Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Bunga Bank dalam Pandangan Nahdlatul Ulama dan Muhamadiyah serta Implikasinya terhadap Undang Undang Perbankan: Studi atas Epistemologi Hukum Islam Supriyatin; Kaimudin, Kaimudin; Misno, Misno
Tasyri' : Journal of Islamic Law Vol. 2 No. 2 (2023): Tasyri'
Publisher : STAINI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53038/tsyr.v2i2.82

Abstract

Nahdlatul Ulama (NU) is an organization that combines traditionalism and accommodationism with the concept of "Aswaja" as its main way of thinking. NU uses three methods (qawliy, ilhaqiy, and manhajiy) in answering legal problems. On the other hand, Muhammadiyah is an organization that emphasizes tajdid (renewal) and ijtihad in the understanding of Islam, using the methods of ijtihad bayaniy, ijtihad qiyasiy, and ijtihad al-istislahiy.  This research uses literature methods and legal approaches with primary data sources in the form of fatwas of NU, Muhammadiyyah, and banking laws, as well as secondary sources in the form of books, journals, and documents related to the research theme. This article concludes that there are different methods of determining the law on bank interest, NU uses the ilhaqi method, while Muhammadiyah uses qiyas. These differences give birth to the dynamics of legal determination due to differences in methodology. The decision of NU  and  Muhammadiyah despite various polarizations (points of similarity and difference) in the process of determining bank interest law. Thesefatwas, directly or indirectly, through the MUI ultimately have implications for Law No. 7 of 1992 concerning Banking
The Influence of Principal and School’s Committee Leadership on the Implementation of School-Based Management Kaimudin, Kaimudin; Ahyani, Nur; Wahidy, Achmad
Journal of Social Work and Science Education Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v5i1.695

Abstract

This study aims to determine the influence of the leadership of the school principal and school committee on the implementation of school-based management in SD Negeri Se Gugus 1, Lubuk Besar District. This type of research is quantitative research with a research design using an ex post facto research design. The sample in this study was a total of all teachers consisting of 106 teachers at SD Negeri Se Cluster 1, Lubuk Besar District. data collection technique using a questionnaire. Data analysis techniques using quantitative descriptive analysis techniques, and multiple regression. The results of this study state that 1) there is a significant influence between the principal's leadership on school-based management of Cluster 1 Public Elementary Schools, Lubuk Besar District; 2) there is a significant influence of the school committee on school-based management of Cluster 1 Public Elementary Schools in Lubuk Besar District; 3) There is a significant influence jointly on the leadership of the school principal and the school committee on the school-based management of Cluster 1 Public Elementary Schools, Lubuk Besar District.
Pengaruh Pembelajaran Kitab Kuning terhadap Akhlak Santri Putri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Madinah Jonggol Bogor Kaimudin, Kaimudin; Suryani, Parti Fadhillawati
Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2022): Edusifa:  Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.165 KB) | DOI: 10.56146/edusifa.v6i1.6

Abstract

Morals are the main goal and barometer of educational success, therefore Islamic Boarding Schools pay so much attention to and play an active role in shaping the character and noble character of students, one of the methods used by Islamic Boarding Schools in shaping morals is to teach the traditional Islamic book (kitab kuning), the goal of this research The purpose of this study was to determine the effect of learning the traditional Islamic book (kitab kuning) on the morals of female students at the Al-Madinah Integrated Islamic Boarding School Jonggol Bogor. In this study the author uses two forms of research methods, the first is library research, in this study the author tries to examine books and other scientific writings related to the material of the influence of the traditional Islamic book (kitab kuning) on morals discussed in this study, the second field research, namely the researchers directly involved to the field. In this study, it was concluded that the coefficient of the relationship between the influence of the Traditional Islamic book (kitab kuning) Learning and the morals of female students obtained a value of 0.623 and the rtable value (rt) for N = 32 at the 5% significance level was 0.361 and at the 1% significance level was 0.463. So learning the traditional Islamic book (kitab kuning) has a very strong influence on the morals of female students at the Al-Madinah Integrated Islamic Boarding School, Jonggol Bogor. Keywords: traditional Islamic book (kitab kuning), morals of female students
Developing Students' Critical Reasoning Based on Inductive Thinking Learning Models Muflihin, Iin Yunus; Abdul Rahman, Mohd Safian Bin; Kaimudin, Kaimudin; Abidin, Zaenal; Riam, Zaenal Abidin; Maulana, Fikri
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 29, No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v29i1.7903

