahmawati
Jurnal Keperawatan Vol 18 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v18i2.819

Abstract

Gangguan interaksi sosial membuat anak autis terasingkan dengan lingkungannya. Pemberian metode Applied Behaviouir Analysis (ABA) dapat membantu mereka mempelajari keterampilan sosial dasar seperti memperhatikan, mempertahankan kontak mata, dan dapat membantu mengontrol masalah perilaku. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh Metode Applied Behaviouir Analysis (ABA) terhadap kemampuan interaksi sosial anak autis. Desain penelitian menggunakan pra eksperimental one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini semua anak autis yang ada di SLB Autis Seribu Warna Kepanjen, dengan sampel berjumlah 33 anak. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Variable independen metode Applied Behaviouir Analysis (ABA) dan dependen kemampuan interaksi sosial. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Pengolahan data editing, coding, scoring dan tabulating dan analisa menggunakan uji Wilcoxon sign rank test. Hasil Penelitian sebelum diberikan metode ABA menunjukkan sebagian besar responden memiliki kriteria kurang (66,7%) dengan jumlah 22, setelah diberikan metode ABA menunjukkan hampir seluruh responden dengan kategori cukup (81,8) dengan jumlah 27 responden. Hasil uji statistik dengan metode uji wilcoxon didapatkan hasil nilai p sebesar 0,000 < α=0,05 sehingga H1 diterima. Kemampuan interaksi sosial setelah dilakukan metode ABA menunjukkan. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh metode Applied Behaviour Analysis (ABA) terhadap Kemampuan interaksi sosial anak autis di SLB Autis Seribu Warna Kepanjen Kabupaten Jombang. Metode Applied Behaviour Analysis (ABA) dapat dijadikan sebagai suatu stimulasi untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak autis yang dapat dijadikan sebagai pendidikan pendamping yang dapat diterapkan di sekolah.
Hubungan pola asuh dengan perilaku bullying pada anak sekolah dasar Iva Milia Hani Rahmawati; Inayatur Rosyidah; Hartatik Hartatik
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1040

Abstract

Perilaku bullying merupakan perilaku seseorang khususnya lebih kuat menyakiti baik fisik maupun secara verbal terhadap orang yang lemah. Salah satu faktor penyebab seorang anak melakukan perilaku bullying adalah pola asuh orang tua. Pola asuh yang tepat dalam mengasuh dan mendidik anak sangat dibutuhkan, karena pola asuh akan mempengaruhi kondisi psikologis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola asuh orang tua, perilaku bullying pada anak sekolah dasar serta menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada anak sekolah dasar di Sekolah Dasar Negeri Carangrejo 02, Kesamben, Jombang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 responden terdiri dari siswa Sekolah dasar dan orang tua/wali dengan menggunakan purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional dan Analisa data yang digunakan untuk mengetahui hubungannya adalah uji Chi Square. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada siswa sekolah dasar SDN Carangrejo 02, Kesamben, Jombang. Saran dapat diadakan kegiatan parenting dengan tema penguatan pola asuh dan bullying serta penanggulanganya.
Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Seksual Remaja Sekolah Menengah Kejuruan Rosyidah, Inayatur; Rahmawati, Iva Milia Hani; Lufitasari, Ardea Threzza
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan September 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i2.1502

Abstract

Pendahuluan: perilaku seksual merupakan salah satu proses tahapan perkembangan yang dialami remaja. Perilaku seksual yang dialami remaja di indonesia cukup menghawatirkan yang semakin tahun semakin meningkat yang dikarenakan oleh faktor biologis dari remaja dan perkembangan dari teknologi yang membuat remaja meniru perilaku yang diaksesnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan kontrol diri dengan perilaku seksual pada remaja sekolah menengah kejuruan di SMK PGRI 1 Jombang. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi seluruh siswa kelas X manajemen perkantoran, akuntansi 1 dan akuntansi 2 sejumlah 120 siswa., didapatkan sampel sejumlah 92 siswa dengan metode propotional random sampling. Variabel independent adalah kontrol diri dan variabel dependent adalah perilaku seksual. Pengumpulan data menggunakan alat ukur kuesioner kontrol diri dengan 3 indikator dan kuesioner perilaku seksual dengan 4 indikator. Analisis data dengan editing, coding, scoring, dan tabulating. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden memiliki kontrol diri dengan kategori tinggi sebanyak 11 siswa (12,0%), sedang 61 siswa (66,3%) dan rendah 20 siswa (21,7%). Hasil perilaku seksual sebagian besar responden memiliki kategori baik sebanyak 12 siswa (13,0%), cukup 65 siswa (65,2%) dan buruk 20 siswa (21,7%). Hasil uji statistik rank spearmen didapatkan nilai signifikan 0,000 atau < 0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan: Ada Hubungan kontrol diri dengan perilaku seksual pada remaja sekolah menengah kejuruan di SMK PGRI 1 jombang, Sehingga disarankan utuk pihak guru untuk menyediakan kegiatan pengembangan diri dan bahaya perilaku seksual seperti kissing, necking, petting dan sexual intercouse
Pengaruh Permainan Puzzle terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia Prasekolah Rosyidah, Inayatur; Rahmawati, Iva Milia Hani; Damayanti, Alfina
Jurnal Keperawatan Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Maret 2025
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v23i1.1456

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan motorik halus pada anak memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Perkembangan motorik halus yang buruk pada anak jika tidak diatasi akan mempengaruhi proses perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh permainan puzzle terhadap perkembanagan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Muslimat 6 Tarbiyatul Athfal Sambong Dukuh, Jombang. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian menggunakan pra eksperimen dengan pendekatan one pre-post test design. Populasinya seluruh anak usia prasekolah di TK Muslimat 6 Tarbiyatul Athfal Sambong Dukuh, Jombang yang berjumlah 50 anak usia prasekolah menggunakan metode proposional random sampling dan didapatkan sampel 44 anak usia prasekolah. Variabel independent adalah permainan puzzle dan variable dependen adalah perkembanagan motorik halus. Pengumpulan data menggunakan SOP dan pengukuran DDST II pada aspek motorik halus. Pengolahan data meliputi editing, coding dan scoring. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak sebelum diberikan permainan puzzle adalah normal 16 anak (36,4%), suspect 21 anak (47,7%), untestable 7 anak (15,9%). Perkembangan motorik halus anak sesudah diberikan permainan puzzle adalah normal 34 anak (77,3%), suspect 10 anak (22,7%), untestable (0). Hasil uji Wilcoxon didapatkan p (0,000) lebih rendah dari ɑ (0,05) atau (p<ɑ), maka H₁ diterima. Kesimpulan: ada pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di TK Muslimat 6 Tarbiyatul Athfal Sambong Dukuh, Jombang.