Masnipal Marhun
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Rencana Pembelajaran PAUD di Kota Bandung Enoh Enoh; Huriah Rachmah; Masnipal Masnipal; Nurul Afrianti
ACADEMICS IN ACTION Journal of Community Empowerment Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/aia.v3i1.1614

Abstract

Hasil pengamatan dan wawancara dengan guru, kepala sekolah serta Ketua HIMPAUDI Kecamatan Bandung Wetan terungkap bahwa persoalan belum adanya aplikasi yang membantu kinerja guru dalam membuat rencana pembelajaran dan pelatihan tentang teknologi khususnya komputer menyebabkan guru-guru tidak memahami konten yang perlu dimasukkan ke dalam rencana pembelajaran dan cara memanfaatkan teknologi. Pengisian angket terhadap 10 guru PAUD menunjukkan data permasalahan terkait, diantaranya: (1) 90 % guru belum membuat rencana pembelajaran secara rutin atau teratur, (2) 80 % guru belum paham dalam membuat rencana pembelajaran, (3) 90 % guru belum memanfaatkan teknologi komputer (manual) untuk mempermudah pembuatan rencana pembelajaran (4) 100 % guru belum mempunyai aplikasi rencana pembelajaran berbasis komputer.  Solusi yang diberikan antara lain: peningkatan kemampuan guru-guru PAUD dalam membuat rencana pembelajaran secara rutin atau teratur dengan menggunakan aplikasi pada setiap tahun ajaran agar guru selalu siap saat mengajar tidak terkendala dengan kegiatan pembelajaran yang akan diberikan kepada peserta didiknya serta pelatihan dalam menyusun rencana pembelajaran. Kegiatan pelatihan guru PAUD Non formal ini dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2021 yang dihadiri oleh 16 orang guru PAUD di wilayah Kecamatan Bandung Wetan. Evaluasi pelatihan dilakukan melalui uji t-Paired. Dari hasil perhitungan didapat p-value sebesar 0.006. Dengan derajat kepercayaan 95%, karena p-value kurang dari 0,05, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan.
Kontribusi Pelatihan dalam Meningkatkan Keterampilan Guru Membimbing Siswa Bermain Balok M. Masnipal
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1745

Abstract

Salah satu cara mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui permainan konstruktif (balok). Indonesia masih jarang dikembangkan teknik permainan balok. Beberapa teknik dari luar  sulit diaplikasikan guru PAUD di Indonesia.  Model Pengembangan Kreativitas Permainan Konstruktif (PKPK) dikembangkan tahun 2008 dan direkonstruksi 2019 pada skenario dan tahapan disesuaikan jenis balok untuk mempermudah guru dan telah diuji efektivitasnya. Penelitian menguji apakah pelatihan model PKPK berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan guru membimbing siswa bermain.  Penelitian menggunakan pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Alat pengumpul data menggunakan observasi dan ceklis. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan pelatihan berkontribusi meningkatkan keterampilan guru dalam: (a) menguasai prosedur, skenario, tahapan bermain; (b) melaksanakan kegiatan bimbingan bermain secara menarik dan menyenangkan; (c) kemudahan menggunakan alat main dan pengaturan waktu, (d) kemampuan menilai siswa.  Peningkatan tersebut diikuti partisipasi siswa dan efektivitas bermain. Hasil penelitian berimplikasi bagi guru untuk mengikuti pelatihan sebelum mengaplikasikan model PKPK di lembaga PAUD.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membilang Menggunakan Permainan Kartu Angka di Kelompok B Paud X Ngamprah Kabupaten Bandung Barat Sumiarti; Masnipal Marhun
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 1, No.1, Juli 2021, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.104 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.v1i1.11

