Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Deep Learning di SMA NU 03 Muallimin Weleri Tahun Pelajaran 2025/2026 Rosidin; Satria, Bahtiar Raga; Rizqiana Safitri, Aulia; Ichwanul Muttaqin, Maulana; Putra Firmansyah, Achlan Abi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: DIMASTIKA
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/jpkm.v4i1.267

Abstract

Pendidikan nasional di Indonesia terus mengalami pembaruan kurikulum guna meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah penerapan Kurikulum Merdeka, yang menekankan fleksibilitas, penguatan karakter, serta pengembangan keterampilan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning di SMA NU 03 Muallimin Weleri Tahun Pelajaran 2025/2026. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menggunakan model Miles dan Huberman, dengan validasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, mendorong keterampilan berpikir kritis dan reflektif, serta menghubungkan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata. Kendala utama ditemukan pada keterbatasan pemahaman guru dalam menerapkan strategi Deep Learning secara konsisten, serta variasi kesiapan siswa dalam mengikuti pola pembelajaran yang menuntut analisis mendalam. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Deep Learning sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, kesiapan siswa, serta dukungan kelembagaan. Penelitian ini berkontribusi dalam menawarkan model integrasi kurikulum dan pedagogi yang dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK MELALUI PENDIDIKAN PROGRESIF BAGI SANTRI Shalahuddin, Henri; Pramono, Muhamad Fajar; Da'i, Rahmat Ardi Nur Rifa; Falah, Muhammad Zulfikar Nur; Rosidin
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.596

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk merespon sistem pendidikan yang diterapkan kepada santri dengan masalah kurangnya melakukan penguasaan materi dan praktik pengetahuan akidah akhlak dengan baik, alih-alih santri dikeluhkan kurang responsif dan hanya menekankan pembelajaran model hafalan saja. Metode yang digunakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri observasi lapangan (wawancara, dialog partisipatif, dan survey lokasi), pelaksanaan, dan monitoring serta evaluasi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Sayyidah Fathimah Kediri pada tanggal 30 Agustus 2025 – 6 September 2025. Hasil pelaksanaan menunjukkan santri TPQ Sayyidah Fathimah Kediri cukup adaptif dengan pembelajaran model pendidikan progresif, sehingga kegiatan ini lebih mengarah kepada implikasi internal. Dari segi teknis, yang berkaitan produk fisik, pendidikan progresif mengharuskan menciptakan fasilitator dengan menyediakan alat tulis menulis dan ruang pengembangan diri berupa soal ujian untuk melihat kualitas pengetahuan yang diajarkan kepada TPQ Sayyidah Fathimah Kediri. Dari segi capaian materi pengetahuan, representasi tingkat sikap responsif santri TPQ Sayyidah Fathimah Kediri sangat baik sekali dengan adaptasi mereka terhadap pembelajaran model pendidikan progresif. Hal ini dibuktikan dengan prosentase angka nilai ujian akidah akhlak banyak di atas rata-rata, yang mencakup materi teori pemahaman dan ketajaman aktualisasi dari sikap aplikatif sehari-hari.
Peran Majelis al-Multazam Dalam Membentuk Spiritualitas Pemagang di Koga, Jepang Irfai; Rohmah Istikomah; Rosidin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya sekuler dan lingkungan kerja intensif di Jepang sering menimbulkan kejenuhan dan kesenjangan spiritual pada pemagang Muslim Indonesia. Hal ini diperparah oleh minimnya sarana ibadah dan legalitas hiburan yang mengarah pada kemaksiatan. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis implementasi program dan peran majelis al-Multazam serta faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk spiritualitas pemagang di Koga, Jepang. Melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, ditemukan bahwa implementasi program dan peran majelis ini tidak hanya meningkatkan wawasan keislaman dan ibadah, tetapi juga membentuk akhlak (kemampuan menjauhi maksiat) dan kepekaan sosial. Faktor pendukung utama adalah dukungan sesepuh dan sarana memadai, sedangkan penghambatnya adalah jarak tempuh dan transportasi yang kurang mendukung. Sumbangsih utama majelis ini adalah menyediakan ruang dan nilai spiritual yang berdampak pada daya tahan spiritual dan identitas komunal Muslim pemagang di tengah tantangan lingkungan Jepang.
Implementasi Program Eco Masjid (Idarah, ‘Imarah, Ri’ayah) di Masjid Nur Muhammad Desa Randuagung Singosari Malang Fifin Nikmatus Sholihah; Yeni Febrianti; Oktavia Dwi Saputri; M. Azkal Azkiya; Nova Arum Wahyuningtyas; Muhammad Idham Kholid; Rosidin
Ngabekti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Ngabekti: Edisi Desember 2025
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/whw3r428