Abstract

Critical reasoning is one of the essential competencies crucial for enhancing the quality of human resources. However, in reality, many students still struggle to develop critical thinking skills due to inadequate learning approaches. This study aims to develop students' critical reasoning through the implementation of the inductive thinking model, which emphasizes the reasoning process from specific observations toward general understanding. This model encourages students to actively observe, analyze, draw conclusions, and build concepts based on concrete data. The research employed a qualitative approach with a library research method. Data were collected from various scientific literatures such as journals, books, and previous relevant research on inductive learning and critical reasoning. The findings show that the application of the inductive thinking model significantly improves students' critical reasoning abilities. Active student engagement in the learning process and the teacher's role as a facilitator and discussion director are key success factors. The conclusion affirms that developing critical reasoning through the inductive approach is an effective and relevant strategy for modern educational settings. The implication is the need for innovative, student-centered learning models that foster active interaction to nurture a critically minded and solution-oriented generation. Penalaran kritis merupakan salah satu kompetensi utama yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, kenyataannya, banyak siswa masih kesulitan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis karena pendekatan pembelajaran yang belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penalaran kritis siswa melalui penerapan model berpikir induktif yang menekankan proses berpikir dari hal-hal khusus menuju pemahaman umum. Dengan model ini, siswa didorong untuk aktif mengamati, menganalisis, menyimpulkan, dan membangun konsep berdasarkan data konkret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah seperti jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik pembelajaran berpikir induktif dan penalaran kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model berpikir induktif secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan penalaran kritis siswa. Keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran serta peran guru sebagai fasilitator dan pengarah diskusi menjadi kunci keberhasilan. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan penalaran kritis melalui pendekatan induktif merupakan strategi yang efektif dan relevan untuk diterapkan dalam konteks pembelajaran modern. Implikasinya, dibutuhkan inovasi pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mendorong interaksi aktif demi mencetak generasi yang berpikir kritis dan solutif.
Manajemen Mutu Pendidikan Dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia Nisa, Khaerun; Irmalasari, Irmalasari; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya efektivitas pengelolaan mutu pendidikan masih menjadi persoalan utama di banyak lembaga pendidikan, terutama dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing. Berbagai penelitian telah membahas manajemen mutu pendidikan, namun sebagian besar masih berfokus pada aspek konseptual dan belum mengkaji secara mendalam implementasi manajemen mutu dalam konteks kelembagaan sekolah secara komprehensif, khususnya pada tahap perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen mutu pendidikan sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu pendidikan telah diterapkan melalui perencanaan berbasis visi, misi, dan standar nasional pendidikan, pelaksanaan program peningkatan kompetensi pendidik serta pengelolaan sumber daya sekolah, dan pengawasan serta evaluasi yang dilakukan secara berkala. Namun, implementasi tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih dihadapkan pada keterbatasan sumber daya manusia, pendanaan, serta sarana dan prasarana. Novelty penelitian ini terletak pada pemetaan empiris penerapan manajemen mutu pendidikan secara terpadu yang menekankan keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi manajemen mutu pendidikan secara berkelanjutan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di sekolah.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Rismawati, Rismawati; Poniyah, Poniyah; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas sumber daya manusia (SDM) di sekolah masih menjadi tantangan utama dalam peningkatan mutu pendidikan, terutama ketika kepemimpinan kepala sekolah belum berfungsi secara optimal sebagai penggerak perubahan. Berbagai penelitian telah membahas kepemimpinan kepala sekolah, namun kajian yang mensintesis peran kepemimpinan tersebut secara komprehensif dalam konteks pengelolaan SDM masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekolah. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dan publikasi akademik yang relevan dan terbit dalam rentang tahun 2020–2025. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, pengelompokan tema, dan sintesis kritis terhadap temuan penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, khususnya yang berorientasi transformasional dan instruksional, berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi guru, motivasi kerja, budaya organisasi, serta efektivitas pembelajaran. Novelty penelitian ini terletak pada pemetaan konseptual yang menegaskan keterkaitan antara kepemimpinan kepala sekolah, manajemen sumber daya manusia, dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor kunci dalam pengembangan kualitas SDM dan keberhasilan sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan.