Abstract

Abstract. Efforts to improve the ability to say numerically using a number card game in Group B Paud Nur Insani Ngamprah, West Bandung Regency Sumiarti. NPM 10030216079. The purpose of this study was to obtain a picture of the teacher's efforts to improve children's ability to numerate using number card games in group B Paud Nur Insani Ngamprah District, West Bandung Regency.The ability to count in this study is the ability of children to recognize numbers, mention numbers, sort numbers and match numbers.This research is a classroom action research. The subjects of this study were group B students, amounting to 16 children, consisting of 9 girls and 7 boys. Data collection techniques carried out by observation, performance and documentation. The research instrument is the observation guide. Analysis of the data used in this research is descriptive quantitative with a percentage.The results showed that the ability to count among group B children Paud X Ngamprah in West Bandung could be improved using a number card game. The effective steps of this research in an effort to improve the ability of children in group B Paud Nur Insani Ngamprah West Bandung, namely (1) teachers change the implementation technique classically divided into two groups, (2) provide rewards in the form of asterisks for children who are able to count well, (3) the size of the number card is made with a size of 15 × 10 cm. Abstrak. Upaya meningkatkan Kemampuan Membilang Menggunakan Permainan Kartu Angka di Kelompok B Paud X Ngamprah Kabupaten Bandung Barat Sumiarti. NPM 10030216079.Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang upaya guru meningkatkan kemampuan membilang anak menggunakan permainan kartu angka di kelompok B Paud X Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Kemampuan membilang dalam penelitian ini adalah kemampuan anak dalam mengenal angka, menyebutkan angka, mengurutkan angka dan mencocokkan angka. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B yang berjumlah 16 anak, yang terdiri dari 9 anak perempuan, dan 7 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, unjuk kerja dan dokumentasi. Instrumen penelitian yakni panduan observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membilang pada anak kelompok B Paud X Ngamprah Bandung Barat dapat ditingkatkan menggunakan permainan kartu angka. Langkah-langkah yang efektif penelitian ini dalam upaya meningkatkan kemampuan membilang anak kelompok B Paud X Ngamprah Bandung Barat, yaitu (1) guru mengubah teknik pelaksanaan secara klasikal dibagi menjadi dua kelompok, (2) memberikan reward berupa tanda bintang untuk anak yang mampu membilang dengan baik, (3) ukuran kartu angka dibuat dengan ukuran 15×10 cm.
Pemanfaatan Tanaman Kopi sebagai Media Pembuatan Kolase dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Rusvita Melati; Masnipal
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 1, Juli 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.513 KB) | DOI: 10.29313/jrpgp.vi.875

Abstract

Abstract. This study aims to determine the improvement of fine motor skills through learning to use collage through coffee plants. This type of research is Classroom Action Research, conducted in group A in X Kindergarten with 20 students. Data collection is done through observation of the learning process. The data of this study were analyzed by percentage with qualitative and quantitative analysis. Based on the data analysis that has been done, the results of the study show that learning through collage activities using coffee plants can improve fine motor skills. The increase was seen in the learning outcomes which showed that the success score in the first cycle showed that children who began to develop became 14 children (70%) then in the second cycle the results were 2 (10%) which developed very well and the third cycle reached 12 results (60%) the child is developing very well. Positive changes from pre-cycle, cycle I, cycle II and cycle III indicate a change towards improvement. This research has implications for group A teachers that coffee plants can be used as learning media, especially through making collages. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus melalui pembelajaran mengunakan kolase melalui tanaman kopi. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, dilakukan kepada kelompok A di TK X dengan jumlah siswa 20 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap proses pembelajaran. Data penelitian ini dianalisis secara persentase dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran melalui kegiatan kolase menggunakan tanaman kopi dapat meningkatkan kemampuan motorik halus. Peningkatan dapat dilihat pada hasil penelitian yang menunjukkan skor keberhasilan pada Siklus I didapatkan hasil anak yang MB menjadi 14 anak (70%) kemudian pada siklus II didapatkan hasil sebanyak 2 (10%) yang BSH dan siklus III mecapai hasil sebanyak 12 (60%) anak yang BSB. Perubahan positif dari pra siklus, siklus I, siklus II dan siklus III menunjukkan adanya perubahan ke arah perbaikan. Penelitian berimplikasi kepada guru kelompok A bahwa tanaman kopi dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran khususnya melalui pembuatan kolase.
Kreativitas Guru dalam Mengembangkan Bahan Alam dan Bahan Bekas sebagai Media Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Tri kurnia Sari; Masnipal
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.826 KB) | DOI: 10.29313/bcsecte.v1i1.33

