Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Perspektif Balanced Scorecard Dalam Pengukuran Kinerja (Studi Kasus : Bidang Contract MGMT & Customer Relations I (CMR I) PT. PLN Nusantara Power) Yuwitasari, Norma; Utomo, Yitno
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i2.23904

Abstract

Pengukuran kinerja perusahaan merupakan suatu alat manajemen yang penting untuk mengetahui sejauh mana perkembangan perusahaan tersebut telah tercapai. Pengetahuan mengenai kondisi yang terjadi sekarang  adalah dasar perusahaan untuk melakukan perbaikan dan melakukan langkah-langkah yang akan diambil pada tahap berikutnya, sehingga dapat diketahui, kinerja mengalami perbaikan atau sebaliknya mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh keempat perspektif balanced scorecard terhadap kinerja PT. PLN Nusantara Power  Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada perspektif keuangan yang diukur dengan ROI dikatakan cukup mencapai target dengan rata-rata realisasi sebesar 3,87%, tingkat pertumbuhan laba, dan tingkat pertumbuhan penjualan menunjukkan hasil dengan rata-rata realisasi sebesar 1,25% dan 7,92% dikarenakan adanya penyesuaian margin perjanjian jual beli tenaga listrik tahun 2021 dan revaluasi aset yang dilakukan oleh perusahaan di tahun 2021, pada perspektif pelanggan yang diukur dengan kepuasan, ketidakpuasan, dan keterikatan pelanggan menunjukkan hasil yang baik dengan rata-rata realisasi sebesar 83,6%, 15,39%, dan 66,06%. Pada perspektif proses bisnis internal yang diukur dengan fasilitas baru dan layanan yang diberikan setelah transaksi menunjukkan kapasitas perusahaan sebagai perusahaan yang baik, serta pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran yang diukur dengan Employee Training dan Employee Turn Over menunjukkan hasil yang baik dengan rata-rata realisasi sebesar 13,7% dan 13,68%. Kata Kunci : Pengukuran kinerja, Balanced scorecard. 
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LIMBAH APEL MENJADI BIOCHAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS UMKM UD EXCELLENT 2012 DI KECAMATAN TUTUR, KABUPATEN PASURUAN Ajiningrum, Purity Sabila; Sopandi, Tatang; Utomo, Yitno; Iftakhur Roziqin; Kafil Irsalina Mirza Ludin
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 9 No 02 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol9.no02.a10761

Abstract

UMKM UD Excellent 2012 dan masyarakat Desa Kayukebek menghadapi permasalahan berupa tingginya limbah apel yang belum dimanfaatkan secara optimal dan sebagian besar hanya dibuang atau digunakan sebagai pakan ternak bernilai rendah. Kondisi ini menimbulkan potensi pencemaran lingkungan serta belum memberikan nilai tambah ekonomi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai solusi untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam mengolah limbah apel menjadi biochar, yaitu produk berkarbon tinggi yang bermanfaat bagi pertanian dan memiliki peluang usaha. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan biochar melalui pirolisis sederhana, pendampingan praktik, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 4,2 menjadi 8,1. Peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep biochar, proses pirolisis, dan potensi aplikasinya. Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola limbah organik serta mendorong inisiatif produksi biochar skala kecil. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan praktik ekonomi sirkular di tingkat UMKM sebagai upaya keberlanjutan jangka panjang.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM MENGGUNAKAN PENDEKATAN CAPITAL BUDGETING Nailul Mufidah; Yitno Utomo; Muhamad Abdul Jumali
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan finansial investasi pada Lembaga Pendidikan Islam Raudhatul Athfal Surabaya menggunakan pendekatan capital budgeting. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis empat indikator utama, yaitu Net Present Value (NPV), Payback Period (PP), Profitability Index (PI), dan Average Rate of Return (ARR). Data diperoleh dari laporan keuangan lembaga selama periode 2019–2025 dan diolah menggunakan perhitungan arus kas bersih diskonto. Hasil penelitian menunjukkan nilai NPV sebesar Rp1.487.372.225 dan PI sebesar 2,38 yang menandakan proyek layak dijalankan. Nilai PP selama 5 tahun 10 bulan menunjukkan waktu pengembalian yang efisien, sedangkan ARR sebesar 17,79% menggambarkan tingkat keuntungan moderat terhadap modal. Secara keseluruhan, proyek investasi ini dinyatakan layak secara finansial dan mendukung keberlanjutan lembaga pendidikan Islam melalui efisiensi dana dan penguatan kapasitas ekonomi berbasis pendidikan.
Analisis OEE Mesin Kemasan Karton di UPT Provinsi Jawa Timur Widyanti, Anggi Annastiti; Utomo, Yitno
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 1 (2026): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i1.54018

Abstract

This study evaluates the effectiveness of four main carton packaging production machines (slitter, slotter, die-cutter/pond, and board-to-board laminator) at a Provincial Technical Unit in East Java using Overall Equipment Effectiveness (OEE) within the Total Productive Maintenance framework. A quantitative descriptive approach was applied based on historical data from October 2025, including scheduled production time, downtime, output, defects, and ideal cycle time. OEE was calculated through Availability, Performance, and Quality components. The results show that average monthly OEE ranged from 18.75% to 32.39% when all days were considered, mainly due to several days with available time but zero output, which sharply reduced Performance and Quality. In contrast, on actual production days (output > 0), Availability remained high (94.52%–96.17%) and Quality was excellent (98.06%–100.00%). The die-cutter achieved an average OEE of 86.38%, meeting the world-class benchmark, while other machines ranged from 65.22% to 75.01%, indicating improvement opportunities in Performance.
BIOPLASTIC FROM TAPIOCA STARCH WASTE AND RICE WASTE Sri Widyastuti; Yitno Utomo; Annisa Firdayanti; Rhenny Ratnawati; Umi Solikah
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY VOLUME 7, NUMBER 1, APRIL 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v7i1.18775

Abstract

Bioplastic is a plastic that is easily decomposed naturally by the activity of microorganisms without leaving toxic residues because of its that can return to nature. Aim: This study aim to examine the quality of bioplastics from variations of tapioca starch and rice waste raw materials for optimal composition. Methodology and Results: The method used is by mixing the raw material of tapioca starch waste and rice waste with variations in the composition of the material; 100% rice waste, 100% tapioca starch waste, 30% tapioca starch waste: 70% rice waste, 50% tapioca starch waste: 50% rice waste, 70% tapioca starch waste: 30% rice waste. Add 10 mL of glycerol, 30 mL of distilled water, 40 mL of acetate solvent, and 40 ml of 96% ethanol. The product will be tested on a laboratory scale for tensile strength, elongation at break, FTIR tests, and biodegradation according to SNI 7188.7:2016 for the bioplastic category that is easily biodegradable. The result shows that the optimal composition was found in the composition of 100% rice waste raw material with the quality of the tensile strength test results of 3,45 MPa, the value of elongation at break 3,8%, and the value of biodegradation 100%. The resulting bioplastics contain functional groups O-H (hydroxyl) bonded to hydrogen, C-H (alkanes), C≡C (alkynes), esters, simple aromatic compounds, C-O (carboxyl), C=C (alkenes), and hydrocarbons -(CH2)n. Conclusion, significance, and impact of study:  The use of starch to produce biodegradable materials is because it is environmentally friendly, easily degraded, available in large quantities, and affordable, moreover, the bioplastics derived from these waste sources are typically biodegradable, meaning they can break down into natural compounds under certain conditions, reducing environmental pollution.