Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENURUNAN NILAI BILANGAN PEROKSIDA DAN WARNA PADA VARIASI MINYAK GORENG MENGGUNAKAN KARBON AKTIF BATOK KELAPA Jumiati, Ety
Jurnal Kumparan Fisika Vol. 7 No. 1: April 2024
Publisher : Unib Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.7.1.41-48

Abstract

ABSTRAK   Minyak goreng adalah kebutuhan pangan yang dibutuhkan masyarakat untuk menggoreng makanan. Minyak goreng yang bermutu adalah  minyak goreng berwarna bening kekuningan yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan dan hewan yang dibuat secara sintetik. . Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan mutu minyak goreng dengan menurunkan bilangan peroksida menggunakan karbon aktif batok kelapa. Sampel minyak goreng yang digunakan ada 3 jenis, yaitu minyak goreng curah (sampel A), minyak goreng jelantah dari pedagang ayam penyet (sampel B), dan minyak goreng jelantah dari pedagang gorengan (sampel C). Perbandingan massa minyak goreng dan karbon aktif batok kelapa sebesar 3 : 1 atau 75 gram : 25 gram. Hasil mutu karbon aktif batok kelapa menghasilkan nilai kadar air = 13,2 %, kadar abu = 2,1 %, kadar zat menguap = 17,9 % dan kadar karbon = 80,0 % yang telah memenuhi SNI 06-3730-1995. Hasil mutu minyak goreng setelah proses pemurnian minyak goreng telah memenuhi SNI 7709:2019 karena memperoleh memperoleh bilangan peroksida pada sampel A, B, dan C masing-masing adalah  5,32 meq/kg; 13,84 meq/kg dan 23,50 meq/kg. Pengaruh penurunan bilangan peroksida pada ketiga sampel menunjukkan warna normal dengan nilai di bawah standar maksimum yang dipersyaratkan SNI 7709:2019 dengan standar nilai bilangan peroksida sebesar maksimum 10 meq/kg dan warna dalam keadaan normal.   Kata  kunci: minyak goreng curah, minyak goreng jelantah dan karbon aktif batok kelapa.   ABSTRACT   Cooking oil is a food necessity required by the community for frying food. High-quality cooking oil is a clear yellowish oil made from plants and animals that are synthetically produced. The aim of this research is to improve the quality of cooking oil by reducing the peroxide number using coconut shell activated carbon. There are three types of cooking oil samples used, namely bulk cooking oil (sample A), used cooking oil from fried chicken vendors (sample B), and used cooking oil from fried food vendors (sample C). The ratio of cooking oil mass to coconut shell activated carbon is 3:1 or 75 grams: 25 grams. The quality result of coconut shell activated carbon produces values of moisture content = 13.2%, ash content = 2.1%, volatile matter content = 17.9%, and carbon content = 80.0%, which have met the Indonesian National Standard (SNI) 06-3730-1995. The quality result of cooking oil after the cooking oil purification process has met SNI 7709:2019 standards as it obtained peroxide numbers in samples A, B, and C respectively, which are 5.32 meq/kg; 13.84 meq/kg, and 23.50 meq/kg. The influence of reducing the peroxide number in the three samples shows normal color with values below the maximum standard required by SNI 7709:2019 with a maximum peroxide number standard of 10 meq/kg and the color is normal.   Keywords: bulk cooking oil, used cooking oil, and coconut shell activated carbon.
The effect of water content on increasing grammage in paper made from water hyacinth and cassava peel Sariah, Jati Nur; Jumiati, Ety; Lubis, Ridwan Yusuf
Indonesian Physics Communication Vol 21, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.21.3.271-274

Abstract

Paper is a thin sheet-shaped material containing cellulose from wood. The high demand for paper makes the raw material for paper production increase, which causes forest exploitation. As for this study to determine the effect of mixed variationsin the mixture made from ater hyacinth and cassava peel with the adition of NaOH solution, the characteristics of the paper produced, and the optimal paper quality. Variations in the percentage of water hyacinth and cassava skin raw materials, namely: sample A 30% : 70%, sample B 50% : 50%, and sampel C 70% : 30%. Using the experimental method is done with the soda process. The characterization tests carried out were grammage and water content. The results of the characteristictest obtained grammage values in sample A = 51.6 g/m2, sample B = 84.0 g/m2, sample C = 97.0 g/m2. Test the water content in sample A = 5.7%, sample B = 5.9%, and sample C = 6.1%. Has met the value of SNI 7274-2008 for printing type A paper.
MECHANICAL PROPERTY TESTING OF BANNER WASTE MATERIAL AND SIKACIM CONCRETE ADDITIVE BINDER Jumiati, Ety; Daulay, Abdul Halim; Lubis, Fadilah Azzahra
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v8i1.19266