Abstract

Abstract. This study aims to obtain a picture of the creativity of teachers in developing natural materials and used materials as a learning medium of this research using descriptive methods with data collection tools with questionnaires that are given to teachers of processing and analysis using percentages and averages. The subjects used in this study were 32 teachers from kindergarten in Bandung. The results obtained in this study are: 1) the use of natural materials by 91% of teachers can use natural materials as learning media such as grains, sand, dry leaves, their school is maximized due to various obstacles. This has an impact on efforts to develop students' potential. 2) on the use of used materials 77% of teachers can use used materials as learning media such as cardboard, cans, paper plates, ice cream sticks, bottle caps, plastic in their school; but there are some other teachers who have not been able to make full use of it more because of the craft and creativity of the teacher. This research has implications: (a) as an entry for teachers in utilizing natural and used materials as media for learning in schools; (b) as a motivation for teachers to develop their reactivity in the provision of more varied learning media. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kreativitas guru dalam mengembangkan bahan alam dan bahan bekas sebagai media pembelajaran penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan alat pengumpulan data dengan kueisioner yang dinerikan kepada guru-guru pengolahan dan analisis dengan menggunakan persentase abstrak dan rata-rata. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah ini guru –guru yang berasal dari taman kanak-kanak di kota bandung berjumlah 32 orang . Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah : 1) pada pemanfaatan bahan alam sebesar 91% guru dapat memanfaatkan bahan alam sebagai media pembelajaran seperti biji-bijian, pasir, daun kering, disekolah mereka maksimal karena berbagai hanbatan. Hal ini berdampak pada upaya pengembagan potensi siswa. 2) pada pemanfaatan bahan bekas 77% guru dapat memanfaatkan bahan bekas sebagai media pemnbelajaran seperti kardus, kaleng, piring kertas, stik es krim, tutup botol, plastik di sekolah mereka; akan tetapi ada sebagian guru yang lain belum dapat memanfaatkan secara maksimal lebih disebabkan faktor kerajinan dan kreativitas guru. Penelitian ini berimplikasi: (a) sebagaii masuk bagi guru dalam memnafaatkan bahan alam dan bahan bekas sebagai media pembelaaran di sekolah; (b) sebagai motivasi bagi guru dalam mengembangkan reativitas mereka dalam mengadaan media pembelajaran yang lebih bervariasi.
Meningkatkan Kemampuan Menyimak melalui Penggunaan Media Buku Cerita Bergambar Anak Usia 5-6 Tahun di TK Riyadhul Ulfah Dita Fitri; Masnipal Marhun; Dinar Nur Inten
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.127 KB) | DOI: 10.29313/bcsecte.v2i2.3545

Abstract

Abstract. The research is motivated by the problem of learning activities in children, namely listening to language. The purpose of this study is to improve listening skills through the use of picture story books for children aged 5-6 years. The type of research used is classroom action research which consists cycle is carried out in three meetings. With the procedures used, planning, action, observation and reflection. The subjects in this study were 13 students who were in class B in Riyadhul Ulfah Kindergarten. The data collection tool used is an observation sheet to determine the treatment strategy in improving listening skills through the use of picture storybooks as media. With data analysis that is the percentage. This research has implications as a teacher’s effort to improve children’s listening skills through the use of picture story books as media. The results showed an increase in children’s listening skills through the use picture story books media for children aged 5-6 years from the results of cycle I, cycle II, and cycle III with the strategis media, class settings, activity time, interaction patterns and teacher instructions. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam kegiatan pembelajaran pada anak, yaitu kemampuan bahasa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan menyimak melalui penggunaan media buku cerita bergambar pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Action Research Clasroom) yang terdiri dari tiga siklus, dimana setiap siklusnya dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan. Dengan prosedur yang digunakan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 13 orang anak didik yang merupakan kelas B di TK Riyadhul Ulfah. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengetahui kemampuan menyimak anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi perlakuan dalam meningkatkan kemampuan menyimak melalui penggunaan media buku cerita bergambar. Dengan analisis data yaitu persentase. Penelitian ini berimplikasi sebagai upaya guru dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui penggunaan media buku cerita bergambar. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan menyimak anak melalui penggunaan media buku cerita bergambar anak usia 5-6 tahun dari hasil pra siklus, siklus I, siklus II, dan siklus III.
Pengenalan Huruf Hijaiyah dengan Metode Tilawati Menggunakan Kartu Huruf Hijaiyah pada Anak Usia 3-4 Tahun Nidya Intan Fujianti; Masnipal Marhun; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1277