Abstract

Abstract The concept of Green Mosques (Ecomosques) in Indonesia remain an elitist issue and have not yet developed into a widespread and popular movement. Therefore, a collective effort is needed to realize this program, one of which is through community service activities. The community service method employed is Service Learning (SL) based on Kolb’s Experiential Learning model, which consists of Concrete Experience (CE), Reflective Observation (RO), Abstract Conceptualization (AC), and Active Experimentation (AE). The outcomes of this community service activity include the implementation of three work programs aligned with the functions of Idarah (administration and management), ‘Imarah (welfare and religious activities), and Ri’ayah (maintenance and facilities). First, assistance to the takmir (mosque management board) as a representation of the Idarah function, focusing on coordination, facilitation, and initiation by the service team to help ease managerial duties and responsibilities related to the ecomosque concept. Second, optimization of Majelis Ta’lim as a representation of the ‘Imarah function, emphasizing the active participation of the service team in consultation, socialization, and ecomosque education through Majelis Ta’lim sessions held after the Fajr and Maghrib prayers, discussing Qur’anic exegesis, creed (aqidah), jurisprudence (fiqh), and Sufism (tasawuf). Third, preservation of facilities and infrastructure as a representation of the Ri’ayah function, focusing on the active role of the service team in maintaining cleanliness, sanctity, health, and the aesthetic quality of the mosque in accordance with ecomosque criteria. Keywords: Ecomasjid; Idarah-‘Imarah-Ri’ayah, Service Learning, Mosque Caretaker.     Abstrak Masjid Hijau (Ecomasjid) di Indonesia masih menjadi isu elitis, belum menjadi gerakan yang massif dan populis. Maka diperlukan gerakan bersama untuk mewujudkan program tersebut, dan salah satunya dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengabdian yang digunakan adalah Service Learning (SL) berbasis Experiential Learning model Kolb yang terdiri dari Concrete Experience (CE), Reflection Observation (RO), Abstract Conceptualization (AC) dan Active Experimentation (AE). Hasil kegiatan pengabdian ini adalah realisasi tiga program kerja yang sesuai fungsi Idarah (administrasi dan manajemen), ‘Imarah (kesejahteraan dan kegiatan), dan Ri’ayah (pemeliharaan dan fasilitas). Pertama, Asistensi Pengurus Takmir sebagai representasi fungsi Idarah yang difokuskan pada koordinasi, fasilitasi dan inisiasi tim pengabdi untuk membantu meringankan tugas dan tanggungjawab ketakmiran yang relevan dengan ecomasjid. Kedua, Optimalisasi Majelis Ta’lim sebagai representasi fungsi ‘Imarah yang difokuskan pada partisipasi aktif tim pengabdi untuk konsultasi, sosialisasi dan edukasi ecomasjid melalui Majelis Ta’lim ba’da Shubuh dan Maghrib yang membahas Tafsir Al-Qur’an, Akidah, Fikih dan Tasawuf. Ketiga, Pelestarian Sarana dan Prasarana sebagai representasi fungsi Ri’ayah yang difokuskan pada peran aktif tim pengabdi dalam menjaga kebersihan, kesucian, kesehatan dan keindahan masjid sesuai kriteria ecomasjid. Kata kunci: Ekomasjid; Idarah-‘Imarah-Ri’ayah; Pembelajaran Layanan; Takmir Masjid.
COLLABORATIVE PEMERINTAH DESA DAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA ULU MUSI TROKON DI CAWANG LAMA KABUPATEN REJANG LEBONG Aditia; Aditia Arjuansyah; Rosidin; Novliza Eka Patrisia
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 2 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/h3wh7d36

