Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Teknik Retrograde, Repetition, Dan Teknik Koreografi Pakarena Dalam Meningkatkan Kompetensi Penciptaan Karya Tari Bagi Koreografer Muda Takalar M, Rahma; Suyudi, Muhammad; Nurwahidah, Nurwahidah; MIP, Megah Bintang
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i2.81271

Abstract

Abstrak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas koreografer muda di Kabupaten Takalar melalui penerapan teknik retrograde, repetition, dan teknik koreografi berbasis Tari Pakarena. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari pentingnya memberikan ruang pembelajaran kreatif bagi generasi muda agar mampu mengembangkan karya tari yang inovatif, tanpa meninggalkan akar tradisi lokal yang sarat nilai budaya. Metode pelaksanaan dilakukan melalui workshop, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan intensif terhadap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknik retrograde mampu melatih peserta untuk mengembangkan variasi gerak dengan membalik urutan koreografi, repetition memberikan kekuatan ekspresi melalui pengulangan, dan penerapan teknik koreografi Pakarena menumbuhkan apresiasi sekaligus inspirasi penciptaan berbasis tradisi lokal. Melalui kegiatan ini, para koreografer muda memperoleh peningkatan kompetensi dalam aspek kreativitas, keberanian bereksperimen, serta produktivitas penciptaan karya tari. Dengan demikian, PKM ini berkontribusi dalam mencetak generasi koreografer muda yang inovatif sekaligus berakar pada budaya lokal, serta memperkuat upaya pelestarian seni pertunjukan tradisi di Takalar.Kata Kunci: Retrograde, repetition, koreografi Pakarena, koreografer muda, Takalar.
Penerapan Teknik Retrograde, Repetition, Dan Teknik Koreografi Pakarena Dalam Meningkatkan Kompetensi Penciptaan Karya Tari Bagi Koreografer Muda Takalar M, Rahma; Suyudi, Muhammad; Nurwahidah, Nurwahidah; MIP, Megah Bintang
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i2.81272

Abstract

Abstrak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas koreografer muda di Kabupaten Takalar melalui penerapan teknik retrograde, repetition, dan teknik koreografi berbasis Tari Pakarena. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari pentingnya memberikan ruang pembelajaran kreatif bagi generasi muda agar mampu mengembangkan karya tari yang inovatif, tanpa meninggalkan akar tradisi lokal yang sarat nilai budaya. Metode pelaksanaan dilakukan melalui workshop, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan intensif terhadap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknik retrograde mampu melatih peserta untuk mengembangkan variasi gerak dengan membalik urutan koreografi, repetition memberikan kekuatan ekspresi melalui pengulangan, dan penerapan teknik koreografi Pakarena menumbuhkan apresiasi sekaligus inspirasi penciptaan berbasis tradisi lokal. Melalui kegiatan ini, para koreografer muda memperoleh peningkatan kompetensi dalam aspek kreativitas, keberanian bereksperimen, serta produktivitas penciptaan karya tari. Dengan demikian, PKM ini berkontribusi dalam mencetak generasi koreografer muda yang inovatif sekaligus berakar pada budaya lokal, serta memperkuat upaya pelestarian seni pertunjukan tradisi di Takalar.Kata Kunci: Retrograde, repetition, koreografi Pakarena, koreografer muda, Takalar.
Toaleang Marusu: Konsep Kreativitas Perekaciptaan Tari Inspirasi dari Jejak Peradaban Manusia Leang-leang Maros di Sulawesi Selatan Haruna, Ilham; M, Rahma; Nurwahidah; Syakruni; Saleh, Sukmawati
PANGGUNG Vol 35 No 4 (2025): Transformasi, Simbolisme, dan Kreativitas dalam Ekspresi Budaya Nusantara: Studi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v35i4.3819

Abstract

Koreografi Tari Toaleang Marusu diciptakan berdasarkan penemuan arkeologis di Leang-Leang, Maros, yang menunjukkan adanya peradaban manusia prasejarah Toalean. Perekaciptaan koreografi tari ini bertujuan untuk memberikan pembacaan baru pada tinggalan-tinggalan artefak yang ditemukan. Hal ini untuk menghasilkan transformasi dan reinterpretasi gagasan visual serta artistika dalam wujud Tari Toaleang Marusu. Riset dilakukan dengan metode kualitatif dan mengelaborasi pendekatan kreativitas General model of the creative process oleh Zeng yaitu analisis, penggagasan ide, evaluasi, dan implementasi. Pendekatan pengkomposisian tari dari Minton yang terdiri lima tahapan yaitu, inspirasi, responsif, inkubasi, evaluasi, dan visualisasi. Pengejawantahan praksis ini, dimulai dari pra-imajinasi, imajinasi abstrak, dan kemudian menghasilkan imajinasi konkret. Penjajakan budaya manusia prasejarah Toalean menjadi refleksi alih wahana yang tertuang pada sebuah repertoar Tari Toaleang Marusu sebagai imaji konkret. Hasil transformasi seni ini berdampak pula pada keberlanjutan proses kreatif, menghadirkan produk seni lainnya, dan yang utama adalah menjaga kelestarian dan eksistensi ekologi situs-situs prasejarah leang-leang Maros Sulawesi Selatan.
Penguatan Kompetensi Guru MGMP Seni Budaya SMP melalui Pelatihan Koreografi di Kabupaten Takalar M, Rahma; Salawati, Bau; Mukadas, Andi Baetal; Ramadhina, R. Mekar Liza; Ichsan, Lulu Afifah
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 5, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v5i1.84292

Abstract

This community service activity aims to strengthen the competencies of junior high school (SMP) Arts and Culture teachers who are members of the MGMP in Takalar Regency through choreography training. This program was motivated by teachers’ limited understanding and skills in teaching choreography effectively. The implementation method employed a workshop approach consisting of interactive lectures, demonstrations, hands-on practice, and mentoring with evaluation. The results indicate an improvement in both theoretical and practical competencies of teachers in understanding basic choreography elements (space, time, and energy), developing movement motifs, and composing simple dance works. Participants also showed high enthusiasm and readiness to apply the training outcomes in classroom learning. This activity contributes to improving the quality of arts education that is more creative, contextual, and student-centered.
PEMANFAATAN PROJECT-BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA PPG PADA PROYEK KEPEMIMPINAN M, Rahma
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 5, No 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/botinglangi.v5i1.84493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada pembelajaran Proyek Kepemimpinan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kreativitas mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan program berbasis kebutuhan nyata di sekolah mitra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kreativitas mahasiswa secara signifikan pada indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Selain itu, model ini juga meningkatkan kemampuan kolaborasi dan kepemimpinan mahasiswa.