Abstract

Abstract. This study aims to improve children's ability to recognize hijaiyah letters through the tilawati method using hijaiyah letter cards for children aged 3-4 years. The introduction of hijaiyah letters under study were knowing hijaiyah letters, pronouncing/reciting hijaiyah letters, and writing hijaiyah letters. This type of research is classroom action research developed by Kurt Lewin. The subjects of this study were 5 children of group A RA X. The data analysis technique was carried out by descriptive statistical analysis. The results showed that children's ability to recognize hijaiyah letters through the tilawati method could be improved using hijaiyah letter cards. The pre-cycle shows that many children who have not developed in recognizing hijaiyah letters, pronouncing/reciting hijaiyah letters, and writing hijaiyah letters. First cycle results showed an increase in the ability of children who began to develop in knowing the letters of hijaiyah, pronouncing / reciting the letters of hijaiyah, and writing the letters of hijaiyah. Then in the second cycle, the results showed that many children were developing according to expectations in recognizing hijaiyah letters, and pronouncing letters. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf hijaiyah melalui metode tilawati menggunakan kartu huruf hijaiyah pada anak usia 3-4 tahun. Pengenalan huruf hijaiyah yang diteliti yaitu mengetahui huruf-huruf hijaiyah, mengucapkan/melafazkan huruf hijaiyah, dan menulis huruf hijaiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh kurt lewin. Subjek penelitian ini adalah 5 anak kelompok A RA X. Metode pengumpulan data melalui pengamatan/observasi, dokumentasi, dan lembar unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan anak dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah melalui metode tilawati dapat ditingkatkan menggunakan kartu huruf hijaiyah. Pada pra siklus menunjukan bahwa masih banyak anak yang belum berkembang dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah, mengucapkan/melafazkan huruf hijaiyah, dan menulis huruf hijaiyah. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus I mulai terjadi peningkatan kemampuan anak yang mulai berkembang dalam mengetahui huruf-huruf hijaiyah, mengucapkan/melafazkan huruf-huruf hijaiyah, dan menulis huruf-huruf hijaiyah. Kemudian siklus II menunjukan hasil yang semakin meningkat banyak anak yang berkembang sesuai harapan dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah, dan mengucapkan huruf-huruf. Pada siklus III menunjukan banyak anak yang berkembang sangat baik. Pada kemampuan menuliskan banyak anak yang mencapai berkembang sesuai harapan.
Analisis terhadap Metode Cantol Roudhoh dalam Pembelajaran Membaca Permulaan pada Anak Usia 4-5 Tahun Hanifa Yusup; Masnipal Marhun
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.1760

Abstract

Abstrak. Metode Cantol Roudhoh adalah metode membaca permulaan yang dikembangkan dari prinsip “Bermain sambil belajar” dan metode ini menjadi program unggulan di TKIT X. Berdasarkan hal tersebut, maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut: (1) Bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menggunakan metode Cantol Roudhoh di TKIT X? (2) Bagaimana pemanfaatan media, alat permaianan edukatif, dan alat pendukung lain dalam menggunakan metode Cantol Roudhoh di TKIT X? (3) Bagaimana peran guru dalam pembelajaran menggunakan metode Cantol Roudhoh di TKIT X?. Subjek dalam Penulisan ini adalah guru dan siswa kelompok A4 TKIT X. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing. Hasil dari Penulisan ini adalah penerapan metode Cantol Roudhoh di TKIT X pada awalnya adalah guru menyusun perencanaan pembelajaran yang dilaksanakan dengan setting kelas model pembelajaran klasikal dan diterapkan dengan metode bernyanyi, bercerita, juga pemberian tugas dengan pendekatan belajar student center. Alat evaluasi berupa catatan anekdot dan portofolio, dengan kompilasi data berupa laporan triwulan dan semester. Guru TKIT X Kelompok A4 melakukan pengamatan terhadap siswa sehingga guru akan menemukan strategi yang tepat dalam pembelajaran. Abstract. The Cantol Roudhoh method is a pre-reading method developed from the principle of "playing while learning", this method has become a flagship program at TKIT X. Based on this, the problems in this study are formulated as follows: (1) How is the planning, implementation, and evaluation of learning using the Cantol Roudhoh method at TKIT X? (2) How is the use of media, educational game tools, and other supporting tools in using the Cantol Roudhoh method at TKIT X? (3) What is the teacher's role in learning with the Cantol Roudhoh method at TKIT X?. The subjects in this study were teachers and students of the A4 TKIT X group. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Data analyzed used data reduction, data display, dan conclusion drawing. The results of this study are the application of the Cantol Roudhoh method at TKIT X, initially the teacher compiled lesson plans which were carried out using the classical class setting learning model and applied singing, telling stories, also giving assignments using the student learning center approach. Evaluation tools are in the form of anecdotal records and portfolios, with data compilation in the form of quarterly and semi-annual reports. Teachers of TKIT X Group A4 observe students so that the teacher finds the right strategy in learning.
Studi Deskriptif Penerapan Screen Time terhadap Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Nurhamida; Masnipal Marhun; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v3i1.2031