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengaruh penambahan limbah banner dan perekat sikacim concrete additive terhadap karakteristik batako dengan variasi yang limbah banner, pasir, semen, dan sicacim yaitu sampel A: 0% 30% 70% 5%, sampel B: 0,5 % 30% 69,5 % 5%, sampel C: 1% 30% 69% 5%, sampel D: 1,5% 30% 68,5 % 5%, sampel E: 2% 30% 68,5 % 5%. Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik yang di hasilkan pada pengujian kuat tekan  peringkat rendah pada variasi (30%: 68,5%) sebesar 17,22 kgf/cm2 dan tinggi (30%: 70%) sebesar 34,25 kgf/cm2. Dan pengujian kuat patah yang terendah pada variasi (30%: 70%) sebesar  13,36 kgf/cm2 sedangkan yang tertinggi (30%: 68,5%) sebesar 16,98 kgf/cm2. Semakin banyak campuran limbah industri, maka dapat terjadi peningkatan pada nilai kuat patah serta terjadi penurunan pada nilai kuat tekan.
ANALISIS ELEKTRODA Cu-Zn PADA TEGANGAN, ARUS DAN DAYA LISTRIK BIO-BATERAI LARUTAN SARI APEL HIJAU Jumiati, Ety; Nasution, Nazaruddin; Pratiwi, Pebi Ajeng
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v8i1.17918

Abstract

Elektroda merupakan sumber energi yang dialiri arus listrik dalam transfer elektron. Dimana elektron dapat berpindah dengan menggunakan larutan elektrolit. Elektroda terbagi menjadi dua yaitu elektroda bermuatan positif dan elektroda bermuatan negatif. Pada penelitian ini dilakukan untuk mempelajari analisis elektroda Cu-Zn terhadap tegangan, arus dan daya listrik bio-baterai larutan sari apel hijau. Variasi pengukuran volume yang dilakukan adalah 200 ml, 300 ml dan 400 ml dengan menggunakan metode sel galvani. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan diperoleh nilai optimum pada volume 400 ml yaitu tegangan : 1,91 V, arus 3,51 mA dan daya listrik 6,70 mW.
KALIBRASI ANAK TIMBANGAN 2000 g MENGGUNAKAN METODE ACUAN ORGANISATION INTERNATIONALE DE METROLOGIE (OIML) R 111-1, 2004 Ananda, Putri Dwi; Br Lubis, Lailatul Husna; Jumiati, Ety; Husnah, Miftahul
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 8, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v8i2.10393

Abstract

Setiap alat ukur harus dilakukan kalibrasi sebelum digunakan atau setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu. Salah satu alat ukur yang umum digunakan yaitu anak timbangan. Pada penelitian ini menjelaskan tentang kalibrasi anak timbangan 2000 g menggunakan metode acuan Organisation Internationale De Metrologie Legal (OIML) R 111-1. Anak timbangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu anak timbangan kelas F1 sebagai anak timbangan test dan anak timbangan kelas E2 sebagai anak timbangan standar. Validasi perhitungan kalibrasi anak timbangan meliputi massa konvensional dan ketidakpastian. Ketidakpastian anak timbangan terdiri dari ketidakpastian anak timbangan standar, daya ulang pembacaan, kemampuan baca timbangan, bouyancy udara, kestabilan anak timbangan standar, gabungan, derajat bebas efektif, dan ketidakpastian yang diperluas. Hasil dari pengujian kalibrasi ini yaitu ketidakpastian yang diperluas (U95) berada dalam rentang maximum error yang diizinkan dan masih layak termasuk dalam tipe anak timbangan kelas F1 OIML. Sehingga, sesuai dokumen OIML R 111-1: 2004, pengujian anak timbangan kelas F1 dinyatakan tertelusur.
Effect of Bending Properties on the Impact Strength of Pineapple Leaf Fiber-Polyester Composites Jumiati, Ety; Hutauruk, Siti Aulia
Journal of Technomaterial Physics Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Technomaterial Physics
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jotp.v7i1.19522

Abstract

VARIATION OF POTATO STARCH AND BAGASSE CELLULOSE ON THE PHYSICAL AND MECHANICAL PROPERTIES OF BIOPLASTICS Sulkha, Amalia; ., Masthura; Jumiati, Ety
EINSTEIN (e-Journal) Vol. 12 No. 3 (2024): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ein.v12i3.62280