Abstract

Management of the Ulu Musi Trokon Tourism Village in Cawang Lama. This tourism village utilizes the natural potential of the Musi River, which was previously a traditional stone quarry. This study aims to analyze how collaborative processes involving the village government and community can enhance the sustainability and economic empowerment of the village. Through a qualitative approach using interviews, observations, and documentation, the research findings indicate that despite challenges such as limited skills and understanding, this collaboration successfully encouraged community participation in planning, organizing, and implementing the development of tourism facilities. Additionally, the synergy between the village government and the community plays a crucial role in maintaining the sustainability and upkeep of the village's tourism facilities. This effective collaboration has boosted the local economy and introduced the natural tourism potential of Ulu Musi Trokon Village to tourists, thereby providing long-term benefits for the well-being of the community.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM LOMBA DESA WISATA PROVINSI BENGKULU: (Studi kasus di Kabupaten Kepahiang) Rosa Oktapia; Titi Darmi; Rekho Adriadi; Rosidin
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 2 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/8mnnfx65

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas Program Lomba Desa Wisata di Kabupaten Kepahiang dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri dari pihak Dinas Pariwisata, kepala desa, dan pengurus Pokdarwis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, program ini sesuai dengan kebutuhan pengembangan pariwisata daerah dan potensi lokal yang dimiliki desa. Dari aspek input, kebijakan dan dukungan kelembagaan cukup baik, namun masih terdapat keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana penunjang. Pada aspek process, pelaksanaan program sudah berjalan sesuai prosedur, tetapi pendampingan dan monitoring pasca-lomba masih minim. Dari aspek product, program berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata dan mendorong partisipasi lokal, meskipun dampak ekonomi dan keberlanjutan belum optimal. Secara keseluruhan, program ini dinilai cukup efektif dalam mendorong pengembangan desa wisata, namun perlu ditingkatkan melalui penguatan kapasitas SDM, pendampingan berkelanjutan, serta promosi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan agar manfaat program dapat berlangsung secara berkelanjutan.
UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN EMPAT LAWANG DALAM MENANGGULANGI KRIMINALITAS Fathia Rizki Amrina; Rekho Adriadi; Titi Darmi; Rosidin
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 2 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/hn7wsa24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pembentukan Satuan Polisi Pamong Praja Desa (Pol PP Desa) di Kabupaten Empat Lawang sebagai bagian dari kebijakan desentralisasi dalam upaya meningkatkan ketertiban dan keamanan di tingkat lokal. Desentralisasi memberikan kewenangan bagi pemerintah daerah untuk mengatur wilayahnya sesuai kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembentukan Pol PP Desa yang diatur melalui Peraturan Bupati Empat Lawang Nomor 65 Tahun 2018 terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kriminalitas hingga 54% pada tahun pertama pelaksanaannya. Selain itu, Pol PP Desa juga berperan dalam memperkuat koordinasi antara aparat desa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Pol PP Desa merupakan instrumen strategis dalam mendukung stabilitas sosial di wilayah pedesaan. Rekomendasi penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi aparatur, alokasi anggaran yang memadai, serta pengawasan berkelanjutan agar kebijakan ini dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.
ANALISIS DAMPAK KOTAK KOSONG TERHADAP PARTISIPASI PEMILIH PADA PILKADA DI KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2024 Renaldi Wahyu Hidayat; Rekho Adriadi; Sri Indarti; Rosidin
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 2 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/x0defn16