Abstract

Abstract. Screen time is a term used to describe the amount of time individuals spend interacting with televisions, computers, laptops, smartphones, and video games. Giving screen time to early childhood is a necessity in entering the industrial era 4.0 which can change perspectives and lifestyles. The aim of this research is to analyze the planning, implementation, and assessment of screen time on children's development in early childhood education institutions. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The research subjects were teachers and parents of students. Data analysis follows the procedures of data collection, data reduction, data presentation, conclusion, and data verification. The results of the study show that the application of screen time in early childhood education institutions is related to all child development tasks. Effective application of screen time can support learning and enhance children's learning and playing experiences, strengthening communication links between children, parents, and others. The research has implications for improving teacher skills in implementing screen time in early childhood education institutions. Abstrak. Screen time merupakan istilah digunakan untuk menjelaskan jumlah waktu yang dihabiskan individu untuk berinteraksi dengan televisi, komputer, laptop, smartphone, hingga video games. Pemberian screen time pada anak usia dini menjadi kebutuhan memasuki era industri 4.0 yang dapat merubah cara pandang dan pola hidup. Penelitian bertujuan menganalisis perencanaan, penerapan, dan penilaian pemberian screen time terhadap perkembangan anak di lembaga PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan orang tua siswa. Analisis data mengikuti prosedur pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan penerapan screen time di lembaga PAUD berkaitan dengan seluruh tugas perkembangan anak. Penerapan screen time yang efektif dapat mendukung pembelajaran dan meningkatkan pengalaman belajar dan bermain anak, memperkuat hubungan komunikasi antara anak, orang tua, dan orang lain. Penelitian berimplikasi bagi peningkatan keterampilan guru dalam menerapkan screen time di lembaga PAUD.
Pengenalan Huruf Hijaiyah dengan Metode Tilawati Menggunakan Kartu Huruf Hijaiyah pada Anak Usia 3-4 Tahun Nidya Intan Fujianti; Masnipal Marhun; Dinar Nur Inten
Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud (JRPGP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpgp.v2i2.1277

Abstract

Abstract. This study aims to improve children's ability to recognize hijaiyah letters through the tilawati method using hijaiyah letter cards for children aged 3-4 years. The introduction of hijaiyah letters under study were knowing hijaiyah letters, pronouncing/reciting hijaiyah letters, and writing hijaiyah letters. This type of research is classroom action research developed by Kurt Lewin. The subjects of this study were 5 children of group A RA X. The data analysis technique was carried out by descriptive statistical analysis. The results showed that children's ability to recognize hijaiyah letters through the tilawati method could be improved using hijaiyah letter cards. The pre-cycle shows that many children who have not developed in recognizing hijaiyah letters, pronouncing/reciting hijaiyah letters, and writing hijaiyah letters. First cycle results showed an increase in the ability of children who began to develop in knowing the letters of hijaiyah, pronouncing / reciting the letters of hijaiyah, and writing the letters of hijaiyah. Then in the second cycle, the results showed that many children were developing according to expectations in recognizing hijaiyah letters, and pronouncing letters. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf hijaiyah melalui metode tilawati menggunakan kartu huruf hijaiyah pada anak usia 3-4 tahun. Pengenalan huruf hijaiyah yang diteliti yaitu mengetahui huruf-huruf hijaiyah, mengucapkan/melafazkan huruf hijaiyah, dan menulis huruf hijaiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh kurt lewin. Subjek penelitian ini adalah 5 anak kelompok A RA X. Metode pengumpulan data melalui pengamatan/observasi, dokumentasi, dan lembar unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan anak dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah melalui metode tilawati dapat ditingkatkan menggunakan kartu huruf hijaiyah. Pada pra siklus menunjukan bahwa masih banyak anak yang belum berkembang dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah, mengucapkan/melafazkan huruf hijaiyah, dan menulis huruf hijaiyah. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus I mulai terjadi peningkatan kemampuan anak yang mulai berkembang dalam mengetahui huruf-huruf hijaiyah, mengucapkan/melafazkan huruf-huruf hijaiyah, dan menulis huruf-huruf hijaiyah. Kemudian siklus II menunjukan hasil yang semakin meningkat banyak anak yang berkembang sesuai harapan dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah, dan mengucapkan huruf-huruf. Pada siklus III menunjukan banyak anak yang berkembang sangat baik. Pada kemampuan menuliskan banyak anak yang mencapai berkembang sesuai harapan.