Kepemimpinan Digital dan Transformasi Pendidikan Islam: Strategi Integrasi Nilai dan Teknologi Pada Era Disrupsi Silvia, Hilda; Sari, Rina Komala; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam tata kelola dan praktik pendidikan, termasuk pada institusi pendidikan Islam yang memiliki karakter nilai dan tradisi kuat. Perubahan ini menuntut hadirnya kepemimpinan yang tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga mampu menjaga integritas nilai-nilai keislaman. Artikel ini bertujuan menganalisis peran Kepemimpinan Digital dalam mendorong transformasi pendidikan Islam di era disrupsi, dengan menekankan pentingnya integrasi antara inovasi teknologi dan nilai spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan Studi Literatur Sistematis dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan pada rentang tahun 2019 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi sangat dipengaruhi oleh penerapan Kepemimpinan Digital Transformasional Kontekstual yang menempatkan visi digital, pengembangan sumber daya manusia, serta keteladanan moral pemimpin sebagai fondasi utama. Kepemimpinan ini berperan strategis dalam menjembatani kesenjangan kompetensi dan infrastruktur, sekaligus merespons konflik aksiologis yang muncul akibat ketegangan antara tradisi pendidikan Islam dan budaya digital. Temuan juga menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai seperti akhlak, tabayyun, dan disiplin spiritual ke dalam praktik digital mampu memperkuat etika penggunaan teknologi di lingkungan pendidikan Islam. Dengan demikian, kepemimpinan digital yang kontekstual dan berbasis nilai menjadi prasyarat penting untuk menjaga relevansi, mutu, dan keberlanjutan pendidikan Islam di tengah dinamika perkembangan teknologi.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di TK Islam Azzuhra Fikriah, Septi; Faidah, Septi Nur; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif ditandai dengan kemampuan mengarahkan, menggerakkan, memotivasi guru agar bekerja sesuai standar yang ditetapkan. Penelitian ini  bertujuan untuk memahami sejauh mana peran kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang melibatkan berbagai sumber seperti jurnal, buku, regulasi pendidikan, serta penelitian terdahulu mengenai kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru. Penyajian data peneliti dilakukan dengan menyusun dan menampilkan data dalam bentuk sistematis dan mudah dipahami, seperti cerita deskrptif, dan gambar unutuk menunjukkan hubungan antar variable dan temuan penting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di TK Islam Azzuhra memahami peran kepemimpinannya sebagaimana perannya sebagai menejer, administrator, supervisor, dan motivator. Upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di TK Islam Azzuhra yaitu dengan meningkatkan potensi guru, memotivasi guru, menciptakan suasana kerja yang kondusif, juga meningkatkan kompetensi akademik. Faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru yaitu, faktor pendukung kepala sekolah yang memahami perannya, sarana dan prasarana yang memadai, dan adanya keja sama yang harmonis. Faktor penghambat yaitu, keterbatasan anggaran dan sarana prasarana yang membuat beberapa program pengembangan guu sulit dilaksanakan.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kedisiplinan Guru Studi Deskriptif di SMK YKTB 2 Bogor Syam, Muhammad Dika Fauzan; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedisiplinan guru merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Tingkat kedisiplinan guru sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan kepala sekolah sebagai pemimpin, manajer, pendidik, administrator, dan motivator. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di SMK YKTB 2 Bogor serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif berbasis studi kepustakaan (library research), yang didukung oleh data kontekstual melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dikumpulkan dari berbagai sumber berupa buku, jurnal ilmiah, dokumen, dan arsip yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi serta model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMK YKTB 2 Bogor telah menjalankan peran kepemimpinannya dalam upaya meningkatkan kedisiplinan guru melalui pengawasan, pembinaan, motivasi, dan penegakan aturan. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa rendahnya kepatuhan sebagian guru terhadap jadwal mengajar serta keterbatasan sarana dan prasarana sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam membentuk budaya disiplin guru, namun perlu didukung oleh konsistensi kebijakan, transparansi administrasi, dan penyediaan fasilitas yang memadai agar peningkatan kedisiplinan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Budaya Organisasi Lembaga Pendidikan Islam Alamsyah, Syahril; Hamid, Abdul; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi merupakan fondasi penting dalam menentukan arah, efektivitas, dan keberlanjutan lembaga pendidikan. Lembaga Pendidikan Islam memiliki karakteristik khusus karena tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas. Oleh karena itu, budaya organisasi di Lembaga Pendidikan Islam perlu dibangun dan dijiwai oleh nilai-nilai Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka konseptual internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan budaya organisasi Lembaga Pendidikan Islam serta merumuskan model konseptual budaya organisasi berbasis nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah berupa jurnal, buku, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi tematik, dan sintesis konsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pendidikan Agama Islam seperti amanah, ihsan, ukhuwah, dan musyawarah dapat diinternalisasikan secara sistematis ke dalam dimensi budaya organisasi, sehingga membentuk budaya organisasi yang tidak hanya efektif secara manajerial, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi nilai Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam memperkuat identitas kelembagaan, meningkatkan etika kerja, serta menciptakan budaya organisasi Lembaga Pendidikan Islam yang berorientasi pada keseimbangan antara tujuan duniawi dan ukhrawi.