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan instrumen utama dalam mewujudkan kedaulatan rakyat di tingkat lokal. Dalam konteks Pilkada Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2024, munculnya fenomena kotak kosong akibat hanya satu pasangan calon menjadi isu yang menarik untuk dikaji karena berpotensi memengaruhi legitimasi dan kualitas demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keberadaan kotak kosong terhadap tingkat partisipasi pemilih, motivasi politik masyarakat, serta implikasinya terhadap dinamika demokrasi lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan kunci, observasi langsung selama masa kampanye, dan studi dokumentasi terhadap data partisipasi pemilih serta pemberitaan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena kotak kosong menimbulkan ambivalensi politik: partisipasi secara kuantitatif tetap tinggi, namun secara kualitatif muncul rasa apatis dan ketidakpuasan terhadap proses yang dianggap tidak kompetitif. Sebagian masyarakat menggunakan kotak kosong sebagai bentuk ekspresi politik pasif untuk menolak hegemoni calon tunggal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan kotak kosong memiliki pengaruh signifikan terhadap kesadaran kritis masyarakat dan menegaskan pentingnya reformasi regulasi Pilkada guna memastikan kontestasi yang lebih terbuka, kompetitif, dan mencerminkan aspirasi politik rakyat.
SINERGI DANA DESA DAN GERAKAN GIZI :STRATEGI PENCEGAHAN STUNTING DI KEPAHIANG Genne Andeli Rebianti; Rekho Adriadi; Titi Darmi; Rosidin
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 2 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/39079w06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan penggunaan Dana Desa dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Evaluasi dilakukan menggunakan empat indikator model Van Meter & Van Horn, yaitu kesesuaian ukuran dan tujuan kebijakan, kecukupan sumber daya, efektivitas komunikasi antar organisasi, serta kondisi sosial, politik, dan ekonomi desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan kunci, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pencegahan stunting telah diintegrasikan ke dalam RKPDes dan APBDes, meskipun realisasi alokasi Dana Desa rata-rata hanya mencapai 5–7,5 %. Dana yang tersedia cukup untuk mendukung honor kader posyandu dan penyediaan PMT, namun pencairan dana yang lambat sering menghambat pelaksanaan kegiatan. Koordinasi lintas sektor berjalan aktif melalui forum musyawarah dan komunikasi daring, walaupun masih dibutuhkan pendalaman petunjuk teknis pencairan. Faktor sosial ekonomi masyarakat agraris serta komitmen aparatur desa menjadi pendorong utama keberhasilan implementasi kebijakan, sementara kondisi infrastruktur dan jadwal kegiatan menjadi kendala utama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas aparatur desa, percepatan prosedur pencairan, dan penguatan koordinasi antar sektor guna mempercepat penurunan angka stunting secara berkelanjutan.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI BAWASLU BENGKULU SELATAN Asesda, Syach; Diyo Asesda, Syach Sema; Rosidin; Novliza Eka Patrisia
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 2 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/q9b47s49

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip-prinsip good governance untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bawaslu Bengkulu Selatan. Penelitian ini menyoroti pentingnya akuntabilitas, transparansi, partisipasi, dan supremasi hukum dalam menciptakan pelayanan publik yang efisien, responsif, dan dapat diandalkan. Meskipun sudah ada kemajuan yang signifikan, masih terdapat tantangan dalam memastikan penerapan yang efektif, seperti masalah teknis (jaringan internet yang tidak stabil dan pemadaman listrik), keterbatasan infrastruktur, dan ketidakhadiran petugas yang tidak konsisten. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Bawaslu telah berusaha meningkatkan kualitas pelayanan, masalah seperti kurangnya keterlibatan petugas dan kurangnya pelatihan masih menjadi hambatan untuk mencapai tata kelola yang optimal. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi untuk meningkatkan infrastruktur, pelatihan petugas, dan partisipasi publik guna memperbaiki efektivitas dan responsivitas pelayanan publik serta memastikan kelancaran proses pemilu.