Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Metode Objective Matrix (OMAX) dalam Mengukur Produktivitas (Studi Kasus : Departemen Servis PT. Tri Mitra Lestari) Maulidah, Alfi Rohmatil; Utomo, Yitno
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i2.22560

Abstract

PT. Tri Mitra Lestari adalah perusahaan yang menyediakan jasa perbaikan, pemeliharaan, dan penyewaan forklift yang berada di kota Surabaya. Untuk mengidentifikasi produktivitas pada departemen servis, perlu dilakukan pengukuran produktivitas sehingga dapat menjadi pertimbangan perusahaan pada saat merencanakan produktivitas yang akan datang. Pengukuran produktivitas tersebut dilakukan pada bulan Mei hingga Oktober 2022. Metode OMAX (Objective Matrix) dipakai pada riset berikut untuk mengukur produktivitas. Diketahui melalui hasil ukur produktivitas bahwa produktivitas terbaik adalah 550 di bulan Agustus, sedangkan produktivitas yang terburuk adalah 150 pada bulan Mei dan September. Indeks perubahan pada produktivitas periode terdahulu mengalami peningkatan tertinggi yang terjadi pada Juni senilai 133,33% sementara penurunan terendahnya dialami pada September sebesar -72,73%. Indeks perubahan terhadap produktivitas standar mengalami peningkatan tertinggi terjadi juga pada bulan Agustus sebesar 83,33% sedangkan penurunan terendaahnya terjadi pada bulan Mei dan September sebesar -50% terhadap produktivitas standar. Selain itu, diketahui bahwa kriteria kualitas kerja merupakan kriteria yang tidak cukup memberikan kontribusi dalam peningkatan produktivitas, dimana hal ini merupakan hasil dari analisis menggunakan Traffic Light System dimana memiliki jumlah data indikator sebanyak 5 yang berwarna merah. Kata kunci : Objective Matrix, Produktivitas, Pengukuran Produktivitas, Servis, Traffic Light System 
Analisa Perspektif Balanced Scorecard Dalam Pengukuran Kinerja (Studi Kasus : Bidang Contract MGMT & Customer Relations I (CMR I) PT. PLN Nusantara Power) Yuwitasari, Norma; Utomo, Yitno
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i2.23904

Abstract

Pengukuran kinerja perusahaan merupakan suatu alat manajemen yang penting untuk mengetahui sejauh mana perkembangan perusahaan tersebut telah tercapai. Pengetahuan mengenai kondisi yang terjadi sekarang  adalah dasar perusahaan untuk melakukan perbaikan dan melakukan langkah-langkah yang akan diambil pada tahap berikutnya, sehingga dapat diketahui, kinerja mengalami perbaikan atau sebaliknya mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh keempat perspektif balanced scorecard terhadap kinerja PT. PLN Nusantara Power  Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada perspektif keuangan yang diukur dengan ROI dikatakan cukup mencapai target dengan rata-rata realisasi sebesar 3,87%, tingkat pertumbuhan laba, dan tingkat pertumbuhan penjualan menunjukkan hasil dengan rata-rata realisasi sebesar 1,25% dan 7,92% dikarenakan adanya penyesuaian margin perjanjian jual beli tenaga listrik tahun 2021 dan revaluasi aset yang dilakukan oleh perusahaan di tahun 2021, pada perspektif pelanggan yang diukur dengan kepuasan, ketidakpuasan, dan keterikatan pelanggan menunjukkan hasil yang baik dengan rata-rata realisasi sebesar 83,6%, 15,39%, dan 66,06%. Pada perspektif proses bisnis internal yang diukur dengan fasilitas baru dan layanan yang diberikan setelah transaksi menunjukkan kapasitas perusahaan sebagai perusahaan yang baik, serta pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran yang diukur dengan Employee Training dan Employee Turn Over menunjukkan hasil yang baik dengan rata-rata realisasi sebesar 13,7% dan 13,68%. Kata Kunci : Pengukuran kinerja, Balanced scorecard.