Abstract

Bioplastics are ordinary plastics that can be used, but can be decomposed by microorganisms, so they are environmentally friendly. The aim of this research is to determine the characteristics of potato starch and bagasse cellulose bioplastics and to determine variations that produce compositional characteristics with the best quality for making bioplastics using potato starch and bagasse cellulose as basic ingredients. Samples A (75% : 25%), B (50% : 50%), and C (25% : 75%) have different compositions of potato starch and bagasse cellulose. To make bioplastic, magenectic is used for one hour at a speed of 500 rpm and a temperature of 80 °C. The size of the mold is 20 x 20 x 1 cm3, and drying is carried out in an oven at 50°C for 12 hours. This research has several tests, namely physical tests including water absorption tests refers to ASTM D570-98, and the biodegradable test follows SNI 7188.7:2016. Test The mechanism includes the tensile strength test of the SNI 06-1315-2006 testing standard.
PENGARUH NILAI DAYA SERAP AIR TERHADAP NILAI KUAT TEKAN PADA ASPAL BERBASIS ABU TONGKOL JAGUNG Nabilah, Cinthia Farah; Jumiati, Ety; Sirait, Ratni
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i2.9539

Abstract

Aspal atau bitumen merupakan material hitam kecoklatan yang memiliki sifat viskoelastis, kedap air (hidrofobik), daya adhesi dan kohesi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai daya serap air terhadap nilai kuat tekan pada aspal berbasis abu tongkol jagung. Variasi sampel yaitu abu tongkol jagung, kerikil, pasir, dan aspal yaitu sampel A (0%, 25%, 15%, dan 60%), sampel B (5%, 22,5%, 12,5% dan 60%), sampel C (10%, 20%, 10%, dan 60%), sampelD (15%, 17,5%, 7,5%, dan 60%). Metode penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen mengunakan uji fisis yaitu pengujian daya serap air dan uji mekanik yaitu kuat tekan. Dari hasil penelitian diperoleh nilai daya serap air sampel A 0,72%, sampel B 0,63%, sampel C 0,57% dan sampel D 0,40 %, dan kuat tekan dari sampel A sebesar 1.519 KPa, sampel B sebesar 1.323 KPa, sampel C sebesar 1.129 KPa dan sampel D sebesar 1.035 KPa. Keempat sampel tersebut telah memenuhi SNI 03-6758-2002.Kata kunci: Abu Tongkol Jagung, Aspal, Kuat Tekan, Pasir
PENURUNAN KADAR BOD DAN COD PADA PENJERNIHAN LIMBAH AIR TAHU BERBASIS GRAPHENE OXIDE TONGKOL JAGUNG Umairoh, Ninda; Jumiati, Ety; Husnah, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i2.9750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengetahui apakah oksida graphene dari tongkol jagungbahan dapat disintesis menggunakan metode Liquid Phase Exfoliation, (ii) untuktentukan variasi waktu dan massa oksida grafen tongkol jagung yang mempengaruhipemurnian limbah cair tahu dengan metode perendaman, (iii) untuk mengetahuiVariasi waktu dan massa oksida grafen tongkol jagung yang optimaldalam pemurnian limbah tahu dengan metode perendaman. Pembuatan oksida graphenaBahan dikarbonisasi pada suhu 350° selama 28 menit dan diaktifkan dengan 60% HNO3.Sintesis oksida graphene dengan karakterisasi XRD dan FTIR. FTIRKarakterisasi menunjukkan adanya ikatan CH, C=C, dan CO yangkarakteristik utama oksida graphene. Limbah cair tahu tertinggihasil konservasi pada perlakuan selama 20 jam dengan massa 1,5 g, dalam BODpada parameter diperoleh nilai sebesar 226 dengan 88,22% dan nilai COD padaparameter memperoleh nilai 264 dengan efisiensi 90%.
Pemanfaatan Sodium Alginat Dan Karbon Aktif Ampas Tebu Untuk Menurunkan Kadar Besi (Fe) Dan Mangan (Mn) Pada Air Sumur Bor Nasution, Annisa Wulan Dhari; Daulay, Abdul Halim; Jumiati, Ety
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 8, No 2: JULI 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v8i2.23221

Abstract

Drilled well water contains heavy metals with high levels of iron (Fe) and manganese (Mn). This research aims to evaluate the successful use of sodium alginate and sugarcane bagasse activated carbon to reduce iron (Fe) and manganese (Mn) levels. The remediation method was successfully used to reduce iron (Fe) and manganese (Mn) levels in drilled well water. The quality of the activated carbon used has been tested and meets the SNI 06-3730-1995 quality standards. The remediation process was carried out with five composition variations used in this research, namely Sample A (SA 5% : KAAT 95%), Sample B (SA 15% : KAAT 85%), Sample C (SA 25% : KAAT 75%), Sample D (SA 35% : KAAT 65%), and Sample E (SA 45% : KAAT 55%). The results of this research show that the combination of activated carbon with bagasse is able to reduce iron (Fe) and manganese (Mn) levels significantly, with the best results in reducing iron and manganese levels found in sample C, namely with iron (Fe) levels of 89.72% and manganese (Mn) content of 99.82%. Based on the analysis results, this method was proven to be effective in reducing iron and manganese levels.