Claim Missing Document
Check
Articles

Model Penerimaan Teknologi dalam Penggunaan LMS Virlenda Yitno Utomo; Afiff Yudha Tripariyanto; Diyah Ayu Setiyorini
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol. 6 No. 1 (2022): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatiunik.v6i1.2854

Abstract

LMS (Learning Management System) 'Virlenda' is one of the options of PGRI University Adi Buana Surabaya in developing modern learning (e-learning). The LMS Virlenda 'will be studied whether to have an effect on the variable specified by using the Technology Acceptance Model (TAM). There are 4 variables studied, namely the  perceived usefulness (X1), perceived ease of use (X2), Internet access (X3), and actual usage (Y1). Researchers took 174 sample students of LMS users 'virlenda'. The study also uses data analysis technique with the Structural Equation Model (SEM) approach with AMOS Graphics count tools for Technology Accepted Model (TAM) modeling. The results show that the technology acceptance model accepts the effect of perceived usefulness with actual usage with CR = 3.118 or CR > 1.96 for a significance level of 5% and the resulting p-value is 0.002. The technology acceptance model does not accept the effect of perceived ease of use on actual usage because CR = -0.475 or CR 1.96 for a significance level of 5% and the resulting p-value is 0.634. And the technology acceptance model accepts the effect of internet access on actual usage with CR = 2.633 or CR > 1.96 for a significance level of 5% and the resulting p-value is 0.008.LMS (Learning Management System) VIRLENDA menjadi salah satu pilihan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dalam mengembangkan pembelajaran secara modern (e-learning). LMS VIRLENDA ini akan diteliti apakah memiliki pengaruh terhadap variabel yang ditentukan dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Terdapat 4 variabel yang diteliti, yaitu persepsi kegunaan (X1), persepsi kemudahan (X2), akses internet (X3), dan penggunaan sesungguhnya (Y1). Penelitii mengambil 174 sampel mahasiswa pengguna LMS ‘VIRLENDA’. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisa data dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM) dengan alat bantu hitung AMOS Graphics untuk pemodelan Technology Accepted Model (TAM). Hasil penelitian menunjukkan model penerimaan teknologi menerima pengaruh persepsi kegunaan dengan penggunaan sesungguhnya dengan CR = 3,118 atau CR >1,96 untuk taraf signifikansi 5% dan nilai p-value yang dihasilkan adalah 0,002. Model penerimaan teknologi tidak menerima pengaruh persepsi kemudahan terhadap penggunaan sesungguhnya dikarenakan CR = -0,475 atau CR ≤ 1,96 untuk taraf signifikansi 5% dan nilai p-value yang dihasilkan adalah 0,634. Dan model penerimaan teknologi menerima pengaruh akses internet terhadap penggunaan sesungguhnya dengan CR = 2,633 atau CR > 1,96 untuk taraf signifikansi 5% dan nilai p-value yang dihasilkan adalah 0,008.
Addition of Anadara Granosa Shell Chitosan in Production Bioplastics Rhenny Ratnawati; Sri Widyastuti; Yitno Utomo; Diana Evawati
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.13.2.175-185

Abstract

Bioplastics is a plastic composite material that can decompose quickly and is environmentally friendly when interacting with soil and microorganisms. The aims of the research are: to examine the optimal composition of bioplastics made from tapioca waste by adding blood clam shell chitosan and glycerol, to determine the quality of production bioplastics from tapioca waste with the addition of blood clam shell chitosan and glycerol, and to determine the chemical content of the clam shells. bioplastic function of tapioca with the addition of blood clam shell chitosan and glycerol. The method used is experimental. Production of bioplastic by mixing waste tapioca flour, chitosan, and glycerol with a composition of 65%:35%:5mL, 70%:30%:5mL, and 75%:25%:5mL and additional water. The sample was put into a water bath and stirred at a temperature of 80oC for 15 minutes. Bioplastics were printed in aluminum foil, dried at 100oC for 90 minutes and cooled at room temperature for 6 hours. Laboratory test samples with tensile strength, elongation at break, FTIR, and biodegradation tests according to SNI 7188.7:2016 in the category of bioplastic easily decomposed. The results of the tensile strength on PBA1 samples were 0.75 Mpa, PBA2 samples were 0.54 Mpa, and PBA3 samples were 0.34 Mpa. Test value for elongation at break the PBA1 sample is 23.68%, the PBA2 sample is 15.33%, and the PBA3 sample is 12.12%. The sample test results do not meet the quality standard value of SNI 7188.7:2016 for the bioplastic category. The optimal composition of bioplastics is found in the PBA2 sample using tapioca flour as raw material with chitosan and glycerol as much as 70%:30%:5mL with a tensile strength 0.54%, an elongation at break 15.33%, biodegradation of 43%, and has a bioplastic content with functional groups (C=C), (CO), (CH),(OH), (C=C), and (CH2)n in the FTIR test results.
Modeling E-Commerce Website Using QFD Manik Ayu Titisari; Surjo Hadi; Yitno Utomo; Denis Fidita Karya; Gerald Binta Syarifudin Aliansa
Jurnal Bisnis dan Keuangan Vol 8 No 1 (2023): Business and Finance Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/bfj.v8i1.3947

Abstract

In the last decade, technological developments and advances in the digital economy have changed consumer behavior significantly. In this millennial era, all levels of society can easily use e-Commerce. Meeting customer needs, even exceeding their expectations, is crucial in this intense digital business competition. This study took place at a X Store, which aimed to identify service attributes that would be developed to improve their quality. This study used the Quality Function Deployment (QFD) method, which began with surveys and interviews, then distributed questionnaires to respondents (customers) to find the Voice of Customers, and then processed the data using QFD. The results showed that: 1) the attribute Product Quality had the highest level of importance, with an importance level of 4.63; 2) the attribute Complete Product Type had the top priority for superior performance, with a weight value of 4.6398; 3) the technical response Easy Order Tracking Service is a top priority for improvement, with a priority value of 6.3224 and a normalized contribution of 32.44%.
Kompak: Komparasi Indikasi Kecacatan Hasil Pengelasan Logam Dengan Uji Non Destructive Test (Ndt) Yitno Utomo; Manik Ayu Titisari; Muhamad Abdul Jumali
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non Destructive Test (NDT) merupakan langkah visual dalam pengawasan terhadap kualitas hasil pengelasan logam. Kebutuhan dasar ini merupakan rangkaian dari pembuatan Welding Procedure Specification (WPS). Pelaksanaan uji NDT dilakukan dengan Penetrant Test. Tujuan penelitian ini mengetahui kecacatan untuk 21 logam yang di las dengan arus 90 ampere dan 21 logam yang dilas dengan arus 100 ampere. Analisa data menggunakan odds ratio. Hasil penelitian diperoleh analisis bahwa arus mesin las SMAW yang menggunakan 90 ampere lebih banyak menyebabkan kecacatan berupa indikasi rounded mencapai 33,3 persen. Sedangkan arus mesin las 100 ampere lebih banyak menyebabkan kecacatan berupa indikasi linier mencapai 28,2 persen. Hasil analisis menunjukkan nilai odds ratio OR = 2,200 (95 persen CI 0,632 < OR < 7,660) artinya arus mesin las 100 ampere cenderung menyebabkan kecacatan indikasi rounded 2,2 kali lebih besar daripada yang arus mesin las 90 ampere.
Penilaian Kinerja Operator Bagian Produksi Mur Di Pt. Timur Megah Steel Menggunakan Metode Mbo (Management By Objectives) Mochammad Aldi; Yitno Utomo
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber Daya Manusia memegang peranan yang sangat penting dalam rangka terciptanya produktifitas dan keberhasilan suatu perusahaan. Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan kinerja yang tinggi merupakan salah satu kunci keberhasilan tujuan perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui standard penilaian kinerja yang ada saat ini di PT. Timur Megah Steel dan untuk mengetahui hubungan penilaian kinerja terhadap peningkatan produktifitas karyawan bagian operator mesin mur automotive. Berdasarkan tinjauan yang dilakukan pada PT. Timur Megah Steel bagian produksi mur automotive (tanpa proses unichrome plating), dimana para operator mesin terdiri dari 12 karyawan, dimana setiap karyawan bertanggung jawab atas proses dari wire rod sampai menjadi produk mur dengan jam kerja yang sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada. Hasil menunjukkan bahwa penilaian kinerja ini mambantu perusahaan dalam Mengidentifikasi standar penilaian kerja karyawan yang ada saat ini apakah perlu di perbarui atau tidak dan Meningkatkan produktifitas karyawan sebesar 58,3 persen pada bagian operator mesin mur automotive. Penilaian kinerja ini meliputi aspek Kualitas Kerja, Ketetapan Waktu, Inisiatif dan Kemampuan.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PENDAMPINGAN BRANDING & PACKAGING KERUPUK PULI DESA KWANGSAN SIDOARJO Kirana Fasya Juanda Dwi Putri; Yitno Utomo; Dyna Pricilia Hasmiyanti; Anatasya Alfiyah; Affina Damaayu W; Raudah Ferdina; Muhammad Farhan AP
Kanigara Vol 3 No 1 (2023): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v3i1.6761

Abstract

Empowerment of women is important in individual development. Women are expected to be more efficient, create additional finances for their families, by not leaving their homes.Reaching out for assistance in the Buk Lung business which concentrates on making Puli Calming crackers properly to be able to market the work more broadly. Assistance for SMEs through protecting information about raw materials, training in doing business branding, training in making different packaging according to market needs. Providing supporting facilities in the form of marketing tools, are steps to complete assistance and provide appropriate assistance to women in Kwangsan Village, Sedati District, Sidoarjo Regency
PENERAPAN METODE DMAIC DALAM PENGURANGAN CACAT PRODUK LABELSTOCK DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA DI PT KARYA TERANG SEDATI Irma Mukti; Yitno Utomo
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas produk memiliki peran yang penting dalam persaingan pasar, kualitas produkmempengaruhi kepercayaan konsumen terhadap produk yang digunakan. PT Karyaterang Sedatisalah satu perusahaan manufaktur dibidang labelstock dan release liner yang tidak lepas daripermasalahan kualitas produk. Beberapa cacat produk yang sering mempengaruhi kualitas yaknikelengkungan tidak standar, visual bercak, silikon tipis, dan cacat produk lainnya. Tujuanpenelitian ini adalah meningkatkan kualitas produk PT Karyaterang Sedati menggunakan metodeDMAIC pendekatan Six Sigma, serta mengupayakan perbaikan dan meminimalisasi produk cacatpada produksi labelstock di PT. Karya Telrang Seldati. Metode DMAIC pada tahap measuremenggunakan pendekatan SIPOC diperoleh 10 defect yang sering muncul, kemudian diperolehtabulasi data selama 12 minggu yang akan dianalisis menggunakan diagram fishbone dapatdiketahui faktor personel, mesin, metode, dan material akan menjadi fokus perbaikanselanjutnya. Setelah itu prioritas perbaikan proses didasarkan dengan metode FMEA, kemudiantahap control dengan Uji Paired t-Test dihasilkan nilai sig. 0,002 < 0,05 menunjukkan adanyaperubahan nilai sigma setelah dilakukan proses perbaikan. Hasil penerapan metode DMAICterhadap proses produksi PT Karyaterang Sedati diperoleh nilai sigma 4,44 kemudian setelahdilakukan perbaikan terjadi peningkatan dengan hasil akhir nilai sigma 4,69. Dengan demikian,penerapan DMAIC pada PT Karyaterang Sedati dapat meningkatkan kualitas produk yangdihasilkan.Kata kunci: Kualitas; DMAIC; Six Sigma
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) DI PT. XYZ Billy Jack Sony; Yitno Utomo
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Xyz merupakan industri yang bergerak dalam pengolahan bahan pangan hewani, salahsatunya adalah sosis ayam. Dalam bidang ini PT. Xyz berkomitmen untuk meningkatkan kualitasproduknya dengan mengurangi angka defect produk agar dapat bersaing dengan kompetitornya.Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk Mendeskripsikan dan menganalisis pengendalian kualitasproses packing dengan metode RCA untuk mengurangi produk cacat pada proses packing diperusahaan Sosis di Sidoarjo. Prioritas defect sebagai fokus perbaikan dan usulan pengendalian.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RCA (Root Cause Analisi) sebagai langkahlangkah defect produk pada proses packaging yang melibatkan pengambilan sample data defectproduk pada proses produksi. Hasil penelitian di peroleh berdasarkan presentase kumulatifdiagram pareto diantaranya adalah penyok/bengkok 18,52%, casing kotor 18,37%, Seal bocor14,72%, Klip tajam 11,88%, Berat kurang 11,67%, Kriput/lembek 9,45 %, Bocor bawah klip9,27%, Sobek bawah klip 3,50%, Klip lepas 2,62%. berdasarkan kecacatan tersebut defecttertinggi terdapat pada penyok/bengkok dengan diusulkan agar para karyawan yang kurangterampil tidak Menyusun sosis yang berlebihan ke dalam mesin pemasakan. Kata kunci: Pengolahan; RCA; Pengendalian
Development of Generator Set Product Services Using Quality Function Deployment at PT X Neysa Ivah Umma; Yitno Utomo
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 25 No. 2 (2023): JSTI Volume 25 Number 2 July 2023
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jsti.v25i2.11890

Abstract

 In the service industry, service quality has a significant effect on customer satisfaction. The manufacturing industry and the service industry have different characters, as well as the measurement of the quality of the services produced. The company's ignorance of customer desires and expectations of the services provided causes services far from the expectations desired by the company which can result in moving consumers to competitors who will provide services in accordance with their expectations. Therefore, this research was conducted with the aim of developing services in generator rental using Quality Function Deployment (QFD) method with the hope of providing an overview of the desires and expectations desired by consumers for services owned by PT X. The results of the Quality Function Deployment analysis of the highest scale factor value in the analysis using the QFD method the top order is on the characteristics of "Adding Genset Stock That Does Not Exist" with a score of 185.
Penerapan Six Sigma untuk Peningkatan Kualitas Packing pada Minyak Goreng Pouch PT. XYZ di Kabupaten Gresik Rahmat, Rahmatulloh; Utomo, Yitno
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri: Meneguhkan Peran Perguruan Tinggi dalam P
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.316 KB) | DOI: 10.33479/snti.v1i.100

Abstract

Kualitas kemasan sangat berpengaruh terhadap pendistribusian hasil produksi kepada pelanggan. Apabila kemasan mengalami kerusakan atau cacat ketika produksi, maka produk tersebut tidak dapat didistribusikan kepada konsumen. Oleh karena itu, kualitas dari kemasan harus dijaga untuk keberhasilan pemasaran produk. Hal ini berlaku untuk setiap pruduk tidak terkecuali produk minyak goreng dengan kemasan pouch. Pada proses packingnya kemasan pouch sering mengalami kendala atau cacat sehingga dapat merugikan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil analisis six sigma sebelum diterapkannya DMAIC, dan mengetahui hasil analisis implementasi six sigma sesudah diterapkannya DMAIC. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yang diambil selama 30 hari. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, dan observasi saat penelitian berlangsung dimana kehadiran peneliti sangat diperlukan dalam penelitian ini. Teknik Analisis yang digunakan yaitu dengan metode DMAIC. Define, mengidentifikasi masalah guna mengetahui   sumber permasalahan dan pembuatan diagaram IPO; Measure, melakukan pengukuran menggunakan diagram control P-chart dan menganalisa tingkat DPMO; Analyze, mengidentifikasi penyebab dengan menggunakan diagram pareto dan diagram tulang ikan; Improve, rekomendasi usulan perbaikan; Control, mengevaluasi hasil kinerja dalam kondisi standart dan terjaga nilai-nilai peningkatannya. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan perbaikan nilai sigma yang didapat yaitu 3,99 sigma dengan nilai DPU sebesar 0,006434 dan DPMO sebesar 6.364. Terdapat 4 jenis defect yang masuk dalam CTQ yaitu bocor, isi kurang, kemasan rusak, dan expired date tidak ada. Setelah melakukan 9 tindakan perbaikan diperoleh nilai sigma seberas 4,18 dengn nilai  DPU sebesar 0,003655 dan DPMO sebesar